cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v6i2
Jurnal ISO: Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 690 Documents
Dinamika Teologi Reformasi dan Implikasinya dalam PAK Kelly Simanjuntak; Udur Aritonang; Vornalita Sambalao; Juaniva Sidharta
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3352

Abstract

Kajian tentang Dinamika teologi Reformasi yang digagas Martin Luther telah melahirkan perubahan mendasar dalam kehidupan gereja. Reformasi bukan sekadar protes terhadap praktik penyimpangan gereja pada abad ke-16, melainkan sebuah gerakan pembaruan yang berakar pada pengalaman iman akan kasih karunia Allah. Penekanan Luther pada sola fide, sola gratia, dan sola scriptura menunjukkan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah yang diterima melalui iman, serta firman Tuhan menjadi otoritas tertinggi dalam kehidupan orang percaya. Gerakan ini tidak berhenti pada ranah teologis, tetapi juga memengaruhi cara gereja mendidik umat. Pendidikan Agama Kristen (PAK) memperoleh pijakan baru bahwa pengajaran iman harus bersumber dari Kitab Suci, berorientasi pada pembentukan iman yang hidup, serta mendorong umat untuk kritis dan bertanggung jawab di hadapan Allah. Dengan demikian, PAK tidak hanya membekali pengetahuan, melainkan membentuk pribadi yang setia kepada Injil dan mampu menghadapi tantangan zaman. Dalam konteks masa kini, dinamika Reformasi tetap relevan. Semangat ecclesia reformata semper reformanda mengingatkan bahwa gereja dan PAK harus terus memperbarui diri, sehingga pendidikan Kristen senantiasa kontekstual, kritis, dan transformatif. Implikasi ini menjadikan Reformasi bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan sumber inspirasi yang meneguhkan panggilan gereja untuk melayani Tuhan dan dunia dengan setia. Tulisan ini dikaji dengan metode kualitatif deskriptif untuk memahami kajian ini.
Kajian Kelembagaan dan Peran Strategis Bank Sentral dalam Rencana Redemonisasi Rupiah Rayhan Wahyu Dwi Putra; Muhamad Hanidar Dafa Amanullah; Melinda Ayu Andani; Desmitha Rachel Suyyina; Rahadyan Wegig Priyambodo
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3353

Abstract

This study aims to analyze the readiness and role of Bank Indonesia in designing and implementing the redenomination policy, while also assessing its potential impact on improving the efficiency of the national monetary system. Using a literature review method that includes academic journals, books, official reports, and previous research, the findings indicate that the success of redenomination is strongly influenced by macroeconomic stability, policy coordination between the central bank and the government, technological preparedness within the payment system, and the public’s understanding of the transition to the new nominal structure. The analysis reveals that redenomination may simplify financial transactions, reduce operational costs in currency management, accelerate data-processing activities, and strengthen the credibility of the national currency among the public and investors. However, challenges such as public misconceptions about redenomination, potential confusion during the transition period, and the need for political legitimacy from the legislature must be addressed through comprehensive public outreach and strong regulatory support. Overall, this study concludes that redenomination can significantly enhance monetary efficiency when implemented carefully, supported by stable economic conditions, well-coordinated institutions, and active engagement from all stakeholders.
Peran Departemen Script Supervisor Dalam Film “Ketok Mejik” Putty Adelya Sastra
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan signifikansi departemen Script Supervisor dalam produksi film layar lebar Ketok Mejik. Fokus penelitian meliputi identifikasi tugas-tugas yang dijalankan dalam departemen tersebut, tantangan yang dihadapi dalam menjaga kontinuitas, serta kontribusi Script Supervisor terhadap kualitas akhir film. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasi berbasis praktik. Data diperoleh melalui observasi langsung selama pelaksanaan magang selama 16 hari sebagai Script Assistant, dengan keterlibatan aktif dalam kegiatan di lokasi syuting seperti pencatatan script report, penyusunan daily production report, pemantauan kontinuitas, serta bantuan video assist. Data observasi tersebut diperkuat dengan studi pustaka terkait peran Script Supervisor dan alur kerja produksi film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa departemen Script Supervisor memiliki peran teknis dan komunikatif yang sangat penting dalam memastikan kontinuitas naratif dan visual selama proses produksi. Tugas-tugas yang diamati mencakup script continuity, visual continuity, dan clapper, yang saling mendukung dalam menjaga konsistensi dialog, blocking, pergerakan aktor, properti, kostum, gestur, hingga sinkronisasi gambar dan suara. Penelitian ini juga menemukan bahwa ritme produksi yang cepat, penggunaan sistem multi-kamera, serta perubahan blocking atau keputusan teknis secara mendadak menjadi tantangan utama dalam pemeliharaan kontinuitas. Meskipun demikian, Script Supervisor berfungsi sebagai “on set memory bank” dan penghubung informasi utama antara sutradara dengan departemen lainnya, khususnya kamera, suara, dan pasca produksi. Temuan ini menegaskan bahwa ketelitian, akurasi, dan koordinasi lintas-departemen merupakan kompetensi esensial Script Supervisor dalam mewujudkan hasil film yang koheren dan profesional.
Tantangan Sosial di Tengah Polarisasi Politik Identitas Ben Petrus; Riris Johanna Siagian
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3364

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis berbagai tantangan sosial yang muncul di tengah menguatnya polarisasi politik identitas dalam masyarakat multikultural. Polarisasi politik identitas yang semakin menajam dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya memengaruhi stabilitas sosial dan politik, tetapi juga mengganggu relasi antarwarga, melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi, serta menghambat kolaborasi lintas kelompok. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi bentuk-bentuk utama polarisasi yang muncul, seperti segregasi sosial berdasarkan etnis dan agama, meningkatnya ujaran kebencian, serta menguatnya kompetisi simbolik yang membatasi ruang dialog dan perjumpaan antaridentitas. Tujuan utama penelitian ini adalah memahami bagaimana polarisasi politik identitas mempengaruhi kohesi sosial masyarakat, serta merumuskan strategi mitigatif yang dapat ditempuh oleh pemerintah, organisasi keagamaan, komunitas sipil, dan lembaga pendidikan. Pendekatan ini menekankan pentingnya rekonstruksi budaya dialog, pembangunan jejaring lintas identitas, serta penguatan literasi sosial dan politik guna meminimalkan potensi konflik serta meningkatkan resiliensi sosial. Selain itu, penelitian ini bertujuan menawarkan model pendekatan yang dapat digunakan sebagai acuan kebijakan dalam menciptakan ruang publik yang inklusif, demokratis, dan anti-diskriminatif. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pengayaan kajian akademik mengenai dampak polarisasi politik identitas serta menyediakan landasan konseptual bagi upaya transformasi sosial yang berkelanjutan dalam masyarakat plural.
The Transformation of Youth Social Movements: #Reformasidikorupsi and Digital Politics in the Social Media Era Apvira Azhari Siregar; Fadhia Chalisha Adzzahra; Ahren Jasmine Azzahra; Aniqotul Ummah; Teddy Chrisprimanat Putra
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3368

Abstract

This study aims to analyze the transformation of youth social movements in Indonesia in the digital era through a case study of the #ReformasiDikorupsi movement. The research focuses on how social media reshapes mobilization patterns, expands political participation, and constructs a new, more inclusive democratic public sphere for young citizens. It also examines the role of digital strategies such as hashtag activism, infographics, emotional narratives, and decentralized communication in building solidarity, producing public discourse, and driving collective action both online and offline. Using a qualitative approach with a case study design, data were gathered through literature review, document analysis, and observation of digital activity across various social media platforms. Data analysis employed Miles and Huberman’s interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. Theoretical frameworks such as Resource Mobilization Theory, Political Opportunity Structure, and the concept of connective action were applied to understand how youth actors utilize digital networks and political opportunities to shape contemporary social movements. The findings indicate that #ReformasiDikorupsi successfully broadened youth political engagement through rapid mobilization and multi-layered discourse production in digital spaces. Social media functioned as a deliberative arena where political narratives were produced, contested, and disseminated widely, fostering political literacy and collective awareness. However, the sustainability of the movement faced challenges, including disinformation, digital repression, limited long-term advocacy structures, and weak linkage to formal policy processes. Overall, this study demonstrates that digital politics has become a crucial arena in Indonesia’s democratic landscape, strengthening youth participation and shifting discourse production from political elites to civil society.
Analysis of the Impact of Patriarchal Culture in Family Dynamics on Child Parenting and Emotional Development Elizabeth Dewi Novianti; Anisatus Zahra Fitriani
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3378

Abstract

Patriarchal culture remains a part of Indonesia’s social structure that shapes society’s views on the roles of men and women. Within the family, patriarchal values play a major role in forming parenting patterns that affect children’s emotional and social development. This study aims to analyze the influence of patriarchal culture on family dynamics and its impact on children’s emotional balance. The research employed a qualitative method with a descriptive literature study approach by reviewing national journals published between 2020 and 2025. The findings indicate that patriarchy causes gender role inequality and differing parenting patterns between boys and girls, which can hinder their social and emotional development. However, modern families are beginning to show a shift toward egalitarian parenting patterns that emphasize gender equality and the emotional well-being of children.
Inovasi Pelayanan Publik melalui Program SIP PAK KADES untuk Administrasi Kependudukan di Kelurahan Gladak Anyar Pamekasan Erina Saputri; Sulistinawati; Mohammad Bustanol Husein; Nur Farhin Luaylik; Rina Nur Azizah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3380

Abstract

Penelitian ini menelaah inovasi pelayanan publik melalui Program Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan di Tingkat Desa (SIP PAK KADES) di Kelurahan Gladak Anyar, Kabupaten Pamekasan. Tujuan penelitian adalah menilai sejauh mana SIP PAK KADES memenuhi atribut inovasi menurut Rogers yaitu keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan dicoba, dan kemudahan diamati. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat kelurahan, operator, dan warga pengguna layanan, serta studi dokumen. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan SIP PAK KADES memberikan keuntungan relatif berupa efisiensi waktu, pengurangan biaya mobilitas, dan kemudahan akses dokumen seperti KK, akta kelahiran, dan akta kematian. Program ini kompatibel dengan kebutuhan warga karena prosedur mengikuti standar Capil dan dilaksanakan dekat dengan masyarakat. Namun terdapat kerumitan teknis berupa keterbatasan kewenangan verifikasi, ketidakmampuan mencetak KTP di kelurahan, serta gangguan jaringan. Program mudah dicoba dan hasilnya mudah diamati sehingga cepat memperoleh penerimaan masyarakat, walau sosialisasi belum merata. Kesimpulannya SIP PAK KADES efektif meningkatkan akses dan kualitas layanan administrasi kependudukan, namun perlu perbaikan teknis dan peningkatan sosialisasi untuk keberlanjutan.
Politik Agraria dan Konflik Perkebunan Sawit: Studi Kasus Perebutan Lahan di Kalimantan Barat Huwayda Rahmania; Haifa Luthfi; Dwi Hadinugroho; Nurdin; Fullah Jumaynah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika politik agraria dalam ekspansi perkebunan sawit di Kalimantan Barat, mengidentifikasi faktor-faktor pemicu konflik antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan, serta menjelaskan peran pemerintah daerah dalam proses penyelesaiannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, dengan menelaah jurnal akademik, laporan lembaga masyarakat sipil, dan dokumen kebijakan yang terkait dengan pengelolaan lahan dan praktik konsesi perkebunan sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik lahan dipicu oleh tumpang tindih perizinan, minimnya partisipasi bermakna masyarakat dalam proses pemberian konsesi, serta ketidaktransparanan skema kemitraan yang menyebabkan ketidaksetaraan posisi tawar. Ketidakpastian status tanah adat turut menempatkan masyarakat pada posisi subordinat secara hukum, sementara perusahaan memperoleh legitimasi melalui konsesi yang dikeluarkan negara. Temuan lainnya menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran ambivalen karena kebijakan dan keputusan yang diambil sering beririsan dengan kepentingan ekonomi lokal dan jaringan patronase politik, sehingga penyelesaian konflik cenderung bersifat prosedural dan tidak menyentuh akar struktural permasalahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan perlunya reformasi tata kelola agraria yang menekankan keadilan substantif, penguatan pengakuan hak masyarakat adat, serta pengembangan mekanisme penyelesaian konflik yang independen, inklusif, dan partisipatif untuk menciptakan relasi agraria yang lebih setara dan berkelanjutan.
Evolusi Pengaturan Ujaran Kebencian di Indonesia: Analisis Perubahan dari KUHP ke RKUHP dan Dampaknya bagi Kebebasan Berbicara Emil Bustami; Hendra; Siti Nurhasanah; Kusnan Swastiko; Kuntoro Raharjo
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pengaturan pidana ujaran kebencian dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) lama menuju Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) baru serta implikasinya terhadap kebebasan berekspresi. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui studi pustaka dengan analisis kualitatif terhadap peraturan perundang-undangan terkait dan putusan Mahkamah Konstitusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RKUHP menyediakan definisi ujaran kebencian yang lebih spesifik dan membatasi penerapan sanksi pidana hanya pada perbuatan yang menimbulkan dampak diskriminasi atau kekerasan nyata, sehingga memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap kebebasan berekspresi dibandingkan KUHP lama. Meskipun demikian, tantangan implementasi tetap signifikan, khususnya di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan terbaru dalam RKUHP mencerminkan kemajuan dalam menyeimbangkan perlindungan hukum dari ujaran kebencian dengan penghormatan terhadap kebebasan berpendapat sebagai hak asasi manusia.
Imparsialitas Newsway.co.id dalam Pemberitaan Pembunuhan Juwita di Banjarbaru Shirly Megatama; Efi Fadilah; Andika Adiputra
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3383

Abstract

Artikel Penelitian ini mengkaji tingkat imparsialitas media Newsway.co.id dalam pemberitaan kasus pembunuhan Juwita, yang menjadi korban femisida di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Maraknya kontroversi pemberitaan kekerasan berbasis gender yang seringkali merugikan korban, membuat persepsi adanya bias dalam pemberitaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah Newsway.co.id mampu menyajikan informasi secara tidak berpihak dan bersikap netral, terutama menyangkut pada isu sensitif yang berkaitan dengan kekerasan berbasis gender. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi kuantitatif oleh Krippendorff  (2004) terhadap berita yang dipublikasikan pada periode 25 Maret 2025 - 25 April 2025 di media daring Newsway.co.id. Penelitian dilakukan berdasarkan dimensi imparsialitas pada teori objektivitas yang dikemukakan oleh Westerstahl (1983) yang memuat aspek keseimbangan pada indikator akses proporsional dan dua sisi, serta aspek netralitas pada indikator non evaluatif dan non sensasional. Analisis 31 berita tersebut dilakukan oleh tiga coder termasuk penulis. Sebelum berita tersebut dianalisis, akan dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan ketiga coder dalam memuat hasil yang konsisten. Hasil  penelitian  pada  31  teks  berita  terkait  kasus pembunuhan Juwita di Banjarbaru menunjukkan bahwa media Newsway.co.id telah memenuhi standar objektivitas pada dimensi imparsialitas. Terdapat temuan hasil analisis terhadap 31 teks berita pada dimensi imparsialitas berjumlah 86% dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Namun, penelitian ini juga menganalisis adanya beberapa pemberitaan yang belum disajikan secara berimbang dan netral  sehingga  perlu peningkatan  dalam  menyajikan  berita yang objektif.  Temuan  penelitian diharapkan  dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan praktik jurnalistik di masa yang akan datang, agar media dapat lebih objektif, terkhusus seimbang dan netral dalam memberitakan dan menyebarkan suatu informasi.