E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas E-ISSN: 2776-3803 dan P-ISSN: 2722-3485 adalah jurnal ilmiah pengabdian kepada masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Koperasi Indonesia, yang diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari dan Agustus. Tujuan Jurnal E-Coops Day adalah mendesiminasikan langkah-langkah kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis.
Articles
148 Documents
Bimbingan Teknis Pendirian Koperasi Bagi Calon Anggota Koperasi di Kabupaten Garut
Iwan Mulyana
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengabdian masyarakat melalui bimbingan teknis untuk para calon anggota koperasi yang mau mendirikan koperasi merupakan program yang sangat penting untuk membekali pengetahuan dan pembentukan karakter bagi mereka yang nantinya harus berpartisipasi dalam wadah koperasi yang akan terbentuk. Bimbingan teknis ini dilaksanakan pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2023 dari pukul 19.30 WIB sampai dengan 11.30 WIB. Out put yang diharapkan selain terbentuknya pengurus, pengawas dan anggota yang solid serta penuh tanggungjawab adalah terbentuknya koperasi yang menjalankan pelayanannya kepada anggota melalui usaha-usaha yang dibutuhkan anggota koperasi. Oleh karena itu pemateri nya yang sudah berpengalaman dalam teori dan praktek dalamperkoperasian. Metode yang diberikan dalam Bimtek ini dengan cara memberikan materi secara dua arah dan diskusi terkait perkoperasian dalam praktiknya serta cara pendirian koperasi. Topik yang diberikan kepada para calon anggota koperasi ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam lagi terhadap pelaksanaan langkah-langkah dalam mendirikan koperasi dari tahap awal hingga terbentuknya koperasi.
Pelatihan Peningkatan Kualitas Pengawas Internal Koperasi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Dandan Irawan
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengawasan adalah fungsi utama manajemen yang berorientasi pada tujuan. Pada dasarnya pengawasan adalah perbandingan antara kinerja aktual dan standar koperasi untuk memastikan bahwa tindakan yang diambil sudah benar. Setiap manajer harus mengawasi aktivitas bawahannya. Hal ini dapat didefinisikan sebagai menentukan apa yang telah dicapai, memutuskan kinerja, jika diperlukan, menerapkan tindakan perbaikan agar kinerja sesuai dengan rencana. Pengawasan sangat penting untuk mencapai tujuan suatu organisasi. Ini adalah proses yang memungkinkan manajemen menerapkan kebijakannya dan mengambil tindakan perbaikan untuk memperbaiki kinerja jika tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Perencanaan merupakan awal dari proses manajemen sedangkan Pengawasan dikatakan sebagai tahap akhir dari proses manajemen. Jika perencanaan melihat ke depan, Pengawasan melihat ke belakang. Pengawasan tidak mungkin terjadi tanpa adanya perencanaan, sebaliknya perencanaan tidak akanberarti apa-apa tanpa adanya Pengawasan.
Pelatihan Peningkatan Kualitas Pengawas Internal Koperasi Di Provinsi Kalimantan Barat
Sugiyanto Ikhsan;
Udin Hidayat;
Mohammad Fahreza
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam era dinamis ekonomi dan tuntutan regulasi yang semakin ketat, Pengawas internal dalam konteks koperasi memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan kelancaran operasional,kepatuhan terhadap aturan, dan manajemen risiko yang efektif. Pengawasan adalah fungsi utamamanajemen yang berorientasi pada tujuan dengan kata lain pengawasan sangat penting untuk mencapai tujuan suatu organisasi. Koperasi sebagai entitas ekonomi yang unik memiliki karakteristik tersendiri, yang menuntut adanya pengawasan internal yang handal dan mampu beradaptasi dengandinamika lingkungan bisnis. Kondisi ini menegaskan perlunya meningkatkan kualitas pengawas internal secara terus menerus agar mampu merespons perubahan eksternal dan internal dengan optimal. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan oleh pengawas koperasi untuk meningkatkan kualitas pengawas internal koperasi yaitu mengenai kepatuhan dan etika, tata kelola yang baik bagikoperasi serta manajemen risiko. Dengan adanya pelatihan peningkatan kualitas pengawas internalkoperasi ini diharapkan pengawas koperasi mempunyai kemampuan manajerial, teknis, dan berjiwa wirakoperasi, sehingga pengelolaan koperasi mencerminkan suatu ciri yang dilandasi prinsip-prinsip koperasi.
Pelatihan Pengukuran Kinerja Koperasi Sesuai Tujuannya bagi Sarjana Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementrian Koperasi dan UKM Angkatan II-Tahun 2023
Nurhayat Indra
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam dua tahun terakhir ini, Kementrian Koperasi dan UKM memiliki kebijakan strategis dan program unggulan yaitu program modernisasi koperasi dengan tiga pilar yaitu modernisasi kelembagaan, bisnis, dan keuangan koperasi. Untuk mewujudkan program tersebut perlu didukung oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) muda yang memiliki kompetensi perkoperasian yang kuat. Oleh karena itu melalui kerja sama dengan LPPM Universitas Koperasi Indonesia, pada tahun 2023 ini telah melakukan program Diklat Perkoperasian dasar Angkatan I dan II. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kognitif, sikap, dan keterampilan ASN di bidang perkoperasian. Metoda pelatihan yang digunakan adalah pelatihan berbasis kompetensi dengan metode pelatihan orang dewasa (andragogi). Hasil evaluasi pelatihan mengindikasikan bahwa pelatihan ini telah mampu memberikan perubahan kognitif, sikap dan keterampilan peserta secara efektif.
Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK): Pelatihan Perkoperasian bagi Pengelola Koperasi se Jawa Barat
Wahyudin Wahyudin
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu tugas pengurus koperasi adalah menyusun Anggaran dan Belanja Koperasi (RAPBK)yang biasanya dilakukan pada saat Rapat Anggota Tahunan. Penyusunan anggaran ini penting untukmengetahui apa yang akan dilaksanakan koperasi di masa yang akan datang atau tahun depan.Penyusunan anggaran memerlukan beberapa syarat supaya antara anggaran dan realisasi tidak menyimpang jauh, yaitu anggaran harus realistis dapat dipaksakan dan atas dasar data yang validsehingga tidak asal saja dalam pembuatannya. Dengan penyusunan RAPBK ini juga akan diketahuikapan koperasi memperoleh surplus dana dan kapan akan memperoleh defisit. Sehingga sebelumnyasudah bisa diantisipasi kekurangan dana tersebut. dan bisa diantisipasi apa yang harus dilakukan untuk menutup kekurangan dana tersebut.
Bimbingan Teknis Penyusunan Anggaran Operasional Koperasi Simpan Pinjam dan Koperasi Konsumen Bagi Pengurus Koperasi di Jawa Barat
Endang Wahyuningsih
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengelolaan usaha secara profesional antara lain harus menerapkan fungsi-fungsi manajemen dengan benar dan tepat, salah satu fungsi manajemen yang mendasar adalah penyusunan perencanaan yang rasional, terinci dan terukur. Untuk itu semua pengelola koperasi harus mampu menyusun rencana baik rencana program kerja maupun rencana keuangan untuk melaksanakan program kerja tersebut yang sering disebut dengan anggaran pendapatan dan beban koperasi. Kondisi ini menjadi salah satu alasan penyelenggaraan bimbingan teknis yang dilakukan oleh Balai Diklat Koperasi Provinsi Jawa Barat dengan materi di antaranya adalah Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Pendapatan Belanja Koperasi (RKAPBK). Rencana kerja disusun sesuai dengan jenis kegiatan koperasi yang dalam hal ini adalah koperasi konsumen dan koperasi simpan pinjam. Jika koperasi mempunyai kegiatan yang terkait dengan usaha jasa keuangan, maka semua pengelolaan termasuk di dalamnya penyusunan RKAPBK nya harus dibuat secara terpisah. Hal ini mutlak dilakukan karena usaha jasa keuangan merupakan usaha sektor keuangan dan usaha perdagangan merupakan kegiatan usaha sektor riil. Pada usaha jasa keuangan Koperasi Simpan Pinjam, uang merupakan produk yang diambil manfaatnya, yang mana akan menghasilkan pendapatan dengan berjalannya waktu. Sedangkan pada usaha sektor riil, produk yang diperjualbelikan adalah barang, sementara itu uang merupakan alat pembayaran. Untuk itulah dalam bimbingan teknis ini, dibahas kasus RKAPBK untuk usaha sektor keuangan pada Koperasi Simpan Pinjam dan kasus RKAPK pada usaha sektor riil Koperasi Konsumen.
Pendidikan Koperasi dalam Memahami Konsep Dasar Operasional Koperasi Syariah pada Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Maal Wattamwil Forsitama Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Nanang Sobarna
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Koperasi Syariah dalam melakukan operasionalnya harus sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini menjadi konsep dasar operasional bagi koperasi syariah untuk agar setiap usaha yang dilakukan tidak bertentangan dengan prinsip syariah sehingga mendatangkan keberkahan bagi pengelola koperasi dan anggota serta masyarakat. Hal inilah yang perlu dipahami oleh pengurus dan pengelola koperasi syariah, yaitu melalui pendidikan perkoperasian yang salah satunya diselenggarakan oleh Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal Wattamwil (BMT) Forsitama Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun tujuan dilaksanakan pendidikan perkoperasian ini adalah memberikan pemahaman mengenai konsep dasar operasional koperasi syariah bagi pengurus dan pengelola KSPPS BMT Forsitama Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga mampu meningkatkan pengetahuan untuk mengelola koperasi syariah. Metode yang digunakan dalam pendidikan perkoperasian ini adalah metode ceramah yang dibantu dengan menayangkan visual materi, dilanjutkan dengan tanya jawab serta diskusi guna memecahkan masalah yang timbul, disertai dengan solusi. Melalui pendidikan perkoperasian ini, pengurus dan pengelola KSPPS BMT Forsitama Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta telah mampu memahami konsep dasar operasional koperasi syariah hakikatnya menggunakan akad musyarakah muwafadhah dengan prinsip ta’awun atau gotong royong yang mengacu pada sumber Hukum Islam (Al-Qur’an dan Hadits), Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia serta Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku di Indonesia.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan bagi Pengurus Koperasi di Kabupaten Purwakarta
Rima Elya Dasuki
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengelolaan keuangan merupakan hal sangat penting dalam kegiatan usaha koperasi, mengingat laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada stake holders khususnya kepada anggota sebagai pemilik. Laporan keuangan minimal harus menggambarkan kondisi harta, kewajiban dan modal yang tercantum dalam laporan neraca dan kegiatan transaksi dengan anggota maupun non anggota serta biaya-biaya yang dikeluarkan yang dinyatakan dalam laporan perhitungan hasil usaha (PHU). Laporan keuangan koperasi harus dipahami secara baik oleh para pengurus koperasi agar dapat mempertanggungjawabkan secara tertulis seluruh kegiatan usaha koperasi yang dilakukan dengan akurat. Mengingat sangat pentingnya laporan keuangan, maka perlu adanya pelatihan penyusunan laporan keuangan secara berkelanjutan. Pelatihan diselenggarakan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Purwakarta.
Pendampingan Penyelesaian Piutang Bermasalah pada Koperasi Karyawan Jayawijaya PT. KPI
Sugiyanto Sugiyanto
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendampingan ini dilakukan sebagai upaya untuk membantu Koperasi Karyawan Jayawijaya PT KPI, Kabupaten Timika, Papua. Pada koperasi tersebut sedang dihadapkan pada permasalahan piutang usaha dengan jumlah besar, sejak tahun 2018 tidak dapat ditagih. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif, dimulai dengan persiapan dan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Sampai saat ini baru dua tahap kegiatan yang dilaksanakan, untuk evaluasi masih menunggu keputusan Rapat Anggota yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2024. Hasil dari pendampingan disepakati bahwa koperasi dapat melakukan write off terhadap piutang usaha yang bermasalah dengan menghapuskan secara keseluruhan pada akhir tahun buku 2024 atau bertahap selama 5 tahun, tergantung keputusan dalam RAT. Ke depan koperasi perlu mengantisipasi dengan melakukan penyisihan untuk membentuk cadangan (allowance).
Literasi Investasi Keuangan Bagi Mahasiswa Ikopin University Strategi Investasi Keuangan Melalui Koperasi, Peluang dan Tantangan
Lely Savitri Dewi
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 1 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada dasarnya kegiatan investasi terbagi atas dua jenis yaitu kegiatan berinvestasi di bidang finansial aset yaitu di pasar modal dan pasar uang serta kegiatan berinvestasi dalam sektor real assets. Dalam kegiatan literasi ini peserta diarahkan untuk memahami dan mengenali produk-produk investasi financial asset, teknik berinvestasi dan berbagai manfaat berinvestasi. Fokus literasi ini pun terkait dalam hal peranan koperasi sebagai pilihan masyarakat utamanya anggota dalam kapasitasnya sebagai sarana investasi terutama pada Koperasi Simpan Pinjam. Kegiatan literasi ini hasil unjuk kerja Himpunan Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi bekerjasama dengan LPPM Ikopin University dan Allo Bank Bandung. Diselenggarakan di kampus Ikopin University pada tanggal 28 Nopember 2023.