cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
PROFIL KINERJA ALUMNI UNESA DALAM BIDANG PENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN Retnani,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This is an evaluative descriptive research describing the profile of Surabaya State University alumnae in the field of 9-year Basic Education. The data are collected through questionaires and their performance. The results show that the mastery of teaching materials is 91; teaching method is 79.9, using learning resources/media is 83; developing motivation is 63.64; following follow-up activities is 91.6 and having sosialization skill is 59.05. The average is 63.67 which can be catagorized as “good”.   Abstrak : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif evaluatif yang memberikan uraian dan penjelasan secara mendalam serta penjabaran hasil penelitian dari pengumpulan data  melalui metode  kuesioner / angket dan penilaian kinerja. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan meguasai materi pelajaran adalah 91 masuk dalam kategori sangat baik, penilaian penguasaan metode mengajar adalah 79,9 termasuk kategori baik. Kemampuan memanfaatkan sumber belajar/media pembelajaran adalah 83, termasuk dalam kategori sangat baik, kemampuan melakukan interaksi untuk menumbuhkan motivasi adalah 63,64 masuk dalam kategori baik. Penilaian kemampuan melaksanakan tindak lanjut 91,6 termasuk kategori sangat baik, dan penilaian kemampuan bersosialisasi adalah 59,05 termasuk kategori cukup baik. Rerata nilai keseluruhan adalah total nilai dibagi 50x160 dikalikan 100 persen hasilnya 63,67 termasuk kategori baik.
ANALISIS PENYELENGGARAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI ERA OTONOMI DAERAH Faria Ruhana,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract; It is affirmed in “Undang-Undang Republik Indonesia no 32 th 2004” that education is one of the 16 obligations conducted by the local govenment. To push the existence of school autonomy in the education management, BSNP on behalf of the Ministry of Education runs KTSP. KTSP consists of educational goals at the school level, structure and curriculum content, education calender and syllabus. In executing KTSP some handicaps encountered concern with 1) altering some teacher’s paradigm in curriculum development, 2) human resources capable of formulating and applying KTSP and 3) basic facilities to support the execution of KTSP.   Abstrak; Hal ini ditegaskan dalam Undang Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 di mana pendidikan merupakan salah satu dari 16 (enam belas) urusan wajib yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Dalam rangka mendorong terwujudnya otonomi sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan maka Depdiknas melalui BSNP memberlakukan KTSP. KTSP terdiri  dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus.  Penyelenggaraan KTSP masih mengalami beberapa hambatan di antaranya yaitu 1) Masih sulitnya mengubah sebagian paradigma guru dalam pengembangan kurikulum; 2) Masih kurangnya sumber daya manusia yang mampu menjabarkan dan menerapkan KTSP dengan baik; serta 3) Masih kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan KTSP.
PERBEDAAN PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN KELOMPOK UMUR TERHADAP HASIL BELAJAR BERENANG GAYA BEBAS Ramdan Pelana,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract; The purpose of this study is to find out the different effects between the teaching style of commanding and practising on 1) study result of free style swimming, 2 ) study result of free style swimmning between age-grouped of 8-9 to 10-11. 3) the relational effect between  teaching style and age group towards study result of free style swimmning. This is an experimental research with 2x2 factorial design, the population of which is male students of SD N 07 and SDN 14 pagi Cengkareng of 2008/2009 whose ages ranging from 8 to 11. The sample is 40 students taken through purposive random sampling. The data needed are obtained through the measurement of distance that students can reach by using mideline and analyzed using two way ANAVA continued by the Newman Kleus Test at a significance of  α  = 0.05.   Abstrak; Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang berbeda antaragaya pengajaran memerintah dan berlatih pada 1) hasil studi berenanggaya bebas, 2) studihasil swimmning gaya bebas antara usia-dikelompokkan 8-9 untuk 10-11. 3) efek relasional antara gaya mengajardan kelompok umur terhadap hasil studi dari berenang gaya bebas. Ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain faktorial 2x2, populasi siswa laki-laki SD N 07 dan SDN 14 pagi Cengkareng dari 2008/2009dengan usia mulai dari 8 sampai 11. Sampel adalah 40 siswa diambil melalui purposive random sampling. Data yang diperlukan diperoleh melalui pengukuran jarak yang dapat dijangkau siswa dengan menggunakan mideline dan dianalisis menggunakan ANAVA duaarah dilanjutkan dengan uji Kleus Newmanpada signifikansi α = 0,05.
UJI COBA ASESMEN PORTOFOLIO PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR Richard D.h Pangkey.,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: It is necessary that teachers create a learning strategy which can stimulate and challenge the students to increase their capability. The strategy promoted is applying Portofolio Assessment on Civic Education Lesson. This experimental research is conducted having a sample of 3 RPPs which are compared using T test. The finding shows that before using Portofolio assessment student capability is lower that that after using it. Thus, it can be concluded that the application of Portofolio Assessment in Civic Education Learning Process increases the capability of students of SD GMIM Sonder.   Abstrak; Adalah hal yang penting bahwa guru menciptakan strategi pembelajaran yang dapat menstimulasi dan memacu siswa untuk meningkatkan kecakapan mereka. Strategi yang diusulkan adalah menerapkan Portofolio Penilaian pada PelajaranPendidikan Kewarganegaraan. Penelitian eksperimental dilakukan memiliki sampeldari 3 RPPs yangdibandingkan dengan menggunakan uji T. Temuan menunjukkan bahwa sebelum menggunakan Portofolio penilaian, kemampuan siswalebih rendah daripada setelah menggunakannya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapanPenilaian Portofolio dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meningkatkan kemampuan siswa SD GMIMSonder
FAKTOR-FAKTOR PENCETUS KECENDERUNGAN KECEMASAN DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR BAGI SISWA Muh. Nur Ali,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract; Schooling anxiety is one of the academic problems in optimizing the student performance. This study aims at 1) describing factors of the teaching-learning process which make the schooling anxiety appear, 2) comparing the above factors and 3) finding out the dominat factor. The results inform that there are 3 factors triggering the school anxiety, i.e. classroom management, classroom discipline and material presentation. Further analysis shows that material presentation is the most dominant factor and classroom managemant is the least. Abstrak;Kecemasan adalah asalah satu masalah dalam mengoptimalkan perfoma siswa. Penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsikan factor-faktor dalam proses belajar mengajar yang menyebabkan kecemasan muncul. 2) membandingkan factor-faktor tersebut 3) mengetahui factor dominan. Hasil menunjukkan bahwa ada 3 faktor yang memicu kecemasan : manajemen kelas, disiplin kelas dan materi presentasi. Lebih jauh analisa menunjukkan bahwa materi presentasi adalah factor paling dominan dan manajemen kelas paling kurang.
EFEKTIVITAS STRATEGI WORKSHOP DALAM PEMBELAJARAN MENULIS Wahyu Sukartiningsih,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The design of research is classroom action research. Subjek of this research is student in the fifth class in MI Darul Ulum, Blandongan village, Bugul Kidul subdistrict, Pasuruan City.  The classroom action research stand on two cycle. The writing process teaching and learning is a strategy of writing teaching and learning that to improve change from the final product orientation to the process orientation that the student doing when thinking and writing their ideas (Tompkins, 1994:7). The writing process that used in this research is the five writing process degree that according to Tompkins (1994:7) that is prewriting, drafting, revising, editing, and publishing. From implementing the workshop writer’s strategy in cycle I and II, mean of score of the student increasing significant, that from 60 increasing to 64,8 in I cycle and 70 in II cycle. This research success to increase writing abiliti’es of student and to fix weakness of the student in some aspect that  influence the student writing.   Abstrak: Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek yang dikenai tindakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Darul Ulum, Desa Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.  Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas dua siklus. Tindakan diberikan berupa skenario pembelajaran menulis proses dengan strategi workshop penulis (writer`s workshop). Pembelajaran menulis proses merupakan strategi pembelajaran menulis yang menekankan perubahan dari orientasi produk akhir menjadi orientasi proses yang dilakukan siswa pada saat berpikir dan menuangkan gagasannya secara tertulis (Tompkins, 1994:7). Tahapan proses menulis yang diakomodasi dalam penelitian ini adalah lima tahap proses menulis yang dikemukakan Tompkins (1994:7), yakni pramenulis (prewriting), penulisan draf (drafting), revisi (revising), penyuntingan (editing), dan publikasi (publishing). Dari hasil PTK penerapan proses menulis strategi workshop penulis pada siklus I dan siklus II, nilai rata-rata siswa meningkat secara signifikan, yakni dari nilai rata-rata awal siswa 60 meningkat menjadi 64,8 pada siklus I dan 70 pada siklus II.  Penelitian ini berhasil meningkatkan kemampuan siswa dan mengatasi kelemahan siswa dalam beberapa aspek yang menentukan kualitas tulisan siswa.
KESIAPAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI MANOKWARI Sri Hartini, ; Alexander Yaku, ; Frenki Arthur Paiki, ; Purwaningsih,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims at finding out how Junior High Schools at Manokwari, Papua Barat Province implement the school-based curriculum (KTSP). It  focuses on their readiness to implement all the curriculum components in the teaching and learning process and the availability of the supporting components. The results show that the schools are ready to implement the curriculum. However, the supporting components are still far from being sufficient.    Abstrak: Penelitian ini mengkaji kesiapan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat dalam pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Pengkajian difokuskan pada kesiapan sekolah dalam melaksanakan komponen-komponen yang terkandung dalam KTSP dan kesiapan sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan KTSP.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP di kabupaten Manokwarti telah siap melaksanakan KTSP.
PENERAPAN TES ESEI PEMETAAN KONSEP DAN GAYA KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Edi Kusnadi,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This research aims at investigating the differences of  1) the learning outcomes on science between students treated using an eassy test on concept mapping and those treated using an objective test, 2) between students having convergent cognitive style and those having divergent one, 3) between students having convergent cognitive style treated using the essay test and those treated using the multiple choice one, 4) between students having divergent cognitive style treated using the essay test and those treated using the multiple choice one, 5) the relational effect  between formative assessments and cognitive style towards the learning outcomes. The study was conducted at elementary schools in Metro Lampung, the sample of which comprises 124 students taken randomly. The findings show that the learning outcomes of students 1) treated using an essay test are higher, 2) having convergent cognitive style are higher, 3) having the convergent style treated using an essay test are higher, 4) having divergent style treated using an essay test are lower, and 5)there is a relational effect between the formative assessments and the cognitive style on the learning outcomes.   Abstrak; Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan 1) hasil belajar pada ilmu pengetahuan antara siswa yang mendapat perlakuan menggunakan tes eassy pada pemetaan konsep dan mereka yang mendapat perlakuan menggunakan tes obyektif, 2) antara siswa yang memiliki gaya kognitif konvergen dan divergen, 3) antara siswa memiliki gaya kognitif konvergen diperlakukan dengan menggunakan tes esai dan mereka diperlakukan dengan menggunakan pilihan ganda, 4) antara siswa memiliki gaya kognitif divergent diperlakukan dengan menggunakan tes esai dan yang diperlakukan dengan menggunakan pilihan ganda 5) efek relasional antara penilaian formatif dan gaya kognitif terhadap hasil belajar. Penelitian dilakukan di sekolah-sekolah dasar di Metro Lampung, sampel yang terdiri dari 124 siswa diambil secara acak. Temuan menunjukkan bahwa hasil belajar siswa 1) diperlakukan  dengan menggunakan tes esai lebih tinggi, 2) memiliki gaya kognitif konvergen lebih tinggi, 3) memiliki gaya konvergen diperlakukan  dengan menggunakan tes esai lebih tinggi, 4) memiliki gaya yang berbeda diperlakukan menggunakan tes esai lebih rendah, dan 5) ada efek relasional antara penilaian formatif dan gaya kognitif pada hasil belajar.
MEMPERBAIKI KESALAHAN PENGURANGAN BILANGAN CACAH DENGAN PERMAINAN DADU DAN KARTU BILANGAN Tri Dyah Prastiti,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract; This research aims at describing the learning activities concerning the effect of how to correct the subtraction mistakes of whole numbers done by the third graders through dice games and card numbers. To reach the goal an action research consisting of 6 cycles is conducted. It is found out that 1) there are a mistaken pattern and its causes, 2) to correct  the mistake, remedial work is done based on each cause of the mistake, 3) the average score of the student mastery learning is 75.96 % meaning that the target is achieved.   Abstrak;Penelitian ini bertujuan menghasilkan deskripsi kegiatan pembelajaran tentang upaya memperbaiki kesalahan pengurangan bilangan cacah siswa kelas III SD melalui permainan “dadu” dan “kartubilangan “. Untuk mencapai tujuan tersebut, telah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan 6 (enam) kali tindakan. Melalui tindakan pembelajaran perbaikan yang dilakukan, dihasilkan kesimpulan sebagai berikut: (1) Ditemukan pola kesalahan dan sebab-sebab kesalahan dari hasil pekerjaan siswa tentang pengurangan bilangan cacah. (2) Untuk memperbaiki kesalahan operasi pengurangan bilangan cacah dilaksanakan pembelajaran perbaikan berdasarkan masing-masing sebab kesalahan yang ditemukan. (3) Evaluasi akhir diperoleh data  penguasaan materi untuk pengurangan bilangan cacah rata-rata 75,96% artinya  telah menunjukkan pencapaian target belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN Indinatarjiah,
Pendidikan Dasar Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract; This action research aims to improve the outcomes and process of instruction for students  with learning disabilities using differentiated instructional model. The subject consists of 21 students studying in three separated classes at Pantara Special School Kebayoran Baru. The cycles conducted comprise planning, acting, observing, reflecting and evaluating. The result shows that approaching the end of the third cycle an increase in the learning outcomes and instruction process appears when differentiated instructional model is applied.   Abstrak; Penelitian tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan proses pengajaran bagi siswa dengan ketidakmampuan belajar menggunakan model pembelajaran terdiferensiasi.  Subjek terdiri dari 21 mahasiswa yang belajar di tiga kelas terpisah di Sekolah Khusus Pantara Kebayoran Baru. Siklus terdiri dari perencanaan yang dilakukan, pelaksanaan, observasi, refleksi dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa mendekati akhir siklus ketiga terjadi peningkatan hasil dan proses belajar muncul ketika model pembelajaran terdiferensiasi diterapkan.

Page 5 of 10 | Total Record : 93