cover
Contact Name
Muh. Ridwan Yunus
Contact Email
ridwanwawan559@gmail.com
Phone
+6285254952424
Journal Mail Official
ridwanwawan559@gmail.com
Editorial Address
Jln. S. Condronegoro (Samofa); Telepon: 0981-2911683 Biak Papua
Location
Kab. biak numfor,
P a p u a
INDONESIA
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
ISSN : -     EISSN : 28079248     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Maret dan September. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian di bidang komunikasi, Politik, dan Sosiologi
Articles 76 Documents
Penggunaan Media Online Aplikasi PLN Mobile dalam Memenuhi Informasi Listrik Prabayar PT. PLN (PERSERO) UP3 BIAK Bobby Kristianto yegrim; Hepi Hastuti
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 1 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong PT. PLN (Persero) untuk berinovasi dalam layanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile, khususnya bagi pelanggan listrik prabayar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media online aplikasi PLN Mobile dalam memenuhi informasi listrik prabayar bagi pelanggan PT. PLN (Persero) UP3 Biak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 9 informan (pelanggan listrik prabayar dan petugas PLN UP3 Biak), serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori difusi inovasi Everett Rogers yang mencakup tahapan pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi PLN Mobile telah memberikan kemudahan dalam pemantauan saldo, pembelian token, pengaduan gangguan, serta akses informasi program-program PLN. Sebanyak 20.559 pelanggan listrik prabayar di wilayah UP3 Biak telah menggunakan aplikasi ini dengan nilai transaksi mencapai Rp1.786.315.522 pada periode Januari–April 2025. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sosialisasi, ketergantungan pada koneksi internet yang tidak merata, serta gangguan teknis (bug) pada aplikasi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa PLN Mobile efektif sebagai media online untuk memenuhi informasi listrik prabayar, tetapi diperlukan optimalisasi melalui peningkatan sosialisasi hingga ke daerah pelosok, perbaikan infrastruktur jaringan, serta pengembangan fitur yang lebih ramah pengguna.
Peran Komunikasi dalam Membangun Hubungan Guru dan Murid pada Pembelajaran di SMKS YPK 1 Pariwisata Biak Claudius Tri Putra Sada Enci; Muh. Ridwan Yunus
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 1 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi dalam membangun hubungan antara guru dan murid pada proses pembelajaran di SMKS YPK 1 Pariwisata Biak, Kabupaten Biak Numfor. Hubungan yang harmonis antara guru dan murid menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal. Namun, fenomena di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat murid yang merasa takut, kurang percaya diri, dan cenderung menutup diri dalam berinteraksi dengan guru. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, guru, dan murid, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dan persuasif yang diterapkan guru berperan signifikan melalui lima indikator utama: (1) Keterbukaan, yaitu guru memberikan ruang bertanya dan merespons pendapat murid; (2) Kesetaraan, yaitu perlakuan adil tanpa memandang latar belakang; (3) Sikap Positif, yaitu keramahan, kesabaran, dan kemampuan mendengarkan; (4) Empati, yaitu kepedulian guru terhadap kesulitan dan kondisi emosional murid; (5) Dukungan, baik secara akademik, emosional, maupun spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi efektif antara guru dan murid menjadi jembatan pembentukan karakter, kedisiplinan, dan motivasi belajar. Guru disarankan untuk terus mengembangkan pendekatan komunikasi yang humanis dan inklusif, sementara murid diharapkan lebih aktif dan percaya diri dalam berinteraksi.
Dampak Media Sosial terhadap Interaksi Sosial Remaja di Kampung Animi Distrik Oridek Kabupaten Biak Numfor Dina Yapen; Nur Inayati Saiful
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 1 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak media sosial terhadap interaksi sosial remaja di Kampung Animi, Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 15 orang remaja yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan temuan yang menarik dan berbeda dari asumsi umum: dari 15 informan remaja, 13 orang (87%) tidak menggunakan media sosial dalam keseharian mereka karena keterbatasan akses terhadap perangkat komunikasi, larangan orang tua, dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Remaja di Kampung Animi lebih banyak menghabiskan waktu untuk interaksi tatap muka langsung seperti bermain bersama, berkumpul, dan kegiatan keagamaan. Hanya 2 informan yang menggunakan media sosial (Facebook) namun dengan pengawasan ketat dari orang tua dan waktu penggunaan yang terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa di daerah dengan keterbatasan akses teknologi, interaksi sosial remaja masih didominasi oleh bentuk-bentuk interaksi langsung tradisional, bukan interaksi virtual. Strategi keluarga yang efektif meliputi pembatasan penggunaan perangkat, pendampingan, dan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak.
Dampak Sosial Program Pemberdayaan Masyarakat terhadap Peningkatan Kesejahteraan Keluarga di Kampung Syabes Distrik Yendidori Kabupaten Biak Numfor Insina Dimara; Darlin Darlin
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 1 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses perubahan sosial, ekonomi, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial program pemberdayaan masyarakat terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga di Kampung Syabes, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 8 informan (kepala kampung, sekretaris, bendahara, aparat kampung, tokoh adat, dan tokoh pemuda), serta studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori kapabilitas (capability approach) dari Amartya Sen (2009) yang menekankan peningkatan kemampuan dasar manusia (capabilities) dan kebebasan substantif sebagai tujuan pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat di Kampung Syabes yang mencakup tiga fokus utama (rumah layak huni, fasilitas sanitasi dan dukungan kesehatan serta pendidikan, dan ekonomi produktif) telah memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga. Program rumah layak huni dinilai paling berhasil karena memberikan dampak langsung dan nyata, diikuti oleh peningkatan fasilitas sanitasi dan akses air bersih. Program ekonomi produktif menunjukkan hasil yang menggembirakan meskipun skalanya masih terbatas. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat yang partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal efektif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Disarankan penguatan program ekonomi produktif, pemeliharaan infrastruktur yang berkelanjutan, serta perluasan cakupan manfaat kepada seluruh warga.
Peran Komunikasi Pimpinan dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Pada Perum DAMRI Kantor Cabang Biak Eki Immanuel Tonapa; Rahma Agustiani
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 2 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi pimpinan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja karyawan di suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi pimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan pada Perum DAMRI Kantor Cabang Biak, khususnya pada bidang usaha/teknik yang mencakup pengemudi dan mekanik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 6 informan (General Manager, Manager Usaha/Teknik, mekanik, dan pengemudi), serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pimpinan dari John Robert Lewis (2018) yang mencakup sepuluh indikator: kejelasan pesan, keterbukaan dan transparansi, kemampuan mendengarkan, empati dalam komunikasi, kemampuan beradaptasi, konsistensi, kemampuan memotivasi, keterlibatan, ketepatan waktu, dan kemampuan membangun hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan Perum DAMRI Kantor Cabang Biak telah menerapkan kesepuluh indikator tersebut dengan baik, yang berdampak pada peningkatan kinerja karyawan. Penggunaan media sosial (WhatsApp) dan papan mading harian membantu kejelasan pesan. Keterbukaan dan transparansi diterapkan melalui kebijakan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Kemampuan mendengarkan diwujudkan melalui respons cepat terhadap keluhan karyawan. Empati dan kemampuan beradaptasi ditunjukkan dengan pendekatan kekeluargaan tanpa membedakan suku, ras, dan agama. Konsistensi diterapkan melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tegas namun tetap mempertimbangkan kondisi daerah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi pimpinan yang efektif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Disarankan agar pimpinan terus meningkatkan fasilitas pendukung pekerjaan dan mempertahankan hubungan baik yang telah terjalin.
Pembinaan Generasi Muda melalui Strategi Komunikasi Efektif Di Kampung Sundey Flora Yeni Warnares; Irwan Irwan
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 2 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi efektif yang diterapkan oleh Kepala Kampung Sundey dalam pembinaan generasi muda di wilayah Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor. Generasi muda sebagai aset bangsa memerlukan pendekatan komunikasi yang sesuai dengan karakteristik mereka yang dinamis, kritis, dan terbuka terhadap perubahan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini melibatkan Kepala Kampung, pemuda, dan tokoh masyarakat sebagai informan utama. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan lima indikator strategi komunikasi: komunikator, pesan, media, komunikan, dan efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Kampung menerapkan tiga strategi utama: (1) mengenal kondisi generasi muda terlebih dahulu sebelum melakukan pembinaan, (2) melakukan pendekatan personal untuk menciptakan suasana kekeluargaan, dan (3) melibatkan generasi muda secara aktif dalam kegiatan-kegiatan kampung. Media komunikasi yang digunakan meliputi komunikasi tatap muka langsung, pertemuan rutin di balai kampung, diskusi kelompok, serta pemanfaatan media sosial seperti Facebook dan WhatsApp. Efek yang dihasilkan meliputi peningkatan kesadaran, motivasi, dan perilaku positif generasi muda, meskipun masih terdapat segmen yang belum optimal. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya tingkat pendidikan dan ekonomi, serta kurangnya kesadaran sebagian generasi muda untuk terlibat aktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi efektif dengan komunikator yang kredibel, pesan yang jelas dan membangun, media yang sesuai, serta pemahaman terhadap karakteristik generasi muda, mampu menciptakan pembinaan yang positif dan berkelanjutan.
Perubahan Budaya Wor dalam Upacara Adat pada Masyarakat Kampung Wouna Distrik Andey Kabupaten Biak Numfor Lidia Mawar Dimara; Salehuddin Salehuddin
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 2 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upacara adat merupakan salah satu tradisi masyarakat tradisional yang masih dianggap memiliki nilai-nilai yang relevan bagi kebutuhan masyarakat penduduknya. Budaya wor dalam agama tradisional orang Biak merupakan suatu kewajiban yang harus diselenggarakan oleh setiap keluarga inti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan budaya wor dalam upacara adat pada masyarakat Kampung Wouna, Distrik Andey, Kabupaten Biak Numfor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan yang terdiri dari ketua adat, sekretaris adat, bendahara adat, dan anggota dewan adat Kampung Wouna, serta observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya wor dalam upacara adat masyarakat Kampung Wouna mengalami perubahan yang signifikan. Bentuk-bentuk wor yang mengalami perubahan meliputi: (1) Wor Farbakbuk (upacara perkawinan), yang dahulu melibatkan prosesi masuk minang dan perjodohan, kini bergeser menjadi lebih sederhana; (2) Wor Fasfes Mandwam (upacara perlindungan ibu hamil), yang kini jarang dilakukan; (3) Wor Fasasnai atau Anunbesop (upacara memperlihatkan bayi kepada alam), yang kini bergeser menjadi ibadah syukuran di gereja; (4) Wor Apanaknik (upacara gunting rambut anak pertama), yang kini dapat dilakukan untuk semua anak; (5) Wor Beba (upacara besar untuk anak yang menyelesaikan pendidikan), yang masih dilaksanakan namun menyesuaikan dengan kondisi. Faktor penyebab perubahan meliputi masuknya pengaruh gereja, perkembangan teknologi, keterbatasan biaya dan persiapan materi, serta perubahan niat dan antusiasme masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya wor dalam upacara adat masyarakat Kampung Wouna mengalami pergeseran dari yang bersifat sakral-religius ke arah yang lebih sederhana dan terpengaruh oleh modernisasi serta kristenisasi, namun nilai-nilai dasarnya masih dipertahankan.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 4 Mansoben Distrik Supiori Timur Kabupaten Supiori Mince Inggabouw; Nur Inayati Saiful
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 2 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Peran orang tua sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar anak, karena keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 4 Mansoben, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan (siswa SMP Negeri 4 Mansoben), observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa meliputi empat indikator utama: (1) peran sebagai pendidik, yaitu mendidik anak tentang pentingnya belajar, menanamkan nilai-nilai moral, dan memberikan teladan; (2) peran sebagai pendorong (motivator), yaitu memberikan semangat, dorongan, dan dukungan psikologis kepada anak; (3) peran sebagai fasilitator, yaitu menyediakan sarana dan prasarana belajar seperti alat tulis, buku, ruang belajar, dan kebutuhan lainnya; (4) peran sebagai pembimbing, yaitu memberikan arahan, nasihat, bimbingan, dan pengawasan terhadap kegiatan belajar anak. Faktor penghambat peran orang tua meliputi kesibukan kerja, tingkat pendidikan orang tua yang rendah, keterbatasan ekonomi, dan kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendampingan belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran orang tua sangat menentukan keberhasilan motivasi belajar anak, namun masih banyak orang tua yang belum optimal menjalankan perannya karena berbagai keterbatasan.
Analisis Judi Online dan Pinjaman Online terhadap Perubahan Nilai dan Norma Sosial Generasi Z Muhammad Rafli Amran; M. Saleh Laha
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 5 No 2 (2023): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena judi online dan pinjaman online di kalangan Generasi Z serta dampaknya terhadap perubahan nilai dan norma sosial di Kelurahan Karang Mulia, Kabupaten Biak Numfor. Fenomena ini menjadi sorotan karena meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan anak muda yang secara tidak langsung memengaruhi pola pikir, perilaku sosial, dan sistem nilai yang berlaku di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan dari kalangan Generasi Z (usia 18-24 tahun), observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judi online dan pinjaman online bukan hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga memicu perubahan signifikan dalam nilai material, nilai vital, dan nilai kerohanian, serta melemahkan lima norma sosial: norma agama, kesusilaan, kesopanan, kebiasaan, dan hukum. Generasi Z cenderung melihat judi dan pinjaman online sebagai jalan cepat memenuhi kebutuhan, tanpa mempertimbangkan risiko jangka panjang, yang mengakibatkan terjadinya kondisi anomie (kekacauan norma) sebagaimana dijelaskan Émile Durkheim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perubahan nilai dan norma sosial di kalangan Generasi Z di Karang Mulia dipengaruhi secara kuat oleh kehadiran judi online dan pinjaman online. Diperlukan peran aktif dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam memberikan edukasi digital serta penguatan kembali nilai-nilai sosial yang konstruktif.
Strategi Komunikasi Organisasi Dalam Penyusunan Rencana Strategis Kerja Fredy Mulyono C. Wanma; Rahma Agustiani
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 6 No 1 (2024): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi organisasi yang diterapkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Biak Numfor dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Kerja periode 2024–2026. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis bagaimana proses komunikasi internal dan eksternal berlangsung dalam konteks perencanaan strategis organisasi pemerintah. Informan penelitian terdiri dari pimpinan dan pegawai yang terlibat langsung dalam penyusunan Renstra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi organisasi di Diskominfo Biak Numfor mengacu pada model komunikasi Harold D. Lasswell yang mencakup lima komponen: komunikator (Dinas Kominfo sebagai sumber informasi), pesan (tugas, fungsi, struktur organisasi, kinerja pelayanan, tujuan, sasaran, dan indikator masalah), media (WhatsApp untuk koordinasi internal, aplikasi E-SAKIP, dan website biakkab.co.id), komunikan (Bagian ORTAL Setda dan Kemendagri), serta efek yang diharapkan (peningkatan layanan informasi publik dan tercapainya target RPJMD). Penerapan komunikasi organisasi meliputi komunikasi internal (vertikal, horizontal, dan informal) serta komunikasi eksternal (hubungan masyarakat dan media massa). Faktor pendukung meliputi koordinasi solid antar bidang, dukungan pimpinan, dan ketersediaan dokumen perencanaan daerah. Hambatan yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran dan SDM. Kesimpulannya, strategi komunikasi yang terencana dan terkoordinasi menjadi kunci keberhasilan penyusunan Renstra yang selaras dengan kebijakan daerah.