cover
Contact Name
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Contact Email
lufimonkey25@gmail.com
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
alafifacademy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pamekaran No. 668, Suci Kaler, Kec. Karangpawitan, Kab. Garut Prov. Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
RUMI
Published by Lentera Hidup Mulia
ISSN : 31244408     EISSN : -     DOI : 10.58972/rumi.v5i2.8472
Core Subject :
RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, dan pemikiran kritis dari berbagai bidang keilmuan secara multidisipliner. Jurnal ini hadir sebagai wadah akademik bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk mendiseminasikan karya ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat. RUMI berfokus pada integrasi berbagai disiplin ilmu seperti pendidikan, sosial-humaniora, keislaman, ekonomi, sains dan teknologi, serta bidang lainnya yang memiliki kontribusi terhadap pembangunan dan pengembangan keilmuan. Dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, orisinalitas, dan etika publikasi, setiap naskah yang masuk akan melalui proses peer-review secara profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
Analisis Korelasi Pembiasaan Dhuha Terhadap Kestabilan Emosi Siswa di MAN 50 Kota Lasmi Anisa Putri; Khadijah; Remiswal
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Agustus)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pembiasaan salat Dhuha dengan kestabilan emosi siswa remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII Jurusan Ilmu Pengetahuan Keagamaan (IPK) di MAN Lima Puluh Kota, dengan sampel sebanyak 30 siswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket pembiasaan salat Dhuha dan skala kestabilan emosi, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Product Moment dari Pearson berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang rutin melaksanakan salat Dhuha berjumlah 12 orang (40%), sedangkan sisanya belum membiasakan diri secara rutin. Hasil uji korelasi memperoleh nilai r hitung sebesar 0,624 lebih besar dari r tabel 0,361 pada taraf signifikansi 5%, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Temuan ini menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara pembiasaan salat Dhuha dengan kestabilan emosi siswa, di mana siswa yang rutin melaksanakan salat Dhuha cenderung memiliki emosi yang lebih stabil serta hasil belajar Pendidikan Agama Islam yang lebih baik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pembiasaan ibadah di sekolah sebagai upaya membina kestabilan emosi peserta didik.
Penerapan Media Pembelajaran Digital Berbasis Prezi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI fajar iman; Iman Saifullah; Acep Rahmat
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Agustus)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah karena kurangnya variasi media dalam pembelajaran dan rendahnya kemampuan siswa untuk mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dalam Pendidikan Agama Islam. Pembelajaran yang monoton membuat siswa merasa bosan, mengantuk, dan kurang semangat. Penelitian bertujuan untuk menerapkan media pembelajaran digital berbasis Prezi guna meningkatkan hasil belajar siswa di kelas XI SMA Al-Musaddadiyah Garut. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain Pre-Experimental Design dan Quasi Group Pretest-Posttest Design, melibatkan 27 siswa di kelas XI IPA 2. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh kasimpulan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 64 dan kelas kontrol 65. Sedangkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 83 dan kelas kontrol 74. Adapun hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai Equal Variances sug 2 tailed sebesar 0,001<taraf signifikan 0,05 yang artinya terletak pada daerah penerimaan H1, sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian terdapat penigkatan sebesar 0,52 yang mana termasuk kriteria sedang dengan menerapkan media pembelajaran digital berbasis prezi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI.
Antara Ketersediaan dan Kebutuhan: Pelayanan Disabilitas di Mal Pelayanan Publik Kota Jambi Adini Nuzula Humairah; Hapsa; Suci Rahmadani; Rio Yusri Maulana
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Agustus)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan layanan inklusif bagi penyandang disabilitas pada Mal Pelayanan Publik Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola Mal Pelayanan Publik, instansi terkait, organisasi penyandang disabilitas, dan pengguna layanan penyandang disabilitas. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan inklusif di Mal Pelayanan Publik Kota Jambi telah menunjukkan upaya dalam memberikan pelayanan yang setara melalui layanan prioritas, sikap petugas yang ramah, serta penyediaan beberapa fasilitas seperti jalur landai, kursi roda, toilet khusus, dan area parkir yang dapat diakses. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat keterbatasan fasilitas aksesibilitas, informasi yang belum sepenuhnya mudah diakses, belum tersedianya standar pelayanan khusus, keterbatasan kemampuan petugas dalam berkomunikasi dengan penyandang disabilitas tuli, serta belum optimalnya pelibatan penyandang disabilitas dalam evaluasi pelayanan. Secara keseluruhan, kualitas layanan, responsivitas, dan responsibilitas telah berjalan cukup baik, sedangkan produktivitas dan akuntabilitas masih perlu ditingkatkan
Kebijakan Pendidikan : Pembelajaran dari Perspektif Perkembangan Peserta Didik Nabila Joti Larasati; Sumarjono
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out how education policy in schools using the perspective of learner development. The method used in this research is a qualitative approach of the type of literature study or library research, the data presented in the results of the discussion are obtained through literature studies that refer to various scientific sources such as books, scientific articles, and studies related to the title of the discussion. The results showed that each learner has differences in development in learning activities. This difference will distinguish one individual from another so that it can be used as a characteristic that can distinguish the individual. Individual differences between learners include variations in various aspects, ranging from academic abilities to learning styles and personality characteristics.
Landasan Filosofis Eksistensialisme Dalam Pendidikan Dasar Nabila Joti Larasati; Sumarjono
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (April)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out the philosophical basis of existentialism in education. The main purpose of learning according to existentialism philosophers is to guide individuals into a self-realization and develop a successful commitment to something important and meaningful for their existence. The research method used in this research is library research. The library study method is a data collection technique that uses a review of books, literature, notes and reports related to the problem being solved. The results showed that, the learning method used refers to the freedom to determine learning activities based on needs, this freedom includes complicated bureaucracy so that it can change to be flexible depending on existing needs
Konsep Al-Mann dalam QS. Al-Hujurat Ayat 17: Analisis Komparatif Penafsiran Mufasir Klasik dan Kontemporer Qarinah; Nurjannah; Nasrullah; Deby Cahya; Abdul Rahman Sakka; Muhammad Yusuf
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Agustus)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep al-mann merupakan salah satu nilai etika dalam Al-Qur'an yang berkaitan dengan larangan mengungkit-ungkit kebaikan atau merasa berjasa atas nikmat yang diberikan kepada orang lain. QS. Al-Hujurāt ayat 17 secara khusus menegaskan bahwa keimanan bukanlah jasa manusia kepada Allah maupun Rasul-Nya, melainkan karunia Allah yang wajib disyukuri. Meskipun demikian, para mufasir dari berbagai periode memiliki penekanan yang berbeda dalam menjelaskan konsep tersebut sesuai dengan corak dan metodologi tafsir yang mereka gunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep al-mann dalam QS. Al-Hujurāt ayat 17, membandingkan penafsiran mufasir klasik dan kontemporer, serta menjelaskan relevansinya dalam kehidupan masyarakat kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir muqāran (komparatif). Data primer diperoleh dari Jāmi‘ al-Bayān karya al-Ṭabarī, Mafātīḥ al-Ghayb karya Fakhr al-Dīn al-Rāzī, Tafsīr al-Marāghī, dan al-Taḥrīr wa al-Tanwīr karya Ibnu ‘Āsyūr, sedangkan data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui pendekatan semantik dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-mann secara etimologis bermakna pemberian nikmat, tetapi dalam konteks QS. Al-Hujurāt ayat 17 dipahami sebagai sikap mengungkit kebaikan atau merasa berjasa atas keimanan yang pada hakikatnya merupakan hidayah Allah. Keempat mufasir memiliki kesamaan dalam memaknai al-mann sebagai sikap tercela, namun berbeda dalam penekanan metodologis. Al-Ṭabarī menekankan aspek riwayat,, al-Rāzī mengembangkan analisis teologis dan rasional, al-Marāghī menyoroti dimensi moral dan sosial, sedangkan Ibnu ‘Āsyūr memadukan analisis kebahasaan dengan pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa konsep al-mann tetap relevan sebagai landasan etika Islam dalam membangun keikhlasan, kerendahan hati, dan hubungan sosial yang harmonis di tengah dinamika masyarakat modern.
Strategi Guru Dalam Mengimplementasikan Komunikasi Humanis Berbasis Sammā-Vācā Untuk Penguatan Literasi Digital Remaja (Studi Kasus Pada Remaja Sekolah Minggu Buddha Dharma Ratna Klungkung, Bali) Putu Septarini; Sutrisno; Ferdy Anthonius
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Agustus)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengimplementasikan komunikasi humanis berbasis ucapan benar untuk memperkuat literasi digital remaja di Sekolah Minggu Buddha Dharma Ratna Klungkung, Bali. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan guru, pembina, dan remaja sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi humanis berbasis ucapan benar diterapkan melalui penggunaan bahasa santun, pendekatan dialogis, dan sikap empatik dalam proses pembelajaran. Namun, penerapannya belum terintegrasi secara sistematis dalam kurikulum. Peran guru dalam penguatan literasi digital dilakukan melalui pembinaan etika bermedia, tetapi masih bersifat situasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi humanis berbasis ucapan benar memiliki potensi dalam membangun etika komunikasi remaja di era digital, namun memerlukan strategi pembelajaran yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan.
Transformasi Makna Kesenian Barongsai Dalam Kehidupan Budaya Umat Buddha Di Vihara Dharma Ratna Klungkung Adi Liangga Putra; Lauw Acep; Jo Priastana
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Agustus)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian barongsai mengalami transformasi fungsi dari ranah sakral menuju ruang publik, seiring pergeseran orientasi dari ritual keagamaan ke arah hiburan dan olahraga prestasi, termasuk pengakuan barongsai sebagai cabang olahraga resmi oleh KONI, termasuk di Vihara Dharma Ratna Klungkung. Penelitian ini bertujuan memahami transformasi makna barongsai dari ranah sakral menuju ruang publik dalam kehidupan umat Buddha di vihara tersebut. Penelitian kualitatif jenis mini etnografi ini melibatkan delapan informan melalui purposive sampling, dengan data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik, naratif, dan bingkai. Hasil menunjukkan barongsai berfungsi sebagai media pewarisan budaya Tionghoa, mendorong pergeseran ritual menuju prestasi tanpa menghilangkan nilai tradisional, serta ditemukan negosiasi kesakralan melalui pemisahan barongsai sakral dan profan disertai pemberkatan, dan pemaknaan sebagai ruang aktualisasi nilai Dhamma (viriya, khanti, sati) serta jembatan multikultural masyarakat Klungkung. Transformasi ini berlangsung melalui negosiasi selektif, bukan pergeseran linear, sehingga kesakralannya tetap terjaga. Penelitian merekomendasikan pengurus vihara mempertahankan pemisahan barongsai sakral-profan dan mendokumentasikan sejarahnya, pelatih menyeimbangkan aspek teknis-estetis-spiritual, serta penelitian lanjutan menggunakan pendekatan longitudinal dan komparatif antarvihara.
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Mekanisme Penimbangan Ikan di TPI Paotere Kota Makassar Agung Daeng Rizky; Muhammad Ridwan; Mega Mustika
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Agustus)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere Kota Makassar merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang memiliki peran penting dalam distribusi dan transaksi hasil perikanan. Salah satu tahapan penting dalam transaksi jual beli ikan adalah proses penimbangan yang menjadi dasar penentuan harga dan nilai transaksi antara nelayan dan pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penimbangan ikan yang diterapkan di TPI Paotere Kota Makassar serta menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-empiris. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan nelayan, pedagang, dan petugas timbangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penimbangan ikan di TPI Paotere dilakukan menggunakan timbangan manual dan digital, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan, kejujuran, dan transparansi dalam hukum ekonomi syariah. Penimbangan yang tidak selalu disaksikan oleh nelayan, keterbatasan pengawasan, serta kondisi alat dan lingkungan penimbangan berpotensi menimbulkan ketidakjelasan dan kerugian bagi salah satu pihak. Dalam perspektif hukum ekonomi syariah, kondisi tersebut berpotensi mengandung unsur gharar dan belum sepenuhnya mencerminkan prinsip ‘adl (keadilan) serta hifz al-māl (perlindungan harta) dalam maqāṣid al-syarī‘ah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, keterlibatan nelayan dalam proses penimbangan, transparansi hasil penimbangan, serta penerapan standar penimbangan yang lebih akurat dan sesuai dengan prinsip hukum ekonomi syariah.
Fungsi Tari Gendong Sebagai Ritual Tolak Bala Pada Masyarakat Suku AKIT  Di Desa Kembung Baru Kabupaten Bengkalis Neri Mila Andeswana
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Agustus)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi Tari Gendong sebagai ritual tolak bala dan sarana hiburan pada masyarakat Suku Akit di Desa Kembung Baru, Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Gendong memiliki fungsi utama sebagai upacara dan ritual tolak bala, yaitu sebagai bentuk permohonan kepada leluhur agar masyarakat memperoleh perlindungan, dijauhkan dari mara bahaya, serta terhindar dari pengaruh roh-roh jahat. Selain fungsi ritual, Tari Gendong juga memiliki fungsi sebagai media komunikasi spiritual, sarana memperkuat solidaritas masyarakat, pelestarian tradisi dan identitas budaya, serta bagian dari kegiatan sosial masyarakat. Seiring perkembangan zaman, Tari Gendong mengalami perubahan dan perluasan fungsi menjadi sarana hiburan serta media untuk memperkenalkan kebudayaan Suku Akit kepada masyarakat luas. Dengan demikian, Tari Gendong memiliki dua fungsi utama, yaitu sebagai ritual tolak bala dan sebagai sarana hiburan, yang sekaligus berperan dalam mempertahankan nilai kepercayaan, adat istiadat, dan identitas budaya masyarakat Suku Akit.