cover
Contact Name
Alfrid Sentosa
Contact Email
alfridsentosaupp@gmail.com
Phone
+6285249068338
Journal Mail Official
baktiupp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hiu Putih, Tjilik Riwut Km 7 Palangka Raya, Kalimantan Tengah 73112
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Bakti UPPR
ISSN : -     EISSN : 30251869     DOI : https://doi.org/10.54683/JBUPP
JURNAL BAKTI UPPR adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas PGRI Palangka Raya. JURNAL BAKTI UPPR mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Dosen sebagai wujud perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi. JURNAL BAKTI UPPR merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Sistem Jurnal Terbuka, terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBUATAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL DI DESA MANGARIS Sriyana, Sriyana; Effrata, Effrata; Karya, Betty; Suprapti, Wiwik; Wurdianto, Kukuh
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.42

Abstract

Masalah gizi buruk dan stunting di Kabupaten Barito Selatan harus mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah Daerah karena daerah ini masuk dalam lokus stunting Provinsi Kalimantan Tengah. Sumber makanan protein hewani yang banyak ditemukan di Desa Mangaris adalah ikan lele (Clarias). Ikan lele dapat dibuat nugget sehingga dapat dijadikan alternatif makanan tambahan guna mencegahan stunting dan masalah gizi buruk pada anak dan balita. Kekurangtahuan, kekurangpahaman dan kurangnya keterampilan dalam mengolah ikan lele menjadi nugget menjadikan masyarakat Desa Mangaris kurang memiliki alterrnatif dalam pemberian asupan gizi kepada anak dan balita. Untuk itu perlu adanya upaya pemberdayaan kepada masyarakat Desa Mangaris dalam mencegah stunting melalui pembuatan makanan tambahan lokal. Metode pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui dua cara yaitu penyuluhan tentang stunting dan pelatihan pembuatan makanan tambahan nugget ikan lele. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah pengurus PKK dan ibu ibu Desa Mangaris dapat mengetahui, mengerti dan memahami tentang stunting dan cara pencegahan stunting. Selain itu, ibu-ibu Desa Mangaris juga mampu menghasilkan makanan tambahan lokal berupa nugget ikan lele yang sangat berguna dalam mencegah stunting sehingga menjadi sumber gizi bagi anak dan balita agar tumbuh dan berkembang secara normal, sehat, kuat dan cerdas.
PELATIHAN BUDIDAYA MAGGOT BSF (BLACK SOLDIER FLY) DI DESA MANGARIS KECAMATAN DUSUN SELATAN KABUPATEN BARITO SELATAN Hakim, Arief Rahman; Idsan, Rakha Satya; Kristini, Wanda; Ugang, Yandi; Pakpahan, Aston
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.43

Abstract

Maggot merupakan salah satu pakan alternatif yang dihasilkan dari budidaya lalat hitam (black soldier fly) yang memiliki nama latin Hermetia illicens. Maggot banyak dijadikan sebagai bahan pakan bagi perikanan dan peternakan untuk menekan biaya produksi dalam pemenuhan bahan pakan, meningkatkan protein hewan perternak dan menstabilkan produktivitas hewan ternak. Larva BSF dapat dikonsumsi oleh hewan ternak secara langsung ataupun dicampur dengan dedak yang akan dibuat sebagai pelet. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada peserta pelatihan tentang budidaya Maggot BSF sebagai pakan alternatif dalam pemanfaatan sampah organik. Kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini disambut dengan antusias oleh peserta pelatihan yakni, Mahasiswa KKN Desa Mangaris Universitas PGRI Palangka Raya, petani, dan ibu-ibu PKK. Penjelasan materi tentang budidaya Maggot BSF dikemas dalam bentuk edukasi memanfaatkan limbah rumah tangga dan sampah organik, peningkatan ekonomi masyarakat dan mengurangi biaya produksi dalam pemenuhan pakan untuk ternak dan perikanan. Mengingat harga pakan ikan konevnsional yang sangat tinggi dan merupakan komponen terbesar dalam kegiatan budidaya ikan (apapun jenis ikannya). Proses pembudidayaan Maggot BSF hanya membutuhkan peralatan dan teknologi yang sederhana dengan biaya yang murah. Rekomendasi untuk kegiatan ini yaitu, perlu adanya pendampingan bagi peserta pelatihan yang tertarik untuk budidaya.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PETUGAS PENYULUH LAPANGAN (PPL) DAN IBU-IBU PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) DI DESA MANGARIS DI KABUPATEN BARITO SELATAN Arianti, Silvia; Syarif, Akhmad; Marni, Marni; Resviya, Resviya; Lestariono, Wijoko
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.45

Abstract

Kegiatan kewirausahaan yang di berikan Universitas PGRI Palangka Raya pada Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di Kabupaten Barito Selatan dan Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Mangaris menghasilkan produk Keripik Kelakai. Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di Kabupaten Barito Selatan dan Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Mangaris Kabupaten Barito Selatan bekerjasama dengan Universitas PGRI Palangka Raya untuk melakukan kegiatan pelatihan membuat Keripik Kalakai. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini mendapatkan gambaran tentang suatu usaha yang dapat menghasilkan pemasukan untuk Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Mangaris. Selain itu untuk mencetak kader-kader wirausaha yang bisa mengembangkan potensi diri sehingga bisa lebih menciptakan usaha baru yang ada di Desa Mangaris Kabupaten Barito Selatan.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK DARI AIR CUCIAN BERAS DI DESA MANGARIS KABUPATEN BARITO SELATAN Haryadi, Nicko; Marissa, Novaria; Sulistiani, Sulistiani; Iratutisisilia, Iratutisisilia; Albert, Albert
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.46

Abstract

Pencemaran dan kerusakan lahan pertanian makin meningkat sejalan dengan penggunaan dosis tinggi pupuk kimia oleh para petani. Air cucian beras merupakan salah satu limbah yang akan mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga para petani mencari pupuk alternatif lain yang lebih ramah terhadap tanah dan lingkungan yaitu pupuk organik cair (POC). Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi pelatihan pembuatan pupuk organic cair (POC) dan diskusi terhadap para kelompok penyuluh, kelompok petani, kelompok PKK dan masyarakat di Desa Mangaris, Kabupaten Barito Selatan. Hasil pelatihan Pada kegiatan pengabdian ini, dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dengan memanfaatkan limbah air cucian beras sebagai bahan baku. Air cucian beras mengandung karbohidrat (sekitar 90 %), protein, lemak, vitamin B, nitrogen, fosfor, kalium, kalsium dan magnesium. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan sikap dan Ketrampilan masyarakat cukup memadai. Peserta dapat mempraktikkan secara langsung materi yang diajarkan saat pelatihan tanpa adanya control dari pelaksana.
“CETING” PERAN MAHASISWA DALAM PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING Juwita, Dewi Ratna; Indrayanti, Asro Lailani; Tangkasiang, Yos Andy; Susilowati, Eny; Rosmawiyah, Rosmawiyah
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.47

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kurang gizi kronis yang terjadi sejak dalam kandungan dan akan mulai terlihat saat anak berusia 2 tahun. Stunting ini disebabkan oleh rendahnya asupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, buruknya fasilitas sanitasi, minimnya akses air bersih, dan kurangnya kebersihan lingkungan yang dapat menghambat penyerapan gizi anak. Tingginya angka kejadian stunting menjadi perhatian pemerintah. Beberapa penyebab stunting itu sendiri adalah kurangnya asupan yang diserap oleh tubuh mulai dari masih didalam kandungan sampai dengan setelah lahir, kurangnya akses ke pelayanan kesehatan, kurangnya akses air bersih dan sanitasi. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pencegahan stunting dengan perbaikan pola makan, pola asuh dan sanitasi. Berdasarkan permasalahan diatas, kami tim dosen Universitas PGRI Palangka Raya melakukan pengabdian pada masyarakat bertujuan untuk ikut serta mendukung program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya percepatan dan penurunan stunting, serta menindaklanjuti telah adanya MOU antara perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan tengah dengan Universitas PGRI Palangka Raya tentang peningkatan peran Perguruan Tinggi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi terkait dengan Program Pembangunan Keluarga Kependudukan Dan Keluarga Berencana termasuk program Stunting. Kegiatan pendidikan melibatkan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan tematik stunting. Pelaksanaan kegiatan ini sangat strategis sebagai wahana pembelajaran bagi mahasiswa melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan-kegiatan seperti magang dan praktik lapangan dilaksanakan oleh mahasiswa untuk membantu penguatan program penurunan stunting di masyarakat, beberapa di antaranya membantu penguatan tim pendamping keluarga (TPK) dan pengarusutamaan isu stunting kepada dunia usaha. Selain pendidikan, dosen dan mahasiswa juga akan melaksanakan kolaborasi penelitian dengan tema stunting.
SEKOLAH PASAR MODAL BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI PALANGKA RAYA Nugraha, Satriya; Aprilyansyah, Mahdi Surya; Yustha, Yulia; Andanu, Odi; Setyowati, Erni Dwi Puji
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.48

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat dengan diadakannya kegiatan sekolah pasar modal bagi mahasiswa Universitas PGRI palangak Raya untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait investasi, sehingga mahasiswa terhindar dari investasi bodong dan judi online. Dalam kegiatan ini juga diinformasikan tentang investasi yang resmi diawasi OJK. Mahasiswa diberi pemahaman tentang jenis pasar modal, cara membeli saham, cara menjual saham yang sudah dibeli, dan cara berinvestasi yang baik dan benar. Analisis deskriptif diketahui pengetahuan responden tentang pasar modal dan instrument investasimasih tergolong rendah, sedangkan pengetahuan responden tentang tingkat keuntungan investasi sudah baik dan pengetahuan responden tentang tingkat resiko investasi sudah bisa dikatakan cukup. Antusias Mahasiswa Universitas PGRI palangka Raya mengikuti kegiatan ini terlihat dari hampir semua peserta membuat akun saham di RHB Tradesmart, dan mulai melirik membeli saham milik BUMN maupun milik swasta.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH HASIL USAHA PERIKANAN MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN PASCA PANEN DI KOTA PALANGKA RAYA Wibowo, Friza Rahmawanto; Mugeni, Mugeni; Yulianto, Rudy; Haryadi, Nicko; Ilham, Maulana Muhammad
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.60

Abstract

Masyarakat di Kota Palangka Raya merasakan dampak perubahan iklim yang tidak menentu. Salah satu masalah umum yang dihadapi adalah rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya dalam menghasilkan produk olahan perikanan yang berkualitas. Upaya untuk mempercepat pengembangan masyarakat kota Palangka Raya, berdasarkan potensi lokalnya, melibatkan peningkatan pemahaman dan pengetahuan dalam produksi pangan. Pengabdian kepada Masyarakat , UPPR turut serta dalam mengatasi masalah ini dengan menyelenggarakan kegiatan pelatihan teknik pengolahan hasil perikanan. Metode yang digunakan melibatkan demonstrasi, peragaan, serta pelatihan praktis dengan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat. Fokusnya adalah menghasilkan produk olahan berkualitas dan bergizi dengan menerapkan teknologi yang tepat. Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pengetahuan, arahan, dan pendampingan terkait cara memproduksi yang sesuai dengan standar. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat antusias dan aktif. Para peserta pelatihan terlibat langsung dalam praktik pembuatan produk olahan perikanan. Kegiatan ini bersifat saling berinteraksi, memungkinkan peserta untuk berdiskusi dan mencari solusi jika ada permasalahan dalam proses produksi olahan perikanan. Harapannya, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan hasil perikanan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan konsumsi protein ikan di masyarakat. Selain itu, diharapkan dapat membantu membentuk kelompok usaha, yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
PELATIHAN BUDIDAYA MAGGOT DI DESA DADAHUP KECAMATAN DADAHUP Putra, Maharidiawan; Rahman, Fauzi; Budi, Budi; Iratutisisilia, Iratutisisilia; Rejeki, Sari
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.61

Abstract

Pakan komersil yang diproduksi oleh pabrik memiliki kualitas dan jumlah yang terjamin. Akan tetapi permasalahannya adalah harga pakan komersil yang diproduksi oleh pabrik yang semakin hari semakin mahal dan meresahkan para pelaku pembudidaya ikan, sehingga membuat para pelaku pembudidaya ikan harus mencari alternatif lain untuk menekan biaya pakan. Budidaya maggot atau larva lalat black soldier fly (Hermetia illicens) solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut sebagai pengganti pakan ikan yang berprotein tinggi. Kegiatan pelatihan budidaya maggot sebagai alternatif pakan ikan dilaksanakan di Desa Dadahup. Metode pelaksanaan dilakukan pendekatan partisipatif, ceramah dan praktek. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah besarnya antusias pederta terhadap kegiatan pelatihan dengan dibuktikan bahwa aktifnya peserta terhadap kegiatan dari awal sampai akhir. Selain itu banyak peserta yang aktif dalam seksi diskusi dan tanya jawab. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan budidaya maggot di Desa Dadahup berjalan dengan sukses dan lanjar. Kelanjutan dari kegiatan ini adalah melatih pemahaman dan sikap peserta pelatihan tentang pentingnya pengelolaan limbah organik sebagai budidaya maggot yang digunakan sebagai alternatif pakan ikan yang mana bahan baku mudah didapat dan mudah dijangkau semua masyarakat.
PELATIHAN PEMBUATAN KRIPIK BUAH NANAS DAN PISANG BAGI TP PKK DESA SIDODADI Sulistiani, Sulistiani; Chandrawijaya, Novita; Fitriani, Mahmudah Nur; Yustha, Yulia; Sari, Novita
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.62

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk pendampingan melalui kegiatan pelatihan pembuatan kripik buah nanas dan pisang bagi ibu-ibu TPP PKK desa Sidodadi Kabupaten Pulang Pisau. Para peserta terdiri 12 orang ibi TPP PKK dan 33 orang ibu-ibu desa Sidodadi. Kegiatan ini dilakukan selama 6 bulan, yang dibagi menjadi beberapa tahan pelaksanaan kegiatan yang diawali dengan observasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan didasarkan pada analisis situasi yang didapatkan pada saat obeservasi dan hasil pengamatan di mana sangat banyak potensi buah nanas dan pisang. Dari hasil wawancara dan observasi itulah kegiatan ini dianggap penting untuk dilakukan sebagai salah satu alternatif pemanfaatan potensi sumberdaya dengan cara peningkatan nilai ekonomi suatu barang dan berguna bagi masyarakat. Produk yang dihasilkan ini diharapkan bisa menjadi produk unggulan desa Sidodadi. Terciptanya produk buah nanas dan pisang yang akan yang telah dikemas lebih menarik dan formula rasa yang lebih baik pula, serta pemasaran produk secara online untuk pemasaran yang lebih luas.
PEMBINAAN KEMANDIRIAN BAGI WARGA BINAAN PEREMPUAN MELALUI PEMBERIAN KETERAMPILAN MEMBUAT MAKANAN WINGKO BABAT DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS IIA PALANGKA RAYA Sriyana, Sriyana; Pujono, Pujono; Endrawati, Endrawati; Kasanang, Kilat; Pebrira, Hazel
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i2.63

Abstract

Program pembinaan kemandirian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan bagi warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Palangka Raya yang diharapkan bisa menjadi modal keterampilan apabila nanti sudah bebas dari lembaga pemasyarakatan. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 20 orang warga binaan perempuan. Program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Palangka Raya meliputi: kegiatan penyuluhan, senam bersama serta pelatihan pembuatan makanan wingko babat. Pelatihan pembuatan makanan wingko babat ini dimaksudkan untuk memberikan keterampilan tambahan bagi warga binaan perempuan sebagai bekal kewirausahaan saat mereka bebas sehingga bisa mandiri dalam usaha meneruskan kehidupan di masyarakat. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan bahwa warga binaan perempuan sangat antusias untuk mengikuti pembinaan dan pelatihan serta memiliki motivasi untuk berubah yang lebih baik lagi serta bisa mandiri melalui wirausaha khususnya wingko babat.