cover
Contact Name
Fatwa Tentama
Contact Email
fatwa.tentama@psy.uad.ac.id
Phone
+6281904100008
Journal Mail Official
jptp@psy.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27152456     DOI : http://dx.doi.org/10.26555/jptp
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan oleh program Pascasarjana Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, memuat artikel hasil penelitian empiris yang terkait dengan bidang ilmu Psikologi, diantaranya bidang Psikologi Klinis, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, Psikometri, Psikologi Eksperimen, Psikologi Terapan, baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif.
Articles 168 Documents
Psychometric properties of the Indonesian version of M-Workplace Curiosity Scale: A confirmatory factor analysis Safira, Nadia Ayu; Kadiyono, Anissa Lestari
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26942

Abstract

Grit sebagai mediator pengaruh growth mindset terhadap work engagement pada guru di sekolah penggerak XYZ Wastiani, Ria; Parahyanti, Endang
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26971

Abstract

Guru di sekolah penggerak memiliki tantangan untuk melakukan continuous improvement, sehingga diperlukan engagement sebagai kunci keberhasilan sekolah penggerak. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran grit sebagai mediator pengaruh growth mindset terhadap work engagement pada guru di sekolah penggerak XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah guru di sekolah penggerak XYZ. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling. Sampel penelitian adalah 197 guru sekolah penggerak XYZ. Pada penelitian ini work engagement diukur dengan Utrecht Work engagement Scale-9 (UWES-9), growth mindset diukur dengan Growth Mindset Scale, grit diukur dengan Short Grit Scale.  Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni analisis deskriptif dan Process Hayes Model 4. Hasil membuktikan grit dapat berperan sebagai mediator pada pengaruh growth mindset terhadap work engagement (indirect effect=0,2152, SE=0,0501, LLCI=0,1180, ULCI=0,3157). Dengan demikian guru diharapkan dapat mengembangkan growth mindset guna meningkatkan grit dan work engagement sehingga tujuan pada program sekolah penggerak dapat dicapai.
Hubungan antara religiusitas dan ketakutan akan kegagalan dengan kecurangan akademik pada siswa/i SMA di Sekolah X Setiadi, Teoderik Dwinanda; Aprodita, Nindya Putri
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.27021

Abstract

Kecurangan akademik adalah perbuatan yang tidak jujur dalam proses pendidikan di mana individu melakukan berbagai cara yang dilarang untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang diinginkan. Kecurangan akademik dapat berpengaruh terhadap pembentukan karakter yang negatif pada diri individu, meliputi perilaku yang tidak jujur dan sering melakukan pelanggaran etika dan ikatan sosial. Religiusitas dan ketakutan akan kegagalan dapat dikaitkan dengan kecurangan akademik. Religiusitas memiliki peran dalam membentuk moral pada diri individu. Sementara ketakutan akan kegagalan dapat membuat individu berupaya melakukan segala cara agar dapat terhindar dari kegagalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan ketakutan akan kegagalan dengan kecurangan akademik pada siswa/i SMA di Sekolah X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Jumlah partisipan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 348 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Religiosity Scale (DR Scale), The Performance Failure Appraisal Inventory (PFAI), dan Academic Dishonesty Scale. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas dan kecurangan akademik memiliki hubungan sebesar r=-0,116 (p<0,05). Sementara itu, ketakutan akan kegagalan memiliki hubungan sebesar r=0,172 (p<0,05) dengan kecurangan akademik. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan kecurangan akademik dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara ketakutan akan kegagalan dengan kecurangan akademik.
Self-acceptance perempuan dengan infertilitas Retnoningtias, Diah Widiawati; Oktaria, Berliana Sari
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.27060

Abstract

Belum hadirnya anak memunculkan tekanan psikologis, yang dapat diatasi dengan coping. Studi terdahulu menunjukkan coping dilakukan dengan menghindar. Hal ini menunjukkan belum terwujudnya penerimaan diri. Dua studi terdahulu menunjukkan perempuan dengan infertilitas memiliki penerimaan diri negatif dan positif. Perbedaan ini memunculkan pertanyaan mengenai tingkat penerimaan diri perempuan dengan infertilitas. Tujuan penelitian adalah mengkaji tingkat penerimaan diri perempuan dengan infertilitas. Penerimaan diri diukur dengan Unconditional Self-Acceptance-short scale (USAQ-short Scale). Metode penelitian adalah kuantitatif deskriptif. Sampel adalah perempuan menikah minimal satu tahun dan belum memiliki keturunan. Sebanyak 68 sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan 2,9% subjek berkategori rendah, 27,9% berkategori sedang, dan 69,1% berkategori tinggi.  Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa perempuan dengan infertilitas mampu menerima diri sendiri. Hasil penelitian menjadi acuan penelitian selanjutnya mengenai intervensi penerimaan diri bagi perempuan dengan infertilitas. 
Workforce agility: Kajian literatur Ananda, Febby; Sari, Erita Yuliasesti Diah
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.27133

Abstract

Workforce agility adalah aspek penting bagi perusahaan dalam menghadapai situasi yang penuh dengan ketidakpastian. Kajian literatur terkait workforce agility pada saat ini belum banyak dikaji, dan penelitian ini dilakukan dengan tujuan mampu menegakkan konsep workforce agility melalui artikel ilmiah terpercaya. Kajian literatur ini dilakukan berdasarkan 19 artikel jurnal yang membahas tentang workforce agility.  Pencarian artikel jurnal melalui situs Google Scholar, Sciencedirect, Garuda Portal, Springer, dan Proquest. Hasil dan kesimpulan dari kajian konseptual workforce agility ini mendefinisikan workforce agility sebagai kemampuan pekerja untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang berubah dengan cepat, fleksibel dan penuh dengan ketidakpastian melalui pengetahuan, keterampilan, dan perilaku. Penelitian ini mengidentifikasikan tiga dimensi dari workforce agility yaitu proactivity, adaptability, dan resilience. Workforce agility dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti individu (kepribadian, kebutuhan, empowerment), lingkungan kerja (teamwork dan leadership), dan organisasi (budaya dan struktur organisasi). Workforce agility juga berdampak pada produktivitas, efektivitas biaya, prilaku inovatif, dan efektivitas waktu pencapaian target.
Dinamika proses penerapan pembelajaran daring di Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang Lukmawati, Lukmawati; Muhtarom, Muhtarom; Putri, Nora Rahmadhani; Kamilah, Salsabila Nur
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.27332

Abstract

Pembelajaran daring merupakan suatu keniscayaan pada perguruan tinggi dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0 di mana integrasi pemanfaatan teknologi dan internet yang begitu masif sehingga telah mengubah perilaku dan indikator kompetensi kelulusan Pendidikan Tinggi. Secara masif, UIN Raden Fatah Palembang telah melaksanakan pembelajaran daring (virtual learning) saat memasuki masa pandemi Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pelaksanaan pembelajaran daring (virtual learning) di Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan yaitu 6 dosen dan 5 mahasiswa digali menggunakan indept interview serta 141 mahasiswa dengan menggunakan kuesioner terbuka sebagai pengumpul data penelitian. Data penelitian diolah menggunakan teknik model interaktif yang meliputi proses reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian memperlihatkan pelaksanaan pembelajaran daring di Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang menujukkan dinamika perkembangan yang konstruktif. Dosen dan mahasiswa secara serentak mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan iklim pembelajaran yang masif. Kondisi ini diikuti dengan pengembangan proses berpikir kreatif dan inovatif serta peningkatan resiliensi dalam menghadapi sejumlah tantangan pembelajaran daring. Oleh sebab itu, dalam rangka praktik pedagogik berkelanjutan, pembelajaran daring senantiasa memerlukan optimalisasi yang melibatkan dosen, mahasiswa, staf administrasi, dan institusi sebagai pemeran utama yang menentukan peningkatan kualitas pembelajaran daring. 
Meningkatkan enterpreneurial leadership pada mahasiswa melalui experiential learning team project Yuniasanti, Reny; Rinaldi, Martaria Rizky; Sandiasih, Komang Mahadewi
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v6i1.27405

Abstract

Entreprenurial leardership di Indonesia masih rendah dan perlu diupayakan untuk peningkatannya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen quasi dengan desain one group pretest-posttest design yang memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh metode experential learning team project untuk meningkatkan entrepreneurial leardership pada mahasiswa. Responden penelitian ini sebanyak 32 orang dipilih dengan metode purposive sampling dengan karakteristik mahasiswa psikologi yang belum pernah mengambil mata kuliah psikologi komunitas dan sociopreneurship, serta perkuliahan secara tatap muka di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experential learning team project dapat meningkatkan entrepreneurial leadership mahasiswa (t=-14,15, p<0,05). Artinya, intervensi melalui metode experential learning team project mampu memberikan dampak positif dalam mengembangkan keterampilan enterpreneurial leadership di kalangan mahasiswa psikologi. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan   experential learning team project dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas entrepreneurial leadership di lingkungan pendidikan tinggi. 
Analisis flourishing pada mahasiswa Prodi X Universitas Y di era kampus merdeka Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dharma; Adnyani, Ni Luh Gede Widhi
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v6i1.27659

Abstract

Kesejahteraan mental tertinggi diistilahkan sebagai flourishing dalam kajian psikologi positif. Artinya setiap individu mengalami pertumbuhan mental terbaik dalam suatu kondisi dan situasi. Flourishing mahasiswa pada era Kampus Merdeka merupakan topik yang menarik untuk dikaji sebab hal ini dipengaruhi oleh transisi dari pandemi Covid-19. Perubahan tersebut secara tidak langsung dapat mempengaruhi flourishing mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat flourishing mahasiswa  Prodi X Universitas Y pada era penerapan sistem Kampus Merdeka.  Penelitian dilakukan secara cross sectional study dengan desain deskriptif kuantitatif.  Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Prodi X  Universitas Y semester 2, 4, 6, dan 8. Sampel penelitian ini terdiri atas 60 mahasiswa prodi X yang diambil melalui teknik sampling jenuh. Penilaian flourishing dilaksanakan sesuai teori PERMA profiler, menggunakan data primer yang berasal dari hasil pengisian kuesioner. Hasil penelitian menggambarkan bahwa tidak ditemukan mahasiswa Prodi X Universitas Y yang berada dalam kategori flourish. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sebanyak 100% mahasiswa masih dikategorikan tidak flourish. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesejahteraan mental mahasiswa masih belum terpenuhi, baik dari aspek emosi positif, ketertarikan, hubungan, kebermaknaan, dan pencapaian.
Peran hubungan orangtua-anak terhadap pembentukan regulasi emosi: Scoping review Sari, SW Kartika; Taufik, Taufik; Prihartanti, Nanik; Japar, Muhammad
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v6i1.27847

Abstract

Regulasi emosi yang dimiliki akan memengaruhi pemahaman seseorang pada situasi sosial tentang bagaimana bersikap dan berperilaku secara tepat.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui  hubungan orangtua-anak terhadap pembentukan regulasi emosi dengan menggunakan metode scoping review. Pencarian artikel menggunakan databased dari Scopus dengan waktu penelitian antara Januari 2020 sampai September 2023. Pencarian literatur dengan menggunakan Booleon operators “AND”. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian yaitu “parent-child relationship” AND “emotion regulation” dan menghasilkan 17 artikel terpilih. Hasil studi ini merangkum temuan tentang bagaimana hubungan orangtua-anak  yang dibangun dalam berbagai tahap perkembangan kehidupan serta faktor yang berpengaruh terhadap regulasi emosi anak. Simpulan studi menunjukkan bahwa hubungan orangtua-anak berperan terhadap pembentukan regulasi emosi anak dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menguatkan peluang dalam membantu orangtua untuk meningkatkan keterampilan membangun hubungan dengan anak agar memiliki kemampuan meregulasi emosi.
Peran work engagement sebagai mediator antara psychological capital terhadap organizational citizenship behavior pada karyawan perguruan tinggi Bernadi, Benediktus Adyatmika; Haryanti, Kristiana
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v6i1.28057

Abstract

Organisasi Perguruan Tinggi membutuhkan karyawan dengan organizational citizenship behavior yang baik sehingga bersedia melakukan peran lebih untuk menunjang kinerja organisasi dalam memberikan layanan. Penelitian ini bertujuan meneliti peran work engagement sebagai mediator antara psychological capital dengan organizational citizenship behavior karyawan Perguruan Tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Sampel pada penelitian ini dipilih melalui teknik purposive sampling dengan karakteristik yaitu karyawan yang bekerja pada bidang administratif universitas X, berjenis kelamin laki-laki atau perempuan, dan telah bekerja pada bidang tersebut selama lebih dari 1 tahun. Pengambilan data melalui self-report secara daring dengan Google Forms dan diperoleh sebanyak 131 data. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana dan regresi Hayes Process Macro model mediasi 4 menggunakan SPSS versi 20. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa work engagement memediasi secara psychological capital dengan organizational citizenship behavior, nilai koefisien regresi mediasi sebesar 0.110 (p < 0.01). Berdasarkan temuan dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa karyawan Perguruan Tinggi dengan work engagement tinggi akan lebih mampu melakukan organizational citizenship behavior yang baik untuk peningkatan pelayanan yang pada akhirnya membawa kemajuan bagi Perguruan Tinggi, sedangkan psychological capital memegang peran penting dalam menjaga tingkat work engagement agar tetap tinggi.