cover
Contact Name
Abdu Rabbi Faqihuddin
Contact Email
fakihabdhurobi@gmail.com
Phone
+6287734595391
Journal Mail Official
fakihabdhurobi@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
El-Khidmat; Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30470056     DOI : -
Core Subject :
El-Khidmat; Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal ilmiah nasional multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram yang mencakup banyak masalah atau masalah umum yang terkait dengan layanan masyarakat. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. El-Khidmat; Jurnal Pengabdian Masyarakat memuat berbagai kegiatan dari berbagai kalangan masyarakat dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan peran serta masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian disusun menjadi suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. El-Khidmat; Jurnal Pengabdian Masyarakat akan diterbitkan setiap enam bulan. Setiap penulis yang tertarik dapat mengirimkan naskah mengikuti pedoman pengiriman. Harap baca panduan ini dengan cermat. Penulis yang ingin mengirimkan naskahnya ke redaksi Jurnal El-Khidmat; Jurnal Pengabdian Masyarakat harus mematuhi pedoman penulisan. Jika naskah yang dikirimkan tidak sesuai dengan pedoman atau ditulis dalam format yang berbeda, maka akan DITOLAK oleh editor sebelum ditinjau lebih lanjut. Editor hanya akan menerima naskah yang memenuhi format yang ditentukan.
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
PERANAN BANK SAMPAH TERHADAP PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT (Studi Empiris : Bank Sampah Kelurahan Bener Yogyakarta) Robby Prasetyo Utomo; Unggul Priyadi
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v1i2.21948

Abstract

This study aims to analyze the management system, empower the community's creative economy through waste recycling, social and economic impacts, as well as the application of circular and sustainable economic concepts at the Waste Bank in Bener Village, Yogyakarta. Based on the results of the research, it can be concluded that the management of the Waste Bank in Bener Yogyakarta Village has successfully implemented the 3R system (Reduce, Reuse, Recycling). The empowerment of the community's creative economy has been actualized through the recycling of waste that has economic value, such as laundry soap from used cooking oil and candles. The Waste Bank also works with wholesale stalls in the area to sell household staples, as well as manage the land around the area as an additional source of income. The social effect benefited by the existence of the Waste Bank in the Bener Village of Yogyakarta is the reduction in the amount of waste produced by the community, which in turn has a positive impact on environmental cleanliness. The economic impact can also be seen from the additional income and business capital for the community. Through this additional income, the community can use it to pay monthly waste bills and meet their daily needs. However, the income from the Waste Bank is still not sufficient to fulfil overall daily needs. A circular and sustainable economy is created through a waste management program in the form of compost and stacked buckets production. 
Pendampingan Pembelajaran Matematika melalui Metode Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP   Amina Tusaadia
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v3i2.41732

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP melalui pendampingan pembelajaran menggunakan metode Problem-Based Learning (PBL). Program dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara dengan guru yang menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami soal kontekstual, menentukan strategi penyelesaian, dan menjelaskan proses penyelesaian secara sistematis. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pendampingan, evaluasi, dan refleksi. Pendampingan menerapkan tahapan PBL yang meliputi orientasi terhadap masalah, pengorganisasian siswa dalam kelompok, penyelidikan, presentasi hasil, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, dan angket respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada seluruh indikator. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 61,75 pada pretest menjadi 83,00 pada posttest. Respons peserta terhadap program juga berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 91%. Selain peningkatan kemampuan akademik, kegiatan mendorong siswa menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, percaya diri dalam menyampaikan pendapat, dan mampu bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan. Dengan demikian, pendampingan melalui metode PBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika. This community service program aimed to improve junior high school students’ mathematical problem-solving skills through learning assistance using the Problem-Based Learning (PBL) method. The program was motivated by observations and interviews with mathematics teachers indicating that several students experienced difficulties in understanding contextual problems, determining appropriate solution strategies, and explaining the solution process systematically. The program was implemented through several stages, including needs identification, planning, learning assistance, evaluation, and reflection. The learning assistance applied the PBL stages of problem orientation, student group organization, investigation, presentation of results, and reflection. Program evaluation was conducted using pretests, posttests, observations, and participant response questionnaires. The results showed improvements in all indicators of mathematical problem-solving skills. The students’ average score increased from 61.75 in the pretest to 83.00 in the posttest. Participants also responded very positively to the program, with an average response rate of 91%. In addition to improving academic abilities, the program encouraged students to become more active in discussions, more confident in expressing their ideas, and more capable of collaborating in solving mathematical problems. Thus, learning assistance through the PBL method can serve as an alternative approach to improving students’ problem-solving skills and engagement in mathematics learning.   
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Beternak Lebah Madu Trigona SP. Dan Pupuk Organik Berbasis Mikroorganisme Untuk Menekan Perusakan Hutan Di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana-Bali I Wayan Widana
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v2i2.27869

Abstract

The Kosabangsa program aims to reduce forest destruction by the community through community empowerment. The methods used include socialization, training and mentoring, monitoring and evaluation, and program sustainability. The focus of the activity is 2, namely raising Trigona sp. honey bees and utilizing livestock waste into organic fertilizer to reduce forest destruction in Tukadaya Village, Melaya District, Jembrana Regency, Bali. Partners hope that there will be an empowerment program to increase community knowledge and skills in raising Trigona sp. honey bees and making organic fertilizer. After the training and mentoring ends, the community has an understanding and skills in raising Trigona honey bees and organic fertilizer to increase income, so that forest destruction can be reduced and forest sustainability is maintained.
DAMPAK ETNO-BULLYING DI SDN 1 SIKUR SELATAN Ainun Jariah; Rafena Melinda; Wiwin Wiwin; Nurlaela Nurlaela; Nia Purnasari; Rudi Arrahman
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v2i1.28767

Abstract

Bullying dapat diartikan sebagai tindakan penindasan yang dilakukan secara sengaja oleh individua tau kelompok yang lebih kuat terhadap orang lain yang dianggap lebih lemah. Bullying adalah masalah serius yang dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis dan sosial anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak sosialisasi mengenai bullying di SDN 1 Sikur Selatan, dengan fokus pada pemahaman siswa mengenai dampak etno-bullying. Peserta yang terlibat adalah kelas tinggi yaitu kelas 4,5 dan 6. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah metode penyuluhan atau sosialisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bullying dan penurunan kejadian bullying di sekolah setelah sosialisasi dilakukan.Keyword: Bullying, Socialization, education, impact.
EKONOMI KREATIF DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM Nur Fitri Hidayanti; Aqodiah Aqodiah; Baiq Ida Astini; Ahmad Hulaimi
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v1i1.21567

Abstract

Mataram Muhammadiyah University campus, located at Jalan K.H.Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan City of Mataram, West Nusa Tenggara. Garbage is a very serious and difficult problem to avoid, the waste generated on the Mataram Muhammadiyah University campus is increasing every year, balanced by the increasing number of students and academics. Mataram Muhammadiyah University itself has difficulty dealing with the waste problem. There are still many members of the UMMAT academic community whose awareness and concern for dealing with waste problems is still lacking. The habit of burning garbage is still ingrained in cleaning workers in dealing with waste problems. The result achieved from this activity is the awareness of the cleaners starting to understand the importance of managing waste. Because not only will it help preserve the environment but it can also help the people's economy with training on creations that can be made from waste and have a sale value. Also with the procurement of trash cans on the Mataram Muhammadiyah University Campus, students and cleaners can carry out real activities in waste management by sorting waste, both organic and non-organic.
Baitul Arqom sebagai Model Pembinaan Ideologi bagi Dosen Muda di Universitas Muhammadiyah Mataram Mappanyompa Mappanyompa; Sahwan Sahwan; Karwiani Karwiani; Miratun Lisa
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v3i1.39506

Abstract

Terbatasnya pemahaman ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di kalangan dosen muda, sehingga berdampak pada kurang optimalnya integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman ideologis, meningkatkan keterampilan pedagogik berbasis nilai Islam, serta menumbuhkan komitmen dakwah dosen muda di Universitas Muhammadiyah Mataram. Metode yang digunakan adalah workshop dan pelatihan melalui program Baitul Arqom yang dilaksanakan selama tiga hari, dengan mitra sebanyak 55 dosen muda serta didukung mahasiswa PGMI. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, refleksi nilai, dan simulasi pembelajaran. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi, angket, serta monitoring Rencana Tindak Lanjut (RTL). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ideologi dan keterampilan pedagogik sebesar 85%, yang ditunjukkan melalui kenaikan nilai post-test dan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Selain itu, terjadi peningkatan softskill berupa komitmen dakwah, kemampuan refleksi diri, dan kerja kolaboratif peserta. Dengan demikian, program ini efektif sebagai model pembinaan ideologi bagi dosen muda.The main problem addressed in this community service program is the limited understanding of Al-Islam and Muhammadiyah ideology among young lecturers, which affects the integration of Islamic values in teaching practices. This program aims to strengthen ideological understanding, improve value-based pedagogical skills, and enhance lecturers’ commitment to Islamic propagation in Universitas Muhammadiyah Mataram. The method used was a workshop-based training through the Baitul Arqom program conducted over three days, involving 55 young lecturers and supported by PGMI students. Activities included interactive lectures, group discussions, case studies, value reflection, and teaching simulations. Evaluation was conducted using pre-test and post-test, observation, questionnaires, and follow-up action plan monitoring. The results indicate an 85% improvement in participants’ ideological understanding and pedagogical skills, reflected in increased post-test scores and the ability to implement Islamic values in teaching. Additionally, participants showed improvement in soft skills such as commitment, self-reflection, and collaborative ability. Therefore, this program is effective as an ideological development model for young lecturers
Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Anti-Bullying di Lingkungan Perguruan Tinggi Mappanyompa Mappanyompa; Rukimin Rukimin; Sahwan Sahwan
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v2i2.33252

Abstract

Bullying di lingkungan perguruan tinggi merupakan persoalan serius yang memerlukan pendekatan berbasis nilai keagamaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membentuk karakter anti-bullying mahasiswa melalui implementasi Pendidikan Agama Islam. Metode pelaksanaan meliputi seminar, pelatihan karakter Islami, mentoring, dan konseling. Mitra kegiatan adalah mahasiswa PGMI Fakultas Agama Islam sebanyak 55 orang. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket, dan diskusi reflektif. Hasil menunjukkan bahwa 78% peserta mengalami peningkatan kesadaran, empati, dan sikap anti-bullying. Program ini membuktikan bahwa pendekatan Islami efektif dalam membentuk karakter mahasiswa yang berakhlak dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Bullying in higher education is a serious issue that requires an approach based on religious values. This community service activity aims to build anti-bullying character among students through the implementation of Islamic Religious Education. The methods used include seminars, Islamic character training, mentoring, and counseling. The partners in this activity are 55 PGMI students from the Faculty of Islamic Studies. Evaluation was conducted through observation, questionnaires, and reflective discussions. The results showed that 78% of participants experienced an increase in awareness, empathy, and anti-bullying attitudes. This program demonstrates that an Islamic approach is effective in shaping students' character to be morally upright and uphold humanistic values.
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Bahasa Inggris Pada Guru-Guru SD Mudimat Mataram NTB Humaira Humaira; Siti Lamusiah; Fauzi Bafadal; Isnaini Isnaini; Muslimin Muslimin
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v1i2.24918

Abstract

Since the pandemic hit various parts of the world, almost all learning processes have been conducted online. This requires teachers to be technologically literate and up-to-date with information, including Android applications. The same applies to English teachers, who are highly encouraged to keep up with technological and informational developments to follow the latest, fun, and engaging teaching models. Therefore, this community service is carried out to assist teachers in creating and producing English learning videos using easy and effective applications. Teachers can directly use their Smartphone as tools and media for video production, making it practical. The community service activity was conducted at SD Muhammadiyah Mataram with three teachers as respondents. This activity also involved students as companions or tutors who explained and guided the steps of making videos, including editing, layout, and production. The edited videos would then be shared on each teacher's YouTube link. Teachers just need to send the link to their students.
Pendampingan Pengkaderan Mahasiswa untuk Meningkatkan Kepemimpinan dan Kapasitas Organisasi Paguyuban Nurwasilah Putri
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v3i2.42454

Abstract

Pengkaderan mahasiswa dalam organisasi paguyuban merupakan proses penting dalam membentuk kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kemahasiswaan, landasan spiritual, kemampuan berpikir ilmiah, dan kesadaran kebangsaan. Namun, proses kaderisasi tidak cukup dilakukan melalui penyampaian materi secara teoritis, tetapi membutuhkan pendampingan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi, merefleksikan pengalaman, dan menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan organisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa melalui pendampingan pengkaderan berbasis diskusi tematik. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pendampingan, evaluasi, refleksi, dan tindak lanjut. Peserta memperoleh pendampingan melalui lima materi utama, yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), kemahasiswaan, ketauhidan, kerangka berpikir ilmiah, dan kebangsaan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, pertukaran pengalaman, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, diskusi reflektif, dan angket respons. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk memperluas pemahaman mengenai kepemimpinan, tanggung jawab kemahasiswaan, nilai spiritual dan moral, berpikir kritis dan sistematis, serta wawasan kebangsaan. Integrasi kelima materi tersebut memberikan kerangka kaderisasi yang lebih komprehensif karena menghubungkan aspek kepemimpinan, spiritualitas, intelektualitas, kehidupan kemahasiswaan, dan tanggung jawab sosial. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan pengkaderan berbasis diskusi tematik dapat menjadi salah satu strategi dalam memperkuat kapasitas kader organisasi paguyuban. Keberlanjutan program perlu diarahkan pada pendampingan rutin, praktik kepemimpinan, kegiatan sosial, dan evaluasi perkembangan kader secara berkesinambungan.
Pengolahan Sampah Rumahtangga Dan Pemanfaatannya Pada Tanaman Rempah Di Kelompok Wanita Tani Sedang Mekar Desa Ratogesa maria salestina ngoni
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v3i1.35293

Abstract

Tujuan dilakukannya kegiatan PkM ini adalah mengedukasi potensi limbah rumahtangga dan feses ternak menjadi pupuk bokashi agar Kelompok Wanita Tani Sedang Mekar Desa Ratogesa dapat mengakses pupuk organik. Tempat dilaksanakan kegiatan PkM berlangsung pada Wanita Tani Sedang Mekar yang berlokasi di Desa Ratogesa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada selama 2 bulan yakni bulan Agustus sampai dengan September 2025 . Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini adalah sosialisasi dampak sampah rumahtangga dan feses babi dan demostrasi praktik pembuatan bokashi. Penggunaan feses babi sebagai pupuk mesti difermentasi agar bakteri E.Coli yang terkandung didalam feses babi bisa mati. Bahan-bahan bokashi yang digunakan yakni, EM-4 sebagai sumber mikroba pengurai kotoran ternak babi, gula pasir dan dedak padi sebagai sumber energy atapun makanan bagi mikroba, sekam padi dan serbuk kayu bakar sebagai sumber phosphor dan hijauan sebagai sumber nitrogen dan kalium serta kotoran ternak babi sebagai media pupuk yang mengandung N, P dan K. Kegiatan sosialisasi ini memberikan respon yang baik. Hal demikian mengindikasikan bahwa warga telah memahami mengenai potensi dari kotoraan ternak babi, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Diharapkan dari sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk bokashi tersebut dapat menerapkan penggunaan pupuk organik sebagai alternatif dalam mengurangi penggunaan pupuk kimia yang marak terjadi pada seluruh lapisan masyarakat daerah Ngada dan Provinsi NTT

Page 2 of 4 | Total Record : 31


Filter by Year

2024 2026