cover
Contact Name
Stralen Pratasik
Contact Email
stralente@unima.ac.id
Phone
+6285124006074
Journal Mail Official
edutik@unima.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unima, Tonsaru, Tondano Sel., Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
ISSN : 2798141X     EISSN : 2798141X     DOI : -
Jurnal Edutik merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Manado. Jurnal ini hadir sebagai wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di bidang Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Informatika, Teknologi Komunikasi, serta Ilmu Komunikasi. Dengan semangat untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Jurnal Edutik memberikan ruang bagi berbagai kajian yang berfokus pada inovasi dan penerapan teknologi dalam dunia pendidikan, perkembangan di bidang teknik informatika, serta dinamika komunikasi berbasis teknologi, termasuk isu-isu terkini yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan berbasis digital, kecerdasan buatan dalam pembelajaran, keamanan data dalam sistem pendidikan modern, dan transformasi komunikasi digital di era informasi. Ruang lingkup Jurnal Edutik mencakup berbagai aspek dalam ranah Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, termasuk pengembangan kurikulum berbasis teknologi, model pembelajaran digital, strategi implementasi e-learning yang efektif, serta teknologi pendidikan adaptif. Selain itu, jurnal ini juga mengakomodasi penelitian dalam bidang Teknik Informatika, yang meliputi Rekayasa Perangkat Lunak dengan fokus pada metode pengembangan agile, kecerdasan buatan dalam rekayasa perangkat lunak, serta integrasi cloud computing; Sistem Informasi, yang mencakup pengelolaan big data, keamanan sistem informasi, serta optimalisasi sistem berbasis blockchain; Jaringan dan Keamanan Komputer, yang menyoroti keamanan siber, deteksi ancaman siber berbasis AI, serta optimasi infrastruktur jaringan; serta Sistem Pendukung Keputusan, yang berfokus pada penerapan machine learning dalam pengambilan keputusan, sistem rekomendasi berbasis data, serta penerapan Internet of Things (IoT) dalam otomatisasi keputusan. Dalam ranah Teknologi Komunikasi, jurnal ini mencakup topik-topik seperti pengembangan infrastruktur komunikasi digital, teknologi 5G dan evolusi jaringan masa depan, integrasi media sosial dalam pengelolaan informasi, serta pemanfaatan platform komunikasi berbasis AI dalam interaksi sosial dan pendidikan. Sedangkan dalam bidang Ilmu Komunikasi, ruang lingkup meliputi kajian komunikasi digital, strategi komunikasi di era media baru, komunikasi antar budaya berbasis teknologi, penggunaan media digital dalam kampanye sosial dan pendidikan, serta dinamika perilaku komunikasi dalam masyarakat berbasis teknologi. Sebagai jurnal yang berorientasi pada perkembangan teknologi dan inovasi, Jurnal Edutik juga membuka peluang publikasi bagi penelitian terkait e-Government, termasuk transformasi digital dalam pelayanan publik, kebijakan keamanan data pemerintahan, serta pengelolaan administrasi berbasis AI; Aplikasi Mobile, dengan cakupan pengembangan aplikasi berbasis UI/UX, implementasi augmented reality dan virtual reality, serta aplikasi berbasis kesehatan dan pendidikan. Dengan cakupan yang luas dan multidisipliner, jurnal ini diharapkan menjadi referensi utama bagi para akademisi dan praktisi yang ingin menggali lebih dalam tentang peran teknologi dalam meningkatkan efektivitas pendidikan, pengembangan sistem berbasis digital, serta transformasi komunikasi modern. Melalui publikasi yang berkualitas, Jurnal Edutik berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan keilmuan dan kemajuan teknologi di era digital.
Articles 378 Documents
Rancang Bangun Aplikasi Absensi Guru Berbasis Web Menggunakan QR Code di SLB Kadugede Kuningan Siti Sarah Nurfadilah; Sofhian Fazrin Nasrulloh
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 4 (2026): EduTIK : Agustus 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i4.582

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi absensi guru berbasis web menggunakan QR Code di SLB Kadugede Kuningan serta mengetahui kelayakan dan respon pengguna terhadap aplikasi yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Aplikasi dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Pengujian functionality dilakukan menggunakan Black Box Testing oleh ahli IT, sedangkan pengujian usability melibatkan kepala sekolah, admin, dan guru sebagai pengguna aplikasi. Aplikasi yang dikembangkan menyediakan fitur login, pengelolaan data pengguna dan sekolah, pengelolaan tahun pelajaran dan hari libur, absensi masuk dan pulang menggunakan QR Code, rekapitulasi absensi, serta pengelolaan profil. Hasil pengujian functionality menunjukkan seluruh 15 fungsi yang diuji dinyatakan valid. Pengujian usability memperoleh persentase keseluruhan sebesar 88% dengan kategori Sangat Baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi layak digunakan, dapat diterima dengan baik oleh pengguna, serta dapat membantu proses pencatatan dan pengelolaan absensi guru di SLB Kadugede Kuningan.  ABSTRACT  This study aims to develop a web-based teacher attendance application using QR Code at SLB Kadugede Kuningan and to determine the feasibility and user response to the developed application. The research used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model consisting of Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate stages. The application was developed using PHP and MySQL, while data were collected through observation, interviews, and questionnaires. Functionality testing was conducted using Black Box Testing by an IT expert, while usability testing involved the principal, administrator, and teachers as application users. The developed application provides login, user and school data management, academic year and holiday management, QR Code-based check-in and check-out, attendance recapitulation, and profile management. Functionality testing showed that all 15 tested functions were valid. Usability testing produced an overall score of 88%, categorized as Very Good. These results indicate that the application is feasible and well accepted by users and can support the recording and management of teacher attendance at SLB Kadugede Kuningan.
Strategi Personal Branding Farida Zulfa di TikTok dalam Membangun Citra Positif sebagai Pengusaha Lokal Muhammad Qodri; Helmi Geisfarad; Ayu Larasati; Euis Nurul Bahriyah
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 4 (2026): EduTIK : Agustus 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i4.583

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menganalisis strategi personal branding Farida Zulfa sebagai pengusaha lokal di TikTok, memahami respons informan pendukung terhadap strategi tersebut, serta menjelaskan kontribusinya dalam membentuk citra positif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dianalisis melalui delapan hukum personal branding dari Montoya dan Vandehey, yaitu specialization, leadership, personality, distinctiveness, visibility, unity, persistence, dan goodwill. Informan terdiri atas satu informan utama dan dua informan pendukung yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui in-depth interview, observasi nonpartisipan terhadap sepuluh video TikTok, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña; keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan Farida Zulfa membangun personal branding melalui identitas yang autentik, transparan, dan konsisten sebagai pengusaha lokal. Strategi tersebut mendapat respons positif karena meningkatkan kredibilitas, kepercayaan, dan kedekatan dengan audiens, serta berkontribusi membentuk citra positif Farida Zulfa sebagai pengusaha lokal yang profesional, inspiratif, dan terpercaya, sekaligus memperkuat reputasi dan hubungan jangka panjang dengan audiens. Temuan bersifat kontekstual dan terbatas pada informan, video, serta dokumentasi yang digunakan. ABSTRACT This study analyzes Farida Zulfa's personal branding strategy as a local entrepreneur on TikTok, examines supporting informants' responses to the strategy, and explains its contribution to building a positive image. A qualitative case study approach was used, analyzed through the eight laws of personal branding proposed by Montoya and Vandehey, covering specialization, leadership, personality, distinctiveness, visibility, unity, persistence, and goodwill. Participants consisted of one key informant and two supporting informants selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interview, non-participant observation of ten TikTok videos, and documentation, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, with trustworthiness ensured through source and technique triangulation. Findings show that Farida Zulfa builds her personal branding through an authentic, transparent, and consistent identity as a local entrepreneur. The strategy received a positive response because it strengthened her credibility, trustworthiness, and closeness to the audience, and contributed to shaping her positive image as a professional, inspiring, and trustworthy entrepreneur while reinforcing her reputation and long-term relationship with the audience. The findings are contextual and limited to the informants, videos, and documentation used in this study.
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Blooket untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Microsoft Excel di MAN 1 Kuningan Anggita Rahayu; Ahmad Fajri Lutfi
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 4 (2026): EduTIK : Agustus 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i4.584

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel serta belum optimalnya penggunaan media pembelajaran interaktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran berbasis Blooket, menganalisis respons siswa, dan mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan Blooket dan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest-posttest. Sampel terdiri atas 52 siswa kelas XI MAN 1 Kuningan, yaitu 26 siswa kelas XI A sebagai kelompok kontrol dan 26 siswa kelas XI F sebagai kelompok eksperimen. Data dikumpulkan melalui observasi, tes pretest-posttest, dan angket respons siswa. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample t-Test, dan Independent Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen meningkat dari 5,81 menjadi 8,04, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 5,31 menjadi 5,85. Paired Sample t-Test menghasilkan Sig. 0,000 < 0,05, sedangkan Independent Sample t-Test menghasilkan t hitung 5,636 > t tabel 2,009 dengan Sig. 0,000 < 0,05. Respons siswa terhadap Blooket meningkat dari 72,4% menjadi 87,9%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan media Blooket memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional pada materi Microsoft Excel.  ABSTRACT  This study was motivated by students’ low learning outcomes in Microsoft Excel and the limited use of interactive learning media in the learning process. The study aimed to examine the implementation of Blooket-based learning media, analyze students’ responses, and determine differences in learning outcomes between students taught using Blooket and those taught conventionally. A quantitative approach with a quasi-experimental pretest-posttest design was employed. The sample consisted of 52 eleventh-grade students at MAN 1 Kuningan: 26 students from XI A as the control group and 26 students from XI F as the experimental group. Data were collected through observation, pretest-posttest tests, and student response questionnaires. Data were analyzed using normality, homogeneity, Paired Sample t-Test, and Independent Sample t-Test with IBM SPSS Statistics 26. The findings showed that the experimental group’s mean score increased from 5.81 to 8.04, while the control group increased from 5.31 to 5.85. The Paired Sample t-Test yielded Sig. 0.000 < 0.05, while the Independent Sample t-Test yielded t = 5.636 > t-table = 2.009 with Sig. 0.000 < 0.05. Student responses to Blooket increased from 72.4% to 87.9%. These findings indicate that Blooket-based learning produced better learning outcomes than conventional learning in Microsoft Excel instruction.
Efektivitas Pembelajaran Desain Grafis Menggunakan DaFont dan Color Hunt pada Materi Media Promosi Nurchaeli; Asep Mahpudin
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 4 (2026): EduTIK : Agustus 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i4.585

Abstract

 ABSTRAK  Perkembangan teknologi digital menuntut pembelajaran desain grafis yang mampu meningkatkan keterampilan siswa sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Berdasarkan hasil observasi di SMK Pertiwi Kuningan, siswa dalam pembelajaran CorelDRAW masih cenderung menggunakan font bawaan dan memilih warna tanpa referensi yang jelas sehingga hasil desain media promosi kurang variatif dan harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran desain grafis menggunakan font eksternal DaFont dan referensi warna Color Hunt terhadap hasil belajar siswa pada materi media promosi menggunakan CorelDRAW. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design dan model One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes berupa pretest dan posttest, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, Paired Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 73,46 meningkat menjadi 87,88 pada posttest. Hasil Paired Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Nilai N-Gain sebesar 0,5767 atau 57,6694% termasuk kategori sedang dan cukup efektif. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan font eksternal DaFont dan Color Hunt cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi media promosi menggunakan CorelDRAW.  ABSTRACT  The development of digital technology requires graphic design learning that is able to improve students' skills in accordance with the demands of the world of work. Based on observations at SMK Pertiwi Kuningan, students in CorelDRAW learning still tend to use default fonts and select colors without clear references, resulting in promotional media designs that are less varied and harmonious. This study aims to determine the effectiveness of graphic design learning using external fonts from DaFont and color references from Color Hunt on students' learning outcomes in promotional media materials using CorelDRAW. This study employed a quantitative approach with a Pre-Experimental Design method and a One Group Pretest-Posttest Design model. The research sample consisted of 26 students selected using the total sampling technique. Data were collected through tests in the form of pretests and posttests, while data analysis was conducted using descriptive statistics, a normality test, a Paired Sample t-Test, and N-Gain analysis. The results showed that the mean pretest score of 73.46 increased to 87.88 in the posttest. The Paired Sample t-Test resulted in a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that H₀ was rejected and H₁ was accepted. The N-Gain score was 0.5767 or 57.6694%, which was categorized as moderate and sufficiently effective. Therefore, learning using external fonts from DaFont and Color Hunt was sufficiently effective in improving students' learning outcomes in promotional media materials using CorelDRAW.
Pengaruh Model Flipped Classroom Berbantuan Padlet terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran TIK Siswa Kelas VIII SMP Yos Sudarso Cigugur Nina Khalifah Khalifah; Dena Latif Setiawan
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 4 (2026): EduTIK : Agustus 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i4.586

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran TIK di kelas VIII SMP Yos Sudarso Cigugur yang masih menghadapi permasalahan berupa perbedaan kemampuan awal siswa, kurangnya fokus pada materi analitis, serta keterbatasan waktu praktik akibat dominasi pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar, mengetahui efektivitas, dan mengukur pengaruh model Flipped Classroom berbantuan Padlet terhadap hasil belajar TIK siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Pre-Experimental One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian adalah 24 siswa kelas VIII B, sedangkan data hasil analisis akhir menunjukkan 25 peserta pada pengukuran hasil belajar. Instrumen berupa 20 soal pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukarannya. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, homogenitas, Paired Sample T-Test, dan N-Gain dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 57,40 meningkat menjadi 86,60 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata 29,20 poin. Uji Paired Sample T-Test menghasilkan t hitung 19,961 dengan Sig. 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Analisis N-Gain menunjukkan 64% peserta berada pada kategori sedang dan 36% pada kategori tinggi, tanpa kategori rendah. Dengan demikian, model Flipped Classroom berbantuan Padlet terbukti berpengaruh signifikan dan efektif meningkatkan hasil belajar TIK siswa. ABSTRACT  This study was motivated by learning problems in Information and Communication Technology (ICT) among eighth-grade students at SMP Yos Sudarso Cigugur, including differences in students’ prior abilities, limited concentration on analytical topics, and insufficient classroom practice time due to conventional teacher-centered instruction. This study aimed to analyze learning improvement, determine effectiveness, and measure the effect of the Padlet-assisted Flipped Classroom model on students’ ICT learning outcomes. A quantitative experimental approach was employed using a Pre-Experimental One Group Pretest–Posttest Design. The research sample consisted of 24 students from class VIII B, while the final learning-outcome analysis involved 25 participants. The instrument consisted of 20 multiple-choice items that had been tested for validity, reliability, and item difficulty. Data were analyzed using descriptive statistics, normality and homogeneity tests, a Paired Sample T-Test, and N-Gain analysis with SPSS. The results showed that the mean pretest score of 57.40 increased to 86.60 in the posttest, representing a mean increase of 29.20 points. The Paired Sample T-Test produced a t value of 19.961 with Sig. 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the pretest and posttest scores. N-Gain analysis showed that 64% of participants were in the medium category and 36% in the high category, with no participants in the low category. Therefore, the Padlet-assisted Flipped Classroom model had a significant and effective effect on improving students’ ICT learning outcomes.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Baamboozle untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Microsoft Word di MAN 1 Kuningan Jihan Napisa; Ahmad Fajri Lutfi
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 4 (2026): EduTIK : Agustus 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i4.587

Abstract

ABSTRAK  Pembelajaran pada materi Microsoft Word di MAN 1 Kuningan masih menggunakan metode konvensional sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Baamboozle sebagai media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada materi Microsoft Word di MAN 1 Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian sebanyak 60 siswa, terdiri dari kelas X B sebagai kelas kontrol sebanyak 30 siswa dan kelas X E sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan metode konvensional dan siswa yang menggunakan media Baamboozle. Nilai rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen sebesar 73,67, sedangkan kelompok kontrol sebesar 66,33. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh nilai thitung > ttabel (7,315 > 2,001) dengan nilai signifikansi < 0,001 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Baamboozle berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi Microsoft Word di MAN 1 Kuningan.  ABSTRACT  Learning on Microsoft Word materials at MAN 1 Kuningan still uses conventional methods so that more interactive learning media is needed to improve student learning outcomes. This research aims to find out the influence of Baamboozle as a learning medium on student learning outcomes on Microsoft Word materials at MAN 1 Kuningan. This research uses a quantitative approach with the design of Quasi Experimental Pretest-Posttest Control Group Design. The research sample was 60 students, consisting of class X B as a control class of 30 students and class X E as an experimental class of 30 students. Data collection techniques used include observation, test, and questionnaire. The research results show that there is a difference in learning outcomes between students who use conventional methods and students who use Baamboozle media. The average score of the experimental group's learning results was 73,67, while the control group was 66,33. Based on the results of the hypothesis test, the value of the count > ttable (7,315 > 2,001) was obtained with a significance value < 0.001 < 0.05, so that there was a significant difference in the increase in learning outcomes between the experimental group and the control group. Thus, H0 was rejected and Ha was accepted, so it can be concluded that the use of Baamboozle learning media affects student learning outcomes on Microsoft Word materials in MAN 1 Kuningan.
Perbandingan Algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam Klasifikasi Pola Durasi Penyelesaian Perkara Perceraian Berbasis Data SIPP di Pengadilan Negeri Bitung Constantine Kandowangko; Audy Aldrin Kenap; Quido Conferti Kainde
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 4 (2026): EduTIK : Agustus 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i4.592

Abstract

ABSTRAK  Kasus perceraian merupakan salah satu jenis perkara perdata dengan volume tinggi yang memerlukan pengelolaan data tidak hanya secara administratif, tetapi juga analitis. Data dari sistem penelusuran perkara (SIPP) berpotensi digunakan untuk mengidentifikasi pola penyelesaian perkara secara lebih objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan durasi penyelesaian kasus perceraian di Pengadilan Negeri Bitung ke dalam tiga kategori cepat, sedang, dan lama dengan menggunakan algoritma Decision Tree dan Random Forest. Kumpulan data mencakup 824 kasus dari periode 2021–2025 yang telah melalui tahap pembersihan, seleksi, pelabelan, dan transformasi fitur. Label durasi ditentukan menggunakan pendekatan kuartil, dengan ambang batas Q1 sebesar 37 hari dan Q3 sebesar 76 hari. Fitur-fitur yang digunakan meliputi jumlah hari persidangan, status putusan, serta bulan, hari dalam seminggu, dan kuartal pendaftaran perkara. Data dibagi dengan rasio 80:20 menggunakan metode stratified split dan selanjutnya dievaluasi berdasarkan akurasi, presisi, recall, skor F1, confusion matrix, dan validasi silang cross-validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Random Forest Tuned memiliki kinerja terbaik dengan akurasi 70,30%, presisi 0,7084, recall 0,7030, dan skor F1 0,6934 sehingga mengungguli model Decision Tree yang mencapai akurasi 59,39% dan skor F1 0,5954. Model dengan kinerja terbaik tersebut kemudian diimplementasikan ke dalam dasbor prediksi berbasis Streamlit. Hasil ini menunjukkan bahwa Random Forest Tuned menawarkan pendekatan yang lebih andal untuk mengklasifikasikan durasi kasus perceraian berdasarkan data administratif SIPP. ABSTRACT  Divorce cases are one of the high-volume types of civil cases that require data management not only from an administrative perspective but also from an analytical one. Data from the Case Tracking System (SIPP) can potentially be used to identify patterns in case resolution more objectively. This study aims to classify the duration of divorce case resolution at the Bitung District Court into three categories—fast, moderate, and slow—using the Decision Tree and Random Forest algorithms. The dataset comprises 824 cases from the 2021–2025 period that have undergone data cleaning, selection, labeling, and feature transformation. Duration labels were determined using a quartile approach, with a Q1 threshold of 37 days and a Q3 threshold of 76 days. The features used include the number of trial days, the status of the judgment, as well as the month, day of the week, and quarter of case filing. The data was split in an 80:20 ratio using the stratified split method and subsequently evaluated based on accuracy, precision, recall, F1 score, confusion matrix, and cross-validation. The results show that the Tuned Random Forest model performed best with an accuracy of 70.30%, precision of 0.7084, recall of 0.7030, and an F1 score of 0.6934, outperforming the Decision Tree model, which achieved an accuracy of 59.39% and an F1 score of 0.5954. The model with the best performance was then implemented into a Streamlit-based prediction dashboard. These results indicate that the Tuned Random Forest offers a more reliable approach for classifying the duration of divorce cases based on SIPP administrative data.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kamar Kost Sekitar Universitas Negeri Manado Berbasis Web Dengan Menggunakan Metode Topsis Andry Wilson Siahaan; Quido Conferti Kainde; Efraim Moningkey
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 4 (2026): EduTIK : Agustus 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i4.593

Abstract

ABSTRAK  Kebutuhan mahasiswa akan tempat tinggal sementara di sekitar Universitas Negeri Manado terus naik seiring bertambahnya jumlah mahasiswa baru tiap tahunnya. Banyaknya pilihan kamar kost yang punya karakteristik beda-beda sering bikin calon penghuni bingung menentukan mana yang cocok dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Penelitian ini dibuat untuk merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan kamar kost berbasis web dengan memakai metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode pengembangan sistemnya memakai Waterfall, yang jalurnya lewat analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, lalu pemeliharaan sistem. Data penelitian dikumpulkan lewat observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Pengambilan keputusan didasarkan pada empat kriteria utama: harga, fasilitas, kebersihan, serta keamanan. TOPSIS dipakai buat menentukan peringkat alternatif kamar kost dengan menghitung jarak ke solusi ideal positif dan jarak dari solusi ideal negatif. Hasil penelitian memperlihatkan kalau sistem yang dibangun bisa mengelola data kost, data kriteria, bobot penilaian, dan kasih rekomendasi kost secara terstruktur serta objektif. Pengujian memakai Black Box Testing menunjukkan semua fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Jadi, sistem ini membantu pengguna mendapatkan rekomendasi kamar kost yang lebih tepat, efektif, dan sesuai kriteria yang sudah ditentukan, sehingga keputusan bisa diambil lebih cepat dan akurat.  ABSTRACT  The demand for temporary student housing near Manado State University continues to rise alongside the annual increase in the number of new students. The wide variety of available boarding rooms—each with distinct characteristics—often leaves prospective tenants unsure about which option best suits their needs and preferences. This study aims to design and develop a web-based Decision Support System (DSS) for selecting boarding rooms, utilizing the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method. The system development follows the Waterfall model, comprising stages of requirements analysis, design, implementation, testing, and maintenance. Research data were gathered through observation, interviews, literature reviews, and documentation. Decision-making is based on four primary criteria: price, facilities, cleanliness, and security. TOPSIS is employed to rank boarding room alternatives by calculating their distances from both the positive ideal solution and the negative ideal solution. The results demonstrate that the developed system can effectively manage boarding room data, criteria, and assessment weights, while providing recommendations in a structured and objective manner. Black Box Testing confirms that all system functions operate in accordance with user requirements. Consequently, the system assists users in obtaining accurate and effective boarding room recommendations based on predefined criteria, thereby facilitating faster and more precise decision-making.