cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
abdimaspedagogi@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimaspedagogi@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5, Malang, East Java, 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26153122     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/2615-3122
Core Subject :
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat focuses on the publication of community service activities that are based on academic knowledge, research, innovation, and sustainable collaboration between universities and local communities. The journal aims to disseminate practical solutions to real-world problems and contribute to the achievement of the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 1 (2024)" : 7 Documents clear
Peningkatan Kemampuan Melatihkan Manajemen Stres Bagi Guru BK SMP di Kota Malang Carolina Ligya Radjah; Nugraheni Warih Utami
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i12024p1-7

Abstract

Abstract: Adolescents who experience difficulties in adjusting, consider their difficulties as pressure that can cause stress. Community service activities aim to improve the ability to train stress management for junior high school guidance and counseling teachers in Malang City. The service is carried out using training methods carried out for junior high school guidance and counseling teachers in Malang City. There were 40 training participants who were representatives of public and private junior high schools in Malang City. The results of the activities are formal training meetings and informal stress management training activities carried out on students. Community service activities in the form of increasing the ability to train stress management for junior high school guidance and counseling teachers in Malang City succeeded in providing understanding and ability for guidance and counseling teachers in helping students manage the stress experienced by students. Keywords: ; ; Abstrak Remaja yang mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri, menganggap kesulitannya sebagai tekanan yang dapat menimbulkan stress. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meingkatkan kemampuan melatihkan manajemen stress bagi guru BK SMP di Kota Malang. Pengabdian dilaksanakan dengan metode pelatihan yang dilaksanakan untuk guru BK SMP di Kota Malang. Peserta pelatihan berjumlah 40 orang yang merupakan perwakilan SMP Negeri dan Swasta di Kota Malang. Hasil kegiatan berupa kegiatan formal pertemuan pelatihan dan kegiatan informal pelatihan manajemen stress yang dilakukan pada siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa peningkatan kemampuan melatihkan manajemen stress bagi guru BK SMP di Kota Malang berhasil memberikan pemahaman dan kemampuan guru BK dalam membantu siswa melakukan manajemen stress yang dialami siswa.
Upaya Pencegahan Early Dating pada Siswa di SDN 2 Banjararum Singosari Kabupaten Malang Devy Probowati; Rizka Apriani; Arbin Janu Setiyowati; Henny Indreswari
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i12024p8-13

Abstract

Abstract: Early dating or dating at an early age is carried out on individuals who are less than 14 years old. Early dating has a big impact because the perpetrator is still not mature enough to make decisions and has not yet reached emotional stability. Elementary school students who do early dating do not know that all forms of action taken must be accounted for. They only follow the fun and trends in social circles. This problem is the basis for the importance of providing education about the impact of early sex as a step to prevent early dating at SD Negeri Banjararum 2 Singosari. This service is carried out by presenting material and continuing with sociodrama. The results of the service implementation showed that 98.9% of students understood the material presented, and 95.9% of students were interested and happy with the material presented. Abstrak: Early dating atau berpacaran pada usia dini dilakukan pada individu yang berumur kurang dari 14 tahun. Early dating mempunyai dampak yang begitu besar melihat pelaku masih belum cukup dewasa dalam mengambil keputusan dan belum mencapai kestabilan emosi. Para siswa SD yang melakukan early dating tidak mengetahui segala bentuk tindakan yang dilakukan harus dipertanggungjawabkan. Mereka hanya menuruti kesenangan dan trend dikalangan pergaulan sosial. Permasalahan tersebut menjadi dasar pentingnya memberikan edukasi mengenai dampak seks usia dini sebagai langkah untuk mencegah terjadinya early dating di SD Negeri Banjararum 2 Singosari. Pengabdian ini dilaksanakan dengan pemaparan materi dan dilanjutkan dengan sosiodrama. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan 98,9% siswa memahami materi yang disampaikan, serta 95,9% siswa tertarik dan senang dengan materi yang disampaikan.
Lokakarya Penelitian Tindakan Kelas Berbasis Masalah di Madrasah Inklusi Kecamatan Lawang Desi Eri Kusumaningrum; Imam Gunawan; Raden Bambang Sumarsono; Karine Rizkita; Milanitaqwa Asri Pratiwi
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i12024p14-18

Abstract

Abstract: The problems faced by partners are; (1) teachers have not implemented CAR as a whole (less than 30%) and (2) teachers' scientific papers published in at least indexed journals are inadequate. Starting from the problems faced by the partners, the solution designed by the proposer to overcome these problems is to conduct Problem Based Classroom Action Research Workshop for classroom teachers and shadow teachers. The activities held were divided into two approaches, namely classical and individual. The results of the workshop activities using a classic approach were able to provide good knowledge and understanding to all participants. This is indicated by the ability of participants to understand the basic concepts of CAR, implement CAR, compile a PTK report, and determine follow-up to obtain an average result above 70%. The individual approach was able to produce HTA reports and articles of HTA results by workshop participants, so that this activity could be said to be carried out successfully. Abstrak: Masalah yang dihadapi mitra adalah; (1) guru belum melaksanakan PTK secara keseluruhan (kurang dari 30%) dan (2) karya ilmiah guru yang terpublikasi pada minimal jurnal terindeks belum memadai. Bertolak pada permasalahan yang dihadapi mitra, maka solusi yang dirancang oleh pengusul untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan kegiatan Lokakarya Penelitian Tindakan Kelas Berbasis Masalah untuk guru kelas maupun guru shadow. Kegiatan yang diselenggarakan tersebut dibagi menjadi dua pendekatan yakni klasikal dan individual. Hasil kegiatan lokakarya dengan menggunakan pendekatan klasikan mampu memberikan pengetahuan dan pemahaman yang baik terhadap seluruh peserta. Hal ini ditandai oleh kemampuan pemahaman peserta terhadap konsep dasar PTK, melaksanakan PTK, menyusun laporan PTK, dan menentukan tindak lanjut memperoleh hasil rata-rata di atas 70%. Pendekatan individual mampu melahirkan laporan PTK dan artikel hasil PTK oleh peserta lokakarya, sehingga dengan demikian kegiatan ini dapat dikatakan berhasil dilaksanakan dengan baik.
Pendampingan Santri dalam Membangun Karakter dan Spiritualitas di Madrasah Diniyah Sabilul Hidayah, Tumpak Pelem, Sawoo, Ponorogo Agung Dwicahyo; Yusuf Al Manaanu; Yogi Banar Sasongko; Raihan Muhammad Zulfikar; Ahmad Ageng Maulana
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i12024p29-37

Abstract

Abstract: Madrasah Diniyah Sabilul Hidayah in Dukuh Jabag, Tumpak Pelem, Sawoo District, Ponorogo, has an important role in building the character and spirituality of the surrounding community. As an effort to improve the quality of religious education and make a positive contribution to society, a community service program has been implemented through assistance to this madrasa. Assistance is carried out using the ABCD (asset-based community development) approach which emphasizes identifying, developing and utilizing local assets and potential independently. Through this method, the mentoring program aims to improve the quality of learning and implementation of a curriculum that is relevant to the local context and current demands. In this introduction, the background, objectives and relevance of the mentoring program are explained, as well as the conceptual framework and approach used. Assistance methods include needs analysis, program planning, training, mentoring, monitoring, evaluation and continuous improvement. The results of the discussion show increased awareness and understanding, strengthening teaching competence, curriculum relevance, improving the quality of learning, and positive impacts on institutions and society. This mentoring program provides an example for other educational institutions about the importance of collaboration in improving the quality of education in a holistic and sustainable manner. Abstrak: Madrasah Diniyah Sabilul Hidayah di Dukuh Jabag, Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, memiliki peran penting dalam membangun karakter dan spiritualitas masyarakat sekitarnya. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan kontribusi positif bagi masyarakat, sebuah program pengabdian masyarakat telah dilaksanakan melalui pendampingan terhadap madrasah ini. Pendampingan dilakukan dengan menggunakan pendekatan ABCD (aset-based community development) yang menekankan pada identifikasi, pengembangan, dan pemanfaatan aset serta potensi lokal secara mandiri. Melalui metode ini, program pendampingan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan penerapan kurikulum yang relevan dengan konteks lokal dan tuntutan zaman. Dalam pendahuluan ini, dijelaskan latar belakang, tujuan, dan relevansi program pendampingan, serta kerangka konseptual dan pendekatan yang digunakan. Metode pendampingan mencakup analisis kebutuhan, perencanaan program, pelatihan, pembimbingan, monitoring, evaluasi, dan peningkatan berkelanjutan. Hasil pembahasan menunjukkan peningkatan kesadaran dan pemahaman, penguatan kompetensi pengajar, relevansi kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, dan dampak positif bagi institusi dan masyarakat. Program pendampingan ini memberikan contoh bagi lembaga pendidikan lainnya tentang pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan secara holistik dan berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Supervisi Pembelajaran Berbasis Digital : Upaya Membangun Mutu Sekolah Sutrisno Sutrisno; Dedi Prestiadi; Taufik Akbar Alfajri; Edi Mulyadin; Endang Purwati; Achmad Supriyanto
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i12024p38-50

Abstract

Abstract: This community service report discusses improving teacher competence through digital-based supervision, which aims to Objectives The implementation of this community service activity aims to: Improve Teacher Competence, Develop Technical Skills, Encourage Collaboration, Improve Learning Quality, Increase Transparency and Accountability. This activity was carried out by a team of educators from various universities, focusing on the integration of technology in educational supervision. The program includes planning, online seminars, thematic presentations, and interactive sessions, emphasizing the importance of digital tools in teaching supervision. The digital-based supervision method introduced in the program allows for more objective assessment, timely feedback, and continuous professional development for teachers. This initiative succeeded in increasing participants' understanding of digital supervision, technical skills in using digital tools, and promoting collaboration through digital-based lesson study. In addition, the program also highlights the use of technology in internal quality audits to ensure transparency and accountability in education management. Significant results include increased teacher competence in utilizing digital tools for supervision, improved reflective practice, and better collaboration among educators. These results demonstrate the potential of digital-based supervision in supporting continuous improvement in teaching quality and overall educational outcomes. The report concludes with recommendations for ongoing training, mentoring, infrastructure development, inter-school collaboration, periodic evaluations, and supportive policies to maintain and enhance the benefits already achieved through the program. Abstrak: Artikel pengabdian masyarakat ini membahas peningkatan kompetensi guru melalui supervisi berbasis digital, yang bertujuan untuk meningkatkan Kompetensi Guru, Mengembangkan Keterampilan Teknis, Mendorong Kolaborasi, Meningkatkan Kualitas Pembelajaran, Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas. Kegiatan ini dilakukan oleh tim pendidik dari berbagai universitas, dengan fokus pada integrasi teknologi dalam supervisi pendidikan. Program ini mencakup perencanaan, seminar online, presentasi tematik, dan sesi interaktif, yang menekankan pentingnya alat digital dalam supervisi pengajaran. Metode supervisi berbasis digital yang diperkenalkan dalam program ini memungkinkan penilaian yang lebih objektif, umpan balik yang tepat waktu, dan pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru. Inisiatif ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang supervisi digital, keterampilan teknis dalam menggunakan alat digital, serta mempromosikan kolaborasi melalui lesson study berbasis digital. Selain itu, program ini juga menyoroti penggunaan teknologi dalam audit mutu internal untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen pendidikan. Hasil yang signifikan meliputi peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan alat digital untuk supervisi, peningkatan praktik reflektif, dan kerjasama yang lebih baik antar pendidik. Hasil ini menunjukkan potensi supervisi berbasis digital dalam mendukung perbaikan berkelanjutan dalam kualitas pengajaran dan hasil pendidikan secara keseluruhan. Laporan ini menyimpulkan dengan rekomendasi untuk pelatihan berkelanjutan, pendampingan, pengembangan infrastruktur, kolaborasi antar sekolah, evaluasi berkala, dan kebijakan yang mendukung untuk mempertahankan dan meningkatkan manfaat yang telah dicapai melalui program ini.
Sosialisasi Implementasi Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka Bagi Guru-Guru Penggerak Sekolah Dasar di Wilayah Kota Blitar Alif Mudiono; Rika Mellyaning Khoiriya; Yohannes Kurniawan Barus
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i12024p51-63

Abstract

Abstract: The aim of this community service activity is to provide socialization about the independent curriculum policy, prepare teaching modules for implementing Indonesian language learning in elementary schools and provide examples of teaching practices for Indonesian language learning using learning innovation models. The target community in this activity consists of 30 driving teachers in the Blitar City area. The service team for this activity consists of 3 lecturers and 3 students. The implementation method used uses qualitative data and quantitative data. This community service activity resulted in an increase in the average score of the pre-test questions by 74% and post-test questions by 84%. Based on the evaluation results, it can be concluded that this workshop activity was successful in achieving the goals of service. The benefits that can be taken from this workshop activity are increasing teachers' abilities, insight and skills in implementing Indonesian language learning in the independent curriculum, preparing Indonesian language teaching modules, and implementing learning innovation models in teaching Indonesian in elementary schools. Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan sosialisasi tentang kebijakan kurikulum merdeka, penyusunan modul ajar dalam impelementasi pembelajaran bahasa Indonesia di SD serta memberikan contoh praktik mengajar pembelajaran Bahasam Indonesia menggunakan model inovasi pembelajaran. Sasaran masyarakat dalam kegiatan ini terdiri dari 30 orang guru penggerak di wilayah Kota Blitar. Tim pengabdian dalam kegaiatan ini terdiri dari 3 orang dosen dan 3 orang mahasiswa. Metode pelaksanaan yang digunakan menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan hasil berupa peningkatan nilai rata-rata dari soal pre test sebanyak 74% dan soal pos test menjadi 84%. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat disimpulkan bahwa kegiatan workshop ini berhasil dalam mencapai tujuan pengabdian. Manfaat yang dapat diambil dari kegiatan workshop ini adalah meningkatnya kemampuan, wawasan, dan keterampilan guru pada implementasi pembelajaran bahasa Indonesia dalam kurikulum merdeka, penyusunan modul ajar bahasa Indonesia, dan penerapan model inovasi pembelajaran dalamĀ  mengajarĀ  bahasa Indonesia di SD.
Pelatihan Penyusunan Program Kerja dalam Mengoptimalkan Peran Dewan Pendidikan Achmad Supriyanto; Burhanuddin Burhanuddin; Ludi Wishnu Wardana; Asep Sunandar; Nur Luthfi Ardhian; Karine Rizkita
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i12024p19-28

Abstract

Abstract: This community service article aims to describe the results of training in the preparation of work programs in optimizing the role of the education board. Methods The implementation of this activity is in the form of education and training through workshops. The location of the activity is at the Mojokerto Regency Education Council office. The target of this activity consisted of the administrators of the Mojokerto Regency Education Council and several representatives from lower levels. The number is 11 people. The stages of implementing this activity include: (1) the implementation of this activity using an educational approach and workshop training. Data were collected during the activity using observation and interview techniques. The analysis uses a qualitative approach by finding a tendency to conclude. The results of the workshop can be in the form of a work program for the Board of Education that will be implemented in the future. The results of the implementation of the activities showed that the workshop was able to improve, (1) the ability of the activity participants in preparing the work program of the education council, (2) the results of the preparation of the resulting work program could increase the optimization of the role of the education council in advancing education, but it was not optimal. Abstrak: Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan hasil pelatihan penyusunan program kerja dalam mengoptimalkan peran dewan pendidikan. Metode Pelaksanaan kegiatan ini berupa pendidikan dan pelatihan melalui workshop. Lokasi kegiatan di kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Sasaran kegiatan ini terdiri dari para pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Mojokerto dan beberapa perwakilan dari tingkat di bawahnya yang berjumlah 11 orang. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan pendidikan dan pelatihan workshop. Data dikumpulkan pada saat kegiatan dengan teknik observasi dan wawancara. Analisisnya menggunakan pendekatan kualitatif dengan menemukan kecenderungan untuk disimpulkan. Hasil workshop berupa program kerja Dewan Pendidikan yang akan dilaksanakan di masa mendatang. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa melalui workshop mampu ditingkatkan (1) kemampuan peserta kegiatan dalam penyusunan program kerja dewan pendidikan dan (2) optimalisasi peran dewan pendidikan dalam memajukan pendidikan (meskipun belum maksimal) sebagai hasil dari penyusunan program kerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 7