cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Educational Journal
Published by Indo Publishing
ISSN : 31101526     EISSN : 31101151     DOI : doi.org/10.63822/edu
Core Subject : Education,
Dedicated to the dissemination of high-quality research in the field of education. It focuses on studies related to teaching and learning processes, curriculum development, educational environments, teacher education, educational technology, and education development at various levels. The journal welcomes original empirical research, theoretical contributions, and methodological innovations that advance understanding of how educational systems, instructional strategies, and learning environments can be improved to foster better educational outcomes.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 272 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Software Simurelay terhadap Kompetensi Siswa pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik Muhammad Rizky Ardiansyah; Fendi Achmad; Ali Nur Fathoni; M. Syariffuddien Z
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/78wyk159

Abstract

This study examined the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Simurelay software on students' competence in the Electric Motor Installation course among eleventh-grade Electrical Power Installation Engineering students at SMK Negeri 1 Sidoarjo. A quasi-experimental method with a nonequivalent control group pretest-posttest design was used, involving 36 students in the experimental class (PBL assisted by Simurelay) and 37 students in the control class (direct instruction). Data were collected using a 25-item multiple-choice test for the knowledge aspect and an observation sheet for the skill aspect, then analyzed through normality, homogeneity, N-Gain, and independent sample t-test procedures. Both instruments were rated highly valid (100% expert validation) and reliable (Cronbach's alpha of 0.834 for knowledge and 0.827 for skill). The experimental class obtained a higher mean N-Gain (0.713, high category) than the control class (0.686, moderate category). The independent sample t-test showed significant effects for both the knowledge aspect (Sig. = 0.005) and the skill aspect (Sig. = 0.040), both below 0.05. It is concluded that the PBL model assisted by Simurelay software significantly improves students' competence in Electric Motor Installation compared with direct instruction.
Integrasi Aliran-Aliran Psikologi Modern dalam Pendidikan Islam: Analisis Konseptual dan Implikasi Pedagogis Dede Rubai Misbahul Alam; Lis Khotimah; Bunga Okta Maula Ikami
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/k3teqe51

Abstract

Psikologi modern sebagai disiplin ilmu telah menghasilkan berbagai aliran dengan pendekatan teoritis yang beragam, seperti behaviorisme, kognitivisme, humanistik, dan psikologi positif. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi aliran-aliran psikologi modern tersebut dalam konteks pendidikan Islam secara konseptual sekaligus mengkaji implikasi padagogisnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan data dari literatur ilmiah dan karya akademik terkait psikologi modern dan pendidikan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi psikologi modern dengan nilai-nilai Islam memungkinkan terciptanya pendekatan pendidikan yang holistik, yang tidak hanya menitikberatkan aspek intelektual, tetapi juga aspek spiritual, emosional, dan moral peserta didik. Behaviorisme berperan dalam pembentukan kebiasaan dan disiplin, kognitivisme mendukung pengembangan berpikir kritis, humanistik menekankan aktualisasi potensi individu, dan psikologi positif memperkuat kesehatan mental serta kesejahteraan spiritual siswa. Implikasi padagogisnya menuntut pendidikan Islam kontemporer mengadopsi pendekatan integratif yang harmonis dengan konsep fitrah manusia dalam Islam untuk melahirkan insan kamil yang berkarakter, kritis, dan adaptif terhadap dinamika zaman.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran STEM terhadap Pemahaman Konsep Materi Siklus Air Siswa Kelas V SDN Cisempur Tabah Rizkia Mela Sari; N Leni Sri Mulyani; Budi Hendrawan Mulyani
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/apxyq468

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa pada materi siklus air serta penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Kondisi tersebut menyebabkan siswa kurang aktif dan kurang terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran IPAS. Akibatnya, pemahaman siswa terhadap konsep-konsep yang berkaitan dengan siklus air masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap pemahaman konsep materi siklus air pada siswa kelas V SDN Cisempur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan pendekatan pembelajaran STEM dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U dengan bantuan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep siswa pada kelas eksperimen setelah diterapkan pendekatan pembelajaran STEM. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 63 yang meningkat menjadi 85 pada posttest. Sementara itu, pada kelas kontrol rata-rata nilai pretest sebesar 52,22 meningkat menjadi 68,89 pada posttest. Selain itu, hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,024 (< 0,05), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran STEM berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep materi siklus air pada siswa kelas V SDN Cisempur.
Peran Media Pembelajaran dalam Menciptakan Pembelajaran yang Aktif dan Menyenangkan I Nyoman Sudirman; Ni Nyoman Ardiani
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nxtavk38

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran penting dalam menciptakan proses belajar yang aktif dan menyenangkan bagi peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan serta minat belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan terkait media pembelajaran dan implementasinya di kelas. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang tepat, baik berupa media visual, audio, maupun berbasis digital, mampu menarik perhatian siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, media pembelajaran juga membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih konkret dan mudah dipahami, sehingga suasana belajar menjadi lebih interaktif dan tidak membosankan. Pembelajaran yang aktif dan menyenangkan berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, baik dari segi kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu memilih dan memanfaatkan media pembelajaran secara kreatif dan inovatif sesuai dengan karakteristik siswa dan materi yang diajarkan. Dengan demikian, media pembelajaran menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.
Transformasi Pendidikan Multikultural dalam Membangun Kesadaran Inklusif di Era Digital: Perspektif Sosiologi Pendidikan Ahmad Salim Ulul Albab; Asnawan Asnawan; Syaiful Anwar; Futuh Muafi
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/516dvf56

Abstract

Indonesia's multicultural society is confronted with increasingly complex challenges driven by the rapid advancement of the digital era, including the rise of intolerance, social polarization, identity politics, and the widespread dissemination of hate speech through digital media. These challenges indicate that the current education system has not yet effectively fostered the inclusive awareness required to manage diversity constructively. This study aims to analyze the transformation of multicultural education in fostering inclusive awareness in the digital era from the perspective of the sociology of education. The study employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected from a wide range of scholarly sources, including books, national and international journal articles, and other relevant academic publications, and were analyzed through content analysis. The findings reveal that multicultural education should not be limited to the normative transmission of tolerance values but should be reoriented toward pedagogical transformation that promotes critical consciousness, social empathy, and students' dialogical competencies. A synthesis of the educational perspectives of Pierre Bourdieu, Paulo Freire, and Émile Durkheim demonstrates that education should be reconstructed through an inclusive curriculum, dialogical learning, the enhancement of critical digital literacy, and the transformation of teachers' roles as social mediators. This study proposes a conceptual model of multicultural education transformation that integrates these three theoretical perspectives as a strategic framework for strengthening students' inclusive awareness in responding to the challenges of an increasingly diverse digital society. The proposed model is expected to serve as a conceptual reference for developing educational policies and practices that are more democratic, humanistic, and socially just.
Pengembangan Training Kit Multi Sensor Terintegrasi Smart Relay Zelio SR2B201FU Untuk Meningkatkan Kreativitas Teknis Mahasiswa Nanda Julian AlFaris; Fendi Achmad; Yulia Fransisca; Ali Nur Fathoni
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p8d86v96

Abstract

This study aims to develop a multi-sensor training kit integrated with the Smart Relay Zelio SR2B201FU. The primary objective of this development is to enhance students' technical creativity in dealing with complex intelligent control systems. Through this training kit, students are expected to have a practical platform to explore the integration of various types of sensors into industrial automation systems. The research method employed is Research and Development (R&D). The development process includes the hardware design phase, the preparation of accompanying jobsheets, and supporting instruments such as response questionnaires and observation sheets. Product feasibility was tested through media and material expert validation, while practicality and effectiveness were tested directly on students by comparing learning outcomes before and after using the kit. The results indicate that the training kit is highly feasible, with media expert validation scoring 78% and jobsheet material scoring 76%. The practicality score from students reached 84% (Very Practical). In terms of effectiveness, statistical tests showed a significant difference with a value of 0.000 and an average N-gain of 0.55 (moderate category). These findings prove that the integration of motion, light, sound, and mechanical sensors in this learning media successfully enhances students' ability to explore technical solutions creatively.  
Literasi Teknologi, Informasi, Komunikasi, dan Artificial Inttelligence dalam Pendidikan Abad 21 Bunga Okta Maula Ikami; Neng Syifa Nurullita; Nurul Haziratul Ayu
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bt7jz002

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengubah paradigma pendidikan dari yang semula berpusat pada guru menjadi lebih berorientasi pada peserta didik. Literasi TIK tidak hanya menuntut kemampuan teknis dalam mengoperasikan perangkat digital, tetapi juga keterampilan berpikir kritis dalam menilai validitas informasi serta kemampuan berkomunikasi secara etis di ruang digital. Dengan adanya literasi TIK, peserta didik dapat lebih mandiri dalam mencari, mengelola, dan memanfaatkan informasi, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Di sisi lain, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menghadirkan peluang besar dalam dunia pendidikan. AI mampu melakukan personalisasi pembelajaran dengan menyesuaikan materi sesuai kebutuhan dan tingkat pemahaman siswa. Selain itu, AI juga membantu guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif, efisien, dan menarik. Namun, pemanfaatan AI tidak hanya terbatas pada pendidikan, melainkan juga merambah ke bidang kesehatan, bisnis, transportasi, dan hiburan. Hal ini menunjukkan bahwa literasi AI menjadi keterampilan penting agar masyarakat dapat memahami prinsip kerja, manfaat, serta risiko dari teknologi tersebut. Urgensi literasi digital, baik TIK maupun AI, semakin nyata di era modern yang penuh dengan arus informasi dan teknologi canggih. Tanpa literasi yang memadai, masyarakat berisiko menjadi konsumtif pasif, mudah terpengaruh informasi palsu, serta rentan terhadap kejahatan siber. Oleh karena itu, literasi TIK dan AI harus ditanamkan sejak dini melalui pendidikan formal maupun nonformal. Dengan bekal literasi digital yang kuat, generasi muda tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi secara optimal, tetapi juga dapat menghadapi tantangan global dengan sikap kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.  
Integrasi Psikologi Biologis dan Psikologi Perkembangan dalam Optimalisasi Metode Pengajaran Islami Kontemporer Dede Rubai Misbahul Alam; Millah Fakhriyah; Yuli Puspitasari
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6ym7sk90

Abstract

Praktik pendidikan Islam kontemporer sering kali terjebak pada pendekatan kaku yang terlalu berfokus pada aspek hafalan dan kognitif tanpa mempertimbangkan kesiapan biologis serta tahapan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi antara psikologi biologis dan psikologi perkembangan dalam mengoptimalkan metode pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, artikel ini menguraikan bagaimana  perkembangan biologis memengaruhi perilaku serta bagaimana Islam memandang hal tersebut sebagai satu kesatuan utuh (syumul). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pematangan fungsi akal (al-aql) berpusat pada korteks prefrontal yang dapat distimulasi melalui pembiasaan ibadah, konsumsi makanan halalan thayyiban, serta sinkronisasi ibadah fisik. Rekonstruksi metode pengajaran berbasis ramah otak (brain-friendly learning) menjadi urgensi bagi pendidik Muslim agar internalisasi nilai spiritual berjalan selaras dengan sunatullah perkembangan manusia.
Pengaruh Artificial Intelligence (AI) Terhadap Perkembangan Psikologi Manusia Modern Dede Rubai Misbahul Alam; Fatiah Khairani; Neng Syifa Nurullita
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/e9e2d368

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan dan psikologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh AI terhadap perkembangan psikologi manusia modern, khususnya dalam pola pikir, interaksi sosial, motivasi belajar, dan kesehatan mental. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai AI, psikologi, pendidikan, dan perspektif keagamaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI memberikan dampak positif berupa kemudahan akses informasi, efisiensi pembelajaran, personalisasi pendidikan, serta dukungan awal terhadap layanan kesehatan mental. Namun, AI juga memiliki dampak negatif, seperti ketergantungan teknologi, penurunan kemampuan berpikir kritis, berkurangnya interaksi sosial langsung, serta munculnya kecemasan akibat perkembangan teknologi. Dengan demikian, penggunaan AI perlu dilakukan secara bijak agar tetap menjadi alat bantu yang mendukung perkembangan manusia tanpa mengurangi nilai-nilai kemanusiaan.
Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Reflektif Partisipatif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada SMA PGRI 4 Denpasar Tahun 2026 Kadek Agus Ary Dwipa; Anak Agung Ngurah Adhiputra; I Made Mahaardhika
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bjagka08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bimbingan kelompok reflektif–partisipatif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMA PGRI 4 Denpasar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya motivasi belajar peserta didik yang ditunjukkan melalui kurangnya partisipasi aktif, minat belajar, serta ketekunan dalam mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di sekolah belum sepenuhnya mengoptimalkan keterlibatan aktif dan proses refleksi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penggunaan instrumen angket. Produk yang dikembangkan divalidasi dan diuji coba untuk mengetahui kelayakan serta efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok reflektif–partisipatif yang dikembangkan berada pada kategori layak, yang ditunjukkan oleh hasil respon siswa dengan persentase sebesar 70%. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik yang ditunjukkan dari skor rata-rata 91,33 pada pretest menjadi 149,5 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 58,17 poin. Hasil analisis N-Gain sebesar 0,620 atau 62,08% menunjukkan bahwa model berada pada kategori sedang, yang berarti cukup efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Dengan demikian, model bimbingan kelompok reflektif–partisipatif yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif, serta dapat digunakan sebagai alternatif layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.