cover
Contact Name
Fatwa Tentama
Contact Email
fatwa.tentama@psy.uad.ac.id
Phone
+6281904100008
Journal Mail Official
jptp@psy.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27152456     DOI : http://dx.doi.org/10.26555/jptp
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan oleh program Pascasarjana Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, memuat artikel hasil penelitian empiris yang terkait dengan bidang ilmu Psikologi, diantaranya bidang Psikologi Klinis, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, Psikometri, Psikologi Eksperimen, Psikologi Terapan, baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif.
Articles 171 Documents
Menurunkan kecanduan gadget dengan pelatihan kontrol diri remaja di SMPN 2 Jatisrono Halleyda, Nuriah; Fitriah, Siti Shalma; Motik, Ghea Aziza; Ruhaena, Lisnawati
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i2.24516

Abstract

Penggunaan gadget selama proses pembelajaran di masa pandemi COVID-19 menimbulkan masalah baru. Sesuai dengan studi awal menunjukan bahwa kecanduan gadget di kalangan siswa relatif cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah pelatihan kontrol diri dapat menurunkan kecanduan gadget pada siwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimen, yaitu the one-group pretest-posttest design. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala kecanduan gadget. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Jatisrono yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test menggunakan SPSS 23 menunjukkan adanya penurunan yang sangat signifikan dari perolehan skor kecanduan gadget dengan nilai Z=–5.541 dan p=0,000 (p<0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini menemukan bahwa pelatihan kontrol diri dapat menurunkan kecanduan gadget pada siswa dengan penurunan presentase tingkat kecanduan gadget sebesar 8,18%.
Peer support dan career decision making self-efficacy pada mahasiswa tingkat akhir di Malang Ikrima, Jihan; Tantiani, Farah Farida
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i2.24517

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir seringkali memiliki Career Decision Making Self-Efficacy (CDMSE) yang cenderung rendah. Sementara CDMSE penting bagi mahasiswa, khususnya di tingkat akhir karena dapat berpengaruh terhadap kepercayaan diri individu dalam mencapai karirnya di masa depan. Salah satu faktor yang dianggap memiliki kaitan dengan CDMSE adalah Peer Support. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara peer support dan CDMSE pada mahasiswa tingkat akhir di Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 401 mahasiswa tingkat akhir di Kota/Kabupaten Malang. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik nonprobability sampling yaitu incidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala peer support yang terdiri dari 17 item (&alpha;=0,896) dan skala career decision making self-efficacy menggunakan Career Decision Making Self Efficacy-Short Form terdiri dari 25 item (&alpha;=0,945). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peer support dengan seluruh dimensi CDMSE pada mahasiswa tingkat akhir, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi peer support maka akan semakin tinggi CDMSE pada mahasiswa tingkat akhir, begitu pula sebaliknya.
Persepsi terhadap kualitas kohesivitas kelompok sebagai prediktor social loafing mahasiswa Universitas Hasanuddin di Masa Pandemi Afandi, Ichlas Nanang; Arfah, Triani; Fajriani, Nurul; Muhiddin, Syurawasti
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i2.24553

Abstract

Riset preliminari tentang tingkat social loafing mahasiswa Universitas Hasanuddin di masa pandemi menunjukkan social loafing mahasiswa cenderung berada pada kategori sedang mengarah pada tinggi. Hal tersebut perlu mendapat perhatian lebih, mengingat cukup banyak agenda (kurikuler, ko-kurikuler, dan ekstra kurikuler) sebagai mahasiswa yang harus dilaksanakan melalui aktivitas kelompok. Social loafing yang tinggi pada anggota kelompok akan menyulitkan capaian kelompok. Ada beberapa faktor yang menentukan tingkat social loafing   pada   individu.   Salah   satunya   ialah   seberapa   berkualitas   individu   mempersepsikan   kohesivitas kelompoknya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan besaran kontribusi persepsi kualitas kohesivitas kelompok terhadap  social  loafing  mahasiswa  Universitas  Hasanuddin  di  masa  pandemi. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasi. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Hasanuddin yang diambil dari 15 fakultas. Teknik yang digunakan untuk melakukan pengambilan sampel yaitu quota sampling dengan jumlah 300 sampel. Persepsi kualitas kohesivitas kelompok diukur dengan skala kohesivitas kelompok. Sementara itu, pengukuran derajat social loafing menggunakan skala social loafing. Data yang terkumpul diolah dengan teknik analisis regresi sederhana menggunakan program SPSS versi 22. Hasil analisis menunjukkan persepsi terhadap kualitas kohesivitas kelompok memprediksi social loafing mahasiswa Universitas Hasanuddin dengan sebesar 59,7%. Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap kualitas kohesivitas kelompok dapat memberikan pengaruh terhadap social loafing
Apakah aktivitas di media sosial memiliki hubungan dengan psychological well-being? Oktaviani, Fitriana; Widiana, Herlina Siwi; Tentama, Fatwa
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i2.24701

Abstract

Aktivitas mengakses media sosial dengan kurun waktu tertentu menjadi kegiatan yang dilakukan oleh kebanyakan dewasa muda dan memiliki risiko serta manfaat terhadap psychological well-being. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan aktivitas pasif dan aktivitas aktif di media sosial dengan psychological well-being pada pengguna media sosial dewasa muda. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Partisipan pada penelitian ini terdiri dari 186 orang yang terdiri dari 135 perempuan dan 51 laki-laki dengan rentang usia 19-27 tahun. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang tersebar di beberapa provinsi Indonesia. Alat ukur yang digunakan ialah adaptasi Ryff’s Scales of Psychological Well-Being dan kuesioner aktivitas di media sosial. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Rank Spearman dan diolah dengan IBM SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara aktvitas di media sosial baik aktif dan pasif dengan psychological well-being. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa durasi menonton dan membaca konten serta frekuensi posting konten di media sosial tidak memiliki hubungan dengan psychological well-being. Hiburan menjadi konten yang paling banyak di akses oleh pengguna baik untuk ditonton maupun dibaca. Sementara TikTok merupakan media sosial dengan durasi yang paling lama di akses oleh dewasa muda. 
Etos kerja dan employability pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Piri 1 Yogyakarta Tentama, Fatwa; Suastiningsih, Hartin Hidayah
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v6i1.24830

Abstract

Employability adalah salah satu hal yang penting saat individu memasuki dunia kerja. Tinggi rendahnya employability diyakini dapat dipengaruhi oleh etos kerja.  Penelitian ini bertujuan menguji secara empirik hubungan etos kerja dengan employability pada siswa SMK Piri 1 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode korelasi dengan instrumen pengumpulan data berupa skala employability dan skala etos kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMK Piri 1 Yogyakarta yang berjumlah 150 siswa dengan sampel berjumlah 58 siswa. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling.  Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis product moment melalui SPSS 19.0. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat signifikan antara etos kerja dengan employability, dengan taraf signifikansi (p) = 0,000 (p<0,01) dengan nilai kontribusi etos kerja (R2) sebesar 99,2 persen terhadap employability. Penelitian ini memberikan gambaran pentingnya mengembangkan etos kerja pada siswa SMK.
Pendidikan inklusi: Tantangan dan strategi implementasinya Andriyan, Ade; Hendriani, Wiwin; Paramita, Pramesti Pradna
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.25076

Abstract

Kebijakan pendidikan inklusi dirumuskan berdasarkan prinsip kesetaraan agar anak berkebutuhan khusus dapat mengakses pendidikan sebagaimana anak normal lainnya di sekolah reguler. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi di sekolah serta menjabarkan strategi yang dapat diaplikasikan untuk mengoptimalkan penyelenggaraan pendidikan inklusi. Metode penelitian ini menggunakan scoping literature review. Data diperoleh dengan meninjau beberapa situs database yakni Google Scholar, Research Gate, Science Direct, dan ERIC. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan tantangan atau hambatan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi meliputi minimnya sarana penunjang pendidikan inklusi, terbatasnya pemahaman dan kompetensi yang dimiliki oleh para guru di sekolah inklusi, sistem kurikulum yang belum mengakomodasi kebutuhan ABK, stigma negatif dari masyarakat, manajemen dan sumber daya sekolah yang kurang memadai, dan lain sebagainya. Sementara itu, strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi hambatan implementasi pendidikan inklusi di sekolah antara lain dengan meningkatkan kualitas in-service training (INSET) kepada guru, menyediakan kurikulum inklusi, menyelenggarakan program awareness, school-based professional development programmes, family support, kontekstualisasi proses pembelajaran, keterlibatan pemerintah dalam penyediaan layanan dan fasilitas umum yang ramah bagi ABK, hingga kerjasama dan kolaborasi dengan stakeholders baik secara regional, nasional, maupun internasional. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan khususnya psikologi pendidikan dengan menjabarkan apa saja kendala yang masih menjadi permasalahan dalam implementasi pendidikan inklusi di tingkat sekolah. Selain itu, berbagai strategi yang telah diuraikan dapat memperkuat konsep dan temuan dari penelitian sebelumnya, serta digunakan sebagai referensi atau bahan pertimbangan dalam membuat langkah intervensi yang tepat sesuai dengan karakteristik permasalahan yang dihadapi.
Pengaruh resiliensi terhadap academic burnout pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Simatupang, Dea Christy Mayowi; Simarmata, Nenny Ika
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v6i1.25296

Abstract

Sejak ataupun setelah pandemic Covid-19, mahasiswa kedokteran banyak merasakan perubahan besar dalam proses pembelajaran yang dilakukan di Fakultas Kedokteran. Perubahan tersebut baik secara langsung ataupun tidak langsung dapat berdampaak pada academic burnout mereka. Penelitian ini bertujuan memberikan data empiris mengenai pengaruh resiliensi terhadap academic burnout pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode korelasi. Partisipan penelitian sebanyak 220 orang mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Instrumen psikologis yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala resiliensi dengan menjadikan skala Connor-Davidson Resiliensi Scale (CD-RISC) sebagai referensi dalam pembuatan alat ukur yang baru dan yang kedua skala academic burnout. Pada pembuatan alat ukur yang kedua ini, peneliti menggunakan skala adaptasi yang disusun oleh Schaufeli yaitu Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS). Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor resiliensi  mempengaruhi academic burnout sebesar 51,3%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaruh yang diberikan oleh variabel resiliensi terhadap variabel academic burnout bersifat negatif, artinya semakin tinggi resiliensi dari mahasiswa Kedokteran maka academic burnout akan semakin rendah.
Model kepribadian multikultural perspektif resiliensi ego dan hubungan interpersonal Suyono, Hadi; Fitroh, Rahmah; Amanda, Chintia
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.25612

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam suku, agama dan budaya yang berpotensi menimbulkan konflik. Realitas tersebut menjadikan penelitian bertujuan mengembangkan model kepribadian multikultural perspektif resiliensi ego dan hubungan interpersonal sebagai upaya mewujudkan perdamaian.  Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan untuk melakukan pemodelan persamaan struktural pada kepribadian multikultural. Adapun populasi penelitian merupakan siswa dari tiga sekolah menengah kejuruan di Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling dengan total yang diperoleh yaitu 200 sampel penelitian.  Pengumpulan data menggunakan skala resiliensi ego, skala hubungan interpersonal, dan skala kepribadian multikultural. Analisis data untuk melakukan uji model menggunakan Structural Equation Model (SEM) melalui program Lisrel. Hasil dari analisis data menunjukkan pemodelan kepribadian multikultural memenuhi goodness of fit karena nilai p>0,05, yaitu 0,09956. Resiliensi ego berkontribusi terhadap kepribadian multikultural dengan nilai 0,24 (5,76%) dan hubungan interpersonal berkontribusi terhadap kepribadian multikultural dengan nilai 0,18 (3,24%). Bersumber dari hasil dapat dijelaskan bahwa resiliensi ego yang terdiri dari membangun hubungan, rasa ingin tahu, kontrol emosi dan optimisme serta hubungan interpersonal yang terdiri dari inisiasi, memenuhi tuntutan lingkungan, keterbukaan diri, dukungan emosional dan manajemen konflik membentuk empati budaya, keterbukaan pikiran, inisiasi sosial dan kestabilan emosi yang merupakan bagian pembentuk kepribadian multikultural.
Gambaran peta dukungan sosial pada laki-laki penyintas kanker nasofaring Wulandari, Wilati; Nasution, Sri Mulyani
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26062

Abstract

Dukungan sosial sangat dibutuhkan saat seseorang sedang berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Selama masa perawatan, pendampingan dan dukungan orang-orang terdekat akan mengurangi beban yang dirasakan oleh pengidap penyakit kronis dan membantu proses penyembuhannya. Bagaimana dukungan sosial yang diterima para penyintas penyakit kronis, dalam hal ini kanker nasofaring menjadi perlu untuk diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran peta dukungan sosial pada laki-laki penyintas kanker nasofaring. Melalui pendekatan kualitatif dengan rancangan fenomenologis akan digali bagaimana jenis, bentuk dan sumber dukungan sosial yang diterima oleh pasien kanker nasofaring. Partisipan berjumlah empat laki-laki dewasa penyintas kanker nasofaring yang dipilih melalui teknik purposive dan prosedur penentuan partisipan berdasar teori (theory-based). Pengumpulan data menggunakan in depth interview. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil yaitu ke empat partisipan menerima semua jenis dukungan sosial berupa emotional atau esteem support, tangible atau instrumental support, informational support dan companionship support. Adapun bentuk emotional atau esteem support dan tangible atau instrumental support adalah pemberian empati, perhatian dan kasih sayang, dukungan finansial dan mendapatkan bantuan pelayanan (jasa). Pada jenis dukungan sosial berupa informational support dan companionship support, terdapat dua bentuk dukungan berupa nasehat atau saran tentang kanker nasofaring, serta informasi tentang pengobatan dan tentang kanker nasofaring. Sementara sumber dukungan sosial utama  datang dari keluarga, teman dan kerabat. Tenaga kesehatan dan sesama penyintas adalah juga sumber dukungan sosial bagi penderita kanker nasofaring.  
Academic buoyancy pada mahasiswa yang menjalankan kuliah secara daring Pratiwi, Marisya; Mardhiyah, Sayang Ajeng; Iswari, Rosada Dwi
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26405

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada berbagai bidang kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Sekolah dan perguruan tinggi dituntut untuk menyelenggarakan pendidikan mengunakan metode dalam jaringan (daring). Adanya academic bouyancy pada diri mahasiswa diduga akan lebih dapat membantu mereka menghadapi kemunduran dan tantangan yang dihadapi selama perkuliahan secara daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaram academic buoyancy di dalam diri mahasiswa, terutama dalam menghadapi tantangan perkuliahan secara daring. Penelitian ini mengunakan pedekatan kuantitatif dan metode deskriptif. Variabel academic buoyancy diukur mengunakan skala academic buoyancy. Partisipan pada penelitian ini adalah 200 orang mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring. Teknik sampling yang digunakan adalah insidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic buoyancy pada mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring dominan berada pada kategori rendah (58,5%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring masih memiliki ketangguhan yang rendah dalam menghadapi tantangan perkuliahan sehari-hari.