cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/pages/view/editorial-boards
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : doi.org/10.26751/jai
Jurnal Abdimas Indonesia aims to disseminate scholarly works and best practices related to the implementation of community engagement and empowerment activities based on science, technology, and local wisdom. The journal seeks to bridge academic knowledge with real-world community needs, supporting sustainable development and improving community welfare through participatory and innovative approaches. Scope of the Journal The journal publishes articles derived from community service and engagement activities conducted by academics, practitioners, and students. The scope includes, but is not limited to, the following areas: Community empowerment and capacity building Application of science, technology, and innovation for community development Health promotion and disease prevention in communities Education, literacy, and learning empowerment programs Economic empowerment, entrepreneurship, and MSME development Environmental conservation and sustainable development Social innovation and community-based solutions Appropriate technology and digital transformation for communities Disaster preparedness, mitigation, and community resilience Public policy implementation and community participation Cultural preservation and local wisdom-based community programs Evaluation and impact assessment of community service programs
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "vol 8, no 1 (2026): jurnal abdimas indonesia" : 9 Documents clear
PEMBERDAYAAN KADER REMAJA UNIT KESEHATAN SEKOLAH BERBASIS EDUGAME MOLECULER DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BAHAYA KANKER DI SURABAYA Ridlo, Muhamad; Hilfida, Nurullia Hanum; Wulandari, Evy; Ginting, Nur Florenty Rehulina; Lirabbiha, Ibnaty Salsabila; Yanurrah, Syahda Awwaliyah Mullah; Ningtyas, Rizky Artika; Putri, Anindya Aurellia Ardianto; Adinaya, Anggita Nova
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3178

Abstract

AbstractCancer is one of the leading causes of mortality worldwide, including in Indonesia, necessitating promotive and preventive interventions from an early age. However, adolescents’ awareness of cancer remains low due to limited access to engaging and comprehensible information. This community service program aimed to enhance adolescents’ knowledge and awareness of cancer through the empowerment of School Health Unit (UKS) cadres using molecular edugame media. The activity was conducted at SMP Negeri 40 Surabaya and SMP IT Ustman Bin Affan from June until October 2025, involving 50 UKS adolescent cadres selected through total sampling. An educational-participatory approach was applied, utilizing molecular edugames Monocancer, Word Puzzle Game, and Flash Cards as the primary learning instruments. Data were collected using pre- and post-tests to measure knowledge improvement and observation to evaluate participation and media effectiveness. The findings demonstrated a significant increase in participants’ knowledge and awareness of cancer, with 60% achieving a high level, 30% a moderate level, and 10% a low level. These results indicate that molecular edugames are effective, interactive tools for adolescent cancer education. The program concludes that educational games represent an innovative strategy for school-based health promotion and recommends broader adoption through collaboration among schools, health professionals, and communities.
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET SAYUR SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN NON KARIOGENIK PADA BALITA DAN ANAK Failasufa, Hayyu; Ashma, Sausan; Khamidah, Kartika Meikhatul
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3112

Abstract

Latar belakang: Anak usia 6-12 tahun perlu didukung dengan memberikan asupan gizi seimbang untuk membantu daya tahan tubuh serta pola pikir pada anak. Jika nutrisi tidak terpenuhi secara seimbang, bisa saja berakibat pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak mengakibatkan stunting. Nugget sayur merupakan salah satu alternatif makanan untuk memenuhi gizi anak-anak karena mengabungkan antara bahan hewani dan nabati. Metode: Kegiatan dilakukan di desa Kupen diikuti oleh 40 ibu PKK. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi dilanjutkan dengan praktik. Peserta juga diberikan lembar pre-post test untuk menilai pengetuan dan praktik dari peserta. Hasil: Pengetahuan ibu-ibu PKK meningkat seignifikan setelah diberikan pelatihan (0,000). Skor tertinggi mencapai angka 100. Sedangkan, peningkatan skor mencapai 40 dari rata-rata skor sebelumnya. Kesimpulan: Pelaksanaan kegiatan pengabdian di desa Kupen berhasil memperkenalkan salah satu jenis makanan sehat yang disukai anak-anak dan memiliki kandungan nutrisi sangat banyak yaitu nugget sayur.
PENDAMPINGAN PADA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUDUS DALAM PENYUSUNAN KEBIJAKAN TENTANG TATA TERTIB DEWAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH Suparnyo, Suparnyo; Wibawa, Iskandar; Suliyono, Aris
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3185

Abstract

Tata tertib DPRD berfungsi mengatur mekanisme rapat, proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar selaras dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan partisipasi publik. Di Kabupaten Kudus, proses penyusunan tata tertib menghadapi berbagai kendala. Melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan secara partisipatif dan kolaboratif antara akademisi, praktisi hukum, dan DPRD, dilakukan serangkaian kegiatan berupa kajian regulasi, pelatihan, diskusi interaktif, dan asistensi teknis dalam penyusunan tata tertib. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas anggota DPRD dalam memahami aspek hukum dan tata kelola pemerintahan, serta tersusunnya Rancangan Peraturan DPRD tentang Perubahan atas Peraturan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Kudus yang difasilitasi oleh Gubernur Jawa Tengah. Setelah melalui pembahasan dan penyesuaian hasil fasilitasi, disimpulkan tiga hasil utama, yaitu: pertama, usulan perubahan terkait komposisi dalam alat kelengkapan DPRD disetujui; kedua, usul penambahan ayat pada Pasal 54 tidak disetujui karena bertentangan dengan ketentuan dalam PP Nomor 12 Tahun 2018; dan ketiga, Rancangan Peraturan DPRD Kabupaten Kudus tentang Perubahan atas Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Tertib diundangkan dalam Berita Daerah. Pendampingan ini menghasilkan tata tertib yang sah dan implementatif sekaligus memperkuat profesionalitas serta integritas DPRD dalam mewujudkan good governance di tingkat daerah.
PROMOSI PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI EDUKASI, SKRINING, DAN KONSELING GAYA HIDUP SEHAT Hartanti, Miranti Dwi; Khairani, Lilis; Tanzila, Raden Ayu; Mayasari, Ni Made Elva; Nurfauza, Aqila Meisya Putri; Andelina, Rizky
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3191

Abstract

Penyakit diabetes melitus terus meningkat pada kelompok usia dewasa dan lansia sehingga diperlukan upaya preventif berbasis komunitas yang mampu meningkatkan pengetahuan serta mendeteksi individu dengan risiko tinggi. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai penyakit DM, mengukur risiko peserta melalui instrumen terstruktur, serta mendorong perubahan perilaku melalui konseling gaya hidup. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan promotif dan preventif melalui kegiatan edukasi kesehatan, skrining faktor risiko, serta konseling gaya hidup sehat pada kelompok masyarakat berisiko penyakit tidak menular (PTM), yaitu diabetes melitus. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Dokter Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang pada Kamis, 30 Oktober 2025 dengan melibatkan 50 (lima puluh) peserta berusia 45-60 tahun yang direkrut secara purposive dari masyarakat yang tinggal di sekitar klinik. Kegiatan dilaksanakan dalam satu sesi selama kurang lebih 3 (tiga) jam yang terdiri atas beberapa tahapan kegiatan. Tahapan pertama berupa sosialisasi dan edukasi mengenai faktor risiko, pencegahan, serta deteksi dini diabetes melitus menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi tanya jawab dengan media presentasi. Tahap kedua berupa pelaksanaan skrining faktor risiko diabetes melitus melalui pengisian kuesioner penilaian faktor risiko yang diadaptasi dari instrumen Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC) yang telah divalidasi secara internasional. Tahap ketiga adalah pemeriksaan kesehatan sederhana yang meliputi pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) menggunakan timbangan digital dan mikrotoise untuk menghitung indeks massa tubuh (IMT), serta pemeriksaan tekanan darah menggunakan sphygmomanometer digital terkalibrasi. Variabel yang diamati dalam kegiatan ini meliputi tingkat pengetahuan peserta mengenai diabetes melitus, faktor risiko perilaku, serta kategori risiko diabetes melitus berdasarkan hasil skrining. Peserta yang teridentifikasi memiliki kategori risiko sedang dan tinggi selanjutnya diberikan konseling indivdu mengenai modifikasi gaya hidup sehat, termasuk pengaturan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, serta pengendalian faktor risiko lainnya yang dilakukan secara individual oleh dokter ahli penyakit dalam bagi peserta yang teridentifikasi memiliki kategori risiko sedang dan tinggi. Konseling dilakukan secara tatap muka selama kurang lebih 10-15 menit per peserta dengan pendekatan komunikasi interpersonal berbasis edukasi kesehatan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan distribusi tingkat pengetahuan peserta, profil faktro risiko diabetes melitus, kategori risiko kesehatan, serta kecenderungan perubahan perilaku kesehatan setelah intervensi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi dengan nilai rerata 78,6 ± 9,4 dan nilai median 80, dengan nilai minimal 52 dan maksimal 96 . Sebagian besar peserta berada pada kategori risiko sedang dan tinggi, di mana 38,2% berada pada kategori risiko sedang dan 20,7% berada pada kategori risiko tinggi.  Mayoritas peserta yang menerima konseling melaporkan peningkatan aktivitas fisik serta perubahan pola makan menjadi lebih sehat dengan rerata 71,3 ± 8,1 dan median 72, serta rentang nilai minimal 55 hingga maksimal 89 . Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi yang terstruktur dan skrining berbasis komunitas efektif meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan penyakit DM. Program serupa direkomendasikan untuk diterapkan secara berkala pada layanan primer guna memperkuat deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN OSTEOARTHRITIS SECARA ALAMI MELALUI PROMOSI KESEHATAN ‘SENDI SEHAT DI USIA SENJA’ Nuh, Muhammad; Akrom, Akrom
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3180

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang sering menyebabkan nyeri, kekakuan, dan penurunan fungsi sendi, terutama pada lansia. Pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan OA secara alami masih terbatas, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang tepat. Kegiatan penyuluhan kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan OA secara alami melalui promosi kesehatan “Sendi Sehat di Usia Senja.” Kegiatan dilaksanakan di Klinik Pratama Cahaya Keluarga, Desa Kertawinangun, Kabupaten Cirebon dengan metode penyuluhan langsung dan pembagian leaflet edukatif yang berisi informasi mengenai gejala, faktor risiko, dan pencegahan OA menggunakan bahan alami seperti daun salam (syzygium polyanthum) dan daun kelor (moringa oleifera). Evaluasi dilakukan dengan kuesioner pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 pertanyaan. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 39,80 pada pre-test menjadi 46,90 pada post-test dengan nilai p = 0,000 (p 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan melalui penyuluhan langsung dan media leaflet sederhana efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mencegah osteoarthritis secara alami.
INOVASI DESAIN KEMASAN BERBASIS TREN VISUAL UNTUK MENARIK KONSUMEN DI PASAR Suloi, Andi Fitra; Ramadhana, Arga; Nurmiati, Nurmiati; Pongsapan, Marchelyn
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3252

Abstract

Product packaging plays a crucial role in protecting products while enhancing their attractiveness and market value. In the national market, packaging design functions as an essential visual communication and promotional tool. However, many micro, small, and medium enterprises (MSMEs) have not fully optimized the potential of packaging due to limited knowledge, technology, and resources. The challenges faced by the partner enterprises include the use of simple and conventional packaging designs, limited understanding of packaging functions, constraints in human resources and design technology, and the absence of a strong visual identity. The purpose of this activity is to improve the packaging design skills of business actors and to assist MSMEs in increasing their competitiveness in the market. The program began with surveys and direct observations at production sites to identify the actual conditions of processing activities, the challenges encountered by MSMEs, and the quality of existing packaging, which was found to be relatively basic. The observation results indicated that MSME actors required enhanced understanding of packaging functions, sanitation, visual identity, and branding techniques. The next stage involved workshops and training sessions that provided materials on the strategic functions of packaging, visual design elements, labeling techniques, and examples of modern packaging. Through discussions and hands-on practice, participants gained new insights into the importance of packaging as a product communication tool and a marketing strategy. Design mentoring was then conducted intensively to assist MSMEs in developing more professional packaging designs. Participants were facilitated in using design software and produced several new packaging concepts that were more attractive, informative, and featured a strong product identity. A significant increase in participants’ knowledge was observed, rising from only 23% who understood the importance of packaging prior to the activity to 72% after the training.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN BERORGANISASI Purnomo, Jeki; Rachman, Dian Anggraeni; Rachman, Irwandi; Hakim, Cikita Berlian; Haeril, Haeril
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3002

Abstract

AbstrakPermasalahan utama dalam organisasi kemahasiswaan adalah rendahnya kesiapan dan kapabilitas pengurus dalam mengelola organisasi secara profesional. Hal ini mencakup lemahnya pemahaman fungsi manajemen, keterampilan kerja tim, kepemimpinan serta kemampuan menyusun dan mengevaluasi program kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa melalui pelatihan manajemen organisasi berbasis pendekatan POAC dan metode partisipatif berbasis studi kasus. Program dilaksanakan di salah satu Universitas Indonesia pada Mei–Juni 2025 melibatkan 30 mahasiswa pengurus inti organisasi kemahasiswaan yang dipilih berdasarkan keterlibatan aktif dan rekomendasi pihak kampus. Tahapan kegiatan mencakup persiapan, implementasi pelatihan dan evaluasi dengan instrumen pre-test dan post-test sebagai alat ukur kesiapan berorganisasi. Analisis data menggunakan uji paired t dan efekt size. Hasil menunjukkan peningkatan skor signifikan dari 76,67 (±13,72) menjadi 90,67 (±9,93) dengan p=0,006 dan d=0,54. Indikator seperti pemahaman visi-misi, kerja tim, komunikasi dan literasi digital meningkat signifikan. Tidak ditemukan perbedaan hasil berdasarkan gender. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif meningkatkan kesiapan manajerial mahasiswa secara nyata. Rekomendasi meliputi integrasi pelatihan dalam kalender akademik, pelibatan alumni sebagai mentor serta adopsi teknologi digital sebagai alat kolaborasi organisasi mahasiswa ke depan. AbstractThe main problem in student organizations is the low readiness and managerial capability of members in managing organizations professionally. This includes weak understanding of management functions, teamwork skills, leadership and ability to design and evaluate work programs. This community service activity aims to empower students through organizational management training using the POAC framework and participatory, case-based learning. The program was implemented at one of University in Indonesia from May to June 2025, involving 30 core members of student organizations selected based on active participation and campus recommendation. The stages consisted of preparation, training implementation and evaluation with pre- and post-test instruments used to measure organizational readiness. Data analysis employed paired t-test and effect size. Results showed a significant score increase from 76.67 (±13.72) to 90.67 (±9.93) with p=0.006 and d=0.54. Indicators such as understanding of vision-mission, teamwork, communication and digital literacy improved significantly. No significant differences were found based on gender. In conclusion, the training effectively enhanced students' organizational readiness. Recommendations include integrating training into the academic calendar, involving alumni as mentors, and adopting digital technology as collaborative tools for future student organizations.
PENDAMPINGAN DIVERSIFIKASI PRODUK JAHE LATTE PADA UMKM UMZA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK HERBAL LOKAL Kartikasari, M. Nur Dewi; Susanti, Indhun Dyah; Ermawati, Dian Eka; Parwatiningsih, Sri Anggarini
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3182

Abstract

This community service activity was motivated by the still low level of innovation and business legality in the herbal-based food Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector in the former Surakarta Residency area. The objectives of the activity were to enhance product innovation capabilities, strengthen food safety aspects through the implementation of good production practices, and support the processing of distribution permits and digital marketing strategies for UmZa MSMEs. The activity was conducted over three months in the Sukoharjo area, involving a single main partner that met the criteria for a ginger-based microenterprise. The implementation method employed a participatory approach, comprising stages of observation, focus group discussions, product diversification training, Good Manufacturing Practices training, licensing assistance, packaging innovation, and digital marketing training. The variables evaluated included increasing partner knowledge and skills, product quality, and business legality readiness. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews, then analyzed descriptively. The results showed a 40% increase in partner knowledge, the implementation of hygienic production practices, the development of two new Jahe Latte product variants, and the preparation of distribution permit documents in accordance with regulations. This activity was concluded to have successfully increased the competitiveness and sustainability of MSMEs through the integration of product innovation, legality, and digitalization. Further mentoring is recommended to expand market reach and support halal certification for local herbal products.
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI OPERATOR VTS DISTRIK NAVIGASI TANJUNG PRIOK Lumban Batu, Purnama NF; Pasyah, A. Chalid; Tristanti, Tristanti; Anggraini, Laila Puspitasari; Kusumaningrum, Sari; Cahyadi, Tri; Winarno, Winarno
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.2915

Abstract

Program pelatihan komunikasi efektif berbasis Standard Marine Communication Phrases (SMCP) dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi operator Vessel Traffic Service (VTS) di Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok, termasuk stasiun VTS Tanjung Priok dan Cirebon. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan komunikasi standar internasional oleh operator untuk memastikan keselamatan maritim dan meningkatkan profesionalisme operasional. Pelatihan ini menggabungkan kelas interaktif, diskusi berbasis kasus, simulasi, dan evaluasi pra-tes dan pasca-tes. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta dan kemampuan praktis, dengan lebih dari 75% peserta menilai materi pelatihan sangat relevan dan berkualitas sangat baik. Umpan balik juga menyoroti peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan SMCP dalam skenario komunikasi pada kondisi dan waktu yang sesungguhnya. Program ini menggaris bawahi nilai pelatihan terstruktur dalam mempromosikan praktik standar komunikasi dan merekomendasikan sesi berkala lebih lanjut dengan memperluas simulasi praktis. 

Page 1 of 1 | Total Record : 9