cover
Contact Name
Muh. Ridwan Yunus
Contact Email
ridwanwawan559@gmail.com
Phone
+6285254952424
Journal Mail Official
ridwanwawan559@gmail.com
Editorial Address
Jln. S. Condronegoro (Samofa); Telepon: 0981-2911683 Biak Papua
Location
Kab. biak numfor,
P a p u a
INDONESIA
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
ISSN : -     EISSN : 28079248     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Maret dan September. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian di bidang komunikasi, Politik, dan Sosiologi
Articles 76 Documents
Peran ChatGPT dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Publik Mahasiswa Nissa Adithiya Irvianty; Irwan Irwan
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 1 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ChatGPT dalam meningkatkan keterampilan komunikasi publik mahasiswa Ilmu Komunikasi di IISIP Yapis Biak. Keterampilan komunikasi publik menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa, namun banyak di antaranya menghadapi tantangan seperti kurangnya peluang latihan, kecemasan berbicara di depan umum, serta keterbatasan umpan balik yang konstruktif. Kehadiran kecerdasan buatan seperti ChatGPT menawarkan alternatif media latihan yang interaktif, fleksibel, dan bebas tekanan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap enam mahasiswa dari berbagai semester, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT berperan signifikan melalui dua indikator utama: pertama, memberikan pengalaman komunikasi simulatif (pseudo-interaction) melalui latihan tanya jawab, simulasi presentasi, dan umpan balik terhadap respons mahasiswa; kedua, mengembangkan kemampuan ekspresif, empatik, dan keterampilan berbicara melalui bantuan penyusunan kalimat yang sopan, formal, dan kontekstual untuk keperluan diskusi, presentasi, maupun komunikasi organisasi. Namun, penelitian juga menemukan risiko ketergantungan berlebihan yang dapat menurunkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT berperan sebagai mitra belajar yang adaptif dan reflektif, namun penggunaannya harus dilakukan secara bijak sebagai pendamping, bukan pengganti proses berpikir mandiri.
Dampak Facebook terhadap Minat Belajar Siswa SMA Negeri 1 Biak Barat Sonia Magdalena Pariaribo; Salehuddin Salehuddin
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 1 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan Facebook terhadap minat belajar siswa di SMA Negeri 1 Biak Barat. Media sosial, khususnya Facebook, telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa dan berpotensi memengaruhi perilaku belajar mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Facebook memiliki dampak dualistik terhadap minat belajar siswa. Dampak negatif terlihat dari menurunnya fokus belajar akibat intensitas penggunaan yang tinggi serta kecenderungan distraksi digital. Sementara itu, dampak positif muncul ketika Facebook dimanfaatkan sebagai media informasi dan sarana diskusi pembelajaran. Faktor utama yang memengaruhi dampak tersebut adalah kontrol diri, manajemen waktu, serta lingkungan sosial siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa Facebook tidak secara inheren berdampak negatif, melainkan bergantung pada pola penggunaan individu. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan pengawasan yang tepat agar penggunaan media sosial dapat mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi digital dan pendidikan, khususnya dalam memahami relasi antara media sosial dan minat belajar siswa.
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Interaksi Sosial dan Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Sthevanny Yohana Emmanuella Senandi; M. Saleh Laha
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 1 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap interaksi sosial dan hasil belajar peserta didik kelas tinggi di SD Negeri 2 Ridge 1 Biak. Penggunaan gadget yang semakin meluas di kalangan peserta didik membawa dampak signifikan, baik positif maupun negatif. Dalam konteks pendidikan dasar, gadget dapat menjadi alat bantu belajar yang efektif, namun juga berpotensi mengganggu interaksi sosial dan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas IV hingga VI, guru kelas, dan orang tua. Teori yang digunakan sebagai landasan analisis adalah teori interaksi sosial dari Pebriana (2017) dan teori dampak teknologi dari Sherry Turkle (2011, 2015). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan cenderung menurunkan intensitas kontak sosial langsung antara peserta didik, baik dalam bentuk kontak primer maupun sekunder. Anak-anak menjadi lebih tertutup, kurang aktif dalam kegiatan kelompok, dan lebih fokus pada dunia virtual. Dari sisi hasil belajar, ditemukan penurunan konsentrasi, motivasi belajar, serta prestasi akademik pada peserta didik yang terlalu sering menggunakan gadget untuk hiburan. Namun, penggunaan gadget secara terkontrol dan terarah dapat meningkatkan akses terhadap sumber belajar digital dan menumbuhkan minat belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gadget memiliki dampak ganda; diperlukan keterlibatan aktif guru dan orang tua untuk membimbing dan mengawasi penggunaan gadget agar manfaatnya dapat dimaksimalkan dan dampak negatifnya diminimalkan.
Fungsi Keluarga dalam Menerapkan Nilai Budaya Lokal Pada Anak di Kampung Mbrurwandi Distrik Kepulauan Aruri Kabupaten Supiori Susana Anjel Menufandu; Darlin Darlin
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 1 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi perkembangan anak, termasuk dalam penerapan nilai-nilai budaya lokal. Di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang semakin deras, nilai-nilai budaya lokal menghadapi tantangan serius, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi keluarga dalam menerapkan nilai budaya lokal pada anak di Kampung Mbrurwandi, Distrik Kepulauan Aruri, Kabupaten Supiori. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 25 informan yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan aparat pemerintah kampung, serta observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga di Kampung Mbrurwandi menjalankan delapan fungsi utama dalam menerapkan nilai budaya lokal pada anak, yaitu: (1) fungsi keagamaan, di mana keluarga menjadi tempat pertama anak mengenal dan mengembangkan nilai-nilai agama; (2) fungsi sosial budaya, di mana keluarga memberikan kesempatan kepada anggota keluarga untuk mengembangkan kekayaan budaya lokal; (3) fungsi cinta dan kasih sayang, yang menjadi landasan kokoh hubungan antar anggota keluarga; (4) fungsi perlindungan, di mana keluarga menjadi tempat berlindung yang aman dan nyaman bagi anak; (5) fungsi reproduksi, sebagai perencanaan melanjutkan keturunan; (6) fungsi sosialisasi dan pendidikan, di mana keluarga memberikan arahan dan pendidikan kepada anak; (7) fungsi ekonomi, sebagai unsur pendukung kemandirian dan ketahanan keluarga; (8) fungsi pembinaan lingkungan, di mana keluarga mengajarkan cara berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Faktor penghambat penerapan nilai budaya lokal meliputi pengaruh lingkungan, pergaulan bebas, kemajuan zaman, kurangnya minat anak, dan kurangnya dukungan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fungsi keluarga di Kampung Mbrurwandi telah berjalan dengan baik dalam menerapkan nilai budaya lokal pada anak, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan.
Peran Komunikasi Orang Tua dalam Mencegah Kecanduan Gadget pada Anak Usia Dini Di Desa Anggraidi Norceni Vivia Swabra; Hepi Hastuti
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 2 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa dampak signifikan terhadap pola asuh anak, terutama dalam penggunaan gadget pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi orang tua dalam mencegah kecanduan gadget pada anak usia dini di Desa Anggraidi, Kabupaten Biak Numfor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 10 informan (orang tua dan tenaga kesehatan), serta studi kepustakaan. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Teori yang digunakan adalah enam gaya komunikasi dari Stewart L. Tubbs dan Sylvia Moss, yaitu controlling, equalitarian, structuring, dynamic, relinquishing, dan withdrawal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi equalitarian, structuring, dan dynamic lebih efektif dalam membentuk perilaku penggunaan gadget pada anak, sementara gaya relinquishing dan withdrawal justru meningkatkan risiko kecanduan. Hambatan utama adalah kesibukan orang tua dan pengaruh lingkungan sebaya. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi orang tua yang aktif, dua arah, dan terstruktur sangat penting untuk mencegah kecanduan gadget pada anak usia dini. Disarankan agar orang tua meningkatkan pendampingan, membatasi waktu penggunaan gadget, dan menjadi teladan yang baik.
Analisis Isi Representasi Hedonisme dalam Film Jin Qorin (2023) Karya Ubay Fox Rahmat. A; Muh. Ridwan Yunus
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 2 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana nilai-nilai hedonisme direpresentasikan dalam film horor Indonesia Jin Qorin (2023) dan bagaimana representasi tersebut berhubungan dengan persepsi audiens Generasi Z. Metode yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif terhadap screentime adegan bermuatan hedonistik yang diklasifikasikan ke dalam tiga dimensi (spiritual, materialistik, dan destruktif) serta survei kuantitatif menggunakan kuesioner Likert pada 70 responden Gen Z. Hasil analisis isi menunjukkan bahwa dimensi materialistik merupakan yang paling dominan (25% dari total adegan terkode), diikuti spiritual (14,7%) dan destruktif (13,2%). Dari sisi persepsi audiens, impresi destruktif tercatat paling kuat (M = 4,00; SD = 1,02), lalu spiritual (M = 3,93) dan materialistik (M = 3,77). Uji korelasi menunjukkan hubungan positif signifikan antara frekuensi kemunculan setiap dimensi dengan impresi audiens (r ≈ 0,55, p < 0,01). Regresi linier berganda menunjukkan bahwa kombinasi ketiga frekuensi dimensi menjelaskan sekitar 62% variasi intensitas persepsi (R² = 0,62; F signifikan). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa komposisi naratif hedonistik dalam film mempengaruhi cara Generasi Z membaca dan merefleksikan pesan film. Disarankan peningkatan literasi media, pertimbangan etis dalam produksi film, dan penelitian lanjutan lintas demografi.
Strategi Komunikasi Pemasaran melalui Instagram Pada Orind Barbershop Ram Rivaldo Ronsumbre; Irwan Irwan
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 2 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik komunikasi pemasaran, khususnya melalui pemanfaatan media sosial. Instagram sebagai salah satu platform populer menjadi sarana strategis bagi pelaku usaha dalam membangun komunikasi dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Orind Barbershop melalui media sosial Instagram serta mengidentifikasi faktor-faktor hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Orind Barbershop telah memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran dengan mengoptimalkan konten visual, interaksi dengan pelanggan, serta penggunaan fitur-fitur seperti postingan, story, dan hashtag. Strategi ini terbukti mampu menarik minat konsumen serta meningkatkan penjualan jasa yang ditawarkan. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan optimalisasi fitur dan konsistensi pengelolaan konten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi pemasaran melalui Instagram yang dilakukan oleh Orind Barbershop tergolong efektif, meskipun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk mencapai hasil yang optimal.
Peran Keluarga dalam Pembentukan Karakter Anak di Kampung Yomdori Distrik Biak Barat Kabupaten Biak Numfor Vonice Wambrauw; Fatma W. Tamher
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 2 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan lembaga pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga dalam pembentukan karakter anak di Kampung Yomdori, Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan (orang tua yang memiliki anak usia 7-12 tahun), observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga dalam pembentukan karakter anak di Kampung Yomdori meliputi tiga aspek utama: (1) peran sebagai pengasuh, yaitu tanggung jawab orang tua dalam merawat dan memenuhi kebutuhan dasar anak; (2) peran sebagai pembimbing, yaitu pemberian arahan, nasihat, dan teladan dalam perilaku sehari-hari; (3) peran sebagai pendidik, yaitu penanaman nilai-nilai moral, agama, dan sosial. Kendala yang dihadapi orang tua antara lain tingkat pendidikan yang rendah, keterbatasan waktu karena kesibukan bekerja sebagai petani, serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya pembentukan karakter anak sejak dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran keluarga sangat berpengaruh terhadap karakter anak, namun perlu ditingkatkan melalui kesadaran orang tua akan pentingnya pengasuhan, pembimbingan, dan pendidikan yang konsisten.
Dampak Permainan Latto-Latto terhadap Hubungan Sosial Anak-Anak dan Remaja di Kelurahan Anjareuw Distrik Samofa Kabupaten Biak Numfor Yabuni Taes; Nur Inayati Saiful
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 7 No 2 (2025): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan latto-latto telah menjadi fenomena viral di berbagai kalangan masyarakat Indonesia, termasuk di Kelurahan Anjareuw, Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor. Permainan yang sempat populer pada era 1990-an ini kembali muncul dan digemari oleh anak-anak dan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak permainan latto-latto terhadap hubungan sosial anak-anak dan remaja di Kelurahan Anjareuw. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan yang terdiri dari Kepala Lurah, Sekretaris Lurah, Kepala Biro Pemerintahan, Kepala Biro Ekonomi, staf kelurahan, tokoh masyarakat, serta siswa SMP dan SMA, serta observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan latto-latto memiliki dua sisi dampak terhadap hubungan sosial anak-anak dan remaja. Dampak positifnya meliputi: (1) membangun interaksi sosial yang lebih baik karena dimainkan secara bersama-sama, berbeda dengan game online yang cenderung individual; (2) membangun identitas sosial dan konsep diri yang positif melalui kemampuan bermain yang dapat ditunjukkan di depan teman sebaya; (3) mengurangi ketergantungan pada gadget dan game online; (4) melatih sistem motorik, keseimbangan, dan ketenangan pikiran. Dampak negatifnya meliputi: (1) potensi mengurangi waktu belajar karena kecanduan bermain; (2) potensi melahirkan rasa rendah diri jika tidak berhasil memainkannya; (3) risiko cedera fisik seperti benturan bola ke mata, hidung, atau kepala; (4) polusi suara yang mengganggu lingkungan sekitar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan latto-latto memberikan dampak positif yang signifikan terhadap hubungan sosial anak-anak dan remaja di Kelurahan Anjareuw, terutama dalam membangun interaksi sosial langsung dan mengurangi ketergantungan pada gadget, namun tetap memerlukan pengawasan orang tua untuk meminimalkan dampak negatifnya.
Peran OBS Studio dalam Menyebarkan Informasi Ibadah Kristen di Jemaat Gki Marthen Luther Mandala Rosye Evellyn Pattipeilohy; Muh. Ridwan Yunus
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 8 No 1 (2026): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang baru bagi gereja untuk menjangkau jemaat melalui media online, salah satunya melalui OBS Studio (Open Broadcaster Software). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran OBS Studio dalam menyebarkan informasi ibadah Kristen di Jemaat GKI Marthen Luther Mandala, Biak Numfor. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 10 informan (ketua jemaat, wakil ketua, tata usaha, pendamping operator, operator OBS Studio, pengelola media sosial, serta jemaat), dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori fungsi komunikasi massa dari Bungin yang mencakup empat indikator: fungsi pengawasan, pembelajaran sosial, penyampaian informasi, dan transformasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OBS Studio berperan signifikan dalam keempat fungsi tersebut. Fungsi pengawasan terlihat dari kemampuan pimpinan gereja mengevaluasi jalannya ibadah melalui rekaman. Fungsi pembelajaran sosial tercermin dari peningkatan keterampilan operator dan keaktifan jemaat dalam mengikuti ibadah daring. Fungsi penyampaian informasi diwujudkan melalui siaran langsung ibadah yang menjangkau jemaat di luar kota. Fungsi transformasi budaya tampak dari perubahan pola ibadah jemaat yang semakin digital. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa OBS Studio telah menjadi solusi inovatif dalam pelayanan ibadah digital yang mendukung efektivitas komunikasi gereja di era teknologi. Disarankan agar gereja terus mengembangkan fasilitas dan sumber daya manusia dalam pelayanan media digital.