cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 591 Documents
Asuhan Keperawatan Pada Tn. S Post Orif Fraktur Femur Dextra Dengan Penerapan Range Of Motion (ROM) Pasif Dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik Syabilla Baharina Fauziyah; Siti Haniyah; Mariyah Ulfah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.390

Abstract

Fraktur femur merupakan cedera tulang yang disertai kerusakan jaringan lunak dan membutuhkan tindakan medis untuk pemulihan. Salah satu komplikasi yang sering terjadi setelah operasi adalah gangguan mobilitas fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan pasien post-ORIF fraktur femur kanan dengan gangguan mobilitas fisik serta menilai efektivitas terapi Range of Motion (ROM) pasif dalam meningkatkan kemampuan gerak. Penelitian dilakukan di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada seorang pasien berusia 32 tahun menggunakan metode studi kasus yang mencakup pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Intervensi berupa latihan ROM pasif diberikan untuk memperluas rentang gerak sendi, memperkuat otot, dan mengurangi nyeri. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot dan rentang gerak setelah dua hari terapi. Meskipun mobilitas belum pulih sepenuhnya, latihan ROM pasif terbukti efektif dalam mengurangi nyeri dan memperbaiki fungsi gerak. Disarankan latihan dilanjutkan secara mandiri setelah pasien pulang guna mencegah kekakuan sendi dan meningkatkan kualitas hidup.
Analisis Strategi Pengawasan Pengelolaan Obat Oleh Balai POM Bogor Aeni Kusno; Embriana Dinar Pramestyani; Salma Hilmy Rusydi Hashim; Ulyati Ulfah; Defita Roza; Ester Junita Sinaga
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.391

Abstract

Pengawasan pengelolaan obat merupakan upaya krusial untuk menjamin mutu, keamanan, dan khasiat obat yang beredar di masyarakat. Balai POM Bogor memiliki peran strategis dalam melaksanakan pengawasan di wilayah Kota/Kabupaten Bogor dan Kota Depok yang memiliki tantangan distribusi obat yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengawasan pengelolaan obat yang diterapkan oleh Balai POM Bogor dengan pendekatan analisis SWOT. Metode yang digunakan yaitu observasi/wawancara dilanjutkan dengan pemetaan strategi prioritas melalui Matriks Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balai POM Bogor berada pada kuadran III (turn-around strategy), yang mencerminkan tingginya peluang eksternal namun masih dihadapkan pada kelemahan internal yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah Balai POM Bogor memiliki kekuatan ( Kewenangan hukum, kolaborasi lintas sektor, dukungan sistem informasi), Kelemahan ( Keterbatasan dana operasional dan kurangnya fasilitas), Peluang (Edukasi publik melalui media sosial, program Ayo Buang Sampah Obat (ABSO)), dan Ancaman (Adanya potensi gratifikasi kepada aparat penegak hukum). Dari Matriks QSPM, lima strategi prioritas yang direkomendasikan adalah: (1) pengajuan dukungan dana tambahan untuk pembangunan gedung dan laboratorium, (2) pemanfaatan kerja sama lintas sektor dan teknologi digital, (3) pelibatan masyarakat dalam pengawasan dan program ABSO, (4) penyusunan edukasi berbasis komunitas, serta (5) pemanfaatan UU BPOM untuk memperkuat sarana dan prasarana pengawasan.
Efektivitas Metode Teknik Nafas Dalam Dan Massage Effleurage Terhadap Pengurangan Intensitas Nyeri Pada Persalinan Kala I Di Rumah Sakit Sakinah Idaman Nayla Rahmania; Luluk Rosida; Esitra Herfanda
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.392

Abstract

Nyeri persalinan kala I merupakan masalah yang sering dialami ibu dan dapat menyebabkan persalinan lama serta meningkatkan risiko komplikasi. Metode nonfarmakologis seperti massage effleurage dan teknik napas dalam dinilai efektif, aman, dan sederhana untuk mengurangi nyeri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas metode teknik napas dalam dan massage effleurage terhadap pengurangan intensitas nyeri persalinan kala I di Rumah Sakit Sakinah Idaman. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Quasi eksperimendengan jenis post-test design. Penelitian menggunakan data primer. Sampel penelitian sebanyak 100 responden ibu bersalin spontan kala I di Rumah Sakit Sakinah Idaman dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi tingkat nyeri skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok intervensi dengan nilai Mann-Whitney U = 525,500, Z = -5,226, dan p = 0,000 (p < 0,05). Nilai rata-rata peringkat (Mean Rank) pada kelompok massage effleurage sebesar 64,99, lebih tinggi dibandingkan dengan teknik napas dalam sebesar 36,01. Hal ini membuktikan bahwa massage effleurage lebih efektif dibandingkan teknik napas dalam dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif.
Studi Kasus Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Pada Ibu Post Partum Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Umum Daerah Ajibarang Puput Ameylia Saputri; Siti Haniyah; Atun Raudotul Ma’rifah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.393

Abstract

Sectio Caesarea (SC) merupakan operasi pada perut dan rahim untuk melahirkan janin. Ibu pasca SC sering mengalami nyeri yang mengganggu aktivitas dan kenyamanan. Terapi murottal Al-Qur’an sebagai metode nonfarmakologis terbukti efektif mengurangi nyeri dan memberi efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek terapi murottal Al-Qur’an terhadap nyeri ibu post SC di RSUD Ajibarang. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada pasien dengan nyeri akut. intervensi murottal Al-Qur’an harian selama tiga hari. Penilaian nyeri memakai Numeric Rating Scale (NRS), dan data dianalisis deskriptif berdasarkan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil asuhan keperawatan menunjukkan pasien Ny. O mengalami penurunan nyeri dari skala 7/10 menjadi 3/10 setelah tiga hari intervensi, ekspresi wajah lebih rileks, dan kemampuan aktivitas meningkat. Kesimpulannya, terapi murottal Al-Qur’an sebagai intervensi keperawatan efektif menurunkan nyeri akut pada pasien post SC.
Kompres Hangat Menurunkan Dismenore Pada Remaja Putri Noviana Gita Ramandhani; Rosi Kurnia Sugiharti; Herlina Simanjuntak; Ida Widaningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.394

Abstract

Dismenore merupakan masalah menstruasi yang umum dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup. Metode non-farmakologis seperti kompres air hangat dianggap aman, terjangkau, dan efektif dalam mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres air hangat terhadap nyeri haid (dismenore) pada siswi kelas X dan XI di SMAIT Nurul Fajri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest, melibatkan 30 siswi yang dipilih secara purposive sampling dan mengalami dismenore. Intervensi dilakukan dengan memberikan kompres air hangat pada perut bagian bawah selama 15–20 menit. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numerical Rating Scale (NRS), dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia responden adalah 15,90 tahun (rentang 15–17 tahun). Skor rata-rata nyeri sebelum intervensi adalah 4,87 (kategori nyeri sedang), dan setelah intervensi menurun menjadi 2,20 (kategori nyeri ringan). Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,000). Kesimpulannya, kompres air hangat efektif dalam menurunkan nyeri haid pada remaja putri dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif non-farmakologis yang aman serta praktis untuk mengatasi dismenore.
Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Limboto Sri Steviyani Daud; Zuriati Muhamad; Rizky Nikmathul Husna Ali
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.395

Abstract

Stunting adalah salah satu masalah gizi kronis yang berdampak serius pada tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor resiko yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan case control, melibatkan 50 responden yang terdiri dari 25 balita stunting dan 25 balita tidak stunting. Pengumpulan data di lakukan melalui kuisioner dan dianalisis dengan uji chi-square dan perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting (p=0,000) dengan nilai OR=21, yang berarti ibu dengan dengan riwayat KEK memiliki resiko 21 kali lebih besar melahirkan anak stunting di bandingkan ibu tanpa riwayat KEK. Sementara itu, faktor pendapatan keluarga (p=0,440) OR = 1,83 dan pekerjaan ibu (p=0,221) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulannya, riwayat KEK merupakan faktor resiko utama dalam kejadian stunting. Oleh karena itu, intervensi gizi pada ibu hamil sangat penting sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.
Pengaruh Audio Visual Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang ASI Eksklusif Dalam Pencegahan Stunting Di Wilayah Puskesmas Limboto Anisa Cahyani S. Hasan; Zuriati Muhamad; Andi Nur Aina Sudirman; Dewi Modjo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.396

Abstract

Air Susu Ibu (ASi) merupakan makanan pertama dan utama bagi bayi ASl eksklusif pada bayi dapat mengurangi kematian akibat infeksi hingga 80% dan juga dapat membantu mengurangi risiko stunting. Pendidikan kesehatan tentang pemberian ASI eksklusif merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi pengetahuan ibu tentang pemberian ASI eksklusif. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Audio Visual Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang ASl Ekskisif Dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Puskesmas Limboto. Metode penelitian ini menggunakan Probability sampling dengan teknik cluster sampling, dengan jumiah sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu pre-test skor 16.17 dan post-test skor 27.28 meningkat dengan nilai rata - rata skor 11.20 dengan nilai P.valeu 0.000. Temuan peneliti menghasilkan kesimpulan bahwa pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif meningkat setelah di berikan edukasi melalui audio visul Di Wilayah Puskesmas Limboto.
Pengaruh Aromaterapi Jahe Merah Terhadap Kejadian Post Operative Nausea And Vomiting Pada Pasien Post Spinal Anestesi Dan General Anestesi Suci Nirmala Pitarini; Dyah Widodo; Kissa Bahari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.397

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan komplikasi pasca operasi yang umum dan dapat menimbulkan dehidrasi, gangguan elektrolit, serta memperlambat pemulihan. Terapi farmakologis umum digunakan namun dapat menimbulkan efek samping, sehingga terapi nonfarmakologis seperti aromaterapi jahe merah menjadi alternatif yang berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh aromaterapi jahe merah terhadap kejadian PONV pada pasien post spinal dan general anestesi. Metode penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan kelompok kontrol nonrandomized pretest-posttest, dilaksanakan Mei-Juni 2025 di RS Karsa Husada Batu, dengan 32 responden yang diambil menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan kejadian PONV pada kelompok perlakuan dibanding kontrol (ρ = 0,029; ρ < 0,05). Aromaterapi jahe merah efektif sebagai terapi tambahan dalam mengurangi mual dan muntah pasca operasi.
Pengaruh Optimisme Dan Dukungan Sosial Orang Tua Terhadap Stres Akademik : Dengan Motivasi Berprestasi Sebagai Variabel Mediator Pada Mahasiswa Di Politeknik Kesdam VI Banjarmasin Muhamad Bayu Wibowo; Rini Sugiarti; Erwin Erlangga
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.398

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Optimisme dan dukungan sosial orang tua terhadap stres akademik dengan motivasi berprestasi sebagai variabel mediator pada 161 mahasiswa Politeknik Kesdam VI Banjarmasin. Pengambilan sampel menggunakan tabel Isaac dan Michael dengan derajat kesalahan 5%. Data dikumpulkan menggunakan skala stres akademik, Optimisme, dukungan sosial orang tua, dan motivasi berprestasi, kemudian dianalisis dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan Optimisme berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres akademik (path coefficient = -0,317; p-value = 0,002). Optimisme juga berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi berprestasi path coefficient = 0,497; p-value = 0,000). Sebaliknya, dukungan sosial orang tua tidak berpengaruh signifikan terhadap stres akademik secara langsung path coefficient = -0,085; p-value = 0,178), namun terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi berprestasi path coefficient = 0,260; p-value = 0,004). Motivasi berprestasi berpengaruh positif signifikan terhadap stres akademik path coefficient = 0,185; p-value = 0,028). Analisis mediasi menunjukkan Optimisme tidak berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap stres akademik melalui motivasi berprestasi specific indirect effect = 0,048; p-value = 0,182). Namun, dukungan sosial orang tua berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap stres akademik melalui motivasi berprestasi specific indirect effect = 0,092; p-value = 0,035). Temuan ini mengindikasikan peran kritis motivasi berprestasi dalam memediasi hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan stres akademik.
Determinan Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin Nabillah Nuraeni; Neneng Julianti; Rohani Siregar; Musmundiroh
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.399

Abstract

Latar belakang : Diare merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak-anak di Indonesia, terutama di daerah pedesaan dengan keterbatasan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai. Kondisi ini berdampak negatif tidak hanya pada kualitas hidup anak tetapi juga pada beban ekonomi dan sosial keluarga serta masyarakat. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak balita di Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin pada tahun 2025. Metode penelitian : analitik dengan desain cross-sectional yang melibatkan 57 responden ibu dengan anak balita. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada ibu kemudian dilakukan analisis menggunakan uji chi-square dan Odds Ratio (OR) untuk mengetahui hubungan dan kekuatan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 27 (47,4%) anak balita mengalami diare, hampir seluruh responden 38 (66,7%) memiliki pengetahuan kurang tentnag diare, hampir sebagian dari responden 28 (49,1%) memiliki lingkungan tidak bersih dan hampir sebagian responden 21 (36,8%) mengkonsumsi makanan tidak layak. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada anak (p = 0,000; OR = 1,11), kondisi lingkungan yang kurang sehat (p = 0,002; OR = 2,25), serta kelayakan makanan yang dikonsumsi anak (p = 0,000; OR = 3,79). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, kondisi lingkungan, dan makanan dengan kejadian diare.