cover
Contact Name
Pyepit Rinekso Andriyanto
Contact Email
pyepitrineksoa@gmail.com
Phone
+6285331526160
Journal Mail Official
brida.sumenepkab@gmail.com
Editorial Address
Jl. Trunojoyo No.139, Kolor, Kec. Kota Sumenep, Kab. Sumenep, 69417
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep
ISSN : 28289498     EISSN : 29629616     DOI : -
Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep. Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep ini hadir sebagai pengembangan dari Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep yang sebelumnya dikelola oleh Bappeda Kabupaten Sumenep. Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep menjadi wadah publikasi hasil riset dan inovasi daerah Kabupaten Sumenep, mencakup bidang pemerintahan, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, teknologi, budaya, lingkungan, serta potensi daerah kepulauan dan sumber daya lokal lainnya. Penerbitan jurnal ini diarahkan untuk mendukung peningkatan kinerja penyelenggaraan dan perbaikan tata kelola Pemerintahan Daerah, mendorong pemberdayaan serta peran serta masyarakat, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penerbitan Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep adalah untuk mendorong penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah, sekaligus menyediakan ruang kolaboratif bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi dalam menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan pembangunan di Sumenep. Sebagai daerah kepulauan dengan kekayaan sumber daya lokal yang melimpah, Kabupaten Sumenep memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui riset dan inovasi. Melalui publikasi ini, Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep diharapkan dapat menjadi sarana berbagi gagasan dan hasil penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pembangunan daerah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
KETAHANAN LINGKUNGAN HIDUP DI ERA PERUBAHAN IKLIM: TINJAUAN TEORITIS DAN KEBIJAKAN DI KABUPATEN SUMENEP Tazam, Moh.; Ibadurrahman, Moh.
Jurnal Karaton Vol 4 No 2 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim menimbulkan tantangan yang signifikan terhadap ketahanan lingkungan hidup, tidak terkecuali di Kabupaten Sumenep. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep ketahanan lingkungan hidup secara teoritis dan menganalisis kebijakan yang telah diimplementasikan di Kabupaten Sumenep dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Dengan menggunakan metode studi literatur dan telaah dokumen kebijakan lokal, penelitian ini menemukan bahwa meskipun pemahaman konsep ketahanan lingkungan telah berkembang dalam diskursus global, implementasi kebijakan adaptasi dan mitigasi di tingkat daerah masih menghadapi berbagai kendala. Kabupaten Sumenep telah memulai sejumlah program seperti rehabilitasi mangrove dan kampanye hemat air, namun diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan dan partisipasi masyarakat. Artikel ini memberikan rekomendasi agar kebijakan adaptasi di Sumenep lebih berbasis data risiko lokal dan terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
REVITALISASI NILAI BUDAYA MADURA SEBAGAI MODAL SOSIAL UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SUMENEP Anwar, Moh. Khoiril; Hidayatullah, Fawait
Jurnal Karaton Vol 4 No 2 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis bentuk-bentuk nilai budaya Madura yang masih hidup di tengah masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya pada tradisi Rampak Naong Beringin Korong, musik Saronen, seni Sape Sono’, dan etos kerja masyarakat Madura, dalam perspektif modal sosial yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berbasis kajian literatur (library research) yang memperhatikan aspek historis, sosial, dan fungsional dari kebudayaan lokal tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam empat bentuk budaya tersebut mencerminkan solidaritas sosial, disiplin kolektif, kerja keras, serta pelestarian identitas lokal yang menjadi basis penting bagi pembangunan yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan budaya di Sumenep. Dengan pendekatan revitalisasi budaya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada penguatan karakter dan kohesi sosial masyarakat.
MENJEMBATANI DISPARITAS MUTU PENDIDIKAN DASAR STUDI STRATEGI KONTEKSTUAL DI WILAYAH PINGGIRAN KABUPATEN SUMENEP Azis, Abd.; Mulyadi; Shiddiq, Ahmad
Jurnal Karaton Vol 4 No 2 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajerial berbasis konteks lokal dalam upaya menjembatani disparitas mutu pendidikan dasar di wilayah pinggiran Kabupaten Sumenep. Ketimpangan pendidikan antara daerah perkotaan dan pinggiran merupakan persoalan struktural dan kultural yang kompleks, ditandai oleh keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas belajar, dan minimnya partisipasi komunitas dalam tata kelola sekolah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi multi-situs pada dua sekolah unggulan, penelitian ini menemukan bahwa strategi peningkatan mutu yang efektif ditopang oleh kepemimpinan sekolah yang kontekstual, kolaboratif, dan transformatif. Tiga strategi utama yang berhasil diidentifikasi adalah penguatan budaya mutu internal sekolah, pelibatan aktif masyarakat dalam program pendidikan, dan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) secara adaptif. Hasil penelitian menegaskan pentingnya pendekatan context-responsive leadership dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah marginal. Studi ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan manajemen pendidikan yang responsif terhadap dinamika sosial-budaya lokal serta menawarkan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dalam merancang intervensi berbasis komunitas untuk pemerataan mutu pendidikan dasar.
STRATEGI PENGENDALIAN INFLASI DI KABUPATEN SUMENEP Adhitya, Wardhono; Qori’ah, Ciplis Gema; Nasir, M. Abd; Yaqin, Misbahol
Jurnal Karaton Vol 5 No 1 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika inflasi di Kabupaten Sumenep dan mengevaluasi efektivitas strategi pengendalian inflasi di daerah tersebut. Dengan menggunakan kombinasi data primer dan sekunder, penelitian ini menyelidiki faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap inflasi di Sumenep, termasuk biaya produksi, ketidakefisienan distribusi, fluktuasi harga pangan, dan tekanan permintaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menganalisis hubungan kausal antar faktor-faktor tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi di Sumenep terutama dipengaruhi oleh faktor biaya, seperti kenaikan biaya produksi dan ketidakefisienan distribusi, serta faktor permintaan, terutama selama puncak konsumsi musiman. Selain itu, penelitian ini menyoroti peran penting kebijakan pemerintah, peningkatan infrastruktur, dan ekspektasi pasar dalam mengelola tekanan inflasi. Berdasarkan temuan ini, penelitian mengajukan rekomendasi kebijakan yang komprehensif, termasuk penguatan infrastruktur logistik, memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, serta meningkatkan pemantauan dinamika harga pangan. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya langkah-langkah pengendalian inflasi yang terintegrasi dan spesifik bagi masing-masing daerah untuk memastikan stabilitas harga jangka panjang dan ketahanan ekonomi.
STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL PEDESAAN UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN SUMENEP Dzulkarnain, Iskandar; Akhmad, Sabaruddin; Setiawan, Achdiar Redy; Prananta, Arie Wahyu; Abdussalam, Ishaq
Jurnal Karaton Vol 5 No 1 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan pedesaan tetap menjadi tantangan besar dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Sumenep yang memiliki kompleksitas geografis dan sosialekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan seperti sektor pertanian, perikanan, dan UMKM dalam rangka pengentasan kemiskinan. Dengan menggunakan pendekatan mix-method, data dikumpulkan melalui survei rumah tangga, FGD, dan telaah kebijakan lokal. Hasil menunjukkan bahwa intervensi yang berbasis pada optimalisasi potensi lokal, penguatan kelembagaan desa (BUMDes), serta penciptaan lapangan kerja melalui klasterisasi sektor unggulan berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan dan penurunan tingkat kemiskinan. Strategi “Living Lab” dan pendekatan Theory of Change juga terbukti efektif dalam membangun sinergi antarstakeholder. Kajian ini menegaskan bahwa strategi pemberdayaan ekonomi lokal harus bersifat partisipatif, kontekstual, dan berkelanjutan agar mampu menjadi katalis transformasi struktural di pedesaan.
STRATEGI OPTIMALISASI PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN SUMENEP Ngarawula, Bonaventura; Wahyudi, Catur; Suhardiman, Arief; Dinata, Chandra; Nasihah, Durratun; Suwandaru, Agung
Jurnal Karaton Vol 5 No 1 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Kabupaten Sumenep, meskipun terdapat upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi, hasil yang diperoleh masih dianggap belum optimal. Pemerintah Kabupaten Sumenep telah melakukan penguatan kelembagaan dengan mendirikan Badan Pendapatan Daerah, namun tantangan tetap ada, termasuk kepatuhan masyarakat dalam pembayaran pajak dan adanya kelemahan sistem self-assessment. Oleh sebab itu, merumuskan strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) amat dibutuhkan. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif berbasis pada analisis data sekunder dan pendekatan kualitatif dalam mendalami isu-isu paling strategis, maka upaya optimalisasi dimaksud perlu ditempuh melalui 2 (dua) skenario program strategis, yakni: intensifikasi dan ekstensifikasi. Strategi intensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep perlu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan penerimaan dari sumber-sumber yang sudah ada melalui pemungutan yang lebih giat, ketat, dan teliti, seperti pendataan ulang wajib pajak, evaluasi tarif, penagihan tunggakan, dan peningkatan sistem pencatatan serta SDM pengelola. Strategi ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah upaya untuk mencari dan mengembangkan sumber-sumber PAD baru yang belum digarap, seperti pendataan wajib pajak baru, penemuan objek pajak baru, dan menjalin kerja sama dengan pihak swasta atau BUMN.
EVALUASI KEBIJAKAN REGULATIF PELESTARIAN SENI DAN BUDAYA: STUDI ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 18 TAHUN 2018 DI KABUPATEN SUMENEP Qibtiyah, Luthfatul; Khotijah, Siti; Hidayati, Nurul
Jurnal Karaton Vol 5 No 1 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Sumenep telah diatur melalui Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2018 sebagai instrumen kebijakan daerah untuk menjaga keberlanjutan seni tradisional dan identitas budaya lokal. Namun, dalam praktiknya, kebijakan tersebut menghadapi tantangan implementasi yang berpotensi menghambat ketercapaian tujuan regulatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2018 tentang Pelestarian Seni dan Budaya di Kabupaten Sumenep dengan menitikberatkan pada efektivitas kebijakan, kecukupan instrumen regulatif, serta pemerataan manfaat kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain evaluasi kebijakan publik regulatif melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Sumenep relatif efektif dalam meningkatkan aktivitas dan eksposur seni budaya, namun belum optimal dalam menjamin perlindungan struktural dan keberlanjutan seni tradisional secara merata. Keterbatasan utama terletak pada ketiadaan regulasi turunan yang operasional, lemahnya sistem pendataan seni, serta distribusi manfaat kebijakan yang belum inklusif. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan kebijakan pelestarian seni melalui penyusunan regulasi teknis, pengembangan basis data seni yang terverifikasi, serta penguatan peran pemerintah daerah dan komunitas seni secara berkelanjutan.
EVALUASI IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 11 TAHUN 2018 TENTANG PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI TAMAN TAJAMARA, SUMENEP Hari, Nirwana Haidar; Umam, Ahmad Khairul; Hujairi, Ahmad Walid; Sukaridhoto, Sritrusta; Bahtiar Arifianto, M. Mohamad Zaky; Firdausy, Davana Yudista; Abdul Aziz, Moch. Ilham
Jurnal Karaton Vol 5 No 1 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) pada kawasan Taman Tajamara sebagai zona hijau PKL. Secara khusus, penelitian ini berupaya menjawab tiga pertanyaan: (1) bagaimana pelaksanaan Perda tersebut di Taman Tajamara dengan dukungan sistem pemantauan berbasis Smart PKL (IoT–MQTT); (2) faktor apa saja yang mendukung implementasinya; dan (3) faktor apa saja yang menghambat implementasi di lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, analisis dokumen, serta integrasi data digital dari sistem Smart PKL yang merekam kehadiran dan jam operasional PKL secara otomatis. Kerangka evaluasi William N. Dunn digunakan untuk menilai kinerja kebijakan, sementara model implementasi Van Meter dan Van Horn dimanfaatkan untuk memetakan faktor pendukung dan penghambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Perda No. 11 Tahun 2018 di Taman Tajamara telah memberikan arah penataan yang lebih tertib, terutama melalui pengaturan zonasi dan pengurangan kesemrawutan ruang publik. Namun, jawaban atas rumusan masalah pertama mengindikasikan bahwa efektivitas implementasi masih terbatas oleh inkonsistensi penegakan jam operasional, keterbatasan sumber daya pengawasan, dan belum terintegrasinya Smart PKL ke dalam SOP rutin pengawasan. Menjawab rumusan masalah kedua, faktor pendukung utama implementasi meliputi kejelasan norma zonasi dalam Perda, komitmen sebagian aparat lapangan, dan ketersediaan data faktual dari sistem Smart PKL. Adapun terkait rumusan masalah ketiga, faktor penghambat mencakup kapasitas kelembagaan dan koordinasi lintas-OPD yang belum optimal, resistensi sebagian PKL terhadap penertiban, serta belum adanya prosedur teknis penggunaan data Smart PKL sebagai dasar tindakan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi kelembagaan, integrasi Smart PKL sebagai sistem pendukung keputusan, dan penyusunan SOP operasional yang adaptif terhadap pola aktivitas faktual PKL di Taman Tajamara.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PERBUP NOMOR 83 TAHUN 2018 TENTANG KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN SUMENEP Imalah; Imroatin; Yaqin, Ainul
Jurnal Karaton Vol 5 No 1 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan dan strategi tata kelola penanganan sampah melalui integrasi pemberdayaan komunitas dengan daya tampung sampah di Kabupaten Sumenep. Fokus penelitian diarahkan pada evaluasi kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Torbang, peran serta lembaga terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam pengelolaan sampah, serta penyusunan rekomendasi kebijakan redistributif yang dapat memperkuat tata kelola persampahan daerah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi evaluatif. Hasil penelitia dapat memberikan evaluasi Efektivitas pelaksanaan perbup nomor 83 Tahun 2018 tentang tata kelola dan strategi pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, sekaligus perbup Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pengurangan Penggunaan Plastik sekali pakai di Kabupaten Sumenep sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang mendukung penguatan regulasi daerah, khususnya mengacu pada Peraturan Bupati Kabupaten Sumenep Nomor 83 Tahun 2018 Tentang kebijakan pengelolaan sampah tersebut.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI SUMENEP NOMOR 29 TAHUN 2024 DALAM TATAKELOLA TEMBAKAU DI KABUPATEN SUMENEP Herli, Mohammad; Habibi; Fithry, Abshoril; Puspaningrum, Irma Irawati
Jurnal Karaton Vol 5 No 1 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Peraturan Bupati Sumenep Nomor 29 Tahun 2024 tentang Penatausahaan Pembelian Tembakau dalam melindungi kesejahteraan petani. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan concurrent embedded mixed methods, penelitian melibatkan 56 informan dari petani, pedagang, pabrikan, pemerintah, dan tokoh masyarakat di lima kecamatan sentra tembakau. Data dianalisis menggunakan NVivo 12 dengan pendekatan analisis tematik. Hasil mengungkap paradoks implementasi: meskipun 55,6% informan tidak mengetahui kebijakan dan sosialisasi sangat terbatas, 66,7% petani mengalami peningkatan pendapatan dan 88,9% merasa lebih terlindungi. Kebijakan menciptakan dampak positif melalui efek simbolik yang memperkuat posisi tawar petani secara psikologis. Namun, hambatan struktural persisten berupa dominasi pedagang lokal (77,8%), minimnya peran kelompok tani (11,1%), kompleksitas prosedural, dan lemahnya enforcement. Penelitian menyimpulkan kebijakan berada pada tahap awal yang menjanjikan namun rapuh, dengan capaian kuat pada dimensi legitimasi dan modal sosial tetapi lemah pada operasional dan enforcement. Diperlukan intervensi segera pada komunikasi kebijakan, simplifikasi prosedur, penguatan enforcement, dan transformasi kelembagaan petani untuk memastikan dampak berkelanjutan dan merata.

Page 10 of 11 | Total Record : 106