cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 580 Documents
Manajemen Pembelajaran dan Pembiasaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Muhammad Faruq Al Amini; Ahmad Qurtubi; Hanafi Hanafi; Agus Gunawan; Yahdinil Firda Nadhira
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam manajemen pembelajaran dan pembiasaan akhlak santri di Pondok Pesantren Modern Daar El Qolam, salah satu pesantren besar yang dikenal dengan sistem pendidikan terpadu antara ilmu umum dan agama. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pengelolaan pendidikan yang efektif di pesantren modern dalam menghadapi tantangan zaman yang menuntut keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan moral. Dalam konteks tersebut, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter dan kepribadian Islami santri.  Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap kegiatan santri, wawancara mendalam dengan pimpinan pesantren, ustadz, dan santri senior, serta telaah dokumentasi seperti kurikulum, jadwal kegiatan harian, dan tata tertib pesantren. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran di Pondok Pesantren Modern Daar El Qolam dilaksanakan dengan prinsip integrasi, koordinasi, dan pembinaan berkelanjutan. Perencanaan pembelajaran mencakup penyusunan kurikulum terpadu antara pendidikan umum dan agama, dengan memperhatikan keseimbangan antara teori dan praktik. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara disiplin dan terarah, baik di dalam kelas formal maupun di kegiatan nonformal seperti halaqah, mentoring, dan diskusi ilmiah. Evaluasi dilakukan secara berjenjang dengan menilai aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik santri.
Systematic Literature Review 2020-2025 : Efektivitas Project Based Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) dan Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Wina Nanda Putri; Yeri Sutopo; Bambang Subali; Arif Widiyatmoko
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81365

Abstract

Keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thingking Skills/HOTS) dan hasil belajar merupakan dua komponen penting dalam pembelajaran IPAS yang harus dilakukan peserta didik untuk menghadapi tuntutan kurikulum dan perkembangan abad 21. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan HOTS peserta didik sekolah dasar masih rendah dan pembelajaran IPAS sering berlangsung secara konvensional sehingga kurang memfasilitasi proses berpikir mendalam. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang dapat merangsang keterampilan berpikir serta meningkatkan partisipasi peserta didik, salah satunya adalah project Based Learning (PjBL).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan PjBL dalam meningkatkan HOTS dan hasil belajar peserta didik sekolah dasar pada pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, mencakup 60 Artikel terbitan tahun 2020-2025 dengan sumber artikel dari Crossref. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa model PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan HOTS, memperkuat pemahaman konsep, serta meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui kegiatan belajar yang kolaboratif, bermakna, dan berorientasi pada pemecahan masalah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Project Based Learning secara konsisten dan terarah mampu mendukung pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan pencapaian belajar IPAS pada peserta didik sekolah dasar.
Efektivitas Media Bergambar Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Iqna Urva Mumtahanah; Muhammad Abduh
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental melalui desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 25 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa tes tujuan pilihan ganda yang dikembangkan berdasarkan indikator kemampuan membaca, meliputi pengenalan bunyi huruf, membaca kata sederhana, hingga memahami makna kalimat melalui bantuan konteks visual. Analisis pemenang menunjukkan bahwa data pre-test berdistribusi normal (p=0.132), namun data post-test tidak berdistribusi normal (p=0.017). Oleh karena itu, pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan statistik non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan media. Hal ini didukung oleh uji linearitas yang menunjukkan korelasi sangat kuat (r=0.912) antara kemampuan awal dan akhir siswa, menunjukkan pola peningkatan yang konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media bergambar efektif berfungsi sebagai jembatan kognitif (kognitif jembatan) yang membantu siswa mentransisikan pemahaman dari simbol teks abstrak menuju pemahaman makna kontekstual yang konkret.
Integrasi Program Adiwiyata dalam Pengembangan Pembelajaran Abad Ke-21 di Sekolah Dasar: Membangun Literasi Lingkungan, Karakter Ekologis, dan Kompetensi Global Siswa Ai Patimah Sahra; Kokom Komalasari; Sofyan Iskandar
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.77862

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut paradigma pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan literasi lingkungan, karakter ekologis, dan kompetensi global siswa. Dalam konteks tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi dan implementasi Program Adiwiyata sebagai strategi pendidikan berkelanjutan di sekolah dasar yang selaras dengan prinsip pembelajaran abad ke-21. Kajian ini menggunakan pendekatan kajian konseptual (literature review) yang dipadukan dengan studi kasus kualitatif pada beberapa sekolah dasar pelaksana Program Adiwiyata di Kabupaten Sumedang dan Bandung. Data diperoleh melalui telaah literatur, observasi, wawancara, serta analisis dokumen kebijakan lingkungan dan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Adiwiyata sejalan dengan penguatan keterampilan abad ke-21 (4C skills), berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif, serta berperan dalam menumbuhkan kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial peserta didik. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi pedagogik guru, lemahnya budaya sekolah hijau, dan minimnya dukungan kebijakan maupun pendanaan berkelanjutan. Kajian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Program Adiwiyata sangat bergantung pada kepemimpinan ekologis, kolaborasi multipihak, dan penerapan pendekatan whole-school agar pendidikan lingkungan hidup benar-benar menjadi bagian integral dari kurikulum abad ke-21 yang membentuk generasi berkarakter ekologis dan berdaya saing global. 
Manajemen Tenaga Pendidik dalam Sekolah Inklusi: Systematic Literatur Review 2015-2025 Selvia Wulandari; Nurhatatti Fuad; Sugiarto Sugiarto
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.78206

Abstract

This study investigates teacher workforce management in the implementation of inclusive education through a systematic literature review (SLR). Adhering to PRISMA 2020, searches were conducted in Scopus, Google Scholar, Garuda, and SINTA for articles published between 2015 and 2025. Of 120 records identified, 30 articles met the eligibility criteria and were thematically analyzed using the POAC framework (planning, organizing, actuating, controlling). The findings indicate that actuating is the most prominent dimension—particularly teacher training, differentiated instruction, and sustained professional development. Planning and organizing also appear frequently, including needs planning for special education support teachers (GPK), delineation of roles, and collaboration among stakeholders. In contrast, controlling remains comparatively weak and largely administrative. Overall, the management cycle appears incomplete: implementation has progressed, but continuous evaluation remains limited. These results suggest that schools and policymakers should strengthen management holistically to ensure more effective and sustainable implementation of inclusive education. 
Principal Leadership in Improving Teacher Performance: A Systematic Literature Review Alief Firmansyah; Kharien Arsylia Lavignes
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81944

Abstract

Principal leadership plays a crucial role in improving teacher performance as a key factor in successful learning in schools. Various studies have examined the relationship between principal leadership and teacher performance, but these findings are scattered and require systematic synthesis. This study aims to analyze principal leadership in improving teacher performance through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The research method refers to the PRISMA guidelines, with data sources consisting of national journal articles published between 2016 and 2022 and accessed through Google Scholar. A total of 18 articles that met the inclusion criteria were analyzed using thematic synthesis techniques. The results indicate that principal leadership has a significant influence on improving teacher performance. Transformational leadership, academic and clinical supervision, coaching, and the principal's role as an educator, manager, and motivator have been shown to contribute to improving teacher motivation, discipline, and professionalism. These findings confirm that the quality of principal leadership is a strategic factor in improving teacher performance.
Pembudayaan Literasi Membaca Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Di sekolah Dasar Nur Anisa Susilowati; Sutama Sutama
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.80768

Abstract

Literasi membaca sangat penting untuk membiasakan siswa memahami isi bahan bacaan, karena proses ini membantu siswa untuk berpikir kritis, menganalisis makna, dan merefleksikan pesan sesuai dengan konteks pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan: 1) pembudayaan literasi membaca pada aspek menangkap isi bacaan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, dan 2) pembudayaan literasi membaca pada aspek meringkas isi bacaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-etnografi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia, dan siswa kelas III di SD Negeri 04 Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca seperti membaca bersama (shared reading), diskusi aktif, dan pemanfaatan pojok baca meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Lebih lanjut, latihan meringkas dan proyek kelompok secara efektif memperkuat kemampuan analitis, ekspresi tulis, dan kemandirian siswa. Keberhasilan ini bergantung pada dukungan aktif dari guru, sekolah, dan keluarga, yang menegaskan pentingnya faktor lingkungan secara teoritis dalam pembiasaan literasi.
Implementing School–University Partnerships through the Teaching Assistantship Program in Elementary Schools: A Phenomenological Study of PGSD UNM Students
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.83427

Abstract

The Teaching Assistantship in Elementary Schools (AMSD) program represents a strategic effort to strengthen school–university partnerships in preparing prospective primary school teachers. This study investigates how PGSD UNM students meaningfully interpret their AMSD experiences, and how the program contributes to the formation of pedagogical competence and professional identity. Employing a qualitative design with an Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) approach, data were collected through in-depth interviews with two PGSD UNM students who had completed the program. Analysis proceeded through initial noting, emergent theme identification, and superordinate theme construction. Five superordinate themes emerged: (1) initial adaptation amid uncertainty; (2) the mentor teacher relationship as a primary learning source; (3) theory–practice integration in the real classroom; (4) the development of teaching competence and professional identity; and (5) personal transformation through field challenges. The findings underscore that AMSD is an effective yet context-dependent transformative experience whose success relies heavily on institutional coordination quality, mentor teacher readiness, and the relational dynamics students navigate in school settings. Recommendations are provided to strengthen AMSD implementation and school–university partnership models.
Dinamika Interaksi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Model Joyfully Full: Studi Kualitatif di Sekolah Dasar kelas IV Muhammadiyah 1 Surakarta Dhanezya Arinitri Kastury; Harun Joko Prayitno
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika interaksi guru dan siswa serta mengidentifikasi komponen pembelajaran menyenangkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan model Joyfully Full di kelas IV SD Muhammadiyah 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik reflektif untuk mengidentifikasi pola interaksi, respons siswa, serta strategi pedagogis guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menyenangkan terbentuk melalui beberapa komponen utama, yaitu interaksi dialogis guru–siswa, rasa aman psikologis, penggunaan media visual dan permainan bahasa, aktivitas kolaboratif antarsiswa, serta penguatan positif dan ice breaking sebagai pengelola emosi belajar. Komponen-komponen tersebut menciptakan dinamika pembelajaran yang partisipatif, bermakna, dan mendukung keterlibatan kognitif, afektif, dan sosial siswa secara seimbang. Guru berperan sebagai fasilitator yang menyediakan scaffolding melalui pertanyaan terbuka, apresiasi, dan dukungan bertahap, sementara siswa aktif membangun pemahaman melalui diskusi dan kerja kelompok. Secara keseluruhan, model Joyfully Full terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang menyenangkan sekaligus bermakna sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar. 
Tantangan Literasi Dasar Studi Tentang Kesulitan Membaca Dan Menulis Siswa Sekolah Dasar Arum Listyawati; Honest Ummi Kaltsum
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.80783

Abstract

Kemampuan literasi dasar merupakan fondasi krusial dalam pembelajaran di sekolah dasar, namun pada kenyataannya banyak siswa kelas rendah yang masih mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesulitan membaca dan menulis yang dialami siswa kelas II SDN Bayan Surakarta serta mengidentifikasi faktor penyebab dan peran guru dalam penanganannya. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh temuan awal bahwa sebagian siswa pada kelas rendah menunjukkan hambatan dalam mengenali huruf, mengeja suku kata, melafalkan bunyi, serta menulis huruf dan kata secara benar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil kerja siswa. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca yang paling umum meliputi ketidakmampuan membedakan huruf yang mirip, kesalahan mengeja, keliru melafalkan bunyi huruf, serta kelambatan membaca teks sederhana. Pada aspek menulis, siswa mengalami kesulitan dalam membentuk huruf, ketidaktepatan penggunaan huruf kapital dan tanda baca, tulisan yang tidak terbaca, serta jarak spasi yang tidak konsisten. Faktor penyebab di antaranya adalah lemahnya kemampuan fonetik, kurangnya latihan di rumah, rendahnya minat belajar, serta keterbatasan stimulasi lingkungan. Guru berupaya mengatasi hambatan tersebut melalui bimbingan tambahan, penggunaan metode bertahap, dan pemanfaatan media visual-auditori. Temuan ini menegaskan pentingnya pendampingan intensif dan strategi pembelajaran yang adaptif dalam mengembangkan literasi dasar siswa.