cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
ANALISIS KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN IKAN KEMBUNG DENGAN ALAT TANGKAP TRAMMEL NET MENGGUNAKAN UMPAN DAN TANPA UMPAN DI PPI TANJUNGSARI KABUPATEN PEMALANG Irawan, Surya; Sardiyatmo, Sardiyatmo; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.734 KB)

Abstract

Trammel net di daerah Pemalang banyak digunakan untuk menangkap ikan kembung, udang, dan ikan-ikan pelagis kecil lainnya. Trammel net merupakan alat tangkap yang pasif. Umumnya pada alat tangkap pasif seperti bubu diberi umpan sebagai atraktor agar fish target tertarik untuk masuk ke dalam bubu. Umpan tersebut akan mengeluarkan bau yang akan menarik perhatian dari ikan yang hendak ditangkap. Oleh sebab itu penambahan umpan pada alat tangkap pasif lain selain bubu diharapkan mampu menambah hasil tangkapan dari alat tangkap trammel net itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dan hasil tangkapan penggunaan umpan pada alat tangkap trammel net. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni 2017 di Perairan Pemalang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental fishing dengan penambahan umpan berupa udang windu. Metode pengambilan data menggunakan metode observatif dengan mengamati jumlah dan hasil tangkapan pada alat tangkap yang diberi umpan dan tanpa umpan. Metode analisis yang digunakan adalah uji t untuk pengambilan keputusan. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa  trammel net dengan umpan mendapatkan hasil dengan berat 170,5 kg, sedangkan untuk trammel net tanpa umpan sebesar 160 kg. Hasil  uji t yang didapat adalah nilai sig 0,96 yang berarti Ho diterima sehingga penggunaan umpan dalam trammel net dan tanpa tidak ada perbedaan hasil (berat dan jumlah) tangkapan.
ANALISIS MUSIM PENANGKAPAN DAN TINGKAT PEMANFAATAN IKAN LAYUR (TRICHIURUS SP) DI PERAIRAN PALABUHANRATU, SUKABUMI, JAWA BARAT Harjanti, Retno; Wibowo, Pramono; Hapsari, Trisnani
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 1, No 1: Januari, 2012
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.849 KB)

Abstract

The commonly activity of hairtail fish catching in waters of Palabuhanratu is used handline. The average of hairtail fish production in this area reaches 174 tonnes per year. One of the things that supported the succesfully of hairtail fish capture is knowledge the fishing season of hairtail fish This research aimed to understand the potential of sustainable resources, the fishing season of hairtail fish, as well as exploitation rate of hairtail fish. This research was used descriptif methods with kind of case study research. Data analysis was used statistic methods, moving average methods and surplus production model with logistic growth function. Management model of trichiurus fish resources based on maximum economic yield, maximum sustainable yield and open access section. Result showed that EMSY was 8710 trips/year while CMSY was 294,92 ton/year, in actually effort was 8370 trips/ year and C was 176 ton/ year . Based on the index was known that the peak fishing season fishing occurs in April. The highest utilization rate during the last 9 years in 2007 which is 109%.
PERANAN SUBSEKTOR PERIKANAN TANGKAP TERHADAP PEMBANGUNAN WILAYAH DI KABUPATEN PATI MENGGUNAKAN ANALISIS LOCATION QUOTIENT DAN MULTIPLIER EFFECT Zulfi, Ali Akbar; Wijayanto, Dian; Pramonowibowo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 4: Oktober, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.43 KB)

Abstract

Kabupaten Pati merupakan bagian dari wilayah Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Potensi ini dapat dimanfaatkan guna meningkatkan peranan dan dampak subsektor perikanan terhadap ekonomi wilayah di Kabupaten Pati. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan peranan subsektor perikanan tangkap dan menghitung efek penggandaan dalam pembangunan wilayah serta mengetahui komoditas unggulan perikanan tangkap. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Loqation Quotient (LQ) dan Multiplier Effect (ME). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi rata-rata subsektor perikanan tangkap di Kabupaten Pati selama periode tahun 2008-2012 terhadap total PDRB sebesar 1,57% dan terhadap sektor pertanian sebesar 4,85%. Peranan subsektor perikanan tangkap selama tahun 2008-2012 terhadap perekonomian wilayah di Kabupaten Pati termasuk pada kegiatan basis (LQ>1). Multiplier Effect subsektor perikanan tangkap berdasarkan indikator Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi sebesar 57,09 pada tahun 2009. Komoditas hasil tangkapan unggulan di Kabupaten Pati jenis ikan demersal yaitu ikan Manyung, Cucut, Bambangan, dan Ekor Kuning sedangkan jenis ikan pelagis yaitu ikan Layang dan Lemuru. Pati regency is one of Central Java Province region which have large potential of fisheries resources. This potential could be used to increase the role of fisheries subsector to economic growth of Pati regency. The purpose of the research was to determinate the role of capture fisheries subsector, to count the Multiplier Effect and, to identify the primary commodity of capture fisheries. The analysis method used a Loqation Quotient (LQ) and Multiplier Effect (ME) analysis. The research showed that the average of capture fisheries contribution in Pati Regency during 2008-2012 of GDRB total was 1,57% and agriculture sector was 4,85%. The research also proved if capture fisheries subsector during 2008-2012 of economic Pati Regency was a basic activity (LQ>1). The highest of multiplier effect for capture fisheries subsector based Gross Domestic Regional Bruto (GDRP) indicator was 57,09  in 2009. The primary commodity of capture fisheries in Pati Regency for demercal species is Marine Catfish, Balfourus Skarks, Red Snapperfish, Yellowtail Fusilier and for pelagic spesies is Round Scad and Sardinella.
ANALISIS TEKNIS DAN FINANSIAL USAHA ALAT TANGKAP SODO (PUSH NET) DENGAN TARGET PENANGKAPAN UDANG YANG BERPANGKALAN DI DESA BEDONO DAN DESA TIMBULSLOKO, KECAMATAN SAYUNG, KABUPATEN DEMAK. Kusuma, Alief Putri; Wijayanto, Dian; Fitri, Aristi Dian Purnama
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.558 KB)

Abstract

Jumlah alat tangkap ‘sodo’ (push net) di Desa Bedono berjumlah 14 unit, sedangkan di Desa Timbulsloko berjumlah 2 unit. Hasil tangkapan utama nelayan sodo adalah udang yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Harga udang pada musim puncak Rp.25.000,-/kg, sedangkan pada musim paceklik berharga Rp.30.000,-/kg. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati aspek teknis dan analisis aspek finansial usaha perikanan sodo di Desa Bedono dan Desa Timbulsloko. Metode penelitian adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sensus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa alat tangkap sodo memiliki panjang total jaring yaitu 13,75 meter, kantong yaitu 2,10 meter, badan 1 yaitu 3,40 meter, badan 2 yaitu 2,20 meter, badan 3 yaitu 75 cm, lantai condong 3,79 meter, dan sayap 2,3 meter. Tali ris atas 13,2 meter, pemberat 168 buah. Perahu yang digunakan memiliki panjang 7 meter dan lebar 2,45 meter. Berdasarkan analisis finansial diperoleh nilai rata-rata NPV usaha alat tangkap sodo di Desa Bedono adalah Rp. 131.424.829,-, IRR 106%, B/C ratio 1,35, dan PP 1,95 tahun. Sedangkan di Desa Timbulsloko nilai rata-rata NPV adalah sebesar Rp. 119.949.829,- , IRR 97%, B/C ratio 1,30, dan PP sebesar 2,04 tahun. Dapat disimpulkan bahwa usaha alat tangkap sodo di Desa Bedono dan Desa Timbulsloko layak (menguntungkan).
PENGARUH PERBEDAAN MATA JARING GILL NET LINGKAR (ENCIRCLING GILL NET) TERHADAP CARA TERTANGKAP IKAN KEMBUNG PEREMPUAN (Scomber negletus) DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) TAWANG KABUPATEN KENDAL Hargyandaru, Hanung; M.Pi., Asriyanto; M.Pi., Pramonowibowo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 2: April, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tawang waters have a high potential of fisheries which one of them is short bodied mackerel fishery. Potential sustainable utilization of mackerel in Kendal began to dominate the total production each year exceeds the number of other species of annual fish production as in the year 2009 with 55.222 kgs, in 2010 with 98.263 kgs and 81.027 kgs in 2011. The use of gill nets has been known for a long time by fishermen in Coastal Fishery Port of Tawang for catching short bodied mackerel, according to the fisherman of Tawang, the fish catched using mesh size 2” gill net is perceived less optimal for them. The goal of this research is to find out and analyze the use of different mesh sizes, the different of the way short bodied mackerel caught and the interaction between the mesh size and catching way to the short bodied mackerel (Scomber negletus) caught in Tawang Waters. This research was held from September to October 2012 in Tawang Waters, Kendal District, Central Java Province. This research uses experimental fishing method. The data analysis uses one Way Anova with the support of SPSS 19.0 program. The result of this research shows that the use of different mesh size affects to the fish catch, that mesh size 1.75” scores higher. There is a significant difference in amount and weight of caught fish by gilled and entangled way from the total short bodied mackerel (Scomber negletus) caught, which more fish caught by using gilled than entangled way. There is also an interaction effect between the difference of mesh size 1.75” and 2” and the difference way of caught using gilled and entangled to the catch of short bodied mackerel.
ANALISIS KINERJA KUD MINA KARYA BAHARI DALAM USAHA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI KOTA CIREBON Handayani, Pertiwi; Ismail, -; Pramonowibowo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 3: Agustus, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.708 KB)

Abstract

Koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi program dan unit-unit usaha KUD Mina Karya Bahari, Menganalisis kinerja KUD Mina Karya Bahari dalam usaha pemberdayaan masyrakat nelayan, dan Menyusun strategi KUD Mina Karya Bahari dalam rangka pemberdayaan masyarakat nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan cara observasi langsung ke lapangan.Dari program yang berjalan di Koperasi Unit Desa Mina Karya Bahari adalah TPI (tempat pelelangan ikan) dan jasa penyaluran BBM; Melalui analisis kinerja balanced scorecard didapatkan bahwa dalam programnya Koperasi Unit Desa Mina Karya Bahari termasuk dalam kategori berhasil; Pelanggan Koperasi Unit Desa Mina Karya Bahari menyatakan bahwa adanya ketidakmerataan dalam pelayanan, selain itu kurangnya program yang mendukung kegiatan untuk penyediaan bahan baku nelayan untuk menangkap ikan.; dan Untuk bahan rujukan dan perbandingan Koperasi Unit Desa Mina Karya Bahari matrik SWOT dapat diketahui bahwa strategi yang dipilih adalah strategi pada kuadran I yaitu strategi S-O (Strength – Opportunity). Strategi ini dibuat dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya yang digunakan dalam upaya mengembangkan Koperasi Unit Desa Mina Karya Bahari. Cooperative is a legal entity established by a natural person or legal entity cooperative, with the separation of the wealth of its members as capital to run the business, which meets the aspirations and needs together in the economic, social, and cultural fit with the values and principles of cooperatives.The purpose of this study is to identify programs and business units KUD Mina Karya Bahari, analyze the performance of KUD Mina Bahari work in an effort to empower the community of fishermen, and Develop strategies KUD Mina Bahari work in order to empower fishing communities. The method used in this research is descriptive method by means of direct observation in the field.Of programs running in KUD Mina Karya Bahari is TPI (the fish auction) and fuel distribution services; Community empowerment is based on the respondents found that the value of the interval of the customer satisfaction index is not satisfied. Because in the category of 165 - 297. Customers KUD Mina Karya Bahari claimed that the existence of inequality in service, in addition to the lack of programs that support the activities for the supply of raw materials fishermen to catch fish .; and For reference materials and comparison KUD Mina Karya Bahari SWOT matrix can be seen that the chosen strategy is the strategy in the first quadrant is SO strategy (Strength - Opportunity). This strategy is made to exploit all the power to seize and exploit opportunities as possible were used in an attempt to develop KUD Mina Karya Bahari.
ANALISIS TINGKAT EFISIENSI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) DI KABUPATEN PEMALANG Lavictory, Belladona; Wibowo, Bambang Argo; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 4: Oktober, 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.505 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sarana prasarana, menganalisis tingkat efisiensi serta membandingkan efisiensi Tempat Pelelangan Ikan yang ada di Kabupaten Pemalang. Penelitian ini dilakukan selama bulan Februari 2016 di lima TPI di Kabupaten Pemalang yaitu TPI Tanjungsari, TPI Asemdoyong, TPI Mojo, TPI Ketapang dan TPI Tasikrejo. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode deskriptif. Pengambilan sample yang digunakan adalah dengan metode purposive sampling sedangkan alat yang digunakan menganalisis efisiensi TPI menggunakan alat analisis DEA banxia forontier analysis. Hasil analisa menunjukan bahwa TPI yang menjadi objek penelitian setelah dianalisis menggunakan DEA banxia forontier analysis menunjukan bahwa TPI Asemdoyong, Mojo, Ketapang dan Tasikrejo telah efisien dengan skor 100.00% sedangkan TPI yang belum mencapai efisiensi yaitu TPI Tanjungsari dengan skor 96.50% hal tersebut karna antara nilai actual dengan nilai target tidak sama dan terdapat potensi perbaikan di beberapa variabel input maupun output . Tempat Pelelangan Ikan dengan nilai produktivitas bakul, personel TPI, gerobak, timbangan, luas lantai dan panjang dermaga paling tinggi adalah TPI Asemdoyong. Sedangkan produktivitas nelayan pertahunnya paling tinggi adalah TPI Mojo.
ANALISIS FINANSIAL USAHA PENANGKAPAN ONE DAY FISHING DENGAN ALAT TANGKAP MULTIGEAR DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) TAWANG KABUPATEN KENDAL Purna Wismaningrum, Kristina Endah; Ismail, Ismail; Purnama Fitri, Aristi Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.272 KB)

Abstract

Usaha penangkapan ikan merupakan suatu kegiatan ekonomi yaitu, usaha manusia dalam memanfaatkan sumberdaya hayati perairan atau suatu usaha yang menghasilkan. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis usaha. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengetahui tingkat keuntungan dan pengembalian investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek teknis penangkapan multigear yaitu dengan alat tangkap arad dan jaring udang serta melakukan analisis finansial usaha penangkapan multigear dengan menghitung kriteria NPV, IRR, PP dan B/C Ratio. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2012 dengan mengambil lokasi di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang Kabupaten Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus dengan jumlah sampel 13 nelayan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah snowball sampling. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara dengan kuisioner, dan pengambilan data sekunder di instansi yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerimaan rata-rata per tahun nelayan multigear sebesar Rp 72.925.000,- dengan keuntungan rata-rata per tahun sebesar Rp 20.012.000,-. Analisis finansial rata-rata yang didapatkan adalah nilai NPV sebesar Rp 131.777.643,-, nilai IRR 48%, PP selama 7 tahun 2 bulan 1 hari, dan B/C Ratio sebesar 1,21. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa usaha penangkapan tersebut layak untuk dilakukan.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEJAHTERAAN NELAYAN PANCING ULUR (HAND LINE) DI PULAU PRAMUKA, KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA Safa'ah, Kurniyati; Mudzakir, Abdul Kohar; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 2: April 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.327 KB)

Abstract

Usaha perikanan pancing ulurmendominasi produksi hasil tangkapan di Pulau Pramuka, sehingga nelayan pancing ulur hidup dalam taraf yang sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraannelayan pancing ulur di Pulau Pramuka berdasarkan indikatorBadan Pusat Statistik (BPS) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN), mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan nelayandan menganalisis faktor yang mempengaruhi kesejahteraan nelayan pancing ulur. Jumlah sampel yang diambil yaitu 62 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi langsung. Teknik analisis data menggunakan indikator kesejahteraan BPS dan NTN. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan nelayan adalah metode analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan indikator BPS memiliki interval 35-42, dengan 58 responden termasuk kriteria kesejahteraan tinggi dan 4 responden termasuk kriteria kesejahteraan sedang. Berdasarkan perhitungan NTN memiliki skor dengan interval 102%-155% yang berarti seluruh responden memiliki skor NTN > 100%, sehingga dapat disimpulkan seluruh responden nelayan berada pada tingkat kesejahteraan yang relatif baik atau dengan kata lain indeks yang diterima lebih besar daripada indeks yang harus dibayarkan (surplus). Berdasarkan uji analisis jalur, H1 diterima, karena terdapat variabel-variabel yang mempengaruhi variabel pendapatan yaitu variabel hasil tangkapan dan variabel biaya operasional, sedangkan yang mempengaruhi variabel kesejahteraan nelayan adalah variabel pengeluaran rumah tangga dan variabel pendapatan.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENANGKAPAN ALAT TANGKAP BUBU LOBSTER DENGAN KRENDET AIR TAWAR (TANGLE GEAR) PADA PERAIRAN RAWAPENING Efraldo, Oscar Mario; Pramonowibowo, -; Asriyanto, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.155 KB)

Abstract

Lobster air tawar jenis Red claw (Cherax quadricarinatus) adalah salah satu spesies introduksi bernilai ekonomis tinggi pada perairan Rawapening. Nelayan setempat menangkap lobster air tawar menggunakan bubu lobster, namun efektivitas penangkapan dirasa belum maksimal. Perlu suatu upaya untuk meningkatkan efektivitas penangkapan yaitu lewat uji coba alat tangkap baru menggunakan krendet air tawar (tangle gear). Krendet air tawar berbasis alat tangkap krendet yang digunakan untuk menangkap lobster air laut di pantai selatan Pulau Jawa. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis pada alat tangkap dan umpan terhadap hasil tangkapan lobster air tawar, mengetahui ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut, dan menentukan alat tangkap paling efektif dari kedua alat tersebut dalam menangkap lobster air tawar. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini. Bubu lobster memiliki panjang 80 cm, diameter 14 cm, memiliki dua buah mulut (ijeb/funnel). Krendet air tawar memiliki dimensi 50 x 60 cm, menggunakan dua lembar jaring sebagai media penjebak yang berukuran mata jaring 2,25” dan 4”, nilai hanging ratio 0,2 pada kedua lembar jaring. Umpan digunakan pada kedua alat, yaitu keong mas dan kijing. Penelitian ini dilakukan pada perairan Rawapening, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian pendahuluan dilakukan  Oktober - November 2012, dan pengambilan data pada Mei - Juli 2013. Analisis data yang dilakukan adalah analisis One Way Anova dengan bantuan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan alat tangkap yang berbeda berpengaruh terhadap hasil tangkapan. Penggunaan umpan berbeda pada bubu lobster berpengaruh terhadap hasil tangkapan. Penggunaan umpan berbeda pada krendet air tawar tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan. Tidak terdapat interaksi antara penggunaan alat tangkap serta umpan. Efektivitas penangkapan tertinggi didapatkan dari alat tangkap bubu lobster berumpan keong mas. Red claw (Cherax quadricarinatus) as one of the introduced species that have high economic value in Rawapening Waterbound. It is necessary to improve capturing effectiveness with a new kind of fishing gear trial, freshwater krendet (tangle gear). Freshwater krendet have its basic design from krendet, a fishing gear to capture marine crayfish in south coast of Java Island. The purpose of the study is to analyze between fishing gear and bait towards freshwater crayfish catches, to know whether or not there is an interaction between these factors, and determine the most effective fishing gear from both gears in capturing freshwater crayfish. Experimental method used  in this study. Lobster pot has 80 cm in length, 14 cm in diameter with two funnels. Freshwater krendet dimension is 50 x 6o cm, used two layer of nets which have mesh size 2,25” and 4”, with  same hanging ratio (0,2) for both nets. Bait also used in those gears, apple snail and freshwater mussel. This study was conducted in Rawapening Waterbound, Asinan Village, Bawen District, Semarang Regency, Central Java Province. The earlier study conducted in October-November 2012 and data taking process was conducted on May-July 2013. One Way Anova analysis is used to analyze the data within the help of SPSS 16 program. The result shown that the use of different fishing gear is effected on catches. Using two different baits in lobster pot also have an effect on catches, while there is no effect in freshwater krendet. There is no interaction between fishing gear and bait. The highest capturing effectiveness found in lobster pot with apple snail as bait.