cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6221-5674223
Journal Mail Official
nutrirediaita.ueu@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Nutrire/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
NUTRIRE DIAITA
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19798539     EISSN : 27461734     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Journal Description NUTRIRE DIAITA publishes original research articles, review articles, and clinical studies covering the broad and multidisciplinary field of human nutrition. In the aim of improving the quality of the journal since Oktober 2019 this journal officially had made a cooperation with Nutrition Department Universitas Esa Unggul FOCUS AND SCOPE NUTRIRE DIAITA aim to deliver findings and innovations in the field of nutrition and health. NUTRIRE DIAITA is published 2 times per year (April and October). The journal covers all aspect relating to Human Nutrition including clinical nutrition, community nutrition, food service management, food technology and sport nutrition.
Articles 164 Documents
Hubungan Konsumsi Sayur dan Buah dengan Frekuensi Buang Air Besar pada anak remaja di SMAN 7 Kota Bengkulu Sirait, Ester; Krisnasarry, Arie; Yulianti, Risda
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 16, No 01 (2024): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i01.7029

Abstract

Vegetables and fruits are the easiest source of fiber to find and one of the functions of fiber is to nourish the gastrointestinal tract, fiber has various mechanisms in increasing stool volume, dietary fiber will bind water in the human colon, which makes the volume of stool larger and stimulates the nerves in the rectum to cause the urge to defecate. The average fiber consumption in the general population in Indonesia is 10.5 grams / day, while the ideal fiber requirement is 25-30 grams daily. This research is descriptive analytic research, using cross sectional research design. The population in this study were all students of class X and XI at SMAN 7 Bengkulu City with a sample of 94 people taken by random sampling. Data collection of vegetable and fruit consumption with semi-quantitative Form food questionnaire (FFQ) method, defecation frequency data using questionnaire and data analysis using Spearman correlation test. The average high school student consumes 309 g/day of vegetables and fruit and the average frequency of defecation of high school students is 4.5 x/week. The results of the Spearman correlation statistical test showed that there was a significant relationship between consumption of vegetables and fruit and the frequency of defecation with a value of p=0.067. There is no significant relationship between vegetable and fruit consumption and the frequency of defecation in adolescents at SMAN 7 Bengkulu City. Suggestions for future researchers can continue or develop this research and for SMAN 7 Bengkulu City it is hoped that it can continue to increase consumption of vegetables and fruit.Keyword: Consumption of Vegetables and Fruits, Frequency of Defecation21 Bibliography, 2013-2022
Evaluasi Nilai Gizi dan Antioksidan Yogurt Nabati Berbahan Dasar Kara Benguk (Mucuna pruriens) Menggunakan Variasi Kultur Starter Fadhilla, Reza; Muslim, Siti Zaqiah; Nora, Adri; Wahyuni, Yulia
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 16, No 01 (2024): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i01.7648

Abstract

Sekarang ini permintaan yogurt nabati berbahan dasar kacang-kacangan mengalami peningkatan, didasari atas perhatian masyarakat terhadap berbagai masalah kesehatan. Kara benguk (Mucuna pruriens) adalah jenis kacang lokal yang berpotensi dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan yogurt nabati karena kandungan gizinya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi nilai gizi dan antioksidan yogurt nabati berbahan dasar kara benguk yang difermentasi menggunakan variasi kultur starter berbeda. Yogurt nabati jenis set-yogurt dibuat dengan melarutkan tepung kara benguk dengan air (1 : 6 b/v), kemudian ditambah 3% bubuk skim, 3% sukrosa, dan 1% fruktooligosakarida (FOS). Selanjutnya dihomogenisasi, ditempatkan dalam wadah botol gelas, dan disterilisasi pada suhu 121°C selama 15 menit. Proses inokulasi dilakukan dengan memasukkan sebanyak 3% dari kultur starter yang telah diformulasikan ke dalam yogurt steril dan diinkubasi pada suhu 37°C dilakukan selama 72 jam. Parameter analisis meliputi, nilai proksimat, derajat keasaman (pH), protein terlarut (% nitrogen), dan aktivitas antioksidan (% inhibisi). Perbedaan jenis kultur starter menunjukkan adanya perbedaan nyata terhadap komponen karbohidrat dan protein yogurt, nilai tertinggi masing-masing sebesar 68,55% dan 28,16%. Perbedaan jenis kultur starter dan lamanya waktu fermentasi menunjukkan perbedaan nyata terhadap konsentrasi protein terlarut, tertinggi sebesar 37,5% (kultur campuran) selama 72 jam. pH terendah dan antioksidan tertinggi ditunjukkan pada kultur starter Lactobacillus acidophilus FNCC 0051, masing-masing sebesar 3,32, dan 87,11%. Kata Kunci: kara benguk, Mucuna pruriens, yogurt nabati, Lactobacillus, fermentasi
Effectiveness Combination of Zumba and HIIT through Peer Group Online Class on Physical Fitness and Waist Circumference of Youth Purwaningtyas, Desiani Rizki; Fitriani, Anna; Birwin, Alib
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 16, No 01 (2024): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i01.6410

Abstract

Peer support is an effective mediator for promoting physical activity and reducing sedentary behavior in adolescent. Zumba is one of popular exercise but light effect on some physical fitness indicator. HIIT had great effect in improving physical fitness.  The purpose of this study was to compare physical fitness and waist circumference effect of peer group online zumba dance, with or without HIIT of youth. There were three group: 1) control, 2) zumba, and 3) zumba and HIIT. Each group consists of 30 subjects who are members of peer group. Intervention exercise training was doing for seven weeks with three sessions exercise every week. Duration for zumba dance and HIIT were 30 and seven minutes per session. The control group didn’t get any physical exercise treatment. All of group also received online class about fitness nutrition education. Cardiorespiratory fitness, muscular endurance, and muscular strength were physical fitness component which had been assessed. Significant improvement between baseline and endline on all of variables were observed in intervention groups both zumba group and zumba + HIIT group. There were significant differences on cardiorespiratory endurance and muscular endurance in both of intervention groups compare to control group at endline. Significant difference on waist circumference just between zumba + HIIT and control group at endline. Both exercise intervention significantly changed cardiorespiratory and muscular endurance. Combination of zumba + HIIT is effective to improve muscular strength and waist circumference compared to zumba without HIIT.Keywords: Zumba, HIIT, VO2max, muscular fitness
Hubungan Frekuensi Penggunaan Aplikasi Pesan Antar Makanan Online dan Besaran Uang Saku Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UPN "Veteran" Jakarta Putri, Navianur Prilia; Sofianita, Nur Intania; Maryusman, Taufik; Arini, Firlia Ayu
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 16, No 01 (2024): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i01.6785

Abstract

Data Riskesdas tahun 2018 menyatakan bahwa angka gizi lebih pada usia dewasa 13,6%.  Pada era digital saat ini, mahasiswa yang masuk ke dalam rentang 19-24 tahun memanfaatkan teknologi untuk mengakses makanan lebih cepat yaitu melalui aplikasi pesan antar makanan online. Namun, pada aplikasi tersebut lebih banyak menawarkan makanan cepat saji dengan promosi dan harga terjangkau. Konsumsi makanan cepat saji secara berlebihan dapat meningkatkan resiko gizi lebih. Selain itu, pengaruh sosial ekonomi seperti besaran uang saku dapat menjadi faktor gizi lebih. Tujuan studi ini untuk mengetahui hubungan frekuensi penggunaan aplikasi pesan antar makanan online dan besaran uang saku dengan kejadian gizi lebih pada mahasiswa di  Jakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan sampel berjumlah 136 responden menggunakan teknik stratified random sampling. Berdasarkan hasil uji statistik  menunjukkan tidak adanya hubungan antara frekuensi penggunaan aplikasi pesan antar makanan online dengan kejadian gizi lebih (p = 0,676) dan tidak adanya hubungan antara besaran uang saku dengan kejadian gizi lebih (p = 0,636). Saran untuk penelitian lanjutan terkait analisis faktor lain yang meningkatkan risiko terjadinya gizi lebih pada mahasiswa.
Hubungan Antara Pengetahuan Mengenai Label Informasi Nilai Gizi dengan Pembelian Makanan Instan dan Snack Tinggi Kalori pada Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta Sari, Rut Mila; Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Kurnia, Pramudya; Mustikaningrum, Fitriana
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 15, No 02 (2023): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i02.6409

Abstract

Kemampuan membaca label informasi nilai gizi dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan. Hanya sekitar 7,9% masyarakat Indonesia yang memperhatikan informasi nilai gizi. Rendahnya perhatian terhadap label informasi nilai gizi ketika membeli makanan instan dan snack dapat mempengaruhi ketidakseimbangan asupan zat gizi. Makanan tinggi kalori seperti makanan tinggi gula dan lemak dapat menjadi kontributor terjadinya penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan label informasi nilai gizi dengan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori pada mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta. Metode penelitian ini dilakukan secara observasional dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel 74 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data pengetahuan label informasi nilai gizi dan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori diambil dengan mengisi kuesioner secara online. Analisis data statistik dilakukan dengan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 55,4% responden memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang label informasi nilai gizi dan sebesar 50% responden melakukan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori yang baik. Tidak ada hubungan antara pengetahuan label informasi nilai gizi dengan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori (p=0,138). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan label informasi nilai gizi dengan pembelian makanan instan dan snack tinggi kalori pada mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta.Kata Kunci: pengetahuan, informasi nilai gizi, pembelian, makanan instan, snack
STUDI KUALITATIF MENGENAI PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DINI DI DUSUN PACIRAN, DESA PACIRAN, KABUPATEN LAMONGAN Wahdah, Lady Nubailah; Ruhana, Amalia
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 15, No 02 (2023): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i02.6748

Abstract

Complementary feeding (CF), or complementary food, refers to the food or beverages given to infants or children aged 6-24 months to meet their nutritional needs alongside breast milk. It is introduced at around six months of age to provide additional energy and other dietary requirements. However, incorrect practices in introducing CF, such as early introduction, are still prevalent. This research explores factors that influence the early introduction of CF in Paciran Hamlet, Paciran Village, Lamongan Regency. This study employs a qualitative descriptive research design, utilizing in-depth interviews for data collection. The research was conducted in Paciran Hamlet in August 2022, involving 3 main informants selected through purposive sampling and two supporting informants selected through snowball sampling. Data analysis was performed using the content analysis method, and the findings were presented as descriptive narratives. The results of this study revealed that factors that can strengthen mothers in providing CF on time in Paciran Hamlet are the knowledge of mothers and their families regarding CF. On the other hand, factors influencing mothers to introduce CF in Paciran Hamlet, Paciran Village, Lamongan Regency: 1) Mothers' perception that their child is sufficiently mature to consume solid food, 2) Motivation, 3) Family and environmental support, 4) Cultural factors, 5) Healthcare professionals, 6) Compliance with Posyandu, 7) Individuals involved in childcare, 8) Mothers' job. It is crucial to provide education and raise awareness regarding CF, establish monitoring and evaluation processes related to the early introduction of CF practices, and conduct further research in this area.
Hubungan Karakteristik Individu, Asupan Cairan, Status Hidrasi dengan Kejadian Depresi pada Ibu Hamil di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Nadiya, Feren; Palupi, Khairizka Citra; Novianti, Anugrah; Mulyani, Erry Yudhya; Nadiyah, Nadiyah
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 15, No 02 (2023): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i02.6986

Abstract

Kehamilan adalah masa-masa teristimewa yang dialami seorang wanita, masa dimana ia akan menjadi seorang ibu, masa dimana dalam rahimnya ada nyawa yang harus dijaga dan dilindungi. Di Indonesia populasi ibu hamil mencapai 5.290.235 (7.65%) dari populasi wanita usia subur yang ada sebanyak 69.148.825 orang (Kemenkes, 2015). Penelitian yang dilakukan oleh Gani, dkk (2014) menunjukkan bahwa prevalensi ibu hamil dengan gangguan depresi sebanyak 7-25% dan dapat terjadi dalam tahapan kehamilan trimester I (7,4%) trimester II (12,8%) dan pada trimester III (12,0%). Depresi pada ibu hamil terjadi beberapa faktor yang mempengaruhi depresi dalam kehamilan yaitu faktor fisik/biologis, faktor psikologis dan faktor sosial budaya dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan karakteristik individu, asupan cairan, status hidrasi dengan kejadian depresi pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat.Penelitian ini melibatkan 50 ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk sebagai responden dengan pengambilan sample melalui teknik accidental sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kejadian depresi (p=0,683), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia kehamilan dengan kejadian depresi (p=1,000), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan cairan dengan kejadian depresi (p=0,706), dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status hidrasi dengan kejadian depresi (p=1,000).
Hubungan Kepuasan Pelayanan Gizi terhadap Sisa Makanan pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran Harnum, Sofia; Sa'pang, Mertien; Tambunan, Maria; Ronitawati, Putri
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 15, No 02 (2023): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i02.6650

Abstract

Latar Belakang: Gizi merupakan salah satu aspek kesehatan yang memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas tenaga kerja, terutama tenaga kesehatan yang memiliki tugas melayani pasien saat pandemi. Untuk meningkatkan imunitas diperlukan juga asupan makan yang baik yang dapat dilihat dari pemenuhan kebutuhan gizi dan juga kepuasan pelayanan gizi yang diberikan kepada tenaga kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kepuasan pelayanan gizi terhadap sisa makanan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Cross-Sectional. Penelitian ini dilakukan pada April 2022 dan terdapat populasi sebanyak 576 tenaga kesehatan dan sampel penelitian diambil menggunakan metode accidential sehingga didapatkan jumlah sampel yaitu 137 sampel tenaga kesehatan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Pengambilan data dilakukan menggunakan Google Form yang berisi kuesioner terkait kepuasan pelayanan gizi dan sistem Comstock untuk data sisa makanan. Uji statistik dilakukan secara deskriptif yang dianalisis menggunakan Uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara penampilan makanan (nilai p=0,94), variasi (nilai p=0,19), aroma (nilai p=0,33), rasa (nilai p=0,25), higienitas (nilai p=0,65), kuantitas (nilai p=0,57) dan keseluruhan (nilai p=0,27) dengan sisa makan. Sisa makanan dapat dipengaruhi dari berbagai faktor, semakin sedikit sisa makanan maka semakin tinggi tingkat pemenuhan gizi tenaga kesehatan.Kata kunci: Pelayanan Gizi, Kepuasan, Sisa Makanan.
Hubungan antara Kebiasaan Menonton Mukbang dengan Risiko Kejadian Gangguan Makan (Eating Disorder) pada Mahasiswi Politeknik Negeri Jember Iqbal, Muhammad; Salsabila, Sakinah
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 15, No 02 (2023): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i02.6455

Abstract

Latar Belakang : Gangguan makan (eating disorder) merupakan masalah gizi yang rentan terjadi pada kalangan remaja putri yang ditandai oleh gangguan patologis sikap dan perilaku yang berhubungan dengan makanan. Salah satu faktor yang menyebabkan gangguan makan adalah adanya keterpaparan media dan internet, seperti kebiasaan menonton mukbang. Tujuan : Mengetahui adanya hubungan antara kebiasaan menonton mukbang dengan risiko kejadian gangguan makan (eating disorder) pada mahasiswi Politeknik Negeri Jember. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode pendekatan Cross Sectional. Subjek yang digunakan berjumlah 105 mahasiswi Politeknik Negeri Jember yang diperoleh secara Convenience Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner Google form melalui Whatsapp. Data yang dikumpulkan terdiri dari karakteristik subjek, kebiasaan menonton mukbang, dan risiko gangguan makan. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil : Sebagian besar responden yakni sebanyak 86 mahasiswi (81,9%) memiliki kebiasaan menonton mukbang tinggi. Mahasiswi yang memiliki risiko tinggi mengalami gangguan makan sebanyak 42,9%. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan menonton mukbang dengan risiko kejadian gangguan makan (p = 0,661). Kesimpulan : Tidak adanya hubungan antara kebiasaan menonton mukbang dengan risiko kejadian gangguan makan (eating disorder) pada mahasiswi Politeknik Negeri Jember
Hubungan Asupan Energi dan Zat Gizi Makro dengan Tingkat Kebugaran (VO2 MAX) Atlet Pencak Silat, Sepak Takraw, dan Judo Simanungkalit, Sintha Fransiske; Sofianita, Nur Intania; Syah, Muhammad Nur Hasan; Listiyawati, Margareta Dias; Sairah, Nurul Amrina
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 16, No 2 (2024): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v16i2.8568

Abstract

Athletes with good physical fitness will have optimal performance quality. Fitness is a crucial factor in building an athlete's performance in achieving the expected competencies. One strategy for maintaining physical fitness levels is to consume foods with balanced nutrients, especially energy and macronutrients (Carbohydrates, Protein and Fat). In this study, the relationship between energy and macronutrient intake and the fitness of Pencak Silat, Sepak Takraw and Judo athletes at DKI Jakarta Province will be examined. This research uses a quantitative observational analytical method with a cross-sectional design and is analyzed descriptively analytically to determine the desired relationship. The data normality test used the Kolmogorov-Smirnov test, resulting in normally distributed data (p>0.05). The total population in this study was 75 people, 45 men and 30 women. The results of the analysis of Recall and VO2Max data which describe each variable show that there is a significant relationship between energy and macronutrient intake and athlete fitness. Marked with a P value = 0.00 (p value < 0.05). By understanding this relationship, it is hoped that it can help design a diet program that is more effective and suits the athlete's needs based on the type of sport they are involved in, so that the athlete can achieve optimal physical fitness.