cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v6i2
Jurnal ISO: Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 690 Documents
Fenomena Budaya K-Pop pada Pola Konsumsi Fandom Carat (K-Boygroup Seventeen) di Kota Pekanbaru Dinda Utami; T. Romi Marnelly
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2349

Abstract

Fenomena Budaya Korea yang telah masuk dan berkembang di Indonesia telah menciptakan pola konsumsi yang dimana para penggemar K-Pop mengkonsumsi suatu barang secara berlebihan. Fenomena ini adalah suatu hal yang mampu mempengaruhi kesadaran dalam pola konsumsi masyarakat. Hal tersebut menciptakan citra atau tanda pada suatu produk ketika telah dikonsumsi, yang mana pola konsumsinya tidak hanya didasarkan pada nilai dan guna, tapi menjadi nilai tanda. Para penggemar K-Pop ini membutuhkan validasi dan menunjukkan agar orang lain mengetahui bahwa dia adalah seorang penggemar K-Pop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku konsumsi yang terjadi pada fandom Carat Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan teori yang dikembangkan oleh Jean Baudrillard mengenai masyarakat konsumsi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan dengan mengambil subjek penelitian sebanyak 5 (lima) orang. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan secara wawancara berkala serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi penggemar Seventeen mengkonsumsi berbagai macam marchendise seperti lighstick, album, photocard dan merchandise lainnya karena adanya konsumsi tanda. Dimana ketika mengkonsumsi barang-barang tersebut mereka mendapatkan adanya suatu citra atau tanda seperti adanya rasa kesenangan tersendiri, ada rasa kepuasan tersendiri, dan juga adanya rasa ingin pamer, serta ingin diakui dan menunjukkan kepada orang lain bahwa dirinya adalah seorang penggemar K-Pop
Polarisasi Aktor Jaringan Gerakan Sosial #IndonesiaGelap di X Fathan Insanulkamil; Pandan Yudhapramesti; Gema Nusantara Bakry
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2355

Abstract

Polarisasi dalam jaringan gerakan sosial menjadi fenomena yang semakin menonjol di era digital, terutama dengan berkembangnya media sosial sebagai ruang interaksi. Penelitian ini menganalisis polarisasi aktor dalam jaringan gerakan sosial dengan pendekatan analisis jaringan sosial (Social Network Analysis). Data yang digunakan berasal dari interaksi di platform Twitter terkait dengan gerakan sosial tertentu. Studi ini mengeksplorasi peran aktor utama, pola hubungan antaraktor, serta bagaimana modularitas jaringan mempengaruhi polarisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan gerakan sosial memiliki tingkat modularitas yang tinggi, di mana komunitas-komunitas dalam jaringan cenderung berinteraksi dalam kelompoknya sendiri dan jarang berhubungan dengan komunitas lain. Efek echo chamber yang kuat menyebabkan informasi dalam kelompok menjadi semakin homogen dan memperkuat bias kognitif anggotanya. Selain itu, ditemukan bahwa aktor dengan tingkat degree centrality yang tinggi berperan sebagai gatekeeper informasi, menentukan arah narasi yang berkembang di komunitasnya. Polarisasi juga diperkuat oleh algoritma media sosial yang memprioritaskan interaksi berbasis kesamaan ideologi, sehingga menghambat penyebaran perspektif yang lebih beragam. Studi ini menyoroti pentingnya strategi komunikasi lintas komunitas serta penggunaan bridging nodes untuk mengurangi polarisasi. Selain itu, penelitian ini menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam mengolah data jaringan dan pola komunikasi, sehingga meningkatkan akurasi dalam memahami dinamika polarisasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dan pengelola platform media sosial dalam merancang strategi mitigasi polarisasi
Relevansi Peran Pemuka Agama Islam dalam Mitigasi Bencana Iskandar; Sri Yunanto
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2357

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak di zona rawan bencana, baik bencana alam maupun nonalam. Sebagai negara yang berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa dengan mayoritas penduduk beragama Islam, pendekatan mitigasi bencana perlu mempertimbangkan aspek keagamaan, khususnya Islam. Literatur Islam tentang kebencanaan dapat memberikan landasan normatif yang dapat diintegrasikan dalam upaya mitigasi. Namun, peran pemuka agama Islam dalam sosialisasi dan pelibatan masyarakat tentang mitigasi bencana belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi antara mitigasi bencana dan peran strategis pemuka agama Islam dalam membangun kesadaran masyarakat. Dengan metode kualitatif berbasis library research, analisis dilakukan terhadap literatur yang relevan. Penelitian ini mengedepankan peran pemuka agama Islam sebagai mediator antara nilai-nilai religius dengan mitigasi bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemuka agama Islam dalam mitigasi bencana dapat mengimplementasikan nilai-nilai Islam, seperti dalam kesiapsiagaan dan ketahanan. Mengacu pada teladan Nabi Nuh dan Yusuf, pemuka agama Islam dapat memobilisasi sumber daya dan membangun koordinasi sehingga menjadi katalisator dalam upaya mengurangi risiko bencana dengan mengintegrasikan nilai keagamaan, kepemimpinan, dan mitigasi.
Pelestarian Seni Reak Sebagai Wujud Pengamalan Pancasila di Kecamatan Cileunyi Abdur Rafi; Raisa Nuha; Gladya Jasmine; Farah Azizah; Shella Destri; Ratna Fitria
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2365

Abstract

Penelitian ini menyelidiki peran seni Reak, sebuah seni tradisional dari Cileunyi, dalam pelestarian budaya lokal dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Reak, sebuah pertunjukan budaya yang telah menjadi bagian penting dari struktur sosial masyarakat, berfungsi tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai dasar bangsa seperti kerja sama, saling menghormati, dan persatuan. Meskipun memiliki signifikansi, pelestarian seni Reak masih terbatas pada konteks lokal tanpa pengakuan yang lebih luas di tingkat nasional. Penelitian ini mengisi kekosongan yang ada dengan mengeksplorasi bagaimana Reak tidak hanya berfungsi sebagai bentuk seni tetapi juga sebagai alat untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam aspek musyawarah, gotong royong, dan persatuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara mendalam dan observasi partisipatif, untuk memahami dampak Reak terhadap kohesi sosial dan pendidikan karakter di masyarakat Cileunyi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Reak memainkan peran penting dalam memperkuat ikatan komunitas, meningkatkan toleransi, dan memupuk rasa kebersamaan, terutama di kalangan generasi muda. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana tentang integrasi seni tradisional dengan ideologi nasional dan memberikan wawasan tentang bagaimana praktik budaya tersebut dapat dilestarikan dan diadaptasi di tengah modernitas dan globalisasi. Penelitian ini menekankan pentingnya keterlibatan komunitas dan dukungan eksternal, termasuk dari pemerintah dan lembaga kebudayaan, untuk memastikan relevansi dan pelestarian seni Reak bagi generasi mendatang.
Kewenangan Komisi Yudisial dalam Pengawasan Hakim: Analisis Terhadap Putusan MK No. 005/PUU-IV/2006 Rasji; Lila Graciella Yuwono; Meiliani
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2369

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 005/PUU-IV/2006 memegang peranan penting dalam menentukan kewenangan Komisi Yudisial (KY) dalam mengawasi hakim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji batasan kewenangan KY sebagaimana ditetapkan dalam putusan tersebut serta dampaknya terhadap independensi kekuasaan kehakiman di Indonesia. Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa KY hanya dapat menjalankan pengawasan etik dan moralitas hakim, tanpa campur tangan dalam substansi putusan atau proses pengambilan keputusan yudisial. Namun, dalam praktiknya, KY menghadapi tantangan besar, termasuk penolakan Mahkamah Agung terhadap rekomendasi KY terkait sanksi bagi hakim yang melanggar kode etik. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan serta studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun KY memiliki peran strategis dalam menjaga integritas dan etika hakim, efektivitas pengawasannya terbatas akibat hambatan hukum dan ketidakpatuhan lembaga peradilan. Oleh karena itu, diperlukan reformasi hukum yang lebih tegas guna memperkuat kewenangan KY tanpa merusak prinsip independensi kekuasaan kehakiman.
Evaluasi Pembangunan Sumur Bor (Artesis) di Desa Pulau Rengas Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi Alsar Andri; Risvandi; Tria Anggraini
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2371

Abstract

Desa Pulau Rengas Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi secara geografis terletak pada daerah aliran sungai (DAS) pinggiran batang Kuantan. Masyarakat setempat memamfaatkan batang Kuantan sebagai pusat kegiatan mandi, cuci dan kakus (MCK), serta sumber air bersihpun masyarakat setempat mengandalkan aliran batang Kuantan. Maka dengan kondisi ini, pemerintah daerah membangun sumur bor (artesis). Program pembangunan ini dilaksanakan dan terealisasi menggunakan dana sisa lebih anggaran (SiLPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2008, dengan jumlah sumur bor (artesis) sebanyak 22 Unit. Tipe penelitian ini adalah survey, dengan tingkat eksplanasi deskriftif, serta analisa data kuantitatif dan kualitatif. Teori dimensi pembangunan menjadi teori operasional. Adapun hasilnya pembangunan sumur bor (artesis) di Desa Pulau Rengas Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi kurang maksimal.
Peran Komunikasi Word of Mouth Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Pendidikan di Kelurahan 13 Ulu Palembang Suryati; Muslimin; Nadia Sabillah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2372

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peran Komunikasi Word Of Mouth Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Pendidikan Di Kelurahan 13 Ulu Palembang”. Komunikasi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai berbagai isu sosial, termasuk pentingnya pendidikan. Salah satu bentuk komunikasi yang efektif dalam menyebarkan informasi adalah komunikasi word of mouth, yang terjadi secara alami melalui interaksi antar individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana peran komunikasi word of mouth dalam meningkatkan kesadaran masyarakat kelurahan 13 ulu Palembang tentang pentingnya pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan warga dan tokoh masyarakat. Selain itu, observasi langsung dilakukan untuk memahami bagaimana WOM bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi word of mouth berperan signifikan dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pendidikan. Informasi yang disampaikan oleh individu yang dipercaya lebih mudah diterima dan berdampak pada perubahan pola pikir serta sikap terhadap pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi word of mouth dapat menjadi strategi komunikasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan.
Implementasi Smart Mobility Sebagai Model Pembangunan Berkelanjutan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta Cherish Young; Felicia Evelyn; Dwi Putra Nugraha
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2374

Abstract

This research aims to analyze the implementation of Smart Mobility as one of the key indicators of the Jakarta Smart City program to support sustainable development in the Province of DKI Jakarta. The study focuses on the application of Transit Oriented Development (TOD) and the operation of TransJakarta Electric Buses as concrete efforts to address traffic congestion and air pollution, which are major urban challenges. The research method employed is an empirical qualitative approach, relying on primary data obtained through interviews with relevant parties, as well as secondary data derived from legislation, official government documents, and academic literature. The research findings indicate that the development of TOD areas significantly contributes to improving public access to mass transportation and reducing dependence on private vehicles. Meanwhile, the use of TransJakarta Electric Buses represents an environmentally friendly transportation innovation that supports carbon emission reduction in DKI Jakarta, although it still faces obstacles in terms of fleet availability and investment. The implementation of this policy has shown positive impacts on shifting public behavior, as reflected in the increase of public transportation users from 18.86% in 2023 to 22.19% in 2024. However, there is still no definitive measurement of how much the policy has contributed to reducing air pollution levels. Therefore, periodic and comprehensive evaluations supported by accurate data are essential to ensure that this policy runs effectively and aligns with sustainable development goals. To realize a more environmentally friendly, sustainable and livable DKI Jakarta, collaboration between the government, private sector and the community is needed.
Komunikasi Religius di Era Digital: Studi Pola Konsumsi Dosen FISIP UNTIRTA pada Konten Keagamaan Ramadan Iman Mukhroman; Ikhsan Ahmad
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2377

Abstract

Era digital telah mengubah cara individu mengakses dan menikmati konten keagamaan, terutama selama bulan Ramadan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi konten keagamaan di kalangan dosen FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) selama bulan Ramadan 2025, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi preferensi mereka terhadap media digital sebagai sumber utama informasi keagamaan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menerapkan metode wawancara mendalam dan analisis media untuk mengeksplorasi pengalaman dan kebiasaan responden dalam mengonsumsi konten keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen FISIP UNTIRTA lebih cenderung memilih platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, dan podcast daripada media tradisional. Preferensi ini terkait dengan kredibilitas sumber, relevansi topik dengan bidang akademik, dan gaya komunikasi media. Selain itu, interaksi dalam grup WhatsApp dan forum online juga memperkaya pengalaman keagamaan pribadi dan kolektif mereka selama bulan Ramadan. Temuan ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pola konsumsi keagamaan di kalangan akademisi, dan berkontribusi untuk memahami dinamika keagamaan di era digital yang semakin terhubung.
Tanggung Jawab Pemerintah Daerah Kota Tangerang dalam Menanggulangi Kerusakan Lingkungan Akibat Sampah Rumah Tangga Kezya; Irene Marcella
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2396

Abstract

Permasalahan lingkungan akibat sampah rumah tangga menjadi isu krusial di Kota Tangerang seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan urbanisasi. Menurut Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, setiap harinya, kota Tangerang menghasilkan 1.500 ton sampah di mana sebagian besar berasal dari sampah organik atau sisa rumah tangga. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari tanah, air, dan udara serta menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tanggung jawab Pemerintah Daerah Kota Tangerang dalam menanggulangi kerusakan lingkungan akibat sampah rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan analisis kualitatif terhadap data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kota Tangerang telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan sampah yang dapat merusak lingkungan, seperti edukasi, pembangunan fasilitas pengolahan sampah, dan kerja sama dengan pihak lain. Namun, terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan kapasitas TPA, minimnya kesadaran masyarakat, keterbatasan anggaran, serta koordinasi antarinstansi yang belum optimal.