cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 1,420 Documents
Peningkatan Pengetahuan Siswa-Siswi Melalui Media Audio Visual Dalam Penerapan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Munawarah; Bagus Rahmat Santoso; Rifa'atul Mahmudah; M.Sobirin Mohtar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1316

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan yang memerlukan penanganan segeramelalui Bantuan Hidup Dasar (BHD). Siswa-siswi sebagai bagian dari masyarakat memiliki peluang untukmenjadi penolong pertama saat terjadi keadaan darurat, namun pengetahuan mengenai Bantuan Hidup Dasar(BHD) masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang BHD, salah satunya melalui media audio visual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipeningkatan pengetahuan siswa-siswi melalui media audio visual dalam Penerapan Bantuan Hidup Dasar(BHD). Metode: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 67 siswa-siswi yang dipilih menggunakan teknik proportionaterandom sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas danreliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi melalui media audio visual sebagianbesar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 49 orang (73,1%), sedangkan 18 orang(26,9%) responden berada pada kategori cukup. Setelah diberikan edukasi, seluruh responden memiliki tingkatpengetahuan kategori baik (100,0%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,001 (p <0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi media audio visual terhadap tingkat pengetahuan siswa-siswi mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD). Simpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi melaluimedia audio visual efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan siswa-siswi mengenai Bantuan Hidup Dasar(BHD).
Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan Pada Remaja Di SMP Master Depok Ida Rosdiana; Siti Sholihat
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1317

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat yang berdampak fisik, psikologis,dan sosial terus menjadi masalah kehamilan tidak diinginkan padaremaja. Ketidaktahuan, sikap, dan perilaku pencegahanmemengaruhi kondisi ini. Kajian ini dilakukan dengan fokus untukmenganalisis pengaruh intervensi pembelajaran kesehatanreproduksi terhadap tingkat pemahaman, sikap, maupun perilakukelompok usia muda di SMP Master Depok tentang cara mencegahkehamilan tidak diinginkan. Studi ini dilakukan menggunakanpendekatan kuantitatif. Desain quasi-experimental juga digunakan.satu grup pretest-posttest. Siswa kelas VIII dan IX yang bersediauntuk mengikuti seluruh kajian dipilih dari 63 responden yangdipilih melalui teknik total sampling. Intervensi dilakukanmenggunakan media video. Untuk mengumpulkan data, digunakankuesioner yang terdiri dari 16 item perilaku, 12 item sikap, dan 7item pengetahuan yang semuanya telah diuji validitas danrelibilitas. Untuk menganalisis data, uji Wilcoxon Signed Rank Testdigunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa edukasi kesehatanreproduksi memiliki dampak signifikan terhadap peningkatanpengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan kehamilan padaremaja, dengan p-value <0,001 (< 0,05). Disarankan agar programpendidikan kesehatan reproduksi berbasis video digunakan disekolah.
Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Siswa Di SDN 15 Bintauna Fahria Radjiku; A.A.J Telew; Alva Supit; Bukroanah Amir Makkau; Bintang Sri Rejeki Panjaitan; Fredrik A. Makadada
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1318

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan derajatkesehatan anak usia sekolah. Survei pendahuluan di SDN 15 Bintauna menemukan masalah seperti siswa tidakmencuci tangan dengan sabun, membuang sampah sembarangan, dan kurangnya kesadaran menjaga kebersihanfasilitas sekolah. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 mencatat hanya 41,8% penduduk SulawesiUtara mencuci tangan dengan benar, dan pada kelompok usia 10-14. Tahun hanya 46%. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, gambaran sikap, serta hubungan antara pengetahuan dengansikap tentang PHBS pada siswa SDN 15 Bintauna. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan uji chi-square. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Mei 2026 dengan populasisekaligus sampel sebanyak 41 siswa kelas 4, 5, dan 6 menggunakan teknik total sampling. Instrumen yangdigunakan adalah kuesioner yang diadaptasi dari Nurhidayah (2021), terdiri dari 15 item pengetahuan dan 13item sikap. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitianmenunjukkan sebagian besar siswa memiliki pengetahuan cukup (43,9%), diikuti baik (34,1%), dan kurang(22,0%). Dari sisi sikap, 56,1% siswa bersikap positif dan 43,9% bersikap negatif terhadap PHBS. Hasil uji Chi-Square diperoleh p-value = 0,020 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan bermakna antara pengetahuandengan sikap tentang PHBS pada siswa SDN 15 Bintauna, di mana siswa berpengetahuan baik cenderungbersikap positif (85,7%).
Studi Potensi Interaksi Obat Pasien Stroke Iskemik Di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Di Jakarta Pusat Fitry Amelia; Widya Handayani; Mohammad Zakir Chohan; Wan Syurya Tri Dharma
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1319

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit degeneratif vaskular yang memerlukan regimen terapi kombinasikompleks (polifarmasi). Penggunaan multipel obat secara bersamaan meningkatkan potensi terjadinyainteraksi obat yang berdampak pada efektivitas terapi maupun peningkatan risiko efek samping.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik peresepan, menganalisis potensiinteraksi obat (mekanisme dan tingkat keparahan), serta menganalisis hubungan antara jumlah obatyang diresepkan dengan kejadian potensi interaksi obat pada pasien stroke iskemik rawat jalan diRumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta Pusat. Metode: Penelitian observasional deskriptif-analitik dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis dan resep pasien periodeJanuari 2026. Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 200 resep. Analisis potensiinteraksi obat dilakukan menggunakan Drug Interaction Checker (Drugs.com), disajikan secaradeskriptif dan diuji bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Karakteristik pasien didominasi olehperempuan (54,5%) dan kelompok usia dewasa 18–59 tahun (57,0%). Komorbiditas tertinggiadalah hipertensi (54,0%) dan dislipidemia (34,0%). Sebanyak 134 resep (67,0%) teridentifikasimemiliki potensi interaksi obat dengan total 252 kejadian. Berdasarkan mekanisme, interaksifarmakodinamik mendominasi sebesar 72,0% (144 kejadian), sedangkan farmakokinetik sebesar22,2% (56 kejadian). Berdasarkan tingkat keparahan, interaksi tingkat moderate paling banyakditemukan (54,5%), diikuti major (18,3%) dan minor (17,8%). Pasangan obat interaksi major terseringadalah Amitriptyline–Tramadol (4,09%). Uji statistik Chi-Square menunjukkan hubungan yangsignifikan antara jumlah obat yang diresepkan dengan kejadian potensi interaksi obat (p = 0,009;p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat prevalensi potensi interaksi obat yang tinggi pada pasien strokeiskemik, di mana polifarmasi secara signifikan meningkatkan risiko kejadian interaksi obat.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Aktivitas Fisik dengan Tekanan Darah pada Remaja Kelas X SMAN 5 Kota Malang Lillah Aulya Shabriena Pinasthi Satriyanto; Maria Diah Ciptaning Tyas; Tri Nataliswati; Nurul Pujiastuti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1320

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perubahan gaya hidup, seperti pola makan tidak seimbang dan rendahnya aktivitas fisik, yang dapat memengaruhi Indeks Massa Tubuh (IMT) serta tekanan darah. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan IMT dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada remaja kelas X SMAN 5 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 108 siswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. IMT dihitung berdasarkan pengukuran berat dan tinggi badan, aktivitas fisik diukur dengan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), dan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki IMT kategori normal (50,9%), tingkat aktivitas fisik tinggi (54,6%), dan tekanan darah dalam batas normal (57,4%). Uji statistik mengungkapkan hubungan signifikan antara IMT dan tekanan darah (r = 0,425; p < 0,01) dengan arah positif. Ditemukan pula hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan tekanan darah dengan arah negatif (r = -0,258; p < 0,01). Peningkatan IMT berkorelasi dengan kenaikan tekanan darah karena akumulasi lemak dapat meningkatkan resistensi pembuluh darah. Sebaliknya, aktivitas fisik berperan protektif dalam menjaga elastisitas pembuluh darah dan menstabilkan tekanan darah. Disimpulkan bahwa IMT dan aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan tekanan darah pada remaja. Pengendalian berat badan dan gaya hidup aktif sangat penting untuk pencegahan dini hipertensi.
Pengaruh Edukasi Partisipatif Anti Bullying Terhadap Pengetahuan Anak Kelas III Di SDIT Al Fadl Bogor Shiva Nadia Ramadhani; Masdiana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1321

Abstract

Perundungan (bullying) di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan serius yang berdampak negatifterhadap kesehatan fisik, psikologis, sosial, serta pencapaian akademis anak. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh edukasi partisipatif anti bullying terhadap tingkat pengetahuan anak kelas III di SDIT AlFadl Bogor. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental menggunakanrancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 82 siswa dan sampel diambil sebanyak 55responden menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuananti bullying yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (16 butir pernyataan valid, Cronbach&#39;s Alpha = 0,720).Analisis data menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebelum intervensi (pretest), sebanyak 30 responden (54,5%) memiliki pengetahuan dalamkategori kurang dan 25 responden (45,5%) dalam kategori baik dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 13,18.Setelah diberikan intervensi edukasi partisipatif (posttest), jumlah responden dengan pengetahuan kategori baikmeningkat signifikan menjadi 41 responden (74,5%), sedangkan kategori kurang menurun menjadi 14 responden(25,5%) dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 15,75. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) p = 0,000 (p kurang dari 0,05), yang membuktikan adanya pengaruh signifikan edukasi partisipatif antibullying terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Edukasi partisipatif berbasis diskusi interaktif dan permainankognitif efektif meningkatkan pemahaman siswa usia sekolah dasar dan dapat diterapkan sebagai bentukintervensi promotif-preventif keperawatan komunitas di sekolah.
Perbedaan Pengaruh Brisk Walking Dan Mindfulness Walking Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Panti Jompo Maria Yosefina Reinit; Abdillah Choirul Chisholi; Suci Muqodimatul Jannah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1331

Abstract

Penurunan kualitas hidup pada lansia merupakan konsekuensi dari proses penuaan yang menyebabkan penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial. Aktivitas fisik menjadi salah satu intervensi yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup pada kelompok lanjut usia. Brisk Walking Exercise dan Mindfulness Walking Exercise merupakan dua bentuk latihan berjalan dengan mekanisme yang berbeda dalam meningkatkan kondisi fisik maupun psikologis lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh Brisk Walking Exercise dan Mindfulness Walking Exercise terhadap peningkatan kualitas hidup lansia di panti jompo. Penelitian menggunakan desain two-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah lansia berusia ≥60 tahun yang bersedia menjadi responden, tidak menggunakan alat bantu jalan, dan memiliki skor kualitas hidup awal <70. Kualitas hidup diukur menggunakan instrumen Short Form-36 (SF-36). Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi memberikan peningkatan kualitas hidup yang bermakna pada masing-masing kelompok (p<0,05). Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok Brisk Walking Exercise dan Mindfulness Walking Exercise dalam meningkatkan kualitas hidup lansia (p>0,05). Meskipun demikian, kelompok Brisk Walking Exercise menunjukkan peningkatan rata-rata kualitas hidup yang lebih tinggi (5,63 poin) dibandingkan kelompok Mindfulness Walking Exercise (4,36 poin). Disimpulkan bahwa Brisk Walking Exercise dan Mindfulness Walking Exercise sama-sama efektif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di panti jompo, dengan Brisk Walking Exercise memberikan peningkatan rata-rata yang lebih besar. Kata kunci: Brisk Walking Exercise, Mindfulness Walking Exercise,  Short Form 36, Kualitas hidup, lansia
Thought Stopping Dan Terapi Musik Klasik Terhadap Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Pada Ny.S Dengan Skizofrenia Di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Elisa Maulida Rahmawati; Tressia Febrianti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1333

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang sering disertai halusinasi pendengaran sehingga memengaruhi kemampuan individu dalam membedakan realitas, mengendalikan perilaku, dan berfungsi secara sosial. Penerapan evidence-based nursing melalui kombinasi Thought Stopping dan terapi musik klasik dilakukan pada pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran di Ruang Srikandi Rumah Sakit Marzoeki Mahdi menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Intervensi diberikan selama empat hari berturut-turut. Hasil menunjukkan bahwa setelah diberikan Thought Stopping dan terapi musik klasik, pasien mampu menghentikan respons terhadap stimulus internal, mengalihkan perhatian pada stimulus eksternal, merasa lebih tenang, serta melaporkan penurunan frekuensi halusinasi sehingga kemampuan mengontrol halusinasi meningkat, meskipun masalah belum teratasi sepenuhnya. Thought Stopping membantu meningkatkan kontrol kognitif pasien dengan menghentikan pikiran yang memicu respons terhadap halusinasi, sedangkan terapi musik klasik memberikan efek relaksasi dan distraksi yang mengalihkan fokus dari stimulus internal ke stimulus nyata. Kombinasi kedua intervensi tersebut saling melengkapi dalam meningkatkan kemampuan pasien mengendalikan halusinasi pendengaran sebagai bagian dari intervensi keperawatan nonfarmakologis. Kata kunci: skizofrenia, halusinasi pendengaran, Thought Stopping, terapi musik klasik.
Hubungan Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Makanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya Muthia Azhara; Putria Carolina; Isnawiranti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1334

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatanmasyarakat karena dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, dan gagalginjal. Upaya pencegahan hipertensi dapat dilakukan melalui penerapan perilaku hidup sehat, terutama dalampengelolaan pola makan. Peran keluarga dalam pengelolaan makanan, seperti penyediaan makanan sehat,pengaturan pola makan, dan pengawasan konsumsi makanan berisiko, dapat memengaruhi perilakupencegahan hipertensi. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam mendukungindividu untuk menerapkan perilaku pencegahan hipertensi secara optimal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Peran Keluarga Dalam Pengelolaan MakananDengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya.Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian crosssectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik pengambilan sampling AccidentalSampling yang diisi oleh total 80 responden. Uji statistik menggunakan Spearman Rank.Hasil: Hasil analisa statistik dengan uji Spearman’s Rho Hubungan Peran Keluarga Dalam PengelolaanMakanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya diperoleh nilaip value = 0,000 &lt; 0,05. HA diterima yang artinya terdapat Hubungan Peran Keluarga Dalam PengelolaanMakanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. KekuatanHubungan Peran Keluarga Dalam Pengelolaan Makanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi DiPuskesmas Pahandut Kota Palangka Raya diperoleh nilai 0,901 yang artinya memiliki kekuatan sangat kuatdengan arah hubungan positif.Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Peran Keluarga DalamPengelolaan Makanan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya.
Hubungan Tingkat Stress Dengan Kejadian Keputihan Pada Siswi Kelas IX SMP Negeri 27 Depok Tahun 2026 Labidah Azka; Priharyanti Wulandari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1335

Abstract

Keputihan adalah cairan atau lendir yang diproduksi oleh vagina dan leher rahim yang biasanya disebabkan infeksi yang berasal dari mikroorganisme, personal hygiene, penggunaan bahan pakaian, aktivitas fisik dan stress. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kejadian keputihan pada remaja putri kelas XI SMP Negeri 27 Depok. Metode Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 93 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tingkat stres mayoritas kategori stress sedang, yaitu sebanyak 43 orang, responden mengalami keputihan sebanyak 67 responden, sedangkan keputihan fisiologis 45, sedangkan responden yang mengalami keputihan patologis sebanyak 22 orang. Analisis statistik menggunakan uji Fisher’s exact didapatkan p-value = 0,024 (p< 0,05) yang menunjukan adanya hubungan bermakna antar dua variable, artinya semakin berat tingkat stress maka semakin tinggi angka kejadian keputihan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat stress dengan kejadian keputihan pada siswi.