cover
Contact Name
Nur Arifin
Contact Email
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Diskursus Islam
ISSN : 23385537     EISSN : 26227223     DOI : -
Jurnal Diskursus Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang merefleksikan diri sebagai wadah akademik untuk publikasi artikel ilmiah. Jurnal ini menfokuskan pada kajian/studi islam dalam berbagai aspeknya yang diharapkan dapat memberi referensi bagi pembaca dalam pengembangan wawasan akademik dan keilmuan.
Arjuna Subject : -
Articles 357 Documents
BENTUK DEMOTIVASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA PONDOK PESANTREN DDI MANGKOSO KAMPUS 2 PUTRA TONRONGNGE Ahmad Hamdan Guntur; Munir Munir; Haniah Haniah
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i3.7382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk demotivasi pembelajaran bahasa Arab yang terjadi di Pondok Pesantran DDI Mangkoso Kampus II Putra Tonrongnge. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dengan pendekatan penelitian yang digunkan adalah: pedagogis, sosiologis, dan psikologis. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan tehnik purposive sampling, dan data penelitian diperoleh melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dari 10 jenis motivasi yang diajukan oleh Harmer (2011), hanya 5 jenis demotivasi yang dialami oleh santri dalam pembelajaran bahasa Arab di pondok pesantren DDI Mangkoso Kampus 2 Putra Tonrongnge, yakni demotivasi karena rasa takut, demotivasi karena koflik nilai, demotivasi karena kurangnya kebebasan, demotivasi karena kurangnya kepercayaan diri dan demotivasi karena kejenuhan.
FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA PERNIKAHAN USIA ANAK DI KABUPATEN PANGKEP Zulfadli Zulfadli; M. Saleh Ridwan; Patimah Patimah
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i2.7305

Abstract

Tulisan ini mengelaborasi tentang faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Pernikahan Usia Anak di Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris. Adapun sumber data penelitian ini bersumber dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Penelitian ini tergolong penelitian dengan jenis data kualitatif yaitu dengan mengelola data primer yang bersumber dari beberapa Kantor urusan Agama  Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyebab terjadinya pernikahan usia Anak di Kabupaten Pangkep tidak terlepas dari beberapa hal berikut ini yaitu faktor ekonomi faktor ini paling banyak ditemui di lokasi penelitian selain dari faktor ekonomi ada beberapa faktor seperti faktor pendidikan yang rendah ini sangat berpengaruh pada kasus Pernikahan Usia Anak kemudian faktor dorongan orang tua dalam hal ini perjodohan dan faktor diskriminasi gender ini cenderung melemahkan kaum perempuan sehingga perempuan hanya dijadikan pemuas nafsu seksual semata dan dianggap pelayan bagi kaum laki-laki saja, serta faktor adat istiadat faktor ini yang berkembang dimasyarakat akan pengaruh paham leluhur yang mangharuskan anaknya menikah ketika sudah ada tiga pemudah datang melamar maka yang ketiga harus diterimah karena takut tidak akan adalagi yang datang dan ini memang terbukti bahwa ketika sudah cukup tiga laki-laki datang melamar maka sulit ada laki-laki yang keempat untuk datang melamar lagi.
PANDANGAN IBNU TAIMIYAH TERHADAP WALI Sukimin Sukimin; Barsihannoor Barsihannoor; Salahuddin Salahuddin
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.7113

Abstract

Tulisan ini akan mendeskripsikan tentang pandangan Ibn Taymiyah terhadap wali dalam kitabnya al-Furqan Baina Auliyai al-RahmanWa Auliyai al-Syaithan, adalah buku yang ditulis oleh Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah terkait dengan respon dan pemikiran Ibnu Taimiyah tentang wali Allah. Penelitian dilakukan dengan studi kepustakaan (library research), karena sumber datanya adalah berbagai karya tulis dari Ibn Taymiyah. Metode pendekatan dalam penelitian ini dilakukan secara disipliner, metode yang terpakai dalam kajian ini; menggunakan pendekatan disiplin pemikiran Islam khususnya metode sejarah (historic-method) karena penelitian ini dimaksudkan untuk merekonstruksi masa lalu secara sistematis dan obyektif dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, menguji dan mensintesiskan bukti-bukti untuk menegakkan fakta dan memperoleh kesimpulan yang kuat. Implikasi dari penggunaan studi historis, maka setidaknya ada empat langkah yang harus penulis tempuh, yakni heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewalian adalah buah dari ketakwaan kepada Allah. Jika para wali Allah menjaga hati mereka dari  berbagai kekotoran jiwa maka Allah pun memperbaiki kondisi fisik mereka. Ibnu Taimiyah berkata, “Jika engkau memperbaiki batinmu maka Allah akan memperbaiki lahirmu. Kewalian syar’i menurut pengertian bahasa berarti al-qarib artinya dekat. Kata al-wali diambil dari kata al wala’ yang bermakna al-qarbu, artinya  dekat. Walatullahi, kewalian Allah adalah al-muwafaqah persetujuan Allah dengan mencintai apa yang dicintai Allah, membenci apa yang dibenci Allah, meredhai apa yang Ia redhai, mendukung wali-walinya, memusuhi musuh wali-walinya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menegaskan siapa saja yang sampai kepadanya risalah Nabi Muhammad saw. maka ia tidak akan menjadi wali Allah kecuali dengan mengikuti beliau saw., karena apa saja yang diperoleh oleh seseorang berupa petunjuk dan agama yang benar ia mesti melalui perantaraan Nabi Muhammad saw.  Begitu pula yang sampai kepadanya risalah seorang rasul tidak akan menjadi wali kecuali jika ia mengikuti  sang rasul.
PROSES MORFOLOGI ATAU KONTRUKSI KATA DALAM BAHASA ARAB Vovi Febriani; Najmuddin Abd. Safa; Munir Munir
Jurnal Diskursus Islam Vol 3 No 3 (2015)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v3i3.7440

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pembentukan kata atau proses morfologi dalam bahasa Arab melalui al-ziyādah. Penelitian ini bertujuan untuk  menggali proses pembentukan kata dengan al-ziyādah dalam bahasa Arab. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian pustaka, metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan linguistik, data dikumpulkan dengan cara mengutip, menyadur dan menganalisis. Kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kata bahasa Arab.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembentukan kata dalam bahasa Arab melalui al-ziyādah. Ada empat jenis al-ziyādah dalam bahasa Arab yaitu al-sawābiq, al-hasyw, al-lawāhiq, dan al-muzdawijah. Pembentukan kata melalui al-ziyādah dalam bahasa Arab mengalami penambahan huruf yang digunakan untuk membentuk kata tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah 1) Hasil pembentukan kata bahasa Arab Oleh karena itu, hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan dan memberi kemudahan dalam proses pembelajaran, baik sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran maupun sebagai bahasa pengantar, serta penerjemahan dari bahasa Arab ke bahasa lain. Oleh karena itu, seorang pengajar harus memiliki pengetahuan yang memadai dan menyiapkan bahan ajar yang memadai pula tentang kata dasar, baik kata dalam bahasa Arab maupun kata dalam bahasa lainnya sebelum mengajarkannya.
PERENCANAAN PENGAJARAN DALAM KEGIATAN PEMBELAJAAN Muhammad Qasim; Maskiah Maskiah
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i3.7365

Abstract

Tulisan ini mengurai tentang bagaimana tahapan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bagaimana implikasi perencanaan pengajaran dalam kegiatan pembelajaran. Persoalan ini dibahas dengan penelitian kepustakaan dengan pendekatan pedagogik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua poin yang penting diperhatikan dalam perencanaan pengajaran oleh setiap tenaga pendidik. Pertama, persiapan dalam merencanakan  kegiatan  pembelajaran. Kegiatan ini meliputi, mengenal  kondisi yang mengitari peserta didik, memahami karakteriristik peserta didik, memahami gaya belajar dan kemampuan peserta didik; serta memiliki kompetensi sebagai tenaga pendidik professional. Kedua, kegiatan dalam perencanaan pengajaran, meliputi, mengembangkan silabus, dan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Implikasi kegiatan perencanaan pengajaran dalam kegiatan belajar berinterakasi dengan kegiatan bagaimana tenaga pendidik mengajar serta bagaimana peserta didik belajar. Kegiatan pengajaran ini merupakan suatu kegiatan yang disadari dan direncanakan. Suatu kegiatan yang direncanakan atau mengadung tiga unsur penting, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Demikian juga halnya dengan pengajaran. Setiap tenaga pendidik semestinya melakukan persiapan mengajar sebelum memasuki suatu proses pembelajaran. Tenaga pendidik yang memiliki perencanaan pengajaran dalam kegiatan pembelajaran dapat memberikan mencapai hasil maksimal menciptakan tujuan hidup berbangsa dan bernegar yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT DAN MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VIII DI SMP NEGERI 3 GALESONG SELATAN KAB. TAKALAR Muhammad Irham; Sitti Mania
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i3.7295

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimental design dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMP Negeri 3 Galesong Selatan yang berjumlah 213 siswa. Penentuan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel yang terpilih adalah kelas VIII. A sebagai kelas eksperimen I dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen II. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah skala minat belajar siswa dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif dan analisis statistic inferensial. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran card sort dan make a match di kelas VIII berjalan dengan baik. Rata-rata skor aktifitas guru dan siswa pada model pembelajaran card sort di kelas eksperimen I adalah 84,83% dan 85,66%. Sedangkan rata-rata skor aktifitas guru dan siswa pada penerapan model pembelajaran make a match di kelas ekperimen II adalah 88,16% dan 86. Hal ini memberikan makna bahwa penerapan model pembelajaran card sort dan make a match pada kelas VIII SMP Negeri III Galesong Selatan pada kategori baik.
HUKUM DISTRIBUSI DAGING QURBAN KEPADA NON-MUSLIM MENURUT PANDANGAN MAJLIS AGAMA ISLAM PROVINSI PATTANI THAILAND SELATAN Muhammadrodee Ka-nga; Mawardi Djalaluddin; Nur Taufiq Sanusi
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i2.7515

Abstract

Tulisan ini membahas tentang hukum distribusi daging qurban kepada non-Muslim pada Pandangan Majlis Agama Islam Provinsi Pattani Thailand Selatan. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi yang akan menjadi tempat penelitian ini di Majlis Agama Islam provinsi Pattani Thailand Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tologis normatif dan sosiologis. Sumber data primer diperoleh dari lembaga Majlis Agama Islam provinsi pattani Thailand Selatan, melalui wawancara dan catatannya dalam menghukum tentang distribusi daging qurban kepada non-muslim. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen penelitian adalah pedoman wawancara dan pedoman observasi. Teknik pengolahan dan analisis terhadap data dilakukan dengan reduksi data, display data dan verifikasi data. Pengujian keabsahan data, peneliti menekankan pada uji kredibilitas data atau kepercayaan terhadap hasil penelitian melalui beberapa tahap antara lain; memperpanjang pengamatan, meningkatkan ketekunan dalam penelitian, melaksanakan triangulasi sumber data maupun teknik pengumpulan data, melakukan diskusi dengan sejawat/orang yang berkompeten menyangkut persoalan yang sedang diteliti, serta mengadakan member chek untuk memastikan kesesuaian data yang telah diberikan oleh pengurus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa para imam mazhab sepakat bahwa udhiyyah (penyembelih hewan qurban) disyari’atkan dalam Islam. Namun para ulama berbeda pendapat, apakah boleh dibolehkan memberi daging qurban kepada non-Muslim. Hal ini kerana tidak ada ayat ataupun hadis yang menerangkan, juga tidak ada ayat ataupun hadis yang mengkhususkan pembagian daging qurban hanya untuk orang Islam saja, dan juga tidak ada ijma’ ulama pada masalah ini. Namun masalah distribusin daging qurban kepada non-Muslim adalah masalah furu’iyah, ada perbedaan di antara ulama-ulama fuqaha. Hal ini karena tidak ada ayat atau pun hadis Nabi saw. yang melarangnya dan tidak ada yang mengkhususkan pembagian daging qurban hanya untuk orang Islam saja. Tetapi ada Ayat dan hadis yang menyebabkan larangan diberikan daging qurban kepada non-Muslim. Maka pandangan Majlis Agama Islam Provinsi Pattani, bahwa tidak boleh sama sekali diberikan daging qurban kepada non-Muslim di Pattani, kerana kafir musyrik dan ahli harbi. Sementara daging qurban itu adalah daging ibadah, maka yang boleh hanya sesama muslim dan non-Muslim ahli ibadah, yakni  yang pemeluk agama samawi.
PERAN DOSEN WANITA UIN ALAUDDIN DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Laela Safriani; Aisyah Kara; Kurniati Kurniati
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i2.7383

Abstract

Tulisan ini akan mendeskripsikan peran dosen wanita UIN Alauddin Makassar dalam mewujudkan keluarga sakinah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan pandangan dosen wanita UIN Alauddin Makassar tentang keluarga sakinah dan kontribusinya dalam mewujudkan keluarga sakinah. Lokasi penelitian ini di UIN Alauddin Makassar. Sumber data diambil hasil wawancara dengan beberapa dosen wanita di UIN Alauddin Makassar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam bentuk peneliti sebagai instrumen utama, panduan wawancara, serta alat pendukung lainnya seperti kamera dan alat tulis. Teknik pengolahan data mulai pengumpulan data, reduksi data, mengatur data, dan memverifikasi data. Uji validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosen wanita UIN Alauddin Makassar memandang keluarga sakinah sebagai sebuah keluarga yang bukan saja telah mapan secara rohani, ekonomi, dan sosial, melainkan juga telah mampu berkontribusi terhadap lingkungan sekitar bahkan masyarakat. Hal ini sejalan dengan konsep keluarga sakinah III plus menurut Kementerian Agama.Hambatan dalam usaha mempertahankan kesakinahan rumah tangga yaitu terbatasnya waktu untuk berkumpul bersama keluarga, dan kesibukan atau padatnya jam kerja diluar rumah, dan kedua hal ini saling berkaitan satu sama lain. Guna mengatasi hambatan tersebut para dosen wanita UIN Alauddin Makassar memilih untuk bersikap positif dan memanfaatkan secara maksimal waktu yang ada untuk keluarga, dan senantiasa membangun komunikasi dengan keluarga baik itu di dalam rumah maupun di luar rumah. Kontribusi dosen wanita UIN Alauddin Makassar terhadap pembentukan keluarga sakinah melalui empat aspek, yakni aspek agama, ekonomi, sosial, dan psikologis. Kontribusi mereka di aspek agama ditunjukkan melalui keterlibatan mereka dalam kegiatan-kegiatan agamis di dalam rumah tangga. Di aspek ekonomi, kontribusi mereka sangat nyata karena mereka telah menjadi salah satu pilar ekonomi rumah tangga. Di aspek sosial, mereka telah berhasil menaikkan status sosial rumah tangga dengan profesi mereka sebagai pendidik. Di aspek psikologis, segala konsekuensi positif dari profesi mereka sebagai pendidik telah membebaskan rumah tangga mereka dari perasaan inferior (minder) dan menghadirkan rasa bersyukur.
WUJUD KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DALAM PENINGKATAN MUTU MADRASAH ALIYAH BULUKUNYI POLONGBANGKENG SELATAN KABUPATEN TAKALAR Thahirah Thahirah; Arifuddin Siraj; Wahyuddin Naro
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i3.7322

Abstract

Tulisan ini mencoba mengungkapkan tentang wujud kompetensi manajereial kepala madrasah dalam upaya peningkatan mutu Madrasah Aliyah Bulukunyi Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar. Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif dengan lokasi penelitian bertempat di Madrasah Aliyah Bulukunyi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan paedagogik, sosiologis, filosofis, teologis normatif, dan yuridis. Sumber primer dalam penelitian ini adalah Kepala Madrasah Aliyah Bulukunyi Guru-Guru, Tenaga Kependidikan, dan Masyarakat sekitar Madrasah Aliyah Bulukunyi. Sedangkan sumber sekunder adalah seluruh atau sebahagian dari literatur dan dokumen yang memberikan informasi tentang bagaimana karakteristi kepemimpinan kepala Madrasah Aliyah Bulukunyi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi (obsrevation sheet atau observation schedule), dan pedoman wawancara (interview guide). Data yang terkumpul dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tahap pengecekan kredibilatas data dengan teknik perssistent observation, Triangulasi (Triagulation), member check dan referential adequacy check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi manajerial Kepala Madrasah Aliyah Bulukunyi ditunjukkan melalui a) perencanaan kegiatan yang matang dan sesuai kebutuhan Madrasah. b) Kemampuan kepala Madrasah dalam mensukseskan semua kegiatan yang telah direncanakan. c) Kemampuan Kepala Madrasah yang sangat baik dalam melakukan koordinasi dalam kegiatan di Madrasah. d) Monitoring dilakukan saat dibutuhkan dan berjalan harmonis. e) Kepala Madrasah melibatkan stake holder dalam melakukan penilaian untuk mendapatkan keterangan yang tepat.
PENAFSIRAN-PENAFSIRAN AL-ZAMAKHSYARI TENTANG TEOLOGI DALAM TAFSIR AL-KASYSYAF Saifullah Rusmin; M Galib; Achmad Abubakar; Musafir Pabbabari
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 2 (2017): August
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i2.7121

Abstract

Tulisan ini akan mengelaborasi tentang penafsiran-penafsiran al-Zamakhsyari  tentang teologi dalam  tafsir al-kasysyaf. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Data diolah dengan mempergunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu mengolah data berdasarkan nilai yang terkandung dalam setiap data. Pendekatan yang relevan digunakan dalam penelitian ini tentu saja adalah pendekatan historis dan sosio-antropologi dengan melihat relevansi antara latar belakang budaya serta pemikiran yang lahir dari sejarah hidupnya dikaitkan dengan pandangan-pandangan tafsirnya. Teknik interpretasi tafsir tentu saja menjadi sarana yang digunakan untuk melihat lebih jauh ayat-ayat al-Qur’an yang ditafsirkan oleh al-Zamakhsyari pada dua kategori besar. Teknik interpretasi tersebut adalah; Pertama, Interpretasi tekstual; Kedua, Interpretasi Sistemis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan-pandangan al-Zamakhsyari lewat tafsir al-Kasysyaf sangat dipengaruhi oleh konteks yang melatarbelakangi lahirnya tafsir ini. Ketika ia berbicara mengenai masalah teologi dalam tafsirnya, maka akan terlihat dengan jelas ia membela prinsip aliran Mu’tazilah, kecuali pada masalah sihir, siksa kubur dan sebuah ayat tentang prinsip posisi pelaku dosa besar di akhirat. Adanya perbedaan pada beberapa prinsip Mu’tazilah, dapat mengindikasi satu di antara dua hal; pertama, sesungguhnya al-Zamakhsyari tidaklah menguasai detil prinsip Mu’tazilah. Kedua, al-Zamakhsyari adalah seorang yang sangat idealis sehingga kemampuannya dalam menilai sebuah lafadz yang mengarahkan kepada sebuah makna,  tidak dibatasi oleh pola ideologi mazhab.