cover
Contact Name
Maria Yuliana Kua
Contact Email
jurnal.jaicb@gmail.com
Phone
+6281246459098
Journal Mail Official
jurnal.jaicb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27219178     DOI : https://doi.org/10.38048/jailcb
The Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) is a community service journal. Focus dan scope of this journal is applying of science communication technology, sports, culture and arts in empowering the community, and education for sustainable development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
OPTIMALISASI POTENSI LOKAL MELALUI EDUKASI DIABETES MELITUS DAN PEMANFAATAN KOMBUCHA MAHKOTA DEWA SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL DI SIMPANG KAWAT, KOTA JAMBI Mesa Sukmadani Rusdi; Sugiarti Sugiarti
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7365

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui terapi medis, modifikasi gaya hidup, dan peningkatan literasi kesehatan. Di sisi lain, buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) merupakan tanaman obat lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi produk fungsional bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan diabetes melitus serta memperkenalkan pemanfaatan kombucha mahkota dewa sebagai minuman fungsional. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Agustus 2026 di Puskesmas Simpang Kawat, Kota Jambi, dengan melibatkan 28 peserta, sebagian besar merupakan anggota Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), termasuk peserta dengan diabetes melitus. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik pembuatan kombucha mahkota dewa menggunakan Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY) selama 14 hari. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 8,00 ± 1,05 menjadi 8,75 ± 0,97, dengan median meningkat dari 8 menjadi 9. Uji Wilcoxon signed-rank menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah kegiatan (Z = 2,977; p = 0,003). Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi kesehatan dan teknologi fermentasi sederhana dapat meningkatkan pengetahuan peserta sekaligus memperkenalkan pemanfaatan tanaman obat lokal sebagai minuman fungsional secara lebih aman.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN KARAKTER MELALUI GAME SIMULASI DILEMA ETIKA DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN BAGI ANAK Jingga Erlangga; Kurniati Rahmadani; Amalia Chairunnisa; Puput Armeilani; Sultan Iqbal Naufal; Chandra Gunawan
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7366

Abstract

Pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam pembentukan kepribadian anak, khususnya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, empati, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan. Namun, pembelajaran karakter yang disampaikan secara konvensional melalui ceramah dan nasihat belum selalu memberikan kesempatan kepada anak untuk mengalami secara langsung situasi yang membutuhkan pertimbangan moral. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran karakter melalui penggunaan game simulasi dilema etika dan pengambilan keputusan bagi anak. Kegiatan dilaksanakan di Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dengan sasaran anak-anak. Metode yang digunakan adalah Pendidikan Masyarakat melalui pembelajaran partisipatif (participatory learning) yang melibatkan peserta secara aktif dalam permainan, diskusi, pengambilan keputusan, dan refleksi. Game simulasi dirancang dengan menghadirkan berbagai skenario dilema etika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, dan menghargai orang lain. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan game simulasi mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, interaktif, dan kontekstual. Peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan dalam menentukan pilihan, menyampaikan alasan, mendiskusikan konsekuensi keputusan, serta merefleksikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam setiap skenario. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan karakter anak, khususnya pada aspek empati, tanggung jawab, kejujuran, dan kemampuan mengambil keputusan secara bijaksana.
OPTIMALISASI TATA KELOLA LAYANAN PEMERINTAH DESA SUKASARI BERBASIS DIGITAL DAN INFORMATIF Mohamad Ikrom Arasid; Muhammad Ilham Riyadi; Gilang Maulana Subaly; Rangga Vernanda; Teti Ainur Hotimah; Moehamad Riefky Anandhita; Muhamad Gia Galihleo; Wildan Alfian Pathurachman
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7367

Abstract

Pemerintah Desa Sukasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, masih menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan tata kelola pelayanan publik yang berbasis digital dan informatif. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan pemahaman aparatur desa mengenai alternatif pelayanan berbasis digital yang dapat mendukung akses layanan dan penyampaian informasi kepada masyarakat secara lebih efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman Aparatur Pemerintah Desa Sukasari serta memberikan rekomendasi konsep tata kelola layanan pemerintah berbasis digital dan informatif. Mitra kegiatan adalah Aparatur Pemerintah Desa Sukasari yang menjadi sasaran utama dalam tahap awal pengembangan layanan digital desa. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan dengan pendekatan Focus Group Discussion (FGD) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan mencakup penyampaian materi, visualisasi konsep website pelayanan desa, praktik, diskusi, dan evaluasi pemahaman peserta melalui kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aparatur desa memperoleh pemahaman mengenai tata kelola layanan pemerintah berbasis digital dan informatif serta memberikan respons positif terhadap konsep website pelayanan yang diperkenalkan. Diskusi juga mengidentifikasi keterbatasan sumber daya sebagai salah satu tantangan implementasi, sekaligus menghasilkan kesepakatan mengenai peluang pendampingan lebih lanjut. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan dapat menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan tata kelola layanan Pemerintah Desa Sukasari menuju pelayanan publik yang lebih adaptif, informatif, dan berkelanjutan.
SMART SCROLLING AND BE SMART STUDENT: EDUKASI LITERASI DIGITAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Kristanti Kristanti; Padil Padil; Yohanes Trilaksono; Muhammad Saikhinal Mujib; Anggraini Agustin Muris
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7371

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan meluasnya akses internet di kalangan siswa sekolah dasar menghadirkan tantangan berupa rendahnya pemahaman mengenai etika berkomunikasi di ruang digital, keamanan data pribadi, penyaringan informasi, dan pencegahan cyberbullying. Kondisi tersebut juga ditemukan pada siswa SD Negeri 95 OKU di Desa Pengaringan, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, yang membutuhkan edukasi mengenai penggunaan internet secara aman, santun, dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam menggunakan teknologi dan media digital secara bijak. Kegiatan dilaksanakan bersama siswa SD Negeri 95 OKU sebagai mitra melalui pendekatan edukatif-interaktif. Metode kegiatan meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan mitra, wawancara dan focus group discussion (FGD), penyuluhan berbasis multimedia, pemutaran video edukatif, tanya jawab, simulasi dan role-playing, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman siswa meningkat dari 45% pada pre-test menjadi 88% pada post-test, atau meningkat sebesar 43 poin persentase. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukatif-interaktif dapat membantu siswa memahami etika komunikasi daring, perlindungan data pribadi, penyaringan informasi, dan pencegahan cyberbullying. Dengan demikian, program Smart Scrolling and Be Smart Student dapat menjadi salah satu bentuk edukasi preventif untuk memperkuat literasi digital siswa sekolah dasar dan mendorong penggunaan internet secara aman, santun, dan bertanggung jawab.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN BINTAHUKAN MENJADI BAKSO DI DESA MALITIN, BARITO SELATAN Astaniah Astaniah; Lingkee Natalie Anisa Safitri; Meki Puspa; Alda Saputri; Raudhatul Jannah; Fania Nur Fitri Ramadani; Gita Nur Aini; Alya Rahmi Ihsan; Muhammad Raihan; Muhammad Amin Badali; Abdul Azis
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7379

Abstract

Masyarakat Desa Malitin, Kabupaten Barito Selatan, memiliki potensi ikan bintahukan (Thynnichthys thynnoides) sebagai sumber daya perikanan lokal, tetapi pemanfaatannya belum optimal untuk diversifikasi produk pangan bernilai tambah. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan bintahukan menjadi produk olahan menjadi permasalahan yang perlu ditangani melalui pemberdayaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan bintahukan menjadi bakso ikan. Mitra kegiatan terdiri atas 10 orang masyarakat Desa Malitin yang terlibat langsung dalam kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada 25–26 Juli 2026 menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pada pemahaman proses pembuatan bakso ikan, 8 peserta berada pada kategori sangat tinggi dan 2 peserta pada kategori tinggi. Pada pemilihan bahan baku, 7 peserta berada pada kategori sangat tinggi dan 3 peserta pada kategori tinggi. Pada aspek kebersihan dan higienitas, 9 peserta berada pada kategori sangat tinggi dan 1 peserta pada kategori tinggi. Sementara itu, kesiapan menerapkan keterampilan menunjukkan 6 peserta berada pada kategori sangat tinggi, 3 peserta pada kategori tinggi, dan 1 peserta pada kategori sedang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kapasitas praktis masyarakat dalam memanfaatkan ikan bintahukan sebagai produk pangan olahan dan menjadi tahap awal pemberdayaan berbasis potensi lokal yang memerlukan pendampingan lanjutan untuk pengembangan usaha.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PKK DESA PUDAK KABUPATEN MUARO JAMBI MELALUI EDUKASI, PELATIHAN, DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN JAHE DAN DAUN KELOR DALAM PEMBUATAN GULA AREN SERBUK Halimatusa Diyah; Agusriani Agusriani
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7380

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat yang tersedia di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, khususnya jahe dan daun kelor, belum dilakukan secara optimal sebagai bahan produk herbal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan dan pengolahannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok PKK Desa Pudak dalam memanfaatkan jahe dan daun kelor sebagai bahan herbal untuk pembuatan gula aren serbuk. Mitra kegiatan terdiri atas kelompok PKK dan kader Desa Pudak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan demonstratif melalui empat tahapan, yaitu persiapan, edukasi dan pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Edukasi dan pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pengolahan jahe dan daun kelor, sedangkan evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra dari 75,1% sebelum kegiatan menjadi 89,6% setelah kegiatan, dengan peningkatan sebesar 14,5 poin persentase. Selain peningkatan pengetahuan, mitra memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan serta mengolah jahe dan daun kelor sebagai bahan herbal pada pembuatan gula aren serbuk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi, pelatihan, dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif dan demonstratif dapat mendukung peningkatan kapasitas mitra dalam memanfaatkan potensi tanaman obat lokal menjadi produk herbal yang memiliki nilai guna dan berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN BUDI DAYA KUMIS KUCING VARIETAS UNGU HASIL KULTUR JARINGAN PADA KELOMPOK TANI TUMBUH MANDIRI KOTA CIMAHI Fahrauk Faramayuda; Rizka Khoirunnisa Guntina; Mentari Suci Indah Lestari; Osama Al Hafiz; Putri Fatimatuz Zahro; Olva Nurnissa Krissakti; Nurul Wahdaniah Andi Wajuanna; Liquw Rontos; Zaza Nurahmadanti; Tety Lutfia; Defanie Sophi Nurfadhilah; Wayan Puspita Dewi
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7385

Abstract

Kelompok Tani Tumbuh Mandiri (TUMAN) Kota Cimahi merupakan kelompok tani binaan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Cimahi yang sebagian besar anggotanya merupakan penyandang disabilitas dan bergerak dalam bidang pertanian, perikanan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Permasalahan mitra meliputi keterbatasan pengetahuan mengenai komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi, teknik budi daya dan pascapanen, serta diversifikasi produk untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota TUMAN dalam mengenal potensi, membudidayakan, dan menangani pascapanen kumis kucing (Orthosiphon aristatus) varietas ungu hasil kultur jaringan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Tani TUMAN, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, dengan melibatkan 10 peserta. Metode kegiatan meliputi penyuluhan melalui ceramah dan diskusi, demonstrasi dan praktik langsung penanaman bibit hasil kultur jaringan, pendampingan mengenai pemeliharaan dan pascapanen, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 55,0 pada pre-test menjadi 90,0 pada post-test, atau meningkat sebesar 63,6%. Seluruh peserta (100%) mengalami peningkatan nilai setelah mengikuti kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan pelatihan berbasis praktik dapat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai budi daya kumis kucing varietas ungu hasil kultur jaringan serta memberikan alternatif diversifikasi komoditas bernilai tambah bagi TUMAN.
PENGUATAN LITERASI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN ADAPTIF PADA KONDISI PEMBELAJARAN SPORADIS DI SDN DIRUNG PENYANG 1 Rian Hidayat; Mario Pindarto; Sarman Sarman; Siti Zahra Meiliyanti; Norhadijah Norhadijah; Raudatul Hasanah; Revalina Octaviana; Al-Sha Fauziah; Alya Nurussyifa; Arbaidah Arbaidah; Ajahari Ajahari
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7394

Abstract

Keterbatasan akses geografis, kondisi jalan yang sulit dilalui, jaringan internet yang terbatas, serta ketidakstabilan kehadiran guru menjadi tantangan dalam keberlangsungan pembelajaran di SDN Dirung Penyang 1. Kondisi tersebut berdampak pada keteraturan proses belajar dan menghadirkan kebutuhan akan pendampingan pembelajaran yang fleksibel sesuai dengan kondisi sekolah dan kemampuan siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan literasi siswa melalui pembelajaran adaptif yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mitra kegiatan adalah siswa SDN Dirung Penyang 1. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pengamatan kondisi pembelajaran, identifikasi kebutuhan literasi siswa, perencanaan kegiatan yang disesuaikan dengan kemampuan siswa, pendampingan literasi, serta pengamatan terhadap respons dan keterlibatan siswa selama kegiatan. Penguatan literasi dilaksanakan melalui membaca cerita bergambar, membaca nyaring, pengenalan kosakata, tanya jawab berdasarkan bacaan, menceritakan kembali isi cerita, menulis kalimat sederhana, permainan edukatif, dan pendampingan individual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang adaptif dapat memanfaatkan waktu belajar yang tersedia sekaligus mengakomodasi perbedaan kemampuan literasi siswa. Siswa menunjukkan respons positif melalui keterlibatan dalam membaca, menjawab pertanyaan, berdiskusi, mengikuti permainan edukatif, dan menceritakan kembali isi bacaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan literasi yang fleksibel dan sesuai dengan kondisi mitra dapat menjadi alternatif untuk mendukung keberlangsungan pembelajaran dan penguatan literasi siswa pada lingkungan sekolah dengan keterbatasan akses.

Page 10 of 10 | Total Record : 98