cover
Contact Name
Dek Ngurah Laba Laksana
Contact Email
jurnal.jipcb@gmail.com
Phone
+6281236659407
Journal Mail Official
jurnal.jipcb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende, Kecamatan Golewa, Kab. Ngada, Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 23555106     EISSN : 26206641     DOI : https://doi.org/10.38048/jipcb
Core Subject : Education,
The aim dan scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in the review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction and learning Educational Management Curriculum development Special education Teacher education Educational technology Educational development
Articles 407 Documents
A LITERATURE REVIEW ON THE IMPLEMENTATION AND CHALLENGES OF THE LANGUAGE POLICY IN TEACHING ENGLISH TO YOUNG LEARNERS Azizah, Dinar Martia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5360

Abstract

Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional memiliki pengaruh yang kuat terhadap pembuatan kebijakan di banyak negara. Kebijakan memasukkan pengajaran bahasa Inggris pada jenjang pendidikan dasar diimplementasikan secara beragam. Oleh karena itu, tujuan dari kajian pustaka ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan Teaching English to Young Learners (TEYL) dan kendala-kendalanya. Data yang digali berupa kata, frasa, dan kalimat yang diambil dari buku, situs web, dan jurnal pendukung. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan untuk memasukkan pengajaran bahasa Inggris di jenjang pendidikan dasar diterapkan secara berbeda di berbagai negara, baik dari segi peran pemerintah pusat dalam mengimplementasikan TEYL maupun dari segi sumber daya manusia atau guru bahasa Inggris. Kendala-kendala implementasi kebijakan TEYL adalah desentralisasi kebijakan, kurangnya analisis kebutuhan, guru yang tidak kompeten, model pembelajaran yang tidak akurat, ketidakseragaman implementasi, kesenjangan akses pembelajaran, kurangnya persiapan, dan keterbatasan dana. Hasil tersebut menimbulkan pertanyaan apakah kebijakan tersebut dapat dilaksanakan sementara mereka yang akan melaksanakannya tidak dilibatkan. Implikasi dari data tersebut adalah bahwa kebijakan harus dirumuskan berdasarkan analisis kebutuhan riil masyarakat dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap siswa dan lembaga pendidikan, termasuk sekolah dasar. Oleh karena itu, pada penelitian selanjutnya, penting untuk mengembangkan rekomendasi kebijakan TEYL yang dirumuskan berdasarkan analisis kebutuhan nyata. Rekomendasi tersebut dapat sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dan kebutuhan masyarakat akan penguasaan bahasa Inggris.
ANALISIS KESULITAN BERPIKIR ABSTRAK SISWA DALAM MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI: STUDI KUALITATIF PADA SISWA SMP Hafizh, Faizal Abdul; Kusno
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5367

Abstract

Kemampuan berpikir abstrak sangat dibutuhkan dalam memahami materi transformasi geometri, namun masih menjadi kendala bagi sebagian besar siswa SMP Istiqomah Sambas Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan berpikir abstrak siswa dalam lima indikator utama: representasi simbolik, identifikasi karakteristik objek, aplikasi konsep, keterkaitan antarproses, dan manipulasi abstrak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, analisis dokumen lembar kerja siswa, dan angket skala Likert. Subjek dipilih secara purposive berdasarkan variasi kemampuan siswa. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menggunakan bahasa dan simbol matematika secara tepat, membayangkan transformasi tanpa bantuan visual, serta memahami keterkaitan antarproses transformasi. Meskipun ada siswa yang mampu menunjukkan pemahaman prosedural dan representasi simbolik dasar, aspek verbal dan konseptual masih lemah. Temuan dari angket mendukung hal ini, dengan skor terendah pada indikator visualisasi spasial dan motivasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir abstrak siswa masih dalam tahap berkembang. Hasil ini memberikan dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis visualisasi, diskusi konseptual, dan media interaktif untuk mendukung transisi dari berpikir konkret ke abstrak dalam materi transformasi geometri.
STRATEGI DAN TANTANGAN INTEGRASI NILAI ANTIKORUPSI DALAM KURIKULUM MERDEKA: KAJIAN SISTEMATIK LITERATUR Kholid, Idham; Rahayu, Rizqi; Fathony, M. Hafiz; Anwar, Rosihan; Nurhadi; Nugraha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5378

Abstract

Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan pendidikan terbaru di Indonesia memberikan ruang fleksibel bagi satuan pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran yang menanamkan karakter antikorupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi integrasi nilai antikorupsi serta menganalisis tantangan implementasinya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel ilmiah yang diperoleh dengan teknik analisis PRISMA. Sumber data diambil dari basis data Google Scholar kemudian disaring dengan kriteria eksklusi dan inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi integrasi dilakukan melalui penguatan nilai dalam mata pelajaran, projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, pemanfaatan media digital, serta pendekatan berbasis kearifan lokal. Di sisi lain, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan kompetensi guru, minimnya bahan ajar tematik, kesenjangan infrastruktur, serta budaya masyarakat yang belum sepenuhnya mendukung nilai integritas. Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa keberhasilan integrasi nilai antikorupsi dalam Kurikulum Merdeka membutuhkan dukungan kebijakan, penguatan kapasitas pendidik, dan sinergi lintas sektor guna menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembentukan karakter antikorupsi secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis nilai antikorupsi di sekolah, memperkuat kapasitas guru, serta mendorong sinergi antar pihak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung integritas.
PENGEMBANGAN MEDIA LAGU BERBANTUAN MAGIC SPELL CARD UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA SD Amalia, Rezky Martha; Yulianto, Sigit
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5385

Abstract

Penguasaan kosakata sebagai pondasi dalam pembelajaran Bahasa Inggris tingkat dasar. Dukungan dalam penguasaan kosakata memerlukan media pembelajaran inovatif dan interaktif menyesuaikan kebutuhan peserta didik. Penelitian bertujuan mengevaluasi kelayakan dan efektivitas pengembangan media pembelajaran kolaboratif berupa lagu berbantuan magic spell card untuk pembelajaran Bahasa Inggris. Peneliti menggunakan metode Research and Development (R&D) menggacu pada model Borg and Gall.Teknik purposive sampling melibatkan 25 peserta didik serta ahli materi, ahli bahasa dan ahli media. Pengembangan dimulai dengan analisis kebutuhan peserta didik, memperoleh skor 81%  (kebutuhan tinggi). Validasi media menunjukkan hasil sangat valid, yaitu 91% oleh ahli materi, 83% oleh ahli bahasa, dan 97% oleh ahli media. Hasil uji coba penggunaan media menunjukkan pada angket tanggapan guru:89 % (Sangat Layak) dan peserta didik:95% (Sangat Layak). Selain itu hasil ketuntasan belajar peserta didik mencapai 100% (Sangat Efektif) dengan peningkatan hasil belajar berdasarkan nilai pre-test dan post-test yang menghasilkan skor N-Gain:76,8% (Tinggi). Uji statistik menggunakan paired t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 yang menunjukkan perbedaan yang bermakna dan kelayakan media yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini sebagai inovasi media belajar kolaboratif berbasis lagu dan flashcard dalam penguasaan kosakata serta memperkaya referensi metode Research and Development model Borg and Gall pada media pembelajaran tingkat dasar.
STRATEGI ICE BREAKING DALAM MENINGKATKAN PERHATIAN DAN PERCAYA DIRI SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA Rika, Monalisa; Melati, Felisitas Victoria
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan ice breaking terhadap motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V di SDN 15 Tampe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 16 siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking melalui kegiatan yel-yel dan permainan sederhana mampu meningkatkan perhatian dan rasa percaya diri siswa selama proses pembelajaran. Siswa tampak lebih antusias, aktif dalam berdiskusi, fokus saat menerima materi, serta menunjukkan keberanian dalam menjawab pertanyaan. Kesimpulannya, ice breaking merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan meningkatkan motivasi belajar siswa.
CHILDFREE DALAM PERSPEKTIF MAHASISWA GEN Z: ANALISIS TEORI PILIHAN RASIONAL Rasnadipoetra, Ilman Diansyah; Mirna Nur Alia Abdullah; Muhammad Retsa Rizaldi Mujayapura
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5394

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pandangan mahasiswa Generasi Z tentang keputusan hidup ChildFree dalam pendekatan kualitatif dan kerangka teori yang dipilih secara rasional. Konsepsi Childfree sekarang dimulai sebagai pilihan hukum dalam masyarakat modern, terutama kehidupan generasi muda. Studi ini terdiri dari 20 siswa dari berbagai universitas semi-terstruktur di Indonesia. Responden dipilih dengan teknik purposive sampling di mana siswa aktif antara usia 18 dan 25 siap untuk memahami masalah kebebasan anak dan memastikan pandangan reflektif. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan kedalaman dan relevansi data. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengklarifikasi motivasi dan implikasi sosial di balik keputusan untuk tidak memiliki anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak -anak yang disurvei dikaitkan dengan pertimbangan ekonomi tanpa anak, kemandirian pribadi, motivasi mental, dan persepsi ekologis. Yang lain menolak keputusan ini tentang alasan nilai -nilai budaya dan agama. Studi ini menyimpulkan bahwa keputusan umur anak -anak adalah hasil dari pertimbangan rasional dengan perhitungan kerugian, nilai pribadi dan pengaruh struktural. Penemuan ini memperkaya pemahaman kita tentang dinamika nilai keluarga di era digital dan membuka ruang penelitian baru yang terkait dengan identitas, gender, dan keputusan kehidupan generasi muda.
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING TERHADAP LITERASI LINGKUNGAN PADA MATA PELAJARAN IPAS Nandifa, Aprilia; Ahsani, Eva Luthfi Fakhru
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5408

Abstract

Literasi yang rendah membawa manusia terjerumus ke dalam sikap yang mengabaikan kelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh project based learning terhadap literasi lingkungan peserta didik tingkat sekolah dasar yang diintegrasikan dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain penelitian one-group pre-test post-test design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 21 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh project based learning terhadap literasi lingkungan. Hasil tersebut berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh project based learning terhadap literasi lingkungan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial peserta didik kelas V MIN 4 Demak. Respons peserta didik terhadap PjBL secara keseluruhan adalah sebesar 83% yang termasuk dalam kategori sangat baik.
TANTANGAN EPISTEMOLOGIS DALAM IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DI PENDIDIKAN INDONESIA: REFLEKSI ATAS KESENJANGAN KONSEP, KOMPETENSI, DAN REALITAS Dinata, Yuriyan; Dalillah, Aupi; Septiani, Iga; Mudasir, Mudasir
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5412

Abstract

Implementasi deep learning dalam pendidikan menuntut kompetensi guru yang mencakup kemampuan reflektif, literasi kritis, dan pemahaman filosofis yang tinggi. Namun, berbagai laporan dan kajian menunjukkan masih adanya kesenjangan antara tuntutan tersebut dan kapasitas guru di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengkaji tantangan epistemologis dalam implementasi deep learning, khususnya terkait kesiapan kompetensi guru dalam sistem pendidikan nasional. Penelitian menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dengan analisis isi dan hermeneutik kritis terhadap sumber akademik, dokumen kebijakan, serta laporan evaluasi kompetensi guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam aspek reflektif, literasi, dan filosofis belum memadai untuk menopang pendekatan deep learning. Kesenjangan ini berisiko mendistorsi esensi pembelajaran mendalam dan menghambat transformasi pendidikan yang berbasis pemikiran kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi reflektif, literasi, dan filosofis guru menjadi prasyarat strategis dalam menghadapi tantangan epistemologis implementasi deep learning di Indonesia.
EFEKTIVITAS E-MODUL BERBASIS ABIL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ARGUMENTASI SISWA SMA Isnaini; Yusnidar; Romundza, Febbry; Hasibuan, Muhammad Haris Effendi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis ABIL (Argumentation Blended Inquiry Learning) pada materi larutan penyangga dan pengaruh e-modul tersebut terhadap kemampuan argumentasi siswa. E-modul ini dikembangkan menggunakan model pengembangan Lee & Owens yang terdiri dari 5 tahap yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Kelayakan e-modul ini dperoleh melalui uji validasi oleh ahli materi, ahli media, penilaian guru serta respon siswa. Data diperoleh melalui instrument angket dan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari ahli materi dan ahli media menyatakan bahwa e-modul sudah layak untuk diujicobakan. Selain itu, hasil penilaian dari dua guru juga menyatakan bahwa e­-modul layak diujicobakan. Hasil dari respon dua kelompok siswa diuji kappa dengan hasil 0,870 dengan kategori tinggi. Hal ini berarti bahwa kedua kelompok siswa sepakat menyatakan e-modul layak untuk dipakai dalam pembelajaran. Selanjutnya, dari hasil uji t terhadap kemampuan argumentasi siswa diketahui bahwa terdapat perbedaan antara nilai pretest dan posttetst.  Dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis ABIL berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan argumentasi siswa.
ANALISIS SINTAK MODEL PEMBELAJARAN PBL DAN PJBL DALAM BUKU TEKS WASKITHA BASA LAN SASTRA JAWA Eristiana, Evy; Mujimin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5418

Abstract

Pembelajaran berbasis model merupakan elemen penting dalam Kurikulum Merdeka, namun implementasinya dalam buku teks seringkali tidak eksplisit dan kurang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketercerminan sintaks model Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) dalam buku teks Waskitha Basa lan Sastra Jawa Kelas XI terbitan Erlangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Instrumen berupa kartu data analisis sintaks dikembangkan berdasarkan sintaks PjBL (Fahlevi, 2022) dan PBL (Rosidah, 2018), dan digunakan untuk menganalisis enam bab buku. Hasil menunjukkan bahwa tiga bab mengarah pada model PjBL, dua bab mencerminkan PBL, dan satu bab menggunakan model pembelajaran lain. Namun, tidak semua tahapan sintaks ditemukan secara lengkap. Sintaks PjBL belum mencerminkan dua tahapan penting, yaitu penyusunan jadwal dan pemantauan proyek, sedangkan sintaks PBL tampil lebih utuh namun kurang mendalam. Temuan ini menunjukkan bahwa buku teks belum sepenuhnya mendukung pembelajaran berbasis proyek maupun masalah secara optimal. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada perlunya penyusunan buku ajar yang secara eksplisit dan sistematis menghadirkan model pembelajaran agar sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka.