cover
Contact Name
Febri Adi Prasetya
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6282135809779
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Perum. Bumi Pucanggading, Jln. Watunganten 1 No 1-6, Kelurahan Batursari, Mranggen , Kab. Demak, Provinsi Jawa Tengah, 59567
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan
ISSN : 28090403     EISSN : 28090268     DOI : 10.55606
Core Subject : Education,
Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial dan studi budaya. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan diterbitkan 3 kali setahun: Januari, Mei dan September. Silakan buat Artikel Template baru lalu kirimkan naskah Anda.
Articles 464 Documents
Integrasi SABAMS dalam Pedagogi Penerjemahan Audiovisual: Praktik Multimodal pada Subtitling Inggris-Indonesia Ayu Bandu Retnomurti; Ifan Iskandar; Ratna Dewanti
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): September : Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i3.8021

Abstract

Dalam pembelajaran penerjemahan, subtitling menuntut mahasiswa mengambil keputusan bahasa sambil membaca gambar, suara, durasi tayang, segmentasi, dan kebutuhan pemirsa. Penelitian ini mengkaji kegiatan subtitling Inggris-Indonesia berbantuan SABAMS (Software Alat Bantu Ajar Menerjemahkan Subtitle), prototipe yang menghubungkan pemutaran video, penyusunan subtitle, pemeriksaan waktu dan segmentasi, umpan balik, serta revisi. Desain deskriptif kualitatif digunakan pada satu kelas semester lima Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di sebuah perguruan tinggi swasta di Indonesia dengan 28 mahasiswa. Data berasal dari observasi kelas, 62 unit subtitle, dan wawancara semi-terstruktur. Pengodean menunjukkan penghapusan pada 29,0% unit, parafrasa 22,6%, transfer 21,0%, ekspansi 14,5%, dan strategi lain 12,9%. Persentase tersebut menggambarkan pola strategi, bukan mutu terjemahan. Pembacaan silang atas produk, observasi, dan keterangan mahasiswa memperlihatkan penggunaan petunjuk multimodal, pengelolaan batas ruang-waktu, reformulasi untuk audiens, dan revisi setelah umpan balik. SABAMS diposisikan sebagai lingkungan mediasi pembelajaran, bukan bukti mandiri peningkatan kompetensi.
Penciptaan Identitas Budaya Melalui Ritual Nyalamaq Dilauq Pada Siswa SD Negeri 1 Tanjung Luar Yul Alfian Hadi; Yusril Ihwan; Habibuddin; Muchamad Triyanto
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): September : Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i3.8025

Abstract

The nyalamaq dilauq ritual is a cherished traditional custom of the Tanjung Luar community. This study aims to describe how the internalization of educational values within the nyalamaq dilauq ritual shapes student identity in the coastal area, specifically at SD Negeri 1 Tanjung Luar in Keruak District, East Lombok. A descriptive qualitative research design was employed, utilizing data collection methods such as observation, interviews, and documentation involving the school principal, teachers, students, traditional leaders, and local residents. The findings reveal that the nyalamaq dilauq ritual holds philosophical significance as an expression of gratitude, a symbol of unity, and a mark of respect for the marine ecosystem. Educational values such as cooperation, religiosity, responsibility, environmental awareness, and social solidarity are internalized through both school-based learning activities and real-life experiences within the community. This internalization process faces several challenges, including teachers' time constraints, limited support from outside the school environment, and declining interest among the younger generation in local traditions. Efforts to address these issues include teachers setting examples, active student participation, and the integration of ritual values into school programs. The study recommends strengthening the roles of both the school and the community in preserving and instilling local cultural values to ensure their continued existence amidst the challenges of globalization and modernization.
Hubungan Antara Rasa Bersyukur Dengan Kesejahteraan Subjektif Pada Guru PNS SD di Kelurahan Sukamoro Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Lira Puspita; Itryah, Itryah
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): September : Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i3.8051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rasa bersyukur dengan kesejahteraan subjektif pada guru PNS SD di Kelurahan Sukamoro Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 142 guru PNS SD yang dipilih melalui random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala Likert untuk mengukur rasa bersyukur dan kesejahteraan subjektif. Setelah uji coba, diperoleh 55 aitem valid pada skala rasa bersyukur dan 53 aitem valid pada skala kesejahteraan subjektif, dengan koefisien reliabilitas Cronbach’s Alpha masing-masing sebesar 0,976 dan 0,967. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan kedua variabel berdistribusi normal dan memiliki hubungan linear dengan nilai F = 239,672 dan p = 0,000. Hasil regresi linier sederhana menunjukkan nilai r = 0,795, R² = 0,631, dan p = 0,000. Dengan demikian, terdapat hubungan positif dan signifikan antara rasa bersyukur dan kesejahteraan subjektif pada guru PNS SD. Rasa bersyukur memberikan sumbangan sebesar 63,1% terhadap kesejahteraan subjektif, sedangkan 36,9% berkaitan dengan faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.
Flash Sale Atau Flash Regret? Kajian Literatur Tentang Strategi Scarcity Marketing Dan Perilaku Impulse Buying Konsumen Digital Arya Budi Sutopo; Dany Iswanti; Marshela Nur Rahma Zallyanti; Alya Salwa Aqila; Benedicta Bella Puspita Sari; Istifah Mahayuwati
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): September : Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i3.8058

Abstract

Scarcity marketing strategies have become increasingly prevalent in digital commerce, leveraging mechanisms like flash sales, time-limited offers, and restricted product quotas to spur spontaneous purchasing behavior. This study examines the various forms of scarcity marketing, their contribution to impulse buying, and the underlying variables shaping this interaction among digital consumers. Employing a Systematic Literature Review (SLR) methodology, the study synthesized scholarly articles published between 2021 and 2026 retrieved from Scopus, ScienceDirect, Web of Science, and Google Scholar. Following a rigorous inclusion and exclusion screening process, 16 relevant articles were selected for analysis. The findings reveal that scarcity marketing is primarily operationalized through time scarcity, quantity scarcity, and scarcity messaging. All three dimensions effectively drive impulse buying by triggering perceived urgency and product exclusivity. Furthermore, this relationship is moderated by psychological factors including arousal, fear of missing out (FOMO), anticipated regret, informational cascades, and regulatory focus. These insights indicate that while scarcity marketing serves as a powerful promotional tool, its success hinges heavily on consumer psychological responses, offering practical implications for businesses designing market-attuned digital promotion strategies