cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana@uniku.ac.id
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
journal.fon@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien nomor 36A Cijoho Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Fon; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 20860609     EISSN : 26147718     DOI : https://doi.org/10.25134/
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia serta sastra Indonesia. Ruang lingkup penelitian mencakup penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama, bahasa kedua, maupun bahasa asing. Penelitian dapat dilakukan di jenjang pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Subruang lingkup jurnal ini meliputi: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik, menyimak, berbicara, membaca, menulis, teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, sastra bandingan, ekranisasi, sosiologi sastra, perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, kurikulum, bahan ajar, dan media pembelajaran.
Articles 341 Documents
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN FONOLOGI PADA POSTINGAN FACEBOOK Ijal Rijal; Dila Siddiqah Adabiyyah; Sifa Nur Azijah; Andriyana Azijah
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/tx7hgy95

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa pada tataran fonologi berupa penghilangan fonem dalam postingan di Facebook. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada identifikasi dan klasifikasi jenis-jenis penghilangan fonem yang terjadi dalam kalimat-kalimat yang ditulis oleh pengguna media sosial. Data penelitian diperoleh dari berbagai postingan Facebook yang dipilih secara purposif, yang kemudian dianalisis untuk menemukan pola penghilangan fonem, baik pada konsonan maupun vokal, serta faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kesalahan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa penghilangan fonem sering terjadi pada kata-kata yang dipengaruhi oleh faktor kebiasaan penulisan tidak baku, pengaruh dialek atau bahasa daerah, serta kecepatan dan keterbatasan dalam mengetik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika kesalahan fonologis dalam konteks komunikasi digital serta kontribusinya terhadap variasi bahasa yang berkembang di media sosial.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA TATARAN MORFOLOGI PADA MEDIA ONLINE KUNINGANMASS Dea Cahaya Ramadona; Syifa Nurfadilah; Ayu Miranda; Ifah Hanifah
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/etxfmm71

Abstract

Salah satu kesalahan yang sering ditemukan dalam tataran morfologi adalah kesalahan afiksasi dan reduflikasi. Kesalahan-kesalahan bahasa tersebut seringkali membuat pembaca salah menafsirkan dan menyebabkan ungkapan penulis tidak dapat tersampaikan dengan baik. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kesalahan morfologi yang sering muncul dalam berita lokal Kuninganmass serta memperbaikinya sesuai kaidah yang berlaku. Penelitian ini menggunakan dan menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tahapan penelitian kualitatif dimulai dengan memilih objek penelitian yaitu media online Kuninganmass, pengumpulan data berkaitan dengan objek penelitian, menyusun catatan data, dan menganalisisnya. Hasil penelitian menunjukan 20 kesalahan morfologi, terdiri dari 16 kesalahan afiksasi dan 4 reduflikasi. Kesalahan ini mencerminkan kurangnya perhatian terhadap kaidah kebahasaan yang dapat memperngaruhi kejelasan dan akurasi informasi dalam berita.
ANALISIS BIBLIOMETRIK PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR Dini Damayanti; Mohammad Syahrul Gunawan; Pauzan Eka Iswandi; Rossy Dwi Indriani
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/gas8j862

Abstract

Analisis bibliometrik mengenai pembelajaran menulis teks prosedur merupakan upaya untuk memahami perkembangan penelitian dalam bidang ini dari tahun 2004 hingga 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan bantuan perangkat lunak Publish or Perish dan VOSviewer untuk mengumpulkan dan menganalisis data bibliografis. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tren penelitian, menganalisis efektivitas berbagai metode pembelajaran yang digunakan, serta memberikan wawasan praktis bagi akademisi dan praktisi pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran yang inovatif dan relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat total 999 artikel yang diterbitkan dengan 4.455 kutipan, serta tren peningkatan publikasi yang signifikan di tahun-tahun terakhir. Berbagai metode pembelajaran, seperti Contextual Teaching and Learning (CTL), Discovery Learning, dan metode demonstrasi, terbukti efektif dalam meningkatkan menulis siswa, dan penelitian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan penelitian lebih lanjut dalam bidang ini.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI BERBANTU MULTIPLE INTELLIGENCES MODEL PJBL DI KELAS X-1 SMA NEGERI 1 CIGUGUR Susi Susilawati Hanifah; Ida Hamidah; Figiati Indra Dewi
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v21i2.488

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya suatu kendala yang dihadapi siswa kelas X-1 SMA Negeri Cigugur terkait menulis teks eksposisi. Oleh karena itu, peneliti mencoba berbantu Multiple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning untuk peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi. Rumusan masalah dalam penelitian adalah 1) Bagaimana perencanaan pembelajaran teks eksposisi berbantu Multilple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning (PSjBL) di kelas X-1 SMA Negeri 1 Cigugur? 2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran teks eksposisi berbantu Multilple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning di kelas X-1 SMA Negeri 1 Cigugur? 3) Bagaimana hasil pembelajaran teks eksposisi berbantu Multilple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning di kelas X-1 SMA Negeri 1 Cigugur? Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik Penelitian yang digunakan adalah angket, observasi dan tes. Kesimpulan berdasarkan hasil penilaian perencanaan pelaksanaan siklus 1 diperoleh 95,6 % dan siklus 2 diperoleh 96,7 %. Berdasarkan hasil penilaian pelaksanaan pembelajaran siklus 1 diperoleh 85,9 % dan siklus 2 diperoleh 89 %. Berdasarkan hasil menulis teks eksposisi berbantu Multiple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning pada siklus 1 diperoleh nilai rata-rata 80,9, sedangkan pada siklus 2 diperoleh nilai rata-rata 87,4. Hal ini terbukti bahwa kemampuan menulis tek eksposisi berbantu Multiple Intelligences dengan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatan hasil belajar siswa.
INTEGRASI LITERASI FINANSIAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Yani Andriyani Gustina; Yeti Mulyati; Vismaia S. Damaianti; Andoyo Sastromiharjo
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 22 No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v22i1.490

Abstract

ABSTRAK: Literasi finansial merupakan keterampilan esensial abad ke-21 yang sangat penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), mengingat mereka sedang dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja dan berhadapan langsung dengan kondisi ekonomi. Namun, praktik pendidikan menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman konseptual siswa tentang literasi finansial dan penerapannya dalam perilaku keuangan sehari-hari, serta keterbatasan integrasi literasi finansial dalam pembelajaran lintas mata pelajaran, khususnya Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan literasi finansial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK dengan memperhatikan pandangan guru serta tingkat kesadaran finansial siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, didukung oleh data kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket kepada 35 siswa dan wawancara dengan guru Bahasa Indonesia di SMKN 1 Cipanas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki kesadaran konseptual yang cukup baik mengenai pentingnya pengelolaan keuangan, namun belum diikuti oleh kebiasaan finansial yang konsisten. Selain itu, penggabungan literasi finansial dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia masih sangat minim, meskipun para siswa menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap pembelajaran yang langsung bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan peran strategis guru Bahasa Indonesia dalam mengintegrasikan literasi finansial melalui pembelajaran berbasis teks dan pengalaman nyata. Disimpulkan bahwa integrasi literasi finansial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berpotensi meningkatkan kesadaran finansial siswa sekaligus memperkuat relevansi pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK apabila didukung oleh strategi pedagogis yang tepat. KATA KUNCI: pembelajaran Bahasa Indonesia; literasi finansial; pembelajaran kontekstual; Sekolah Menengah Kejuruan   INTEGRATION OF FINANCIAL LITERACY IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLS     ABSTRACT:  Financial literacy is an essential 21st-century skill that is very important for Vocational High School (SMK) students, considering that they are being prepared to enter the world of work and deal directly with economic conditions. However, educational practices show that there is a gap between students' conceptual understanding of financial literacy and its application in daily financial behavior, as well as the limitations of integrating financial literacy in cross-subject learning, especially Indonesian. The purpose of this study is to evaluate the application of financial literacy in Indonesian language learning in vocational schools by paying attention to the teacher's views and the level of students' financial awareness. The method used in this study is qualitative descriptive, supported by descriptive quantitative data. Data was collected through questionnaires to 35 students and interviews with Indonesian teachers at SMKN 1 Cipanas. The results showed that students had a fairly good conceptual awareness of the importance of financial management, but were not followed by consistent financial habits. In addition, the incorporation of financial literacy in the Indonesian learning process is still very minimal, although students show great interest in learning that is directly in contact with daily life. These findings affirm the strategic role of Indonesian teachers in integrating financial literacy through text-based learning and real-life experiences. It is concluded that the integration of financial literacy in Indonesian learning has the potential to increase students' financial awareness while strengthening the relevance of Indonesian learning in vocational schools if supported by the right pedagogical strategy. KEYWORDS: Indonesian Language learning; financial literacy; contextual learning; Vocational High School
PERBEDAAN RESPON PEMBACA DI KOLOM KOMENTAR PADA APLIKASI WATTPAD DAN WEBTOON Lirin Siti Nurhikmah; asep jejen Jaelani; Aan Anjasmara
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v21i2.493

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan karakteristik media dalam penyajian karya sastra digital dan bagaimana hal tersebut memengaruhi respons pembaca terhadap teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan respons pembaca terhadap teks yang sama di dua platform digital, yaitu Wattpad dan Webtoon. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: (1) Bagaimana respon pembaca di kolom komentar pada aplikasi Wattpad? (2) Bagaimana respon pembaca di kolom komentar pada aplikasi Webtoon? (3) Bagaimana perbedaan respons pembaca di kolom komentar antara aplikasi Wattpad dan Webtoon? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data berasal dari komentar pembaca pada cerita populer di Wattpad dan Webtoon, yang dianalisis menggunakan teori decoding Stuart Hall dengan tiga kategori: dominan, negosiasi, dan oposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa decoding dominan merupakan respons yang paling banyak ditemukan di kedua platform, meskipun persentasenya lebih tinggi di Webtoon. Sementara itu, respons negosiasi dan oposisi lebih banyak ditemukan di Wattpad. Perbedaan ini dipengaruhi oleh karakteristik masing-masing media: format berbasis visual Webtoon mendorong keterlibatan emosional yang lebih langsung, sedangkan format berbasis teks Wattpad memfasilitasi interpretasi naratif yang lebih mendalam dan reflektif. Penelitian ini menegaskan bahwa pembaca merupakan subjek aktif yang secara sadar menerima, menegosiasi, atau menolak makna yang disajikan dalam teks.
EKOFEMINISME DALAM NOVEL SI ANAK PEMBERANI KARYA TERE LIYE (DITINJAU DARI TOKOH, LATAR, DAN KONFLIK) Bunga Zulhijah; Arip Hidayat; Andriyana
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v21i2.494

Abstract

Penelitian ini merupakan analisis ekofeminisme dalam novel si anak pemberani karya Tere Liye (ditinjau dari tokoh, latar, dan konflik). Rumusan masalah : (1) Bagaimana hubungan tokoh, latar, dan konflik dengan ekofeminisme dalam novel si anak pemberani karya Tere Liye? (2) Bagaimana ekofemiisme alam dalam novel si anak pemberani karya Tere Liye ? (3) Bagaimana ekofemiisme spiritual dalam novel si anak pemberani karya Tere Liye ? (4) Bagaimana ekofemiisme sosial dalam novel si anak pemberani karya Tere Liye ? (5) Bagaimana ekofemiisme transformatif dalam novel si anak pemberani karya Tere Liye ? Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan hubungan tokoh, latar, dan konflik dengan ekofeminisme dalam dalam novel Si Anak Pemberani karya Tere Liye. (2) Mendeskripsikan ekofeminisme alam dalam novel Si Anak Pemberani karya Tere Liye. (3) Mendeskripsikan ekofeminisme spiritual dalam novel Si Anak Pemberani karya Tere Liye. (4) Mendeskripsikan ekofeminisme sosial dalam novel Si Anak Pemberani karya Tere Liye. (5) Mendeskripsikan ekofeminisme tranformatif dalam novel Si Anak Pemberani karya Tere Liye. Metode penelitian : metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini yaitu kalimat atau kutipan yang termasuk ke dalam kajian ekofeminisme dari novel si anak pemberani karya Tere Liye. Teknik pemerolehan data : Studi Pustaka dan Dokumentasi. Simpulan : (1) Berdasarkan hasil analisis data hubungan antara tokoh, latar, dan konflik dalam novel Si Anak Pemberani memperlihatkan keterkaitan yang erat dengan gagasan ekofeminisme. (2) Berdasarkan hasil analisis data ekofeminisme alam dalam novel ini lebih menonjolkan bentuk eksploitasi terhadap lingkungan. (3) Berdasarkan hasil analisis data ekofeminisme spiritual dalam novel ini lebih didominasi oleh bentuk animisme dan dinamisme. (4) Berdasarkan hasil analisis data ekofeminisme sosial yang tampak dalam novel mengarah pada bentuk asosiatif (5) Berdasarkan hasil analisis data ekofeminisme transformatif dalam novel ini tergolong dalam bentuk transformatif negatif.
PEMEROLEHAN BAHASA INDONESIA PADA ANAK PAUD SE-KECAMATAN SINDANGAGUNG Zulfa Fauziah; Sun Suntini; Ida Hamidah
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v21i2.495

Abstract

Pemerolahan bahasa adalah suatu periode ketika seorang individu memperoleh bahasa baru. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu; (1) Bagaimana pemerolehan bahasa Indonesia pada anak PAUD se-Kecamatan Sindangagung dalam aspek morfologi, (2) Bagaimana pemerolehan bahasa Indonesia pada anak PAUD se-Kecamatan Sindangagung dalam aspek sintaksis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemerolehan bahasa Indonesia pada anak PAUD se-kecamatan Sindangagung dalam aspek morfologi dan sintaksis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukan bahwa dalam aspek morfologi yang mendominasi yaitu pengunaan afiksasi, sedangkan yang paling sedikit adalah kata majemuk. Afiksasi yang muncul pada anak usia 4-5 tahun yaitu sufiks, prefiks, konfiks, dan klofiks. Namun yang mendominasi yaitu sufiks [-nya]. Ditemukan pula pengunaan afiks nonbaku seperti /-in/, /-mah/, /-ng/, /di-in/, /ng-in/. Selanjutnya hasil analisis dalam aspek sintaksis yang mendominasi yaitu kalimat deklaratif, sedangkan yang paling sedikit adalah imperatif. Struktur kalimat yang muncul pada anak usia 4-5 tahun yaitu struktur kalimat tidak lengkap seperti SP, PO, PK, SPO, SPK, POK dan struktur kalimat lengkap SPOK. Namun yang mendominasi SP dan yang paling sedikit yaitu SPOK. Tidak hanya itu, hasil analisis juga menunjukan bahwa penggunaan kalimat pada anak usia 4-5 tahun lebih banyak mengunakan empat sampai lima kata dalam satu kalimat.
Analisis Kesalahan Fonologi pada Penulisan Kata di Grup Facebook : Studi Kasus Fenomena Penghilangan, Perubahan, dan Penambahan Fonem Muhamad Rafid Thufail; Pauzan Eka Iswandi; Andriyana
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v19i2.501

Abstract

: Kesalahan berbahasa pada kajian fonologi yaitu kesalahan terkait bunyi bahasa yang dimana terdapat tiga bentuk utama yaitu perubahan, penambahan, penghilangan fonem baik secara lisan maupun tulisan, yang bahkan sering ditemukan pada postingan dan komentar di grup komunitas facebook. Penelitian ini bertujuan untuk memahmi kesalahan bunyi bahasa pada kajian fonologi, yang terjadi karna kekeliruan secara lisan maupun tulisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu menganalisis dan mengumpulkan kesalahan dalam berbahasa yang ada di postingan dan komentar facebook. Hasil penelitian ini adalah meneliti kesalahan berbahasa pada postingan grup komunitas facebook yang meliputi fenomena penghilangan fonem yang ditemukan pada kata-kata disebuah postingan seperti ‘gbut’ (gabut) dan ‘ayg’ (ayang), fenomena penambahan fonem yang ditemukan pada kata ‘nihh’ (nih), dan fenomena perubahan fonem yang ditemukan pada kata ‘oven beo’ (open bo) yang bisa merubah makna kata secara harfiah ‘oven = alat panggang, beo = burung’
NILAI MORAL, SOSIAL, HEGEMONI DALAM NOVEL BENDERA SETENGAH TIANG UNTUK LITERASI SISWA Wiki Ariantoro; Yessi Fitriani; Puspa Indah Utami
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 22 No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v22i1.505

Abstract

ABSTRAK: Karya sastra memiliki peran penting dalam penguatan literasi dan pembentukan karakter siswa, namun pemanfaatan nilai moral, sosial, dan hegemoni dalam pembelajaran sastra masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai moral, sosial, dan hegemoni dalam novel Bendera Setengah Tiang karya Annisa Lim serta kontribusinya terhadap peningkatan literasi siswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data berupa kutipan teks yang merepresentasikan ketiga nilai tersebut diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap novel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 52 kutipan nilai moral yang mencakup keberanian, solidaritas, tanggung jawab, empati, religiusitas, pengorbanan, dan keteguhan prinsip. Ditemukan pula 22 kutipan nilai sosial berupa tanggung jawab sosial, kepemimpinan, tolong-menolong, kasih sayang keluarga, dan komitmen kolektif. Selain itu, 22 kutipan merepresentasikan hegemoni melalui dominasi struktural, sanksi institusional, intimidasi, pembungkaman kebebasan pers, serta perlawanan terhadap ketidakadilan. Temuan ini menunjukkan bahwa novel tersebut tidak hanya menghadirkan konflik sosial dan relasi kekuasaan, tetapi juga mengandung pesan moral dan sosial yang relevan sebagai bahan ajar sastra kontekstual untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis, refleksi, empati, serta pembentukan karakter siswa sekolah menengah atas (SMA). KATA KUNCI: Literasi; hegemoni; moral; novel; sosial.   MORAL, SOCIAL, HEGEMONIC VALUES IN BENDERA SETENGAH TIANG FOR STUDENT LITERACY   ABSTRACT: Literary works play a crucial role in enhancing students’ literacy and character development; however, the integration of moral, social, and hegemonic values in literary learning remains underexplored in secondary education. This study aims to analyze the moral, social, and hegemonic values contained in the novel Bendera Setengah Tiang by Annisa Lim and to examine their contribution to improving students’ literacy. This research employed a qualitative descriptive method. The data consisted of textual quotations representing moral, social, and hegemonic values obtained through an in-depth reading of the novel. The findings reveal 52 quotations reflecting moral values, including courage, solidarity, responsibility, empathy, religiosity, sacrifice, and principled determination. In addition, 22 quotations embody social values such as social responsibility, leadership, mutual assistance, family affection, and collective commitment. Moreover, 22 quotations demonstrate forms of hegemony manifested through structural domination, institutional sanctions, intimidation, suppression of press freedom, and resistance to injustice. These findings indicate that the novel not only portrays social conflict and power relations but also provides meaningful moral and social messages. Therefore, the novel can serve as contextual literary teaching material to enhance students’ critical reading skills, reflective thinking, empathy, and character development in senior high school education (SMA). KEYWORDS: Hegemony; literacy; moral values; novel; social values