cover
Contact Name
MASJUDIN
Contact Email
masjudin@undikma.ac.id
Phone
+6281917700789
Journal Mail Official
jmpm@undikma.ac.id
Editorial Address
Jl. Pemuda, No.59A Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Pendidikan Matematika
ISSN : 23383836     EISSN : 26570610     DOI : https://doi.org/10.33394/mpm.v13i1
Journal of Media Pendidikan Matematika (MPM) focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model / method / approach, the use of learning media (props).
Articles 329 Documents
Analisis Kemampuan Computational Thinking Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika yuntawati, yuntawati; Sanapiah, Sanapiah; Aziz, Lalu Abdul
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3898

Abstract

Mathematics learning is always related to problems. Computational Thinking is a thought process that is needed in formulating a problem and its solution. Prospective mathematics teachers have the responsibility to equip themselves with various abilities including Computational Thinking which will become their provisions when they become teachers. As a first step to prepare strategies that can be used in improving and developing students 'computational thinking skills, it is necessary to know and first how the students' computational thinking skills. This type of research is descriptive qualitative. The research respondents were 10 students of UNDIKMA mathematics education. Respondent categories are students who have taken Graph courses. The technique of determining respondents is a random sampling method. The research data interview techniques were tests and interviews. The instruments used are two questions to solve math problems. The results shown in solving the first and second questions show that respondents are able to solve problems with the Computational Thinking component. begins with decomposition, abstraction, and algorithms. While the generalization component is not visible in the problem solving process, although there were some respondents who answered incorrectly. This is because the respondents do not understand the questions. Questions are only read once or twice so the information in the questions has not been properly implemented. Even the respondents only saw the simplest paths and ignored the winding paths in solving the second problem.
Kajian Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Hartina, Sri; Sanapiah, Sanapiah; Febrilia, Baiq Rika Ayu
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3919

Abstract

Proses kemampuan pemecahan masalah siswa ditandai oleh setiap langkah penyelesaian masalah yang diberikan oleh siswa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel pada siswa kelas VIII. Langkah-langkah penyelesaian masalah yang digunakan dalampenelitian ini adalah langkah-langkah menurut Polya. Berdasarkan Polya (1973) terdapat empat tahapan yang digunakan siswa dalam penyelesaian masalah, yaitu (1) memahami masalah, (2) menyusun rencana penyelesaian, (3) melaksanakan rencana penyelesaian, dan (4) memeriksa kembali. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII  SMPN 18 Mataram sebanyak 3 siswa, satu siswa berkemampuan tinggi, satu siswa berkemampuan sedang, dan satu siswa berkemampuan rendah. Instrumen penelitian ini adalah tes tertulis menggunakan lembar soal cerita berbentuk soal uraian. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah: (1) kemampuan pemecahan masalah untuk siswa berkemampuan tinggi termasuk dalam katagori rendah, dalam memahami masalah masih keliru, tetapi dapat menyusun penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali hasil penyelesaian; (2) kemampuan pemecahan masalah untuk siswa berkemampuan sedang termasuk dalam katagori sangat rendah, dalam memahami masalah masih keliru, tetapi dapat menyusun penyelesaian, kurang tepat melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali hasil penyelesaian; (3) kemampuan pemecahan masalah untuk siswa berkemampuan rendah termasuk dalam katagori sangat rendah, dalam memahami masalah tidak menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan, tidak menyusun rencana penyelesaian, tetapi dapat melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil penyelesaiannya.
Efektivitas penggunaan ppt terhadap minat belajar dan pemahaman konsep matematika kelas VII MTSN 1 Bima Astuti, Sri; Sabrun, Sabrun; Yuliyanti, Sri
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i2.3931

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemahaman konsep siswa kelas VII MTsN 1 Bima pada mata pelajaran matematika dengan pokok bahasan luas dan keliling persegi panjang dengan menggunakan media pembelajaran power point. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri 1 Bima dengan mengambil 5 siswa sebagai responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan tes evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data aktivitas siswa. Indikator keberhasilan ditetapkan jika nilai rata-rata siswa kelas eksperimen meningkat dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas kontrol.hasil Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa minat belajar Matematika mengalami peningkatan. Hal ini signifikan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa, dengan skor rata-rata 82,7 pada aktivitas yang dikategorikan sangat aktif dan hasil pemahaman konsep siswa pada ketuntasan klasikal kelas kontrol tidak tuntas dan pada kelas eksperimen mengalami peningkatan yang klasikal 100 %. Selain itu dari data observasi yang diperoleh sebelum tindakan diberikan siswa terlihat kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan pembelajaran lebih didominasi oleh guru setelah tindakan diberikan, siswa terlihat aktif baik saat kegiatan tanya jawab maupun saat kegiatan belajar mengajar. . yaitu ketuntasan klasikal 100%.Selain itu dari data observasi yang diperoleh sebelum tindakan diberikan siswa terlihat kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan pembelajaran lebih didominasi oleh guru setelah tindakan diberikan, siswa terlihat aktif baik saat kegiatan tanya jawab maupun saat kegiatan belajar mengajar. . yaitu ketuntasan klasikal 100%. Selain itu dari data observasi yang diperoleh sebelum tindakan diberikan siswa terlihat kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan pembelajaran lebih didominasi oleh guru setelah tindakan diberikan, siswa terlihat aktif saat kegiatan tanya jawab maupun saat kegiatan belajar mengajar. .Kata Kunci : Minat Belajar, Pemahaman Konsep, Media Pembelajaran Power Point 
Analisis kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari self efficacy siswa dalam pembelajaran daring Hidayat, Reni Astari; Noer, Sri Hastuti
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i2.4224

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis ditinjau dari self efficacy siswa dalam pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-1 SMPN 45 Bandar Lampung yang terdiri dari 25 orang siswa. Instrumen dalam penelitian ini yaitu lembar observasi terhadap pembelajaran daring, lembar angket self efficacy, dan tes uraian dari soal kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki self efficacy rendah memiliki kemampuan berpikir kritis matematis yang rendah dan sebaliknya siswa yang memiliki self efficacy tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis yang cukup baik dalam pembelajaran daring.Kata Kunci: Pembelajaran Daring, Self Efficacy, Kemampuan Berpikir Kritis
Analisis kendala pemahaman bahasa untuk mengembangkan kemampuan bernalar matematika siswa MS, Anis Hidayati; Fauzi, Alex Haris
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i2.4236

Abstract

Understanding of language is closely related to mathematical reasoning, because language has function as a means of communication to convey ideas or ideas to others. Submission of mathematical ideas delivered by students will show how far the level of student understading of the mathematical concepts they have. This research is a qualitative research with a descriptive approach which aims to describe the obstacles faced by students when using language on mathematical reasoning. Data obtained from observations, interviews, questionnaires, and documentations. Based on the results of the analysis conducted, it can be seen that constraints faced by students when using language on mathematical reasoning are feelings of shame and inferiority, difficulty understanding the sentence, and lack of vocabulary students have.
Pengaruh model AIR dan TTW terhadap kemampuan representasi siswa SMP di Kota Singkawang Sari, Sari; Husna, Nurul
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i2.4238

Abstract

Abstract: Model pembelajaran adalah kerangka kerja yang memberikan gambaran sistematis untuk melaksanakan pembelajaran agar membantu belajar siswa dalam tujuan tertentu yang ingin dicapai. Dua diantara model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu model pembelajaran Auditory IntellectuallyRepetition (AIR) dan model pembelajaran Think Talk Write (TTW).  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan pengaruh antara model AIR dan TTW terhadap kemampuan representasi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Singkawang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desainquasi-eksperimental menggunakan rancangan non-equivalent posttest-only control group design. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 13 Singkawang, yaitu pada siswa kelas VIII C sebagai kelas ekperimen 1 (menggunakan Model AIR) yang berjumlah 21 siswa dan VIII D yang sebagai kelas ekperimen 2 (menggunakan Model TTW) yang berjumlah 25 siswa, yang dipilih dari 4 kelas dengan purposive sampling.Instrumen yang digunakan yaitu soal kemampuan representasi matematis dan lembar onservasi aktivitas belajar siswa. Analisis data menggunakan pengujian Effect-Sizedan hipotesis komparasi dua sampel independent. Hasil dari penelitian ini adalah (1) model pembelajaran pembelajaran AIR memberikan pengaruh yang lebih baik dari pada model TTW terhadap kemampuan representasi matematis dengan besar pengaruh 0,98 (kategori besar); (2) Aktivitas belajar selama menggunakan model pembelajaran AIR lebih baik dari pada model pembelajaran TTW.
Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa smp melalui soal open ended Buyung, Buyung
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i2.4239

Abstract

Creative thinking skills are an important skill that must be owned by students, but most students still have low creative thinking skills. This research aims to describe students' mathematical creative thinking skills through open ended problems. The data collection technique used in this study is to provide mathematical creative thinking skills using open ended questions in students of 8th grade torsina 3 Singkawang as many as 2 problems. The data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. The result of this study is the mathematical creative thinking ability of some students who work on open ended problems have fulfilled the components of profitability and flexibility for problem number 1 but there are also those who do not meet all components. And for problem number 2 most students do not meet all three components of mathematical creative thinking skills. So it can be concluded that the mathematical creative thinking skills of junior high school students who work on open ended problems are in the low category.
Analisis kemampuan penalaran matematis dan self esteem peserta didik pada materi Program Linear Fitri, Adhenia; Noer, Sri Hastuti
Media Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v10i1.4254

Abstract

This study aims to determine the mathematical reasoning ability and self-esteem of high school students in class XI in the science program in learning mathematics for the subject matter of linear programming. The type of research used is descriptive qualitative. The sample in this study was 20 students who would be given a test in the form of a description of five questions and a self-esteem questionnaire totaling twenty-six statements. Analysis of research data was carried out by analyzing the results of students' answers according to indicators of mathematical reasoning abilities and the results of the self-esteem questionnaire given. The results of the analysis of students' answers obtained research results that (1) based on the results of the analysis of each indicator include: (a) Presenting mathematical statements in the form of pictures or writing, (b) Proposing allegations, (c) Carrying out mathematical manipulations, (d) Drawing conclusions, (e) Arranging evidence and providing reasons and solutions, and (f) Checking the validity of the arguments, the results are that students' mathematical reasoning abilities are categorized as very low; and (2) self-esteem analysis of students is categorized as good. Based on the analysis, it was concluded that the reasoning ability and self-esteem of the students of SMA Negeri 1 Talang Padang in class XI of the Linear Program material were categorized as good
Kesalahan dan Miskonsepsi dalam Aljabar Rahayu, Suning; Setyawati, Dwi Utami; Febrilia, Baiq Rika Ayu; Priatna M, Bambang Apiv
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i2.4267

Abstract

Penyelidikan kesalahan dimaksudkan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang muncul karena salah satu sumber kesalahan adalah miskonsepsi. Dengan kata lain, miskonsepsi dapat dilacak melalui penyelidikan kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa ketika menyelesaikan permasalahan tertentu. Identifikasi miskonsepsi akan lebih bermakna apabila dipelajari lebih lanjut mengapa miskonsepsi ini bisa terjadi dan bagaimana guru harus membuat tindak lanjut dari permasalahan ini sehingga permasalahan serupa tidak akan terulang pada siswa-siswa yang lain. Melalui penyelidikan latar belakang terjadinya miskonsepsi ini guru diharapkan mampu membangun strategi pembelajaran yang dapat meminimalisir terjadinya kesalahpahaman siswa. Artikel ini menyajikan tentang kesalahan dan miskonsepsi yang kerap kali dilakukan oleh siswa dalam materi aljabar. Jenis-jenis kesalahan yang muncul ditinjau melalui studi temuan-temuan penelitian sebelumnya. Untuk mengetahui apakah kesalahan ini juga terjadi pada siswa di NTB, kami melakukan wawancara guru tentang kesalahan apa yang sering dilakukan siswa, penyebab terjadinya dan langkah apa yang dilakukan guru untuk mengantisipasinya. Setelah itu, dilakukan analisis untuk mengetahui miskonsepsi apa saja yang muncul melalui kesalahan tersebut.
Pengaruh Perhatian Orangtua Terhadap Motivasi Belajar Matemtika Siswa MTs Imelda, Enda; Syamsuri, Syamsuri; Novaliyosi, Novaliyosi
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i2.4397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh perhatian orangtua terhadap motivasi belajar matematika siswa MTs, penelitian  ini merupakan jenis penelitian survei. Data penelitian yang diambil menggunakan angket yang dilakukan secara online. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MTs Mathlaul Anwar Pusat Menes tahun pelajaran 2021/2022. Dalam memilih sampel yang digunakan dalam penelitian, peneliti menggunakan jenis rumus Slovin, sehingga diperoleh data sampel sebanyak 240 siswa dari total 600 siswa. Masing-masing sampel adalah siswa kelas VII, VIII dan IX dengan menggunakan proporsional random sampling. Siswa kelas VII, VIII dan IX masing-masing berukuran 1/3 dari total sampel, sehingga diperoleh sebanyak 80 siswa dari tiap-tiap angkatan. Untuk mengetahui pengaruh perhatian orangtua terhadap motivasi belajar matematika siswa, peneliti dapat menggunakan perhitungan statistik jenis Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis yang diperoleh pada penelitian menghasilkan nilai determinan hanya 0.878 %. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor perhatian orangtua sebesar 87.8 % dapat menjelaskan ada pengaruh postif terhadap motivasi belajar matematika siswa MTs Mathla’ul Anwar Pusat Menes. Dengan demikian, untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menyelidiki dan mengungkap faktor lain yang berkontribusi besar terhadap motivasi belajar matematika.