cover
Contact Name
Arum Dian Pratiwi
Contact Email
arum.dian28@uho.ac.id
Phone
+6285241812266
Journal Mail Official
arum.dian28@uho.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JK3UHO
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2723519X     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jk3-uho
Core Subject :
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Unversitas Halu Oleo merupakan jurnal yang dikelola oleh Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Kendari sejak April 2020. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Unversitas Halu Oleo merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line eISSN 2723-519X dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang ilmu Kesehatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo terbit secara berkala 4 edisi dalam satu volume setiap tahunnya. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Unversitas Halu Oleo telah Terakreditasi Nasional (Sinta) Peringkat 5 Berdasarkan Surat Pemberitahuan Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2024 Nomor 1439/E5/DT.05.00/2024 Tanggal 13 November 2024
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN MATA PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER DI PT. PELABUHAN INDONESIA (PERSERO) REGIONAL 4 CABANG KENDARI TAHUN 2022 Yastiara Yastiara; Fifi Nirmala G; La Ode Liaumin Azim
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.196

Abstract

Pengunaan komputer sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan modern seperti sekarang ini. Makin seringnya para pekerja bekerja dengan komputer maka makin besar kemungkinan para pekerja mengalami keluhan kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata pada pekerja pengguna komputer di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Cabang Kendari Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik yang menggunakan rancangan Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 45 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Total Sampling. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lux meter, meteran, dan lembar kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan mata pada pekerja pengguna komputer di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Cabang Kendari dalam kategori ada keluhan 29 (64,4%) dan kategori tidak ada keluhan 16 (35,6%). Kemudian, hasil analisis hubungan antarvariabel ditemukan bahwa masing-masing variabel (istirahat mata, jarak monitor, masa kerja, durasi penggunaan komputer, dan tingkat pencahayaan) diperoleh -value= 0,000 kurang dari 0,05. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara istirahat mata, jarak monitor, masa kerja, durasi penggunaan komputer, dan tingkat pencahayaan dengan kelelahan mata pada pekerja pengguna komputer di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Cabang Kendari.
ANALISIS DESKRIFTIF PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA BAGIAN APRON DI BANDAR UDARA HALU OLEO KENDARI TAHUN 2024 Zaskia Putri Rahmadani; Pitrah Asfian; Rizki Eka Sakti Octaviani Kohali
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.197

Abstract

Kebisingan di sekitar area parkiran pesawat di bandara dapat berdampak pada kesehatan petugas. Risiko terpapar tinggi karena Pekerjaan dilakukan saat mesin pesawat menyala dan area apron yang sempit telah menjadi fokus penelitian untuk memahami perilaku pekerja terkait pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik untuk menggambarkan dan menganalisis situasi tersebut. Populasi studi ini adalah semua pekerja Apron di Bandara Halu Oleo Kendari pada tahun 2024, yang berjumlah 30 orang. Data dianalisis menggunakan uji statistik dengan dukungan komputer.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 dari 30 responden (60%) memiliki pengetahuan yang baik tentang penggunaan alat pelindung diri, sementara 12 responden (40%) memiliki pengetahuan yang cukup. Sebanyak 22 responden (73.3%) menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan alat pelindung diri, sementara 8 responden (26.7%) menunjukkan sikap negatif. Dari total responden, 25 orang (83.3%) menggunakan alat pelindung diri saat bekerja, sementara 5 orang (17.7%) tidak melakukannya. Disarankan kepada pihak bandara untuk mengadakan penyuluhan rutin oleh instansi terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya menggunakan alat pelindung diri.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN GANGGUAN PERNAPASAN PADA PEKERJA DI AREA SMELTING PT. ANTAM Tbk. UBPN KOLAKA Arsela Eka Putri; Hariati Lestari; Siti Rabbani Karimuna
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.198

Abstract

Gangguan pernapasan akibat kerja adalah masalah pada saluran pernapasan yang timbul karena paparan polutan udara secara terus-menerus. Penyakit paru akibat kerja adalah gangguan pada paru-paru yang timbul akibat faktor yang berkaitan dengan aktivitas pekerjaan. Pajanan terhadap debu, mineral, mikroorganisme, hewan, maupun bahan kimia dapat menimbulkan penyakit ketika terhirup dan masuk ke dalam sistem pernapasan. Dampak dari pajanan tersebut dapat bertahan dalam jangka panjang meskipun paparan sudah berakhir. Semakin lama seseorang bekerja, semakin besar pula risiko terpapar bahaya dari lingkungan kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan pernapasan pada pekerja di area smelting PT.Antam Tbk. UBPN Kolaka. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif, desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proporsional stratified random sampling yang melibatkan 104 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menujukkan nilai signifikan pada variabel masa kerja sebesar (p-value = 0,126), penggunaan APD sebesar (p-value = 0,847), Shift kerja sebesar (p-value = 0,892), dan kadar debu sebesar (p-value = 0,000). Kesimpulan yaitu tidak terdapat hubungan antara masa kerja, penggunaan APD, dan shift kerja, namun terdapat hubungan antara kadar debu dengan keluhan gangguan pernapasan pada pekerja area smelting pertambangan nikel di PT. Antam Tbk. UBPN Kolaka.
STUDI PENERAPAN PERENCENAAN DAN PELAKSANAAN K3 DI PT. PLN (PERSERO) X TAHUN 2023 Nurul Hikmah; Syawal Kamiluddin Saptaputra; Siti Nurfadilah H
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.199

Abstract

Perlindungan bagi tenaga kerja bertujuan agar mereka dapat menjalankan tugas sehari-hari dengan nyaman dan meningkatkan produktivitas mereka. Penerapan perencanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi aspek yang krusial dalam melindungi tenaga kerja, sehingga memastikan kelancaran dan kesuksesan proses pembangunan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja diperlukan dalam semua kegiatan yang sedang berlangsung. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penerapan dan pelaksanaan K3 di PT. PLN (Persero) X. Penelitian ini memanfaatkan prosedur kualitatif dengan pendekatan Studi kasus. Penelitian ini dijalani antara bulan Maret dan April 2023 di PT. PLN (Persero) X. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan 4 informan, observasi, dan telaah dokumen. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan K3 di PT. PLN (Persero) X belum terlaksana secara optimal. Untuk merumuskan perencanaan K3, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah tinjauan awal kondisi K3 perusahaan dan identifikasi potensi bahaya. PT. PLN (Persero) X melakukan identifikasi bahaya melalui pemantauan langsung, dan setiap vendor diwajibkan memiliki Working Permit (WP) dan Job Safety Analysis (JSA). Namun, terdapat kendala dalam hal sumber daya manusia, terutama kurangnya pengawas K3, yang mengakibatkan kurangnya pengawasan terhadap proses perbaikan. Sarana dan prasarana yang tersedia meliputi peralatan kerja, toilet, rambu-rambu, Alat Pelindung Diri (APD), Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan Kotak P3K. Meskipun PT. PLN (Persero) X tidak menyelenggarakan pelatihan untuk pekerja secara umum, mereka menyediakan sosialisasi seperti safety briefing. Namun, terdapat pelatihan khusus yang diadakan untuk divisi K3.
ANALISIS HUBUNGAN RITME SIRKADIAN TERHADAP PENYAKIT AKIBAT KERJA DALAM INDUSTRI MIGAS PADA PERSONIL DENGAN POLA KERJA SHIFT DI PERUSAHAAN XYZ Indra Firmanuddin; Roto Roto
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.200

Abstract

Industri migas memiliki karakteristik operasi 24 jam yang menuntut sistem kerja shift, sehingga berpotensi menyebabkan disinkronisasi ritme sirkadian pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan ritme sirkadian terhadap potensi penyakit akibat kerja (PAK) pada pekerja dengan pola kerja shift di industri minyak dan gas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur kepada pekerja shift di perusahaan migas XYZ dengan teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi gangguan ritme sirkadian (by Cardian Type Inventory), tingkat kelelahan, kualitas tidur/kantuk dan keluhan penyakit akibat kerja. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik korelasi untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara gangguan ritme sirkadian dengan peningkatan risiko penyakit akibat kerja pada pekerja shift. Gangguan ritme sirkadian terbukti berkontribusi terhadap penurunan kewaspadaan, kinerja kognitif, serta peningkatan kesalahan kerja. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa disinkronisasi ritme sirkadian merupakan faktor risiko penting dalam keselamatan dan kesehatan kerja di industri migas. Penelitian ini merekomendasikan penerapan desain shift kerja yang ergonomis dan sirkadian-ramah sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja.
ANALISIS PELAKSANAAN PROMOSI K3 DALAM MENDUKUNG PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI PLN NUSANTARA POWER UP KENDARI Jenny Arini; Zainab Hikmawati
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.201

Abstract

Promosi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja serta pembentukan budaya kerja yang aman dan sehat. Sektor ketenagalistrikan memiliki tingkat risiko kerja yang tinggi, sehingga penerapan promosi K3 perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan promosi K3 dalam mendukung pencegahan kecelakaan kerja di PLN Nusantara Power UP Kendari. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak empat orang yang terdiri dari pekerja dan staf K3. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi K3 telah dilaksanakan secara sistematis melalui media visual seperti poster dan spanduk, serta media digital berupa video safety induction. Evaluasi promosi K3 dilakukan secara berkala melalui rapat Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) serta audit internal dan eksternal. Promosi K3 berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku aman pekerja, khususnya dalam penggunaan alat pelindung diri dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa media promosi yang kurang kontekstual, keterbatasan variasi dan frekuensi media digital, serta rendahnya keterlibatan aktif pekerja. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media promosi yang lebih aplikatif, peningkatan intensitas promosi digital, serta pendekatan partisipatif guna memperkuat budaya K3 yang berkelanjutan.
FAKTOR DURASI, JARAK DAN INTENSITAS CAHAYA SMARTPHONE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA: LITERATURE REVIEW Paridah Paridah; Ferniati Ferniati; Jafriati Jafriati; Nurnashriana J.; Rastika Dwiyanti Liaran
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.204

Abstract

Smartphone telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan gadget (smartphone) sebelum tidur meningkatkan risiko gangguan tidur akibat paparan cahaya biru, keterlibatan emosional, dan aktivitas mental yang intens. Selain itu, waktu yang dihabiskan untuk menggunakan gadget (smartphone) seringkali menggantikan waktu tidur yang seharusnya, sehingga tidur menjadi tidak berkualitas dan mengganggu fungsi kognitif, emosional, dan kesehatan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara durasi, jarak, dan intensitas cahaya smartphone terhadap kualitas tidur remaja. Dengan meningkatnya penggunaan smartphone di kalangan remaja, faktor-faktor tersebut berperan penting dalam mempengaruhi pola tidur. Metode yang digunakan adalah Literature Review yang merangkum berbagai penelitian dari 2021 hingga 2025. Pencarian literature menggunakan data base google scholar dan PubMed. Pencarian data jurnal dilakukan dengan menggunakan kata kunci Penggunaan Smartphone, Intensitas Cahaya Smartphone, Kualitas Tidur. Seluruh literatur yang didapat kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone sebelum tidur memiliki dampak negatif terhadap kualitas tidur, di mana remaja yang menggunakan smartphone dalam durasi lama berisiko mengalami gangguan tidur. Korelasi signifikan ditemukan antara intensitas penggunaan smartphone dan kualitas tidur, menunjukkan bahwa penggunaan berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kecanduan dan kualitas tidur yang buruk. Kesimpulan ini menggarisbawahi perlunya edukasi tentang penggunaan smartphone yang bijak untuk meningkDUSHatkan kualitas tidur remaja.
GAMBARAN STATUS GIZI PEKERJA DAN DUKUNGAN MANAJEMEN RUMAH SAKIT DI KOTA KENDARI Irma Yunawati
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.205

Abstract

Tenaga kerja rumah sakit memiliki tuntutan fisik dan mental yang tinggi sehingga status gizi dan dukungan manajemen menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan produktivitas kerja. Malnutrisi dapat berdampak pada kelelahan dan penurunan kinerja, sementara dukungan manajemen berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung perilaku hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pekerja dan dukungan manajemen rumah sakit terhadap gizi pekerja di Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan pada tahun 2025 di sepuluh rumah sakit di Kota Kendari. Sampel sebanyak 299 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan untuk menentukan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) serta kuesioner dukungan manajemen dan edukasi gizi. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja rumah sakit memiliki status gizi normal (74,9%), sementara 7,4% berstatus berat badan (BB) kurang dan 17,7% berat badan (BB) lebih. Dukungan manajemen rumah sakit terhadap gizi pekerja secara umum berada pada kategori terpenuhi, terutama pada aspek kebijakan, keteladanan pimpinan, serta dorongan terhadap edukasi pola makan sehat. Namun, beberapa aspek edukasi gizi, seperti pelibatan keluarga pekerja dan pelatihan keterampilan menyiapkan makanan sehat, masih belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa status gizi pekerja rumah sakit di Kota Kendari sebagian besar sudah baik dan didukung oleh manajemen rumah sakit, namun diperlukan penguatan program edukasi gizi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kesehatan pekerja secara berkelanjutan.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PETUGAS PEMELIHARAAN ALAT CONTAINER CRANE DAN RUBBER TYRED GANTRIES DI PT. PELINDO TERMINAL PETIKEMAS KENDARI TAHUN 2024 Muh. Aslim A.; Wa Ode Salma; Arum Dian Pratiwi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.206

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan serius dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3), ditunjukkan oleh tingginya angka kejadian kecelakaan kerja secara global maupun nasional, termasuk di Sulawesi Tenggara dan Kota Kendari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko kecelakaan kerja pada kegiatan pemeliharaan alat berat di PT. Pelindo terminal petikemas Kendari melalui penerapan manajemen risiko K3 melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Jenis penelitian kualitatif dengan skala deskriptif untuk menunjukkan tingkat potensi risiko rendah, sedang, dan tinggi. Informan dalam penelitan ini terdiri dari satu orang bagian HSSE (Health, safety, security, enviroment), dua orang teknisi, dan dua orang dari pekerja. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan informan; data sekunder dikumpulkan melalui analisis dokumen di PT. Pelindo terminal Petikemas Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pemeliharaan Container Crane dan Rubber Tyred Gantries di PT. Pelindo Terminal Petikemas Kendari melibatkan 11 jenis pekerjaan dengan potensi bahaya utama meliputi bahaya mekanik, fisik, kimia, elektrik, kebakaran, dan ergonomi. Penilaian risiko mengidentifikasi total 43 risiko kerja yang terdiri atas 20 risiko rendah, 12 risiko sedang, dan 11 risiko tinggi yang memerlukan perhatian khusus dari manajemen. Upaya pengendalian risiko telah dilakukan melalui pengendalian teknik, administrasi, dan penyediaan alat pelindung diri sesuai standar, sehingga diperlukan penerapan pengendalian yang konsisten dan berkelanjutan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
ANALISIS POSTUR KERJA TERHADAP MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA BENGKEL DI KOTA MEDAN Rahmi Wardani; Jayanti Rida Lestari; Sufia Idya
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.209

Abstract

Gangguan muskuloskeletal (musculoskeletal disorders/MSDs) masih menjadi permasalahan utama kesehatan kerja pada pekerja bengkel akibat paparan postur kerja yang tidak ergonomis dalam jangka waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh postur kerja terhadap gangguan muskuloskeletal pada pekerja bengkel di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Penilaian postur kerja dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai tingkat risiko ergonomi, sedangkan keluhan gangguan muskuloskeletal diukur menggunakan kuesioner gangguan muskuloskeletal yang terstandar. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi untuk mengetahui hubungan antara postur kerja dan gangguan muskuloskeletal. Hasil analisis menunjukkan bahwa postur kerja berpengaruh signifikan terhadap gangguan muskuloskeletal. Uji regresi menghasilkan nilai koefisien sebesar 0,366 dengan nilai p-value sebesar 0,010 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara postur kerja dan gangguan muskuloskeletal. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat risiko ergonomi akibat postur kerja yang tidak sesuai, maka semakin besar kemungkinan terjadinya gangguan muskuloskeletal pada pekerja bengkel. Kesimpulan penelitian ini adalah postur kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap terjadinya gangguan muskuloskeletal pada pekerja bengkel di Kota Medan. Oleh karena itu, diperlukan upaya intervensi ergonomi melalui perbaikan postur kerja, modifikasi stasiun kerja, serta edukasi pekerja mengenai postur kerja yang benar guna menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal dan meningkatkan kesehatan serta produktivitas kerja.

Page 9 of 11 | Total Record : 108