cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 218 Documents
PENERAPAN ECOBRICK SOLUSI CERDAS SEKOLAH RAMAH LINGKUNGAN DI SD NEGERI LAYUNG Ratna Wati Bancin; Asmima Yanti; Erlia Rosita; Rika Andriani; Samsidar Samsidar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah sampah terutama sampah anorganik seperti plastik semakin meningkat dan berdampak negatif terhadap kesehatan serta kebersihan lingkungan sekolah. Sekolah Dasar Negeri Layung merupakan sekolah yang sudah menerapkan pemilahan sampah dengan baik namun masih minim dalam pengelolaannya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa-siswi dalam memilah serta memanfaatkan limbah sampah melalui pembuatan ecobrick sebagai salah satu solusi cerdas sekolah ramah lingkungan. kegiatan pengabdian ini meliputi kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan ecobrick oleh siswa-siswi kelas 2. Pengabdian ini efektif dilakukan guna menumbuhkan kesadaran, kreativitas serta tanggung jawab siswa-siswi sejak dini. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan antusiasme dan kemampuan peserta dalam memenfaatkan limbah sampah menjadi ecobrick yang dirakit menjadi tong sampah. Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan pengembangan materi dan metode yang lebih inovatif untuk mendukung program ramah lingkungan disekolah.
SOSIALISASI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MENINGKATKAN IMUN TUBUH DI MASA PANDEMI COVID-19 Rulia Meilina; Revina Dewi; Putri Nadia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Virus corona (COVID-19) mengifeksi lebih 3,78 juta orang di seluruh dunia. Virus ini pertama diidentifikasi di Wuhan, Cina, pada Desember 2019. Setiap harinya kasus positif Covid-19 semakin meningkat di dunia. Pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat untuk menerapkan social distancing dan menerapkan protokol kesehatan jika melakukan aktivitas di luar rumah. Para ahli masih berupaya untuk menemukan vaksin untuk mencegah virus ini. Salah satu cara untuk memproteksi diri agar tidak terinfeksi virus ini adalah dengan meningkatkan/menjaga imun tubuh dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) seperti kunyit, jahe, dan lengkuas. Kandungan-kandungan di dalam rimpang tersebut terbukti secara klinik dapat meningkatkan imun tubuh. Sosialisasi ini dilaksanakan secara daring atau online menggunakan aplikasi zoom meeting. Peserta yang bergabung diberikan informasi tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga (Toga) yang dapat dijadikan suatu sediaan untuk meningkatkan imun tubuh di masa pandemi Covid-19. Hasil data pengisian google form oleh 16 peserta 76,5% menyatakan sangat bermanfaat sosialisasi ini dan 23,5% menyatakan bermanfaat. 
EDUKASI PENGGUNAAN KOSMETIK YANG AMAN BAGI REMAJA DI SMK FARMASI CUT MEUTIA BANDA ACEH Rulia Meilina; Sahbainur Rezeki; Fauziah Andika; Siti Samaniyah; Periskila Dina Kali Kulla; Kesumawati Kesumawati; Syarifah Yanti Astryna; Indah Amelia Putri; Ecie Kesumawati; Nurfatin Nisa Nasri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan bertujuan memberikan edukasi penggunaan kosmetik yang aman bagi remaja kepada siswa-siswi di SMK Farmasi Cut Meutia Kota Banda Aceh. Metode kegiatan pengabdian pada masyarakat  berupa sosialisasi edukasi penggunaan kosmetika pada remaja oleh tim pelaksana kegiatan. Hasil kegiatan sosilisasi ini memberikan pengetahuan kepada peserta tentang bahan kosmetika yang berbahaya dan bagaimana penggunaan kosmetika yang aman bagi remaja. Diharapkan melalui kegiatan ini remaja dapat bijak dalam memilih dan menggunakan kosmetik secara tepat.Kata Kunci: Edukasi, Kosmetika, Remaja.  The community service activities carried out aim to provide training on how to make dishwashing soap using lime to the community in Geudong Village, Delima subdistrict, Pidie Regency. This method of community service activities is a direct demonstration of how to make dishwashing soap from lime extract. As a result of this activity, the community will gain skills in making dishwashing soap using limes and it is hoped that with this skill, the community will be able to produce dishwashing soap and produce dishwashing soap to improve the family economy.Keyword: Education, Cosmetics, Youth.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI MIN 1 KOTA LHOKSEUMAWE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 Vera Novalia; Wheny Utariningsih
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 yang telah ditetapkan oleh WHO menjadi ancaman global dan membuat masyarakat di seluruh dunia meningkatkan kewaspadaannya untuk menekan penyebaran virus ini melalui promosi pemerintah dalam PHBS di sekolah yang merupakan upaya untuk memperdayakan siswa dilingkungan sekolah agar tahu, mau, dan mampu mempraktikkan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Apalagi anak-anak banyak menghabiskan waktunya di sekolah. Mereka di sekolah belajar menimba ilmu dan belajar berinteraksi dengan teman sebaya serta aneka ragam kejadian bersama warga lingkungan sekolah yang lainnya. Namun, sekolah juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit. Tujuan: Adapun yang menjadi tujuan dari pengabdian masyarakat yaitu memberdayakan setiap siswa di sekolah MIN 1 Lhokseumawe untuk meningkatan pengetahuan, kesadaran, kemauan untuk melaksanakan dan membudayakan PHBS dilingkungannya di masa pandemik covid 19. Metode: Survei awal lokasi dan permasalahan Target, Sosialisasi mengenai pentingnya PHBS, Praktik Perilaku Hidup Bersih Sehat pada masyarakat, Pembagian brosur PHBS, Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta pelaporan, dan Penyusunan laporan. Hasil penelitian Siswa mampu memahami pentingnya PHBS serta dapat mencontoh perilaku hidup bersih dan sehat di masa pandemik covid 19 (cara mencuci tangan, memilih jajanan sehat, membuang sampah pada temaptnya dll). Serta tersedia aspek sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan seperti masker dan hand sanitaizer guna mencegah penyebaran Covid-19.Kesimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perilaku hidup yang bersih dan sehat dan begitu besar manfaat menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat terutama pada saat sekarang ini di masa pandemi yang memerlukan berbagai pencegahan dimulai dari penggunaan masker, selalu mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan dan keluar rumah untuk keperluan yang sangat penting.Kata Kunci : PHBS, Covid 19, MIN 1 Kota LhokseumaweBackground: The COVID-19 pandemic that has been determined by WHO has become a global threat and has made people around the world increase their vigilance to suppress the spread of this virus through government promotions in PHBS in schools which is an effort to empower students in the school environment to know, want, and be able to practice PHBS and play an active role in realizing healthy schools. Moreover, children spend a lot of time at school. They at school learn to gain knowledge and learn to interact with peers as well as various events with other members of the school environment. However, schools can also be a threat of disease transmission. Objective: The goal of community service is to empower every student at the MIN 1 Lhokseumawe school to increase knowledge, awareness, willingness to implement and cultivate PHBS in their environment during the covid 19 pandemic. Methods: Initial survey of locations and problems Target, Socialization about the importance of PHBS , Practices of Clean and Healthy Life Behavior in the community, Distribution of PHBS brochures, Monitoring and Evaluation (Monev) and reporting, and Compilation of reports. Results: Students are able to understand the importance of PHBS and can imitate clean and healthy living behavior during the covid 19 pandemic (how to wash hands, choose healthy snacks, throw garbage in the place, etc.). There are also aspects of facilities and infrastructure that support health services such as masks and hand sanitizers to prevent the spread of Covid-19. Conclusion: There is an increase in knowledge about Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), clean and healthy living behavior and the benefits of maintaining a Clean and Healthy Life Behavior, especially at this time during the pandemic which requires various precautions starting from the use of masks, always washing hands and keep a distance and avoid crowds and leave the house for very important purposes.Keywords : PHBS, Covid 19, Min 1 Lhokseumawe City
EDUKASI TENTANG MANFAAT EKSTRAK ETANOL BUNGA KAMBOJA SEBAGAI SPRAY ANTI NYAMUK M. Rizal K; Syarifah Yanti Astryna; Muhammad Naufal
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyamuk merupakan vektor penyakit berbahaya seperti demam berdarah dan malaria. Penggunaan insektisida kimia secara berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan alternatif alami yang aman dan efektif. Bunga kamboja (Plumeria sp.) diketahui mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang memiliki potensi sebagai anti nyamuk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat ekstrak etanol bunga kamboja sebagai spray anti nyamuk. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat ekstrak etanol bunga kamboja dan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahan alami dalam pengendalian nyamuk.
PENINGKATAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP MELALUI SOSIALISASI DAN DISKUSI Lili Eky Nursia N; Maria Della Imersi Naben; Isnaini Shona Simangunsong; Asrida Asrida; Latipah Hannum; Syahroma Indah Dlt; Rezeki Fitriani Togatorop
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap penyakit tertentu, sehingga jika di masa mendatang anak tersebut terpapar penyakit yang sama, efek dari penyakit tersebut bisa diminimalkan. Cakupan imunisasi dasar lengkap merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan masyarakat, khususnya pada anak-anak. Desa Blang Muko di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menunjukkan cakupan imunisasi yang rendah, sehingga berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Pengabdian ini bertujuan mengembangkan strategi sosialisasi yang efektif serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di Desa Blang Muko untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar wajib. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan orang tua dan tenaga kesehatan setempat, serta observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi disebabkan oleh faktor rendahnya pengetahuan masyarakat, kepercayaan budaya dan agama, serta akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program sosialisasi yang berbasis pada komunikasi interpersonal dan pelibatan tokoh masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, rekomendasi yang diberikan adalah memperkuat program edukasi kesehatan berbasis komunitas untuk mencapai cakupan imunisasi yang lebih optimal.
PEMERIKSAAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI SEBAGAI USAHA PENCEGAHAN MASALAH GIZI DI SMAN 1 BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Nuzulul Rahmi; Asmaul Husna
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi yang dihadapi pada masa remaja adalah kekurangan gizi (stunting), kekurangan gizi mikro yang menyebabkan anemia dan kelibah berat badan (obesitas). Remaja yang sehat merupakan investasi masa depan bangsa yang akan memiliki peran penting untuk membangun dan mengembangkan bangsa sehingga status gizi remaja perlu mendapatkan perhatian. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui status gizi remaja putri di SMAN 1 Baitussalam. Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan status gizi remaja putri ini dilakukan 26 Desember 2022  di SMAN 1 Baitussalam Kabuapten Aceh Besar dengan peserta siswi kelas II berjumlah 80 orang yang hadir pada hari kegiatan tersebut. Kegiatan pemeriksaan status gizi remaja ini melibatkan peran aktif mahasiswa Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Ubudiyah Indonesia. Hasil pemeriksaan status gizi pada remaja di SMAN 1 Baitussalam Kabupaten Aceh Besar didapatkan status gizi remaja lebih dominan pada katagori normal yaitu 58 orang (72,5%) dibandingkan dengan status gizi yang tidak normal yaitu 22 orang (27,5%).Kata kunci : Status Gizi Remaja, penyuluhanThe nutritional problems faced in adolescence are stunting, micronutrient deficiencies which cause anemia and excess body weight (obesity). Healthy adolescents are an investment in the future of the nation which will have an important role in building and developing the nation so that the nutritional status of adolescents needs attention. The purpose of this community service is to find out the nutritional status of young women at SMAN 1 Baitussalam. The implementation of the examination of the nutritional status of young women was carried out on December 26, 2022 at SMAN 1 Baitussalam, Aceh Besar District with 80 class II student participants who were present on the day of the activity. This activity of examining the nutritional status of adolescents involved the active role of Bachelor of Public Health, University of Ubudiyah Indonesia. The results of examining the nutritional status of adolescents at SMAN 1 Baitussalam Aceh Besar District found that the nutritional status of adolescents was more dominant in the normal category, namely 58 people (72,5%) compared to abnormal nutritional status, namely 22 people (27,5%).Keywords: Adolescent Nutritional Status, counseling
EDUKASI PENCEGAHAN KEHAMILAN BERESIKO TINGI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA RS. HAJI MEDAN Novi Susanti; Halimatussakdiyah Halimatussakdiyah; Tama Arca Ramean Sinambela
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kehamilan berisiko tinggi merupakan kondisi yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin akibat faktor medis, sosial, dan perilaku. Kurangnya pemahaman ibu hamil mengenai faktor risiko, tanda bahaya, dan tindakan pencegahan menyebabkan tingginya angka komplikasi dan kematian maternal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui kegiatan edukasi mengenai pencegahan kehamilan berisiko tinggi di wilayah kerja RS Haji Medan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, dan penggunaan media edukasi berupa leaflet dan alat peraga. Partisipan terdiri dari 45 ibu hamil dengan usia 20–35 tahun, primigravida maupun multigravida, yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test serta observasi partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil secara signifikan, dengan skor rata-rata pre-test 51 meningkat menjadi 84 pada post-test (peningkatan 64,7%). Peserta mampu mengenali tanda bahaya, memahami faktor risiko, dan menerapkan langkah pencegahan sesuai pedoman kesehatan. Metode edukasi partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil dan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan antenatal care rutin. Edukasi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko komplikasi dan mendukung pencapaian target penurunan angka kematian maternal di wilayah kerja RS Haji Medan. Kata Kunci: kehamilan berisiko tinggi, edukasi ibu hamil, pencegahan komplikasi
PENYERAHAN BANTUAN SEMBAKO COVID UNTUK PANTI ASUHAN Marniati Marniati; Reja Sanova; Ayuni Safira; M. Aidil Fachrizal; Siti Prawitasari Br. Br. Hasibuan; Nadia Mustina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSembilan bahan pokok atau sering disingkat sembako adalah sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat yang terdiri atas berbagai bahan-bahan makanan dan minuman. Menurut keputusan Menteri Industri dan Perdagangan no 115/mpp/kep/2/1998 tanggal 27 Februari 1998, kesembilan bahan pokok itu adalah beras, sagu dan jagung, gula pasir, sayur-sayuran dan buah-buahan, daging sapi dan ayam, minyak goreng dan margarin, susu, telur, minyak tanah atau gas elpiji, garam beryodium dan bernatrium. Semua masyarakat dari yang tingkat ekonominya rendah sampai tinggi pasti membutuhkan sembako untuk memenuhi kebutuhannya setiap hari. Oleh karena itu, sembako mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat sehingga mudah didapatkan di warung-warung kecil, pasar tradisional, swalayan sampai mall sekalipun. Wabah pandemik Covid-19 menyebabkan banyaknya lapisan masyarakat yang terdampak, sehingga peneliti melaksanakan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyerahan bantuan sembako covid untuk panti asuhan Yatim Piatu Yayasan Islam Medika Kasih Seutui. Kata Kunci : Penyerahan sembako, dampak covid-19, pengabdian masyarakat
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI GERAKAN HIDUP SEHAT PADA SISWA DI SMA NEGERI 14 ISKANDAR MUDA KOTA BANDA ACEH Chairanisa Anwar; Finaul Asyura; Uswatun Hasanah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit kronis yang tidak dapat ditularkan dari orang ke orang. Kematian akibat PTM diperkirakan akan terus meningkat di seluruh dunia, peningkatan terbesar akan terjadi di Negara menengah dan miskin. Penyakit Tidak Menular (PTM) juga penyakit yang tidak ditularkan dan tidak ditransmisikan kepada orang lain dengan bentuk kontak apapun, menyebabkan kematian dan membunuh sekitar 5 juta manusia setiap tahunnya. Pendekatan yang digunakan adalah dengan sosialisasi pada siswa SMA karena   remaja lebih mudah menerima apa yang disampaikan dibanding apa yang dicari. Sosialisas merupakan cara yang mudah dan efektif dalam sebuah penyampaian pesan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular, pada siswa SMA Negeri 14 Iskandar Muda Kota Banda Aceh. Jenis kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi kesehatan, oleh karena itu sosialisasi dan edukasi sangat penting dilakukan mengenai Penyakit Tidak Menular.Kata Kunci: Penyakit Tidak Menular, SosialisasNon-communicable diseases (NCDs) are chronic diseases that cannot be transmitted from person to person. Deaths due to NCDs are expected to continue to increase throughout the world, with the largest increases occurring in middle and poor countries. Non-Communicable Diseases (NCDs) are also diseases that are not contagious and are not transmitted to other people by any form of contact, causing death and killing around 5 million people every year. The approach used is outreach to high school students because teenagers more easily accept what is conveyed than what is sought. Socialization is an easy and effective way of conveying a message. The aim of this community service is to detect risk factors for non-communicable diseases in students at SMA Negeri 14 Iskandar Muda, Banda Aceh City. The type of activity carried out is in the form of health outreach, therefore socialization and education are very important regarding Non-Communicable Diseases.Keywords: Non-Communicable Diseases, Socialization

Page 4 of 22 | Total Record : 218