cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 556 Documents
Mengulik Motif Batik Gedog Tuban sebagai Sumber Etnopedagogis dalam Pengembangan Bahan Ajar Sastra untuk Sekolah Dasar Azizah, Imroatul; Hendratno, Hendratno; Siswanto, Bambang Edi
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82003

Abstract

Batik Gedog Tuban merupakan warisan budaya lokal yang kaya akan nilai estetika, sejarah, dan filosofis. Penjelajahan motif-motif kanonik seperti Lokchan, Slimun, Gringsing, Ganggeng, dan lainnya memiliki potensi besar sebagai sumber etno-pedagogis dalam pembelajaran sastra, terutama dalam mengembangkan keterampilan menulis dan membaca puisi. Namun, integrasi budaya lokal ke dalam pengembangan media pembelajaran masih terbatas, sehingga memerlukan penelitian sistematis untuk memperkuat implementasinya dalam pendidikan dasar. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pengrajin Batik Gedog di Workshop “Sekar Ayu Wilujeng” di Tuban. Hasil eksplorasi kemudian dipetakan berdasarkan makna filosofis motif, relevansi kognitif, dan potensi integrasi ke dalam konten buku teks sastra. Temuan menunjukkan bahwa tujuh motif Batik Gedog Tuban yang kanonik memiliki nilai simbolis yang dapat dikembangkan menjadi stimulus kreativitas untuk penulisan puisi siswa. Selain itu, representasi visual dan landasan filosofis motif-motif ini menunjukkan kemampuan untuk memperkuat konteks budaya dalam pengajaran pembacaan puisi. Data ini memperkuat landasan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis etnopedagogi sebagaimana direkomendasikan dalam penelitian tesis. Penjelajahan budaya lokal Batik Gedog Tuban tidak hanya menyediakan sumber belajar alternatif tetapi juga memperkuat identitas budaya siswa. Temuan ini mendukung urgensi pengembangan media instruksional sastra berbasis etnopedagogi sambil membuka peluang integrasi motif dalam aktivitas literasi kreatif di konteks sekolah dasar.
Resistensi Budaya Terhadap Integrasi Dan Interkoneksi Di Kalangan Pendidik Dan Masyarakat Nopita, Rini; Solehati, Citra; Riadi, Haris
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82169

Abstract

The integration and interconnection of science, religious values, and local culture are inevitable in facing the challenges of globalization and scientific development. However, in practice, these efforts often encounter cultural resistance among both educators and the community. This study aims to analyze the forms of cultural resistance, the factors causing it, and its implications for the process of integration and interconnection in the context of education and social life. This research uses a qualitative approach with field study methods through in-depth interviews, observation, and documentation studies. The results indicate that cultural resistance emerges in the form of conservative attitudes, concerns about the loss of cultural and religious identity, and a poor conceptual understanding of integration and interconnection. The main factors influencing this resistance include educational background, normative religious understanding, and the strong influence of local traditions. This study concludes that cultural resistance is not merely rejection, but rather a reflection of the need for an integration approach that is contextual, dialogical, and sensitive to the cultural and religious values of the community.
Literature Review: Literasi Sains Tinjauan Teoritis Penggunaan Kearifan Lokal MinangKabau Dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Trend Tahun 2020 - 2025 Putri, Hervania Dinda; Walluyo, Edi; Subali, Bambang; Widiyatmoko, Arif
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.80947

Abstract

Literasi sains dipandang penting sebagai keterampilan abad 21 yang mencakup kemampuan memahami konsep ilmiah, berpikir kritis, serta mengaitkan ilmu pengetahuan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini merupakan kajian teoretis yang bertujuan untuk menganalisis potensi penggunaan kearifan lokal Minangkabau dalam meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar melalui pembelajaran IPA. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan metode PRISMA dan analisis bibliometrik berbantuan perangkat lunak VOSviewer. Data diperoleh dari berbagai basis data ilmiah seperti Google Scholar, DOAJ, ERIC, dan Sinta, dengan rentang waktu publikasi 2020–2025. Dari total 175 artikel yang teridentifikasi, hanya 35 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal ke dalam pembelajaran IPA mampu meningkatkan pemahaman konseptual, motivasi belajar, serta memperkuat identitas budaya siswa. Kearifan lokal Minangkabau, seperti sistem pertanian tradisional, filosofi alam, dan praktik lingkungan, dapat dijadikan sumber kontekstual untuk mengajarkan konsep sains secara lebih bermakna. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan pengetahuan guru mengenai kearifan lokal, kurangnya dukungan kurikulum, serta keterbatasan media pembelajaran berbasis budaya. Dengan demikian, diperlukan model pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal Minangkabau yang terstruktur serta pelatihan guru agar pembelajaran lebih kontekstual, efektif, dan relevan dengan kehidupan siswa.
Pengaruh Metode Storytelling Cerita Jātaka terhadap Pemahaman Anak tentang Brahmavihāra dalam Program Sekolah Minggu Buddhis di SMB Vijja Khetta Singaraja Kumara, I Ketut Satya; Ariyanto, Ariyanto; Priyono, Edi
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh metode storytelling melalui cerita Jātaka terhadap pemahaman anak mengenai nilai-nilai Brahmavihāra (Mettā, Karuṇā, Muditā, dan Upekkhā). Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan anak dalam mengaitkan konsep abstrak Brahmavihāra dengan perilaku nyata akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan model Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian melibatkan 60 siswa aktif di Sekolah Minggu Buddhis (SMB) Vijja Khetta Singaraja, Bali. Data dikumpulkan melalui instrumen tes untuk mengukur ranah kognitif, afektif, dan konatif (perilaku), serta didukung oleh observasi lapangan. Analisis data dilakukan dengan membandingkan skor pretest dan posttest antara kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan storytelling dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pendidik SMB dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan efektif untuk membentuk karakter serta moralitas anak berdasarkan ajaran Buddha
Persepsi Siswa Terhadap Penerapan VI-Karts Education: Pembelajaran Lanskap Karst Berbasis Metaverse dengan Platform Virbela Putri, Alamanda; Ayuningtyas, Annisa Rahmawati; Oktafia, Wita; Irawan, Listyo Yudha
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.78091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap penerapan VI-Karts Education, yaitu inovasi pembelajaran lanskap karst berbasis metaverse menggunakan platform Virbela. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran virtual tiga dimensi yang memungkinkan siswa mengeksplorasi proses geomorfologi karst secara interaktif. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi pendidikan untuk menilai kelayakan konten, tampilan, dan relevansi pedagogis. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 90,2% (kategori sangat layak), sedangkan hasil uji coba terbatas pada 30 siswa menunjukkan respon positif dengan nilai rata-rata 89,1% (kategori sangat baik). Siswa menilai media ini menarik, interaktif, dan memudahkan pemahaman terhadap konsep karst. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa pembelajaran berbasis metaverse mampu meningkatkan keterlibatan kognitif, kolaboratif, dan reflektif siswa serta mendukung pembelajaran geografi yang kontekstual dan berorientasi pada pengalaman belajar abad ke-21.
Integrasi Model Teams Games Tournament Berbasis Media Interaktif Untuk Eksplorasi Konsep Kompleks IPA Hakim, Nurfaimma; Alimuddin, Alimuddin; Ilimu, Edi; Mardatilla, Ainun; Alfirasari, Reva; Orosu, Mikna Nur Awalliya
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.77608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model Teams Games Tournament (TGT) berbasis media interaktif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Samaturu tahun ajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan desain quasi experimental Non-Equivalent Control Group Design dengan subjek siswa dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes pretest-posttest dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil observasi menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran di kelas eksperimen 97,8% dan kelas kontrol 95,8%, dengan perbedaan pada kegiatan inti masing-masing 62,8% dan 60,8%. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Data pretest normal dan homogen (p > 0,05), namun data posttest tidak normal dan tidak homogen (p = 0,001 dan p = 0,000). Oleh karena itu, analisis menggunakan uji non-parametrik Mann–Whitney U. Hasil uji menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol (U = 42, Z = -3,581, p < 0,05) dengan effect size r = 0,61 yang termasuk besar. Kesimpulannya, penerapan model TGT berbasis media interaktif berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPA yang mencakup literasi sains dan pemahaman konsep siswa.
Strategi Pemasaran Diferensiasi Jasa Pendidikan dalam Meningkatkan Minat Peserta Didik Baru Putri, Rizky Ananda; Supardi, Supardi; Mu'in, Abdul; Syarifudin, Encep; Zohriah, Anis
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82147

Abstract

Pendidikan di Indonesia semakin berkembang pesat dengan persaingan berbagai lembaga yang semakin ketat. Pada kondisi tersebut, strategi pemasaran, dalam hal ini diferensiasi menjadi kunci penting untuk menarik minat peserta didik baru dan dapat memperkuat eksistensi lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi diferensiasi, bentuk pelayanan pendidikan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan minat peserta didik baru, sehingga bisa memberikan kontribusi teoritis dan praktik bagi pengembangan strategi pemasaran pendidikan Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di dua sekolah, yakni MTsN 1 Kota Serang dan MTsN 1 Kabupaten Serang. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua madrasah telah menerapkan strategi diferensiasi yang terintegrasi dengan konsep bauran pemasaran 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence) serta dimensi SERVQUAL (Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, dan Tangibles). MTsN 1 Kota Serang terlihat melalui inovasi program unggulannya seperti promosi berbasis digital yang dapat memperkuat citra madrasah sebagai lembaga modern. Sementara itu, MTsN 1 Kabupaten Serang menekankan pada penguatan nilai religius, layanan pendidikan yang mudah diakses, biaya terjangkau, serta fasilitas representatif. Implementasi strategi ini efektif dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat dan jumlah pendaftar setiap tahunnya. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam bentuk model pengembangan manajemen pemasaran pendidikan berbasis nilai religius dan kualitas layanan bagi lembaga pendidikan Islam lainnya. 
Pengembangan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Deep Learning untuk Menumbuhkan Karakter Cinta Lingkungan di Sekolah Dasar Syam, Futri; Lisdayanti, Eka; Triantoro, Dony Arung
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.76850

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru sekolah dasar melalui pengembangan pembelajaran kontekstual tematik berbasis deep learning yang menumbuhkan karakter cinta lingkungan pada siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SDN Peunaga Cut Ujong dengan melibatkan 10 guru sebagai mitra pelaksana. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya integrasi nilai cinta lingkungan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru. Untuk mengatasi masalah tersebut, diadakan pelatihan intensif selama satu hari yang meliputi pre-test dan post-test, sesi refleksi, serta pendampingan penyusunan RPP tematik berbasis deep learning yang memuat nilai cinta lingkungan. Kegiatan lanjutan berupa penanaman mangrove dan edukasi pemilahan sampah juga direncanakan sebagai upaya pendalaman karakter cinta lingkungan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi pedagogis guru. Rata-rata skor post-test meningkat 17,17% dibandingkan dengan skor pre-test, dan guru mampu merancang RPP yang mengintegrasikan karakter cinta lingkungan dan konsep pembelajaran berbasis deep learning. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya integrasi nilai cinta lingkungan dalam pembelajara. Temuan ini mengindikasikan keberhasilan program dalam menumbuhkan karakter cinta lingkungan serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pendekatan kontekstual berbasis deep learning, yang dapat menjadi model pengembangan profesional guru sekolah dasar.
Lagu Daerah Sebagai Sarana Literasi Kewarganegaraan Di Sekolah Dasar Sholehah, Balqis Putri Nuryanti; Kaltsum, Honest Ummi
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.80554

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan lagu daerah sebagai sarana literasi kewarganegaraan bagi siswa kelas III SD Bayan serta mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru menggunakan lagu daerah sebagai sarana literasi kewarganegaraan di kelas III. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu daerah digunakan sebagai apersepsi, penguatan materi, dan refleksi, serta efektif dalam membantu siswa memahami nilai gotong royong, kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa hormat melalui pemaknaan lirik yang kontekstual. Lagu daerah juga berkontribusi terhadap penguatan identitas budaya dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Adapun kendala utama meliputi keterbatasan kemampuan guru dalam mengintegrasikan lagu dengan materi ajar, ketersediaan referensi lagu yang relevan, waktu pembelajaran yang terbatas, serta variasi minat siswa. Meskipun demikian, kreativitas guru dalam memodifikasi penyajian lagu mampu mempertahankan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa lagu daerah merupakan media yang potensial dan bermakna untuk membangun literasi kewarganegaraan pada siswa sekolah dasar.
Pengaruh Permainan Tradisional Dakon Terhadap Pemahaman Konsep Perkalian Dan Pembagian Siswa Kelas 3 SD Raihan, Muhammad Danu; Tamam Munji, Ubaidillah Achmad
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82346

Abstract

Pemahaman konsep perkalian dan pembagian merupakan kompetensi dasar yang penting dalam pembelajaran matematika sekolah dasar, namun pada praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan karena pembelajaran cenderung bersifat prosedural dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan permainan tradisional dakon terhadap pemahaman konsep perkalian dan pembagian siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one-group pretest–posttest design). Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas III sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep perkalian dan pembagian berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji paired sample t-test, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa setelah penerapan pembelajaran menggunakan permainan tradisional dakon. Nilai rata-rata pemahaman konsep meningkat dari tahap pretest ke posttest, data berdistribusi normal, serta hasil uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan. Nilai rata-rata N-Gain berada pada kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa permainan tradisional dakon memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa secara relatif merata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional dakon berpotensi menjadi alternatif strategi pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna untuk meningkatkan pemahaman konsep perkalian dan pembagian siswa sekolah dasar.Kata kunci: permainan tradisional dakon, pemahaman konsep, perkalian dan pembagian, pembelajaran matematika, sekolah dasar