cover
Contact Name
Nurrul Helen
Contact Email
nurrul@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6281276754141
Journal Mail Official
jalur@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Riau Gedung C Lt. 2, Jl. HR. Soebrantas KM 14.5, Pekanbaru, Riau, 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Architecture, Landscape & Urban Design
Published by Universitas Riau
ISSN : -     EISSN : 30253837     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design adalah jurnal yang dapat diakses secara terbuka, dan jurnal peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarkan artikel terkini dan asli dari akademisi, peneliti dan praktisi dibidang: 1) Arsitektur; 2) Arsitektur Lanskap; 3) Rancang Kota
Articles 29 Documents
Perancangan Panam Youth Center di Pekanbaru dengan Penerapan Pendekatan Passive Cooling Al-Ghifari, Affifah Zahra; Dewi, Oriana Paramita; Annisa, Laili Dwi
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi pemuda Indonesia diperkirakan mencapai 24,6% dari total populasi pada tahun 2024, sehingga mendorong kebutuhan akan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan bersosialisasi mereka. Pekanbaru, dengan demografi pemuda yang besar, membutuhkan ruang khusus yang dikenal sebagai Youth Center. Proyek ini berfokus pada perancangan Youth Center di wilayah Panam, Pekanbaru, yang mengalami cuaca panas dan lembab. Desain ini mengutamakan kenyamanan melalui ventilasi alami menggunakan strategi Pendinginan Pasif untuk mengurangi konsumsi energi. Dengan mengoptimalkan pendinginan pasif, bangunan ini bertujuan untuk menyediakan lingkungan yang nyaman dan hemat energi yang sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan fasilitas tersebut tetap berfungsi dan bermanfaat bagi generasi muda di masa mendatang.
Penerapan Arsitektur Simbolik pada Galeri Kerajinan Songket di Kota Pekanbaru Saspriatnadi, Morian; Dewi, Oriana Paramita; Naurah, Raisa
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 3 No. 1 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riau memiliki berbagai kekayaan kerajinan tradisional, salah satunya tenun songket yang memiliki nilai-nilai budaya dan sejarah pada setiap motifnya. Tenun songket menjadi salah satu produk unggulan dan bagian dari UMKM lokal Kota Pekanbaru. Namun pengembangan songket masih menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan fasilitas dan galeri yang kurang representatif. Oleh karena itu, dilakukan perancangan Galeri Kerajinan Songket sebagai sarana pelestarian, edukasi, dan pengenalan budaya songket kepada masyarakat dan wisatawan. Melalui pendekatan arsitektur simbolik, konsep pada perancangan ini yaitu “Motif Songket” untuk menciptakan ruang yang mampu menyampaikan makna dan cerita dari motif-motif budaya songket. Pendekatan arsitektur simbolik ini diterapkan pada massa bangunan, fasad, tata ruang, dan tapak. Galeri ini menerapkan motif tampuk manggis pada bangunannya, dan dikelilingi dengan fasad bermotif tapak catur yang bergelombang seperti kain.
Perancangan Mal Pelayanan Publik di Kota Bagansiapiapi dengan Pendekatan Arsitektur Modern Lukman, Muhammad; Kuswoyo, Indra; Dewi, Oriana Paramita; lukmam, m.h.d
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 3 No. 1 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Rokan Hilir hingga saat ini belum memiliki Mal Pelayanan Publik, sementara jumlah penduduk terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, jumlah penduduk Kabupaten Rokan Hilir tercatat sebanyak 670.692 jiwa. Peningkatan jumlah penduduk ini tentu berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan pelayanan publik, khususnya di Kota Bagansiapiapi sebagai pusat pemerintahan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, diperlukan kehadiran Mal Pelayanan Publik sebagai pusat layanan terpadu (one-stop service) yang menyediakan berbagai fasilitas dan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai kepentingan administrasi.Dalam proses perancangannya, digunakan metode glass box (atau white-box testing) yang berfokus pada pengujian struktur internal dan logika sistem pelayanan agar berjalan efektif dan efisien. Pendekatan Arsitektur Modern diterapkan untuk mencerminkan perkembangan zaman yang semakin maju, mendorong peningkatan literasi digital, serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik. Desain ini diharapkan menjadi simbol kemajuan dan inovasi pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir dalam mewujudkan pelayanan yang transparan, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Perancangan Oceanarium di Pekanbaru dengan Pendekatan Water Management Harliandi, Betran; Dewi, Oriana Paramita; Annisa, Laili Dwi
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan wilayah perairan yang luas, termasuk Provinsi Riau yang didominasi perairan. Pekanbaru, sebagai ibu kota provinsi, memiliki potensi kelautan besar, namun edukasi dan konservasi laut masih minim. Oceanarium publik dirancang sebagai sarana rekreasi, edukasi, observasi, dan konservasi biota laut, serta diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata, ekonomi, dan pendidikan. Karena konsumsi air yang tinggi, pengelolaan air efisien menjadi prioritas. Pendekatan desain Water Management diterapkan untuk mengatasi hal ini. Tujuan perancangan mencakup pemenuhan kebutuhan edukatif dan rekreatif serta penerapan sistem pengelolaan air berkelanjutan. Metode Glass Box dan studi preseden digunakan untuk menciptakan desain yang transparan dan sesuai konteks lokal. Konsep “Water Flow” dipilih untuk merepresentasikan aliran air dari darat ke laut. Perancangan menghasilkan desain berkelanjutan yang menunjukan penerapan water management yaitu mengintegrasikan sensor otomatis, daur ulang gray water dan kondensat melalui STP, serta sistem closed-loop untuk menjaga kualitas air dan mengurangi pemborosan.
Penerapan Pencahayaan Alami pada Sentra Kerajinan Tenun Pandai Sikek Kabupaten Tanah Datar Zuhra, Siti; Aldy, Pedia; hidayat, wahyu; Susilawaty, Mira Dharma
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman warisan budaya menjadi ciri khas masing-masing daerah yang ada di Indonesia. Karya tenun Pandai Sikek ini tergolong autentik sehingga beresiko tergerus seiring perkembangan waktu dikarenakan konsumsinya terbatas pada acara adat dan acara formal di Sumatera Barat. Saat ini belum tersedianya suatu sentra yang memfasilitasi interaksi langsung antar peminat, pengrajin, dan pengusaha kerajinan tenun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pencahayaan alami  pada sentra kerajinan tenun pandai sikek Kabupaten Tanah Datar. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dalam perancangan ini, akan diterapkan sistem pencahayaan alami sidelighting dan toplighting. Hasil penelitian ini adalah perlu adanya analisis terhadap pergerakan matahari tahunan pada massa bangunan dan lokasi site. Teknik penetrasi pencahayaan alami ke interior bangunan agar cahaya dapat didistribusikan secara merata dan dengan efek silau ke dalam bangunan. Kesimpulan penelitian ini adalah  penerapan konsep dengan bentuk dasar gulungan “Benang Merah” dengan penentuan material terhadap fungsi-fungsi ruang tertentu yang memerlukan pencahayaan lebih dan dalam lingkup kenyamanan visual pengguna bangunan.
Evaluasi Penerapan Konsep Arsitektur Hemat Energi pada Gedung C Fakultas Teknik Universitas Riau Titania, Claudia Aurel; Handri, Hannisa; Pratiwi, Intan Agustina; Nurfadillah, Achnia Tiffany; Harimardika, Musyaffa Rifqi; Ilmi, Muhammad Rasyidul
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi terus meningkat di berbagai sektor kehidupan, salah satunya adalah kebutuhan energi pada bangunan. Jika bangunan dirancang dengan tidak mempertimbangkan aspek efisiensi energi dan kondisi lingkungan sekitar, maka akan berpotensi menghasilkan bangunan dengan konsumsi energi yang tinggi sehingga berdampak negatif terhadap kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan penerapan prinsip arsitektur hemat energi pada setiap bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan konsep efisiensi energi pada Gedung C Fakultas Teknik Universitas Riau melalui metode deskriptif kualitatif. Evaluasi dilakukan berdasarkan lima prinsip utama, yaitu orientasi terhadap matahari, efisiensi energi, ventilasi alami, penggunaan material berkelanjutan, dan desain lanskap. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip tersebut belum optimal, terutama pada aspek efisiensi energi dan lanskap. Penelitian ini merekomendasikan sejumlah strategi perbaikan, seperti penggunaan teknologi hemat energi, peningkatan ventilasi silang, penggantian material, dan penataan lanskap yang mendukung kenyamanan termal. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi dan mendukung keberlanjutan lingkungan kampus.
Studi Komparasi Penerapan Elemen Arsitektur Melayu pada Rumah Lontiok Melayu Di Kampar Rahmadhani, Gita; Arfiana, Luthfika; Dewi, Oriana Paramita; Helen, Nurrul; Dwi Annisa, Laili; Kuswoyo, Indra; Saspriatnadi, Morian; Nugraha, Nurzahwa Dwita; Isnaini
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur tradisional Melayu diwujudkan dalam berbagai tipologi yang bervariasi antar wilayah. Rumah sebagai produk arsitektur memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia, sehingga tipologi arsitektur rumah secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola perilaku pemiliknya. Rumah Lontiok merupakan salah satu bentuk arsitektur tradisional Melayu yang masih dapat dijumpai di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Kampar, yang dikenal kuat dengan budaya Melayunya. Di wilayah ini, masih terdapat masyarakat yang tinggal di rumah tradisional Lontiok. Namun, dinamika perilaku masyarakat modern turut memengaruhi perkembangan sosial dan budaya, termasuk dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Kampar. Penelitian ini merupakan studi komparatif dua rumah Lontiok yang terletak di dua desa berbeda di Kabupaten Kampar, masing-masing dengan kondisi sosial dan lingkungan yang berbeda. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan penerapan arsitektur Melayu pada kedua rumah tersebut berdasarkan karakteristik tipologi arsitektur rumah tradisional Melayu. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelestarian nilai-nilai arsitektur tradisional dalam konteks kehidupan masyarakat masa kini.
Evaluasi Penerapan Prinsip Arsitektur Organik Pada Bangunan The Upper Clift Resort & Café Salsabila, Ilona; Widayanti, Rina; Susilowati, Diana
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 3 No. 1 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan manusia yang semakin kompleks sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan lingkungan. Pendekatan arsitektur organik muncul sebagai respon terhadap isu keberlanjutan dengan mengedepankan penggunaan material ramah lingkungan, efisiensi energi, dan keselarasan dengan alam. Penelitian ini akan mengkaji penerapan prinsip arsitektur organik menurut David Pearson pada bangunan resort The Upper Clift Resort & Cafe. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berupa deskripsi sistematis mengenai bagaimana konsep arsitektur organik telah diterapkan pada sebuah bangunan resort. Pada bangunan The Upper Clift Resort & Café memaksimalkan kondisi geografis yang berada dipegunungan, melalui pemandangan dari berbagai sisi bangunan yang menciptakan hubungan dinamis antara manusia dan alam. Bangunan tersebut dirancang mengikuti kontur alamnya sehingga meminimalisir kerusakan alam. Bangunan ini selaras menjadi satu kesatuan dengan lingkungan sekitarnya, bukan sebagai entitas yang terpisah atau bertentangan dengan lingkungannya.
Strategi Inklusivitas Rumah Subsidi Bertumbuh: Kajian Interdisipliner dalam Konteks Perkotaan Padat Amin, Mikhratz; Zahrah, Aghnia; Arafat, Pratitou; Alvisyahri; Fathi, Syahrul
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 3 No. 1 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan terhadap hunian terjangkau di kawasan perkotaan terus meningkat akibat pertumbuhan penduduk dan keterbatasan lahan. Program rumah subsidi menjadi salah satu solusi yang ditawarkan pemerintah, namun masih menghadapi tantangan dari sisi harga, kualitas ruang, dan efisiensi sistem bangunan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi penyediaan rumah subsidi yang inklusif dengan pendekatan lintas disiplin, mencakup arsitektur, manajemen konstruksi, dan mekanikal-terapan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap 10 artikel ilmiah terbitan 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain rumah tumbuh yang fleksibel dapat meningkatkan fungsi ruang jangka panjang. Dari sisi manajemen konstruksi, strategi seperti pengadaan material bertahap, sistem borongan, dan pengawasan rutin dapat menekan biaya tanpa teknologi tinggi. Sementara itu, sistem mekanikal pasif seperti ventilasi alami, pencahayaan alami, dan insulasi dasar terbukti meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan ruang. Kesimpulannya, rumah subsidi yang inklusif dapat diwujudkan melalui sinergi desain adaptif, pengelolaan proyek yang efisien, dan teknologi sederhana yang sesuai konteks. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pendekatan lintas disiplin untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi rumah subsidi di kawasan perkotaan.

Page 3 of 3 | Total Record : 29