cover
Contact Name
Elazhari
Contact Email
datab2411@gmail.com
Phone
+6281219737675
Journal Mail Official
lemkomindo.jlas@gmail.com
Editorial Address
Jl.Balai Desa, Gg. Arseto, Kel. T.Deli, Kec. Medan Amplas-Medan-Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Liaison Academia and Society
ISSN : 27980871     EISSN : 27980871     DOI : https://doi.org/10.58939/j-las
Core Subject :
Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung terhadap kontennya, berdasarkan prinsip bahwa penyediaan hasil penelitian bagi publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih luas.
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
Penerapan Literasi Digital pada Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University Kampus Sukabumi dalam Menghadapi Disinformasi di Media Sosial Bunga Imtinan Ayundara; Alfi Rahmawati
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1469

Abstract

Disinformasi di media sosial menjadi tantangan yang semakin kompleks seiring meningkatnya penggunaan platform digital sebagai sumber informasi. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar mampu menyaring, mengevaluasi, dan memverifikasi informasi secara kritis sebelum mempercayai maupun menyebarkannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan empat pilar literasi digital Paul Gilster, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan literasi digital mahasiswa, serta mendeskripsikan mekanisme verifikasi informasi yang dilakukan sebelum penyebaran informasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap delapan mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Angkatan 61 Sekolah Vokasi IPB University Kampus Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah menerapkan empat pilar literasi digital, yaitu internet searching, hypertextual navigation, content evaluation, dan knowledge assembly dalam menghadapi disinformasi di media sosial. Penerapan tersebut terlihat melalui kebiasaan melakukan pencarian ulang informasi, memeriksa kredibilitas sumber, membandingkan berbagai sumber informasi, serta mengintegrasikan informasi sebelum membentuk kesimpulan. Selain itu, mahasiswa menunjukkan sikap hati-hati dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kemampuan tersebut dipengaruhi oleh pengalaman penggunaan media sosial, kebiasaan verifikasi informasi, kesadaran berpikir kritis, dan pembelajaran akademik. Mekanisme verifikasi informasi dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu keraguan terhadap informasi, verifikasi dan evaluasi informasi, serta pengambilan keputusan sebelum informasi dipercaya atau disebarluaskan. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi digital berperan penting dalam membentuk kemampuan berpikir kritis dan penggunaan media sosial yang lebih bertanggung jawab.
Pelatihan Kecepatan Pelaporan Keuangan Menggunakan Pivot Tabel, Slicer dan Aplikasi Accurate (Integrasi Database) Hari Purwanto; Dedi Setiadi; Muriyan Awaludin; Hepi Nuryadi; Hari Moektiwibowo; Bekti Yulianti
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1476

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru akuntansi serta memperkuat tata kelola keuangan organisasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Akuntansi Wilayah II Jakarta Timur melalui penerapan sistem otomatisasi berbasis aplikasi akuntansi ACCURATE. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya literasi digital guru dalam memanfaatkan aplikasi akuntansi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri serta belum optimalnya pengelolaan keuangan organisasi yang masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien, transparan, dan akuntabel. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyusunan modul pelatihan, workshop berbasis praktik langsung (hands-on training), implementasi sistem keuangan digital, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup pengaturan awal aplikasi, pengelolaan database, pencatatan transaksi, hingga penyusunan laporan keuangan secara otomatis menggunakan aplikasi ACCURATE. Pendampingan juga dilakukan secara intensif agar peserta mampu mengoperasikan sistem secara mandiri. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kompetensi digital guru, dengan sedikitnya 80 Persen peserta mampu mengoperasikan aplikasi ACCURATE secara mandiri, tersedianya sistem pengelolaan keuangan MGMP yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel, serta tersusunnya modul pelatihan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang berupa peningkatan kualitas pembelajaran akuntansi berbasis teknologi informasi di sekolah serta penguatan tata kelola organisasi MGMP melalui kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan komunitas guru profesional.
Penguatan Kompetensi Berbahasa Inggris Melalui Pendidikan dan Pelatihan Kreatif dalam Mewujudkan Generasi Cerdas dan Berwawasan Lingkungan di Sma Nurcahaya Medan Alvin Zonatan Sagala; Pin Pin; Lilis S. Gultom; Jonner Lumbal Gaol; Joslen Sinaga; Jelita Panjaitan
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1480

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatar belakangi oleh masih terbatasnya kompetensi berbahasa Inggris siswa serta rendahnya integrasi isu lingkungan dalam proses pembelajaran di sekolah. Di SMA Nurcahaya Medan, pembelajaran bahasa Inggris cenderung berfokus pada aspek teoritis dan belum optimal dalam mengembangkan kemampuan komunikatif serta kesadaran lingkungan siswa. Kondisi ini menuntut adanya inovasi melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat kompetensi berbahasa Inggris siswa melalui pendekatan kreatif serta menumbuhkan wawasan dan sikap peduli lingkungan. Program ini dirancang agar siswa mampu menggunakan bahasa Inggris secara aktif, kontekstual, dan komunikatif, khususnya dalam mengangkat tema-tema lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang cerdas, adaptif, serta memiliki kesadaran ekologis yang baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan interaktif, praktik langsung, serta pendampingan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan berbagai teknik seperti role play, diskusi kelompok, presentasi, dan pembuatan konten kreatif berbahasa Inggris bertema lingkungan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam penggunaan kosakata, struktur kalimat, serta kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap isu-isu lingkungan di sekitar mereka. Kebaruan dari kegiatan pengabdian ini terletak pada integrasi antara penguatan kompetensi bahasa Inggris dengan pendidikan lingkungan melalui pendekatan kreatif dan kontekstual yang disesuaikan dengan kondisi SMA Nurcahaya Medan. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan linguistik, tetapi juga menggabungkannya dengan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan dalam satu model pelatihan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan siswa. Pendekatan ini memberikan kontribusi baru dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan pembelajaran bahasa yang lebih bermakna, inovatif, serta mampu menjawab tantangan global sekaligus kebutuhan nyata di lingkungan sekolah.
Strategi Coping dan Pengembangan Karakter Siswa dalam Menghadapi Bullying: Studi Fenomenologi di MAS Al Washliyah Petumbukan Nur Annisa Putri; Samsul Bahri; Muhammad Faisal Husna; Raja F. Fatahillah
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1489

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku bullying di lingkungan sekolah yang berdampak pada kondisi psikologis dan interaksi sosial siswa. Bullying tidak hanya memengaruhi korban, tetapi juga siswa lain di sekitarnya, sehingga diperlukan pemahaman mendalam mengenai pengalaman siswa, strategi coping yang digunakan, serta peran pendidikan karakter dalam membentuk respons tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman siswa dalam menghadapi bullying, menganalisis strategi coping yang digunakan, dan mengkaji peran pendidikan karakter dalam membentuk strategi coping siswa di MAS Al Washliyah Petumbukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan penentuan subjek menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data dengan teknik coding tematik, meliputi open coding, axial coding, dan selectivel coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang dominan adalah verbal dan sosial, seperti ejekan, pelabelan negatif, dan pengucilan. Dampak yang dirasakan siswa meliputi rasa takut, rendah diri, dan kecenderungan menarik diri. Strategi coping yang digunakan cenderung bersifat emosional dan pasif (maladaptif), seperti diam, menghindar, dan memendam perasaan, meskipun sebagian siswa juga menunjukkan coping adaptif, seperti mencari dukungan sosial, melaporkan kepada guru, serta pendekatan religius. Pendidikan karakter berperan penting dalam mendorong terbentuknya coping yang lebih adaptif melalui nilai kesabaran, kejujuran, dan kontrol diri.
Edukasi Keamanan Penggunaan Skincare untuk Mencegah Kontaminasi Bakteri dan Jamur pada Siswa SMAS Methodist 8 Medan Fridelly Mairani; Cut Masyitah Thaib; Syukur Berkat Waruwu
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 3: September 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/jlas.v6i3.1495

Abstract

Penggunaan produk skincare di kalangan remaja semakin meningkat sebagai bagian dari perawatan kulit sehari-hari. Namun, tingginya penggunaan skincare belum selalu diikuti dengan pengetahuan yang memadai mengenai penggunaan, penyimpanan, kebersihan, serta risiko kontaminasi bakteri dan jamur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMAS Methodist 8 Medan mengenai keamanan penggunaan skincare sebagai upaya mencegah kontaminasi mikroorganisme dan gangguan kesehatan kulit. Kegiatan dilaksanakan pada 29 Mei 2026 dengan sasaran siswa/i SMAS Methodist 8 Medan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, edukasi, demonstrasi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup faktor penyebab kontaminasi bakteri dan jamur, dampak penggunaan produk yang terkontaminasi, cara memilih produk yang aman, pentingnya memperhatikan masa kedaluwarsa, serta teknik penggunaan dan penyimpanan skincare yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan peserta mengikuti kegiatan secara antusias. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai keamanan penggunaan skincare, khususnya dalam mengenali faktor penyebab kontaminasi, produk yang tidak layak digunakan, serta penerapan penggunaan dan penyimpanan skincare secara higienis. Peserta juga menunjukkan pemahaman mengenai pentingnya mencuci tangan sebelum menggunakan skincare, tidak berbagi produk dengan orang lain, memperhatikan tanggal kedaluwarsa, dan menyimpan produk sesuai petunjuk. Kegiatan ini dinilai berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sehingga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan kulit dan meminimalkan risiko kontaminasi bakteri dan jamur.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa terhadap Keberagaman Agama dan Budaya di SMP Swasta Karya Sedar Sibiru-Biru Leony Fransiska Agustina; Muhammad Faisal Husna; Samsul Bahri; Raja F. Fatahillah
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam membentuk sikap toleransi siswa terhadap keberagaman agama dan budaya di SMP Swasta Karya Sedar Sibiru-biru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment menggunakan desain One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 37 siswa yang sekaligus dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan sikap toleransi siswa setelah diberikan perlakuan berupa pembelajaran PKn berbasis toleransi dan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran PKn mampu meningkatkan sikap toleransi siswa terhadap keberagaman agama dan budaya. Hal ini terlihat dari meningkatnya sikap saling menghargai, kerja sama antarsiswa, serta kemampuan menerima perbedaan dalam lingkungan sekolah. Pembelajaran PKn melalui metode diskusi, kerja kelompok, dan pembelajaran kolaboratif memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter toleransi siswa. Dengan demikian, pembelajaran PKn memiliki peran strategis dalam membentuk sikap toleransi siswa di lingkungan sekolah multikultural.
Membangun Generasi Unggul Desa Nagasari: Penguatan Motivasi Pendidikan dan Jiwa Kewirausahaan Anak dan Remaja Menuju Studi Lanjut Didik Setiyadi; Acum Wijaya; Nurjanah; Juju Jumaedi; Endang Dwi Amperawati; Zaskia Ardhani; Muhamad Fizki
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1503

Abstract

Desa Nagasari, Serang Baru Cikarang, menghadapi tantangan serius dalam partisipasi pendidikan tinggi generasi muda. Kurang dari 3 persen penduduk terdata berhasil mengenyam pendidikan tinggi, dengan struktur pekerjaan yang didominasi sektor informal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan motivasi pendidikan, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta memberikan wawasan tentang peluang studi lanjut bagi anak dan remaja Desa Nagasari. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Mei 2026 dengan metode partisipatif-edukatif yang mencakup ceramah inspiratif, diskusi interaktif, simulasi kewirausahaan berbasis potensi lokal, dan penandatanganan MoU antara STIE Arlindo dengan Kelurahan Desa Nagasari. Peserta berjumlah 50 anak dan remaja, melibatkan 6 dosen narasumber serta 3 mahasiswa panitia. Hasil kuesioner orang tua (n=40) menunjukkan respons sangat positif: 87,5 persen orang tua berharap anak mencapai jenjang Sarjana atau lebih tinggi; 82,5 persen telah merencanakan studi lanjut anak ke perguruan tinggi; rata-rata skor keyakinan pendidikan tinggi 4,52/ 5,00 (kategori Sangat Setuju); dan 92,5 persen orang tua Sangat Mendukung anaknya belajar berwirausaha. Seluruh indikator keberhasilan tercapai dan terlampaui. Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana.
Pemberdayaan UMKM Gula Merah Berbasis Nira Kelapa melalui Sistem Bisnis dan Ekonomi Rakyat (SIBER) Berbasis Desa Wisata di Pulau Sebesi Acum Acum Wijaya; Adelina Anum; Supriyanto; Aria Kurniawan; Zeira Selina; Indra Alfani
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1504

Abstract

Pulau Sebesi, sebuah desa kepulauan di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, memiliki potensi besar dalam produksi gula merah berbasis nira kelapa dan pengembangan desa wisata. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan kualitas produksi, lemahnya pengelolaan kelembagaan, rendahnya literasi pemasaran digital, serta kondisi geografis yang terisolasi dan berada di kawasan rawan bencana karena berdekatan dengan Gunung Anak Krakatau. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui Program Mahasiswa Berdampak Universitas Indonesia Mandiri dengan menerapkan pendekatan Sistem Bisnis dan Ekonomi Rakyat (SIBER) yang mengintegrasikan teknologi tepat guna, digitalisasi, inovasi branding, pengembangan ekowisata, dan penguatan kelembagaan. Kegiatan dilaksanakan selama delapan minggu menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) bagi UMKM gula merah dan Community-Based Tourism (CBT) bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan penyusunan rencana keberlanjutan. Program ini juga mengembangkan platform digital yang terdiri atas Digital Production Logbook, Marketplace Aggregator, dan Smart Dashboard untuk mendukung pencatatan produksi, pemasaran, dan pemantauan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan konsistensi pencatatan produksi sebesar 30–45 persen, peningkatan jangkauan promosi sebesar 10–12 persen, serta peningkatan volume produksi sebesar 10–15 persen pada sebagian mitra. Selain itu, tata kelola kelembagaan Pokdarwis juga mengalami penguatan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi tepat guna, pemasaran digital, dan penguatan kapasitas kelembagaan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat kepulauan sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Pemberdayaan Sanggar Budaya Muli Mekhanai Ujung Aspal dan Inovasi Tapis Melalui Digitalisasi Promosi dan Tata Kelola Berbasis Desa Wisata di Desa Kelawi, Lampung Selatan Deviana Sari; Adelina Anum; Supriyanto; Syades Sefira Safitri; Mela Desvia; Uswatul Hasanah
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1505

Abstract

Kain tapis merupakan warisan budaya khas Lampung yang menyimpan nilai filosofis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat, namun pemanfaatannya oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terkendala oleh rendahnya kapasitas produksi, minimnya diversifikasi produk, lemahnya tata kelola usaha, serta keterbatasan literasi digital dalam pemasaran. Kondisi serupa dijumpai pada pengelolaan destinasi wisata Pantai Minang Ruwa di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, yang masih menerapkan sistem retribusi manual sehingga rawan kebocoran pendapatan dan minim data kunjungan wisatawan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan pengrajin tapis di Sanggar Budaya Muli Mekhanai Ujung Aspal serta pengelola Pantai Minang Ruwa melalui lima agenda utama, yaitu peningkatan kuantitas produksi dan inovasi produk tapis, penyusunan business plan, penguatan tata kelola dan laporan keuangan, pengembangan sistem e-ticketing berbasis digital, serta pelatihan pengelolaan media sosial dan konten promosi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action research yang meliputi tahap sosialisasi dan asesmen kebutuhan, pelatihan partisipatif, pendampingan implementasi, serta evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dalam diversifikasi desain produk tapis fungsional, kemampuan menyusun rencana bisnis yang aplikatif, penerapan pencatatan keuangan sederhana berbasis pemisahan kas usaha dan pribadi, penggunaan prototipe tiket elektronik berbasis kode QR untuk pengelolaan kunjungan pantai, serta peningkatan intensitas dan kualitas konten promosi di media sosial. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem UMKM budaya berbasis desa wisata yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada kelompok usaha kerajinan tradisional lain di Indonesia.
Penguatan Tata Kelola dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana pada Kelompok Sadar Wisata Pantai Minang Rua, Lampung Selatan Sufirna Nofri Yanti; Alfina; Deviana Sari; Susi Nofitasari; Mela Desvia; Jenny Anisa Fitri; Rahmat Agus Wahyudi
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1506

Abstract

Destinasi wisata berbasis masyarakat umumnya menghadapi kendala klasik dalam tata kelola organisasi dan pengelolaan keuangan. Pantai Minang Rua, yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, masih mengelola administrasi secara manual tanpa sistem pencatatan keuangan yang tertib, sehingga menyulitkan pelaporan kepada anggota, pemerintah desa, maupun pemangku kepentingan lain. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola organisasi dan menyusun sistem laporan keuangan sederhana yang aplikatif bagi pengurus Pokdarwis Pantai Minang Rua. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan tata kelola, pendampingan penyusunan SOP, serta pelatihan pencatatan keuangan berbasis spreadsheet yang mengacu pada prinsip Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus terhadap prinsip good governance, tersusunnya struktur organisasi yang lebih jelas, serta tersedianya format pencatatan kas masuk-keluar, buku besar sederhana, dan laporan keuangan bulanan yang berkelanjutan. Evaluasi pascapelatihan mencatat peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 47 menjadi 78, atau meningkat sekitar 66%. Kegiatan ini diharapkan menjadi model replikasi bagi Pokdarwis lain dalam meningkatkan akuntabilitas dan keberlanjutan pengelolaan destinasi wisata berbasis komunitas.