cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 556 Documents
Literature Review: Development Of Augmented Reality-Based E-Modules In Science Learning To Enhance Elementary Students’ Critical Thinking Skills Fuadi, Muhammad Fathul; Wasino, Wasino; Widiarti, Nuni; Subali, Bambang
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.78669

Abstract

This study is a literature review that analyzes previous research on the development of Augmented Reality (AR)-based E-Modules in science learning (IPA) at the elementary school level, with a focus on enhancing students’ critical thinking skills. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method guided by the PRISMA protocol. Articles were collected from databases such as Google Scholar, ERIC, and ScienceDirect, using inclusion criteria that included publications from 2020 to 2025, written in Indonesian or English, and discussing the development or implementation of AR-based E-Modules in elementary education. From a total of 413 identified articles, 35 met the inclusion criteria and were analyzed further. The findings indicate that AR-based E-Modules consistently improve learning engagement, conceptual understanding in science, and students’ critical thinking skills through interactive visualization and immersive learning experiences. Moreover, integrating AR in E-Modules supports deep learning and student-centered learning approaches. The review suggests that future development of AR-based E-Modules should emphasize interactivity, usability, and alignment with the national curriculum to maximize their potential in fostering critical thinking among elementary school students.
Sinergi Fungsi Planning Dan Organizing Dalam Mewujudkan Efektivitas Program Pendidikan Islam Di Madrasah Tsanawiyah Hasyim, Anung Muhammad Wahid; Musthofa, Triono Ali
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82389

Abstract

Kajian ini menganalisis sinergi fungsi planning (perencanaan) dan organizing (pengorganisasian) dalam meningkatkan efektivitas program pendidikan Islam di MTS Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo. Penelitian bertujuan menguraikan implementasi kedua fungsi manajemen tersebut, tingkat efektivitas program yang dihasilkan, serta bentuk harmonisasi di antara keduanya. Secara konseptual, kajian berpijak pada kerangka POAC yang menempatkan perencanaan sebagai penentu arah strategis lembaga dan pengorganisasian sebagai dasar struktural pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan disusun secara partisipatif melalui rapat kerja tahunan yang menghasilkan RKS, RKT, serta rencana semester berbasis evaluasi program sebelumnya. Pengorganisasian berjalan efektif melalui struktur yang jelas, pembagian tugas sesuai kompetensi, SOP unit kerja, serta penguatan nilai Islami seperti amanah dan disiplin. Efektivitas program tercermin pada capaian akademik yang stabil, konsistensi pembiasaan keagamaan, peningkatan kedisiplinan, dan terciptanya iklim sekolah religius. Meskipun menghadapi tantangan perubahan kurikulum dan dinamika digital, harmonisasi perencanaan dan pengorganisasian terbukti menjadi faktor kunci keberhasilan program pendidikan Islam yang terarah, terstruktur, dan berkelanjutan.
Pelatihan Integrasi Augmented Reality dalam Pembelajaran IPA untuk memvisualisasikan materi abstrak bagi Guru Sekolah Dasar Risdalina, Risdalina; Rosmalinda, Desy; Pamela, Issaura Sherly; Putri, Andi Gusmaulia Eka; Sastrawati, Eka
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.77524

Abstract

Era Society 5.0 menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran, termasuk dalam pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang banyak memuat konsep abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran inovatif yang mampu memvisualisasikan materi IPA menjadi lebih konkret dan menarik. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 148/IV Kota Jambi dengan melibatkan 17 guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan interaktif yang terdiri dari sesi teori tentang literasi teknologi dan penerapan AR dalam pembelajaran IPA, serta sesi praktik pembuatan media berbasis Assemblr EDU. Hasil evaluasi menunjukkan respon yang sangat positif dari peserta dengan skor rata-rata dengan kategori sangat tinggi pada semua indikator, meliputi relevansi materi, kemudahan pemahaman, peningkatan wawasan, motivasi berinovasi, dan kepercayaan diri dalam penggunaan AR. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kemampuan pedagogik dan profesional guru dalam mengintegrasikan teknologi AR ke dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif sebagai strategi capacity building untuk memperkuat literasi digital guru dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada pembelajaran abad ke-21.
Strategi Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Serdang Bedagai Melalui Media Sosial Untuk Generasi Z Armaya, Kassi Syahdu; Zailani, Zailani; Rahmah Amini, Nur
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah yang dilakukan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Serdang Bedagai melalui media sosial dalam upaya menjangkau dan membina Generasi Z. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tantangan dakwah di era digital yang menuntut pendekatan baru yang lebih kreatif, adaptif, dan komunikatif terhadap karakteristik generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengurus PDM, observasi terhadap aktivitas dakwah di media sosial, serta dokumentasi dari berbagai akun resmi Muhammadiyah di tingkat daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDM Serdang Bedagai memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok sebagai sarana utama penyebaran pesan dakwah. Strategi yang diterapkan meliputi pembuatan konten visual menarik, penggunaan bahasa yang ringan namun bernilai dakwah, serta kolaborasi dengan tokoh muda Muhammadiyah untuk meningkatkan daya jangkau. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia dan konsistensi pengelolaan konten. Namun, upaya pelatihan digital bagi kader muda menjadi langkah progresif dalam memperkuat dakwah Muhammadiyah di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan media sosial secara strategis mampu meningkatkan efektivitas dakwah Muhammadiyah dalam menjangkau Generasi Z dan memperkuat eksistensi dakwah Islam moderat di era digital.
Rekontekstualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembinaan Karakter Siswa Melalui Morning Activity di SDN Cigabus Maharani, Nayla; Suprianto, Oki; Robiansyah, Firman
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81687

Abstract

This study aims to analyze the implementation of morning activities as a character building program for students and the process of recontextualizing Pancasila values for elementary school students at SDN Cigabus, Serang City. This study was conducted to gain an understanding of the integration of Pancasila values in routine morning activities and their reinterpretation in accordance with the social development, school culture, and digital reality of elementary school students. The study used a descriptive qualitative approach with a case study method carried out in the SDN Cigabus environment through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out by referring to Thomas Lickona's character education theory which includes moral knowing, moral feeling, and moral action as well as the concept of recontextualizing Pancasila values. The results showed that morning activities at SDN Cigabus were carried out routinely through morning lines, greetings and shaking hands with teachers, joint prayers, reading short letters, flag ceremonies, Friday sermons, clean Fridays, and morning exercises, which functioned as a means of fostering religious character, discipline, responsibility, politeness, mutual cooperation, social care, and love for the homeland. The values of Pancasila are recontextualized by linking them to the real experiences of elementary school students, including social media ethics, responsible use of gadgets, cooperation, simple deliberation, and fair division of tasks, thus forming religious character, discipline, responsibility, social concern, and student participation in school life.
Model Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini pada Peserta Didik Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Literatur (2015–2025) Herul, Herul; Widiarti, Nuni; Widiyatmoko, Arif
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82699

Abstract

Fenomena pernikahan dini masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia, terutama pada wilayah 3T (Terpencil,Terluar,dan Tertinggal) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter dalam mencegah pernikahan dini pada peserta didik usia sekolah dasar selama periode 2015–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan model PRISMA terhadap 31 artikel.terdiri dari  16 Jurnal nasional dan 15 Jurnal internasional yang membahas hubungan antara pendidikan karakter, pendidikan dasar, serta pencegahan pernikahan dini. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa pendidikan karakter berperan penting dalam membentuk nilai moral, tanggung jawab, dan kesadaran diri peserta didik terhadap pentingnya menunda pernikahan. Integrasi nilai-nilai lokal, literasi budaya, dan dukungan keluarga menjadi faktor utama keberhasilan model pendidikan karakter. Kajian ini juga menemukan bahwa media inovatif seperti e-comic dan sekolah pranikah efektif meningkatkan kesadaran remaja dan orang tua. Oleh karena itu, pendidikan karakter yang terintegrasi dengan kearifan lokal, keluarga, dan kebijakan sekolah menjadi strategi preventif yang potensial dalam menekan angka pernikahan dini di Indonesia.
Transformasi Pembelajaran Abad ke-21 Melalui Challenge Based Learning (CBL): Dampak terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Kiranti, Nandia; Khairunnisak, Rania; Islami, Raya Amanda Nur; Iskandar, Sofyan
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81207

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut adanya pembelajaran yang mampu menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, termasuk kemampuan berpikir kreatif matematis. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi oleh pendekatan konvensional sehingga membatasi kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Challenge-Based Learning (CBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain nonequivalent control group yang melibatkan siswa kelas V di SD Laboratorium UPI Cibiru, terdiri atas kelas eksperimen yang menerapkan CBL dan kelas kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik nonparametrik, termasuk uji homogenitas, uji Mann–Whitney, dan Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif matematis pada kelas eksperimen setelah penerapan CBL dengan nilai signifikansi 0,003 (<0,05), meskipun perbandingan antara kelas eksperimen dan kontrol tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,257). Secara keseluruhan, kelas eksperimen menunjukkan peningkatan capaian yang lebih tinggi, mengindikasikan bahwa tahapan Engage, Investigate, dan Act dalam CBL efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan pemecahan masalah, dan kreativitas matematis.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia : Studi Sosiolinguistik Pada Interaksi Guru dan Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar UPTD SDN Perreng 2 Bangkalan Rofiq, Ainur; Yulianti, Efa; Zahro, Fatimatus; Andaru, Devito
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.80975

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud serta menganalisis fungsi alih kode dan campur kode dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas I SDN Perreng 2 Bangkalan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa tuturan guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, teknik rekam, dan teknik catat, kemudian ditranskripsikan dan dianalisis melalui tahap reduksi, klasifikasi bentuk kebahasaan, serta interpretasi berdasarkan perspektif sosiolinguistik dan teori bilingualisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dominan terjadi pada tingkat antarkalimat sebagai strategi klarifikasi instruksi dan penegasan konsep, sedangkan campur kode muncul dalam bentuk penyisipan leksikal untuk fungsi regulatif dan afektif. Temuan ini menegaskan bahwa praktik bilingual dalam kelas awal berfungsi sebagai strategi scaffolding linguistik yang membantu pemahaman siswa, namun efektivitasnya bergantung pada penguatan kembali bahasa Indonesia sebagai medium akademik utama.
Reduksi Kecemasan dan Penguatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Melalui RELAX (Reducing Anxiety, Enjoying Language Learning through AI Experience) Bashori, Muzakki; Abdilah, Yan Amal; Witasari, Nina; Husna, Vina Nurul; Sophianti, Naia; Samsudin, Aji; Cahyono, Rizki Aldi; Jariyati, Ainun
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81160

Abstract

Program RELAX (Reducing Anxiety, Enjoying Language Learning through AI Experience) dirancang untuk mengatasi hambatan afektif dalam kemampuan berbicara bahasa Inggris melalui pemanfaatan teknologi Automatic Speech Recognition (ASR). Program ini diterapkan di SMA Islam Al Azhar 15 Semarang dengan melibatkan 18 siswa kelas XI. Tujuannya adalah menurunkan tingkat kecemasan berbicara (Foreign Language Speaking Anxiety/FLSA), meningkatkan kesenangan berbicara (Foreign Language Speaking Enjoyment/FLSE), serta mengembangkan keterampilan berbicara melalui aplikasi Speechace dan Sesame. Data diperoleh melalui kuesioner FLSA, FLSE, dan persepsi pengguna, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan campuran. Hasil menunjukkan bahwa kecemasan berbicara siswa berada pada kategori sedang (M=2.96), sedangkan kesenangan berbicara tergolong tinggi (M=3.67). Persepsi siswa terhadap penggunaan Speechace dan Sesame juga sangat positif (M=4.19). Latihan berbasis AI dinilai membantu mengurangi rasa gugup, memperbaiki pelafalan, dan meningkatkan kepercayaan diri. Integrasi ASR terbukti menciptakan lingkungan latihan yang aman, interaktif, dan bebas tekanan sosial, sehingga mendukung reduksi kecemasan serta menumbuhkan motivasi intrinsik untuk berkomunikasi. Program RELAX memiliki potensi sebagai model pembelajaran inovatif berbasis positive psychology dan teknologi AI. Selain selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, program ini turut memperkuat keterampilan abad ke-21 dalam konteks pendidikan menengah.
Penerapan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Pendidikan Islam: Tinjauan Literatur Erika, Febby; Anwar, Abu; Azmira, Nur
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81825

Abstract

The purpose of this study is to discuss the concepts, models, practices, obstacles, and implementation of Quranic values in Islamic education at the elementary level. The approach used in this study was qualitative, using literature observation of scientific journal articles published within the last five years. Data collection was conducted through documentation studies, which were then analyzed using qualitative descriptive data analysis techniques through the stages of data editing, grouping themes, interpretation, and drawing conclusions. The results of this study demonstrate the application of Quranic values in elementary education through curriculum integration, school culture instillation, and educator role models. This has been proven to positively contribute to strengthening student character. However, its implementation still faces obstacles such as limited teacher competency, limited learning time, and a lack of synergy between schools and families. The results also emphasize the importance of a holistic and collaborative approach to the sustainable instillation of Quranic values in elementary education.