cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 218 Documents
DETEKSI DINI DAN UPAYA PENINGKATAN KESADARAN DIRI PENDERITA HIPERTENSI UNTUK MEMANFAATKAN LAYANAN KESEHATAN KOMUNITAS Chairanisa Anwar; Finaul Asyura; Putri Mauliza
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini terhadap hipertensi sangat penting dalam mencegah komplikasi lanjut yang berbahaya. Namun, pada kenyataannya, banyak individu yang baru mengetahui mereka menderita hipertensi setelah terjadi komplikasi. Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan pengelolaan hipertensi menjadi tantangan besar dalam pengendalian penyakit ini. Selain itu, meskipun layanan kesehatan untuk deteksi dan penanganan hipertensi sudah tersedia di berbagai fasilitas kesehatan komunitas, seperti puskesmas dan posyandu, pemanfaatannya oleh masyarakat masih tergolong rendah. Faktor-faktor seperti kurangnya informasi, rasa takut, atau ketidaktahuan mengenai cara memanfaatkan layanan kesehatan sering kali menghambat akses masyarakat terhadap fasilitas yang ada. Tujuan dari kegiatan ini tidak hanya sebatas meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, tetapi juga untuk mendorong perubahan perilaku yang positif dalam menjaga kesehatan. Masyarakat perlu memahami bahwa hipertensi dapat dicegah dan dikelola secara efektif jika dideteksi lebih awal. Keywords: deteksi dini, peningkatan kesadaran, penderita hipertensiEarly detection of hypertension is very important in preventing dangerous further complications. However, in reality, many individuals only find out they have hypertension after complications occur. The low level of public awareness regarding the importance of early detection and management of hypertension is a major challenge in controlling this disease. In addition, although health services for the detection and treatment of hypertension are available in various community health facilities, such as community health centers and posyandu, their utilization by the community is still relatively low. Factors such as lack of information, fear, or ignorance about how to utilize health services often hinder people's access to existing facilities. The aim of this activity is not only to increase public knowledge about hypertension, but also to encourage positive behavioral changes in maintaining health. The public needs to understand that hypertension can be prevented and managed effectively if detected early. Keywords: early detection, increasing awareness, hypertension sufferers
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI PADA REMAJA PUTRI DI MAN 5 KABUPATEN ACEH BESAR Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara termasuk jenis kanker yang paling banyak diderita oleh perempuan di Indoneisa. Data dari Kemenkes pada tahun  2020 jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia. Sementara itu, untuk jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus. Kanker payudara dapat dideteksi secara dini dengan pemeriksaan payudara sendiri dimulai dari masa remaja hingga telah menjadi wanita dewasa. Tujuan pendidikan kesehatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para remaja putri mengenai kanker payudara yang bisa terdeteksi secara dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan 04 Maret 2022 di MAN 5 Kabuapten Aceh Besar dengan peserta siswi kelas III yang hadir pada hari kegiatan penyuluhan. Kegiatan pendidikan kesehatan ini melibatkan peran aktif mahasiswa Prodi D-III dan D-IV Kebidanan Universitas Ubudiyah Indonesia. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan dan praktik sadari, remaja putri merasa pengetahuannya menjadi lebih bertambah mengenai kanker payudara dan bisa melakukan sadari untuk medeteksi dini kanker payudara, dan akan melakukan sadari secara rutin seminggu setelah menstruasi agar dapat mendeteksi abnormalitas pertumbuhan kelenjar tersebut sehingga dapat segera diobati.Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Kanker Payudara, SADARIBreast cancer is one of the most common types of cancer suffered by women in Indonesia. Data from the Ministry of Health in 2020 the number of new cases of breast cancer reached 68,858 cases (16.6%) out of a total of 396,914 cancer cases in Indonesia. Meanwhile, the number of deaths reached more than 22,000 cases. Breast cancer can be detected early with breast self-examination starting from adolescence to adulthood. The purpose of this health education is to increase the knowledge and awareness of young women about breast cancer that can be detected through breast self-examination (BSE). The extension activities were carried out on March 4, 2022 at MAN 5 Aceh Besar Regency with third grade students who were present on the day of the counseling activity. This health education activity involves the active role of D-III and D-IV Midwifery students at the University of Ubudiyah Indonesia. After carrying out health education and awareness practice, young women feel that their knowledge is increasing about breast cancer and can be aware of early detection of breast cancer, and will be aware regularly after menstruation so that they can become men.Keywords: Health Education, Breast Cancer, BSE
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENINGKATAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK BALITA DI DESA BINAAN POLTEKKES KEMENKES ACEH Sisca Mardelita; Cut Ratna Keumala; Intan Liana; Maria Irwani; Arnela Nur; Linda Suryani; Andriani Andriani; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:  Peran ibu dalam penerapan hidup sehat, termasuk pola hidup tentang kesehatan gigi dan mulut akan berjalan dengan baik bila didasari oleh pengetahuan yang dimiliki tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Melalui peran ibu dalam keluarga,  diharapkan mampu mendorong kesadaran anak dengan terus mengingatkan untuk melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut serta mendampingi anak melakukannya secara rutin, serta dapat memahami kebutuhan keluarga sehingga dapat menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh setiap anggota keluarga, terutama untuk mengatasi dan mencegah munculnya penyakit gigi dan mulut. Hasil Pemeriksaan Awal pada 25 orang anak balita, ditemukan 72% mengalami  karies gigi, dan hasil wawancara dengan ibu, hampir semua ibu  (92%) tidak mendorong anak untuk melakukan menyikat gigi secara rutin dan tidak mengetahui masalah-masalah terkait penyakit gigi pada balita.Tujuan:. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pemberdayaan keluarga dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita.Metode: Kegiatan ini dilakukan oleh dosen jurusan Kesehatan gigi dan dosen jurusan Jurusan Farmasi lamanya pelaksanaan selama 6 bulan pada tahun 2024. Metode yang akan digunakan diskusi dan simulasi yaitu  merencanakan kegiatan yang akan dilakukan, dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian modul dan lembar monitoring menyikat gigi dan melakukan edukasi pada ibu yang memiliki balita  di desa Paleuh Pulo oleh tim pengabdian masyarakat, dengan kriteria hasil pengetahuan ibu meningkat sebanyak > 80%.Hasil: Peningkatan pengetahuan keluarga di Desa Paleuh Pulo tentang pemberdayaan di bidang pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut setelah diberikan edukasi, dengan nilai pre test pengetahuan 61% dan meningkat  menjadi 83% sebagai nilai post test. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ibu dalam mengedukasi anak dan terampil dalam membantu anak untuk menyikat gigi yang baik dan benar, kemampuan ibu memotivasi anak untuk menyikat gigi dan kemampuan ibu untuk mengidentifikasi masalah Kesehatan gigi dan mulut pada anggota keluarga.Kesimpulan: Melalui program pemberdayaan keluarga ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam hal pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita di Desa Paleuh Pulo
PERBANDINGAN PERILAKU PETUGAS KESEHATAN DALAM PENANGANAN LIMBAH MEDIS DI PUSKESMAS KUTA ALAM DAN PUSKESMAS JEULINGKE KOTA BANDA ACEH TAHUN 2022 Sonia Putri Nasrita; Dedi Andria; Radhiah Zakaria
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilahan dan pewadahan limbah merupakan inti dari pengelolaan limbah dan harus dilakukan pada sumber penghasil limbah. Pengetahuan tenaga layanan kesehatan yang benar, sikap positif dan praktik yang aman terhadap kegiatan pemilahan dan pewadahan merupakan hal terpenting karena mereka memiliki risiko paling tinggi terhadap limbah medis yang dihasilkan dari pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan perilaku petugas kesehatan dalam penanganan limbah medis di Puskesmas Kuta Alam dan Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh Tahun 2022.  Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang sifatnya deskriptif, sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 10 petugas kesehatan dengan teknik wawancara mendalam. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus Tahun 2022. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dalam pengurangan limbah medis kedua puskesmas melakukan pemilahan limbah medis, pengangkutan internal limbah medis dilakukan oleh petugas cleaning service, dalam penyimpanan sementara kedua puskesmas sama-sama menggunakan safety box yang ditutup dengan rapat namun dalam hal pengelolaan limbah medis puskesmas Kuta Alam tidak terdapat saluran limbah khusus untuk pembuang limbah medis cair sedangkan puskesmas Jeulingke memiliki saluran pembuangan khusus limbah medis cair. Disarankan bagi Puskesmas dapat mengadvokasi kepada petugas pengelola limbah medis padat Puskesmas melalui kegiatan pendidikan dan latihan dalam mengelola limbah medis Puskesmas.Kata kunci : Limbah Medis, Petugas KesehatanSegregation and storage of waste is the essence of waste management and must be carried out at the source of the waste. The correct knowledge of health care workers, positive attitudes and safe practices towards sorting and container activities is of paramount importance because they have the highest risk of medical waste generated from their work. This study aims to compare the behavior of health workers in handling medical waste at the Kuta Alam Health Center and Jeulingke Health Center, Banda Aceh City in 2022. The research design used was qualitative research which was descriptive in nature, the sample used a total sampling technique of 10 health workers using in-depth interview techniques . This research was conducted in August 2022. The results of the study explained that in reducing medical waste the two puskesmas carried out medical waste segregation, the internal transportation of medical waste was carried out by cleaning service officers, in temporary storage the two puskesmas both used safety boxes which were closed tightly but In terms of medical waste management, the Kuta Alam Health Center does not have a special waste channel for liquid medical waste disposal, while the Jeulingke Health Center has a special liquid medical waste disposal channel. It is recommended that Puskesmas can advocate for Puskesmas solid medical waste management officers through education and training activities in managing Puskesmas medical waste.Keywords: Medical Waste, Health Workers 
SOSIALISASI EDUKASI MINUMAN BERISIKO TERHADAP KESEHATAN GINJAL UNTUK PENCEGAHAN GAGAL GINJAL KRONIS PADA REMAJA DAYAH MODERN DARUL ULUM BANDA ACEH Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati; Ella Frisella; Herawati Herawati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia; Syarifah Yanti Astrina; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, termasuk pada kelompok usia muda. Salah satu faktor risiko yang sering diabaikan adalah konsumsi minuman berisiko seperti minuman bersoda, minuman energi, dan minuman instan dengan kandungan gula tinggi, pemanis buatan, serta bahan kimia tambahan. Remaja yang menempuh pendidikan di dayah modern memiliki potensi terpapar risiko ini akibat kebiasaan mengonsumsi minuman kemasan yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri remaja Dayah Modern Darul Ulum tentang minuman berisiko bagi kesehatan ginjal dan langkah pencegahannya. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi kelompok, dan pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 43% setelah intervensi, khususnya pada pemahaman tentang jenis minuman yang perlu dihindari dan pentingnya menjaga hidrasi dengan air putih. Program ini terbukti efektif sebagai langkah promotif-preventif untuk mencegah GGK pada remaja di lingkungan dayah modern, serta berpotensi direplikasi di lembaga pendidikan serupa. 
KEGIATAN PENYULUHAN TENTANG CARA MENCUCI TANGAN DENGAN BENAR DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL CEURIH ULEE KAREENG KOTA BANDA ACEH Fauziah Andika; Nia Rayyanis; Intan Wahyuni; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 1, No 2 (2019): VOL, 1, NO. 2, OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Anak usia sekolah memiliki kesadaran yang kurang mengenai perilaku cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar . Biasanya anak usia sekolah hanya mengerti bahwa cuci tangan yang penting tanganya basah saja, padahal cuci tangan saja atau cuci tangan tidak menggunakan sabun masih meninggalkan kuman atau kurang bersih sehingga belum bisa di katakan cuci tangan yang baik dan benar. Sehingga di butuhkan peran pelaku kesehatan untuk memberikan informasi kepada masyarakat termasuk anak usia sekolah mengenai prilaku cuci tangan pakai sabun agar dapat mewujudkan masyarakat berperilaku hidup bersih sehat. Setelah diberikan penyuluhan, diharapkan agar siswa dapat menjaga kebersihan diri, dimulai dengan mencuci tangan pakai sabun sebelum makan dan sesudah makan serta mencuci tangan pada saat selesai bermain. Kata kunci : Cuci tangan pakai sabun, PHBS
PENYULUHAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DAN PENINGKATAN KOMPETISI DASAR KADER POSYANDU DALAM PENGUKURAN ANTROPOMETRI DI DESA KUTA PADANG KABUPATEN ACEH BARAT Laila Apriani Hasanah Harahap; Cukri Rahma; Meutia Faradhiba; Siti Fitri Maysarah Siregar; Eva Flourentina Kusuma Wardhani; Firman Firdauz Saputra; Wardah Iskandar; Sri Wahyuni Muhsin; Rinawati Rinawati; Safrida Safrida; Marniati Marniati; Suci Eka Putri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa depan suatu bangsa tergantung pada keberhasilan anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan secara optimal.. Masa pertumbuhan merupakan masa esensial bagi anak-anak untuk mendapatkan asupan nutrisi dan gizi yang cukup. Namun, sekitar 2,9 juta anak di Indonesia masih mengalami gizi buruk. Pemantauan pertumbuhan merupakan salah satu kegiatan utama program perbaikan gizi yang menitikberatkan pada upaya pencegahan dan peningkatan keadaan gizi balita. Pemberian makanan tambahan (PMT) atau suplementasi gizi khususnya bagi balita merupakan salah satu strategi peningkatan akses pangan bergizi untuk pemenuhan kebutuhan balita dalam mengatasi masalah gizi. Secara teknis, sering ditemui kesalahan menggunakan timbangan yang tidak layak dan tidak dikalibrasi serta kesalahan dalam pemasangan timbangan dan pembacaan hasil. kader posyandu sangat berperan penting dalam upaya kesehatan masyarakat. Kader posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat melalui posyandu. Kegiatan pembinaan yang di lakukan yaitu memberikan penyuluhan terkait pemberian makanan tambahan dan peningkatan kompetisi dasar kader posyandu dalam pengukuran antropometri di desa kuta padang. Metode pelaksanaan mulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi semua sudah terlaksana sesuai rencana. Hasil yang dicapai, publikasi artikel pada jurnal pengabdian Masyarakat serta kader posyandu dan masyrakat sudah mampu menerima penjelasan dan dapat mengaplikasikannya. Keywords : Pemberian Makanan Tambahan, AntropometriThe future of a nation depends on the success of children in achieving optimal growth and development. The growth period is an essential period for children to get adequate nutrition and nutritional intake. However, around 2.9 million children in Indonesia are still malnourished. Growth monitoring is one of the main activities of the nutrition improvement program, which focuses on preventing and improving the nutritional status of children under five. Providing additional food (PMT) or nutritional supplementation, especially for toddlers, is one of the strategies to increase access to nutritious food to meet the needs of toddlers in overcoming nutritional problems. Technically, there are often errors using inappropriate and uncalibrated scales as well as errors in installing scales and reading results. posyandu cadres play an important role in public health efforts. Posyandu cadres are at the forefront of services to the community through posyandu. The coaching activities carried out are providing counseling related to supplementary feeding and increasing the basic competition of posyandu cadres in anthropometric measurements in kuta padang village. The method of implementation starting from preparation, implementation, evaluation have all been carried out according to plan. The results achieved, publication of articles in community service journals and posyandu cadres and the community have been able to receive explanations and can apply them.Keywords: Supplementary Feeding, Antrhopometri
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP REMAJA PUTRI MELALUI EDUKASI NYERI HAID DAN PELAKSANAAN SENAM DISMENORE DI MAS BABUN NAJJAH KOTA BANDA ACEH Raudhatun Nuzul ZA; Fitriyanti Fitriyanti; Ulfa Husna Dhirah; Rizky Swastika Renjani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri haid (dismenore) merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering dialami oleh remaja putri dan berdampak pada aktivitas belajar serta kualitas hidup mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan remaja putri dalam menangani nyeri haid melalui edukasi kesehatan serta praktik langsung senam dismenore sebagai metode non-farmakologis. Program dilaksanakan di MAS Babun Najjah Kota Banda Aceh dengan melibatkan 22 siswi kelas XII. Metode kegiatan mencakup penyuluhan, diskusi, demonstrasi video, dan praktik senam dismenore yang dievaluasi melalui observasi dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja mengenai mekanisme nyeri haid, faktor pencetus, serta teknik penanganan non-obat. Seluruh peserta mampu mengikuti gerakan senam dengan baik dan menyatakan bahwa senam mudah dilakukan serta bermanfaat untuk mengurangi ketidaknyamanan saat menstruasi. Kegiatan ini memberikan dampak positif melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan manajemen nyeri, serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Intervensi edukasi dan senam dismenore direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah sebagai upaya promotif dan preventif bagi remaja putri.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PEMBERIAN MP-ASI YANG TEPAT DAN SESUAI BAGI IBU YANG MEMILIKI ANAK USIA 6-12 BULAN DI DESA LAMBADA LHOK ACEH BESAR TAHUN 2020 Eva Rosdiana; Mira Abdullah; Febri Yusnanda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak MP-ASI merupakan makanan pendamping Air Susu Ibu yang berperan penting untuk menunjang kebutuhan nutrisi bagi anak terutama usia 6-24 bulan. MP-ASI yang tepat dan sesuai dapat membantu pertumbuhan anak menjadi optimal karena anak mendapatkan nutrisi yang tepat sesuai dengan usianya. Namun sebaliknya MP-ASI yang kurang tepat akan mempengaruhi status Gizi Pada anak. Sehingga anak- anak yang tidak mendapatkan MP-ASI yang tepat cenderung mengalami gizi buruk dan stunting. Beberapa penelitian juga menyatakan bahwa keadaan kurang gizi dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya kebiasaan pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang tidak tepat. Desa Lambada Lhok merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam yang merupakan wilayah dengan kasus stunting tinggi di Aceh. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu tentang pemberian MP-ASI yang tepat agar bayi mendapatkan nutrisi yang sesuai untuk pertumbuhannya serta dapat mencegah dari kejadian gizi buruk dan stunting. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI yang tepat dan sesuai hanya 30,6%, namun setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan ibu mengenai pemberian MP-ASI yang tepat meningkat menjadi 80%. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, MP-ASI Yang Tepat
CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI SMPN 3 MEULABOH, KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN, ACEH BARAT Syarifah Yanti Astryna; Fitra Alvionida; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah; Nur Aida
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkoba adalah masalah yang kompleks di Indonesia, yang ditandai oleh peningkatan jumlah pecandu narkoba dan banyaknya kasus narkoba yang terungkap. Hal ini berdampak buruk pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara di masa depan. Salah satu penyebab meningkatnya konsumsi narkoba pada remaja adalah sikap mereka yang mengabaikan nilai-nilai, norma, dan hukum yang berlaku. Kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Meulaboh, Kabupaten Johan Pahlawan, Aceh Barat pada tanggal 15 Agustus 2024. Kegiatan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba ini dikoordinasi oleh pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Meulaboh, dilakukan dengan tujuan agar kegiatan sosialisasi ini dapat berjalan dengan baik dan memperoleh dukungan dari berbagai pihak yang terlibat didalam kegiatan sosialisasi tersebut. Sosialisasi ini diikuti oleh pelajar dan guru wali. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi penyebab penyalahgunaan narkoba pada remaja. Metode yang digunakan adalah systematic literature review berdasarkan artikel yang dipublikasikan yaitu penyalahgunaan narkoba pada remaja dari berbagai aspek fisik, psikis, pendidikan, sosial dan ekonomi.Kata Kunci: Narkoba, pengetahuan kelompok remaja, penyalahgunaanDrugs are a complex problem in Indonesia, which is characterized by an increase in the number of drug addicts and the number of drug cases that have been exposed. This has a bad impact on the life of society and the state in the future. One of the causes of the increase in drug consumption in adolescents is their attitude of ignoring applicable values, norms, and laws. The socialization of the dangers of drug abuse for the younger generation was carried out at the State Junior High School (SMP) 3 Meulaboh, Johan Pahlawan Regency, West Aceh on August 15, 2024. This socialization activity about the dangers of drug abuse was coordinated by the State Junior High School (SMP) 3 Meulaboh, carried out with the aim that this socialization activity can run well and obtain support from various parties involved in the socialization activity. This socialization was attended by students and guardian teachers. The purpose of the study is to identify the causes of drug abuse in adolescents. The method used is a systematic literature review based on published articles, namely drug abuse in adolescents from various physical, psychological, educational, social and economic aspects.Key words: Drugs, adolescent group knowledge, abuse

Page 6 of 22 | Total Record : 218