cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
RANCANG BANGUN THREE PHASE SIX STEP PWM INVERTER SEBAGAI PEDAL ASSISTED SYSTEM (PAS) SEPEDA LISTRIK Hamdi, Irham Tantowi; Soeprapto, n/a; Maulana, Eka
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Sepeda listrik merupakan salahsatu alternatif kendaraan ramah lingkungan.Sepeda listrik menggunakan dua mode penggunaanmanual dan otomatis. Untuk mendapat efisiensibaterai yang lebih baik dibutuhkan metodepengendalian hyrbid. Metode ini disebut denganPedal Assisted System (PAS). PAS menggabungkankayuhan pengendara sepeda dengan motor BLDCyang dipasang pada bagian roda belakang. MotorBLDC membutuhkan kontroler berupa inverterpwm tiga fasa six-step. Feedback posisi motor BLDCmenggunakan sensor efek medan. Sedangkansensor putaran pedal menggunakan rotary encoder.Pada penelitian ini dirancang dan dibahasmengenai implementasi metode PAS dan inverterpwm tiga fasa six-step. Sistem pengendalian putaranmotor BLDC dengan mengubah tegangan keluaranAC tiga fasa inverter. Pengujian penelitian inimeliputi karateristik motor BLDC dan pengujianinverter pwm tiga fasa six-step. Pengujian akhirpada sistem menunjukkan efisiensi penggunaanbaterai yang lebih baik dengan metode PAS untuksepeda listrik. Berdasarkan hasil pengujiandidapatkan efisiensi kapasitas baterai meningkat2,71% sampai 3,12% dari kapasitas baterai dalamwaktu 10 menit.Kata kunci : Pedal Assisted System (PAS), invertertiga fasa six step, motor BLDC, kontroler, sepeda.
Sistem Pengendalian Intensitas Cahaya Pada Ruang Kuliah Dengan Menggunakan Kontroler ON-OFF Zulkarnain, Pandu Arya; Rahmadwati, n/a; Retnowati, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Ruangan belajar yang baik dan serasi adalah ruang belajar yang menciptakan suasana kondusif. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan seorang siswa/mahasiswa dalam belajar adalah kelas. Ruang kelas memiliki syarat kelayakan dan standar tertentu, misalnya ukuran yang pada umumnya adalah 9m X 8m, pencahayaan alami, sirkulasi udara. Jika kondisi kelas tidak sesuai dengan syarat dan kelayakan, maka proses belajar-mengajar akan terhambat dan berdampak dengan tidak tersampainya materi pengajaran dengan maksimal. Oleh karena itu pada penelitian ini, dibuat miniatur ruang kuliah yang dapat merekayasa kondisi lingkungan yaitu intensitas cahaya. Sistem Pengaturan yang digunakan adalah pengaturan loop tertutup. Pengaturan loop tertutup ini bertujuan untuk membandingkan intensitas cahaya didalam miniatur ruang kuliah agar sesuai dengan intensitas cahaya yang diinginkan. Metode pengaturan ini menggunakan kontroler ON-OFF untuk mempercepat proses penambahan dan pengurangan intensitas cahaya pada miniatur ruang kuliah. Mikrokontroler yang digunakan adalah Arduino uno (ATmega 328). Input yang diberikan berupa besaran analog dan output yang dihasilkan mikrokontroller dikeluarkan dalam bentuk besaran Pulse Width Modulation (PWM).Hasil pengujian yang dilakukan menggunakan kontroler on-off terhadap sistem mampu mempertahankan level selama 270 detik atau 4,5 menit.Kata kunci -- Ruang kuliah, Arduino Uno,Pengaturan Intensitas Cahaya,Kontroler ON-OFF, Sensor LDR.
SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA ALAT PENGERING CENGKEH MENGGUNAKAN KONTROLER PID Dzikrullah Akbar; n/a Purwanto; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.892 KB)

Abstract

Cengkeh adalah salah satu komuditas unggulandi indonesia. Hal ini cukup beralasan karena Indonesiaadalah Negara agraris. Namun cengkeh memilikihambatan yaitu mudah busuk apabila masih dalamkeadaan fresh atau belum mengalami proses pengeringan.Pada saat ini pengeringan yang dilakukan ada dua cara,yaitu pengeringan secara alami menggunakan sinarmatahari langsung dan pengeringan menggunakan mesin(artificial dryer). Sehubungan dengan tidak menentunyaproses pengeringan pada musim hujan, saya inginmemberikan inovasi dengan merancang suatu alatpengering cengkeh berbahan bakar gas yang dapatdikendalikan secara otomatis.Penelitian ini difokuskan pada pengendalian suhu untukpengeringan cengkeh, dengan menggunakan kontrolerproporsional integral derivatif, sehingga diperoleh suatudesain pengendalian suhu yang tepat untuk prosespengeringan cengkehPerancangan dan pembuatan sistem pengendalian suhupada alat pengering cengkeh pada penelitian ini berhasildilakukan dengan menggunakan metode satuZiegler-Nichols, didapatkan nilai parameter yang sesuaiuntuk sistem yaitu Kp=9,2,. Ki=0,19, dan nilai Kd= 110,4.Sistem alat pengering cengkeh dapat mencapai set point77° C dan settling time 205 detik. Didasari dengan nilaitersebut perancangan perangkat lunak untuk sistempengendalian suhu menggunakan software pada Arduinouno dapat bekerja dengan baik karena dapat menjagasuhu pada kisaran 77° C selama 3 jam sesuai denganstandar pengeringan cengkeh menggunakan mesin untukmendapatkan hasil kadar air yang baik.Kata Kunci— cengkeh, pengeringan cengkeh,Kontroler Proporsional Integral Derivatif.
EVALUASI KEMAMPUAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) CHECK DAM V KALI JARI KABUPATEN BLITAR KARENA PERUBAHAN JUMLAH DAN DISTRIBUSI BEBAN Muhammad Wildan D.; Teguh Utomo; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Jatuh tegangan dan rugi daya yang besar pada jaringan listrik menyebabkan berkurangnya kualitas jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Di samping itu masuknya jaringan PLN tahun 2014 menyebabkan terjadinya penurunan jumlah pelanggan yang ada di Dusun Jari Sukomulyo. Pada tahun yang sama terjadi peristiwa erupsi Gunung Kelud yang menyebabkan rusaknya PLTMH milik Dusun Purwodadi dan Dusun Notorejo. Akibatnya warga kedua Dusun tersebut dan warga Perkebunan Ngusri beralih ke jaringan listrik PLTMH Check Dam V Kali Jari. Selanjutnya pada proses pemasangan jaringan baru, pengelola dan operator mengalami kendala mengidentifikasi fasa R, S, dan T. Oleh sebab itu operator menyambungkan jaringan terdekat tanpa mengetahui ketiga fasanya sehingga terjadi ketidakseimbangan beban. Untuk memaksimalkan potensi PLTMH pada siang hari pengelola dan operator mengoperasikan mesin pengolah kopi dan pengolah pupuk organik. Dari evaluasi diperoleh data bahwa potensi yang masih dapat dibangkitkan PLTMH Check Dam V Kali Jari secara teori sebesar 21,395 kW dengan debit air sebesar 0,568 m3⁄detik dan tinggi jatuh air 8 m. Setelah dilakukan konfigurasi ulang dan penyetimbangan beban maka ditemukan tiga hal. Pertama, arus beban pada fasa R, S, dan T berturut-turut adalah 9,95 A; 9,85 A; dan 9,99 A. Kedua, rugi daya fasa R, S, dan T yang hilang pada penghantar jaringan tegangan rendah berturut-turut adalah 139,8569 W; 191,8837 W; dan 87,6480 W. Terakhir, jatuh tegangan paling ujung jaringan tegangan rendah pada fasa R 12,2550 V (5,5705%); S 18,7287 V (8,5130%); dan T 8,4968 V (3,8622%). Selanjutnya diperoleh jumlah daya listrik setara dari kedua mesin pengolah adalah 7,46 kW atau masih sebesar 34,9% dari potensi daya keseluruhan.Kata kunci—Kemampuan PLTMH, perubahan jumlah beban, distribusi
RANCANG BANGUN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENCUCI TANGAN (HAND WASHER) DAN PENGERING TANGAN (HAND DRYER) OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 Dody Susilo; M. Julius St.; Onny Setyawati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Pencuci dan pengering tangan merupakan suatu alat yang berfungsi sebagai pencuci dan pengering tangan. Saat ini, alat masih menggunakan prisip manual dalam penggunaan, yakni pencuci tangan masih menggunakan kran air, dan pengering tangan menggunakan kain lap. Seiring dengan berkembangnya teknologi yang makin maju dibuat sebuah alat pencuci dan pengering tangan otomatis berbasis mikrokontroler Atmega8535. Keunggulan dari alat ini dibandingkan dengan alat yang sudah ada yaitu pencuci dan pengering tangan dapat bekerja secara efisien dan lebih cepat dikarenakan sudah menggunakan sistem otomatis.Pada pengujian sensor passive infra red dengan jarak antara 10 – 50 cm kemampuan respon sangat baik dengan rata – rata waktu merespon gerakan adalah 0.252 detik. Pada pengujian sensor passive infra red dengan jarak antara 1 – 3 Meter kemampuan respon baik dengan rata – rata waktu merespon gerakan adalah 0.737 detik. Pada pengujian sensor passive infra red dengan jarak antara 4 – 7 Meter kemampuan respon kurang baik baik dengan rata – rata waktu merespon gerakan adalah 1.292 detik dan pada pengujian sensor passive infra red dengan jarak antara 7.1 – 7.2 Meter kemampuan sensor dalam mendeteksi gerakan tidak ada respon.Kata Kunci - Sensor Passive Infra Red, Mikrokontroler ATmega 8535, Driver Relay, Solenoid Valve, Kipas DC.
Rancang Bangun Hybrid Photovoltaic Dan Wind Turbine Generator Sebagai Sumber Daya Lampu Penerangan Jalan Umum Radfi Dzulfikar Ramdhani; n/a Soeprapto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Untuk menjaga kontinyuitas nyala lampupenerangan jalan umum (PJU) tenaga surya disaat musimhujan dan mereduksi daya dan dimensi photovoltaic,dibutuhkan energi angin sebagai energi tambahan. Energiangin dihasilkan oleh wind turbine generator. Padapenelitian ini digunakan turbin angin tipe savonius yangberupa rancangan dan generator magnet permanensebagai mesin konversi energinya. Digunakan pula boostconverter dengan umpan balik agar wind turbine generatordapat mengalirkan daya mulai putaran rendah. Padapenelitian ini dilakukan pengukuran tegangan, arus, daya,dan efisiensi dari wind turbine generator. Berdasarkanhasil pengukuran didapatkan bahwa wind turbinegenerator mulai mengalirkan daya pada kecepatan 400rpm dan menghasilkan energi dalam satu hari sebesar75,258 Wh dengan efisiensi sebesar 17,912 %. Energi yangdihasilkan oleh wind turbine generator dalam satu haridapat menanggung energi sebesar 15,68 % dari energibeban harian yang dibutuhkan. Dengan demikianpenambahan wind turbine generator untuk sumber dayalampu penerangan jalan umum dapat menjagakontinyuitas nyala lampu dan mereduksi daya dandimensi photovoltaic yang digunakan.Kata kunci — PJU tenaga surya, photovoltaic, Windturbine generator, turbin savonius, generator magnetpermanen.
RANCANG BANGUN POWER DIVIDER MIKROSTRIP UNTUK APLIKASI ANTENA TELEVISI ANALOG DAN DIGITAL PADA FREKUENSI 479 – 799 MHz Wahyu Ramadhan; Rudy Yuwono; Gaguk Asmungi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Pada jurnal ini akan dibahas tentangperancangan dan pembuatan Wilkinson powerdivider dengan jenis saluran transmisi mikrostrip.Power divider yang dirancang memiliki satu portinput dan dua port output dengan impedansikarakteristik saluran input dan ouput sebesar 75Ω.Power divider dirancang untuk diaplikasikan padaantena penerima siaran televisi analog dan digitalterrestrial di Indonesia pada frekuensi 479 – 799MHz dengan menggunakan bahan substrat FR4(kosntanta dielektrik εr = 4,3) dan bahan konduktortembaga. Perancangan dan simulasi power dividerdilakukan menggunakan program CST MicrowaveStudio 2014. Hasil simulasi power divider padarentang frekuensi 479 – 799 MHz menunjukkannilai S11, S22, dan S33 ≤ -15 dB; nilai S21 antara-3,054 – -3,136 dB; nilai S31 antara -3,052 –-3,137 dB; dan nilai S23 dan S32 ≤ -15 dB. Hasilpengukuran power divider pada rentang frekuensi479 – 799 MHz menunjukkan nilai S11 minimumsebesar -14,38 dB. Nilai S22 minimum sebesar-14,97 dB. Nilai S33 minimum sebesar -15,17 dB.Nilai S21 minimum sebesar -3,68 dB danmaksimum sebesar -4,35 dB. Nilai S31 minimumsebesar -3,51 dB dan maksimum sebesar -4,37 dB.Nilai S23 minimum sebesar -17,12 dB.Kata Kunci: Wilkinson power divider, mikrostrip,antena televisi.
STUDI SISTEM PENDINGINAN ONAF (OIL NATURAL AIR FORCED) DAN ONAN (OIL NATURAL AIR NATURAL) PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEMPERATURE RISE TEST Tri Satria Agus Nugroho; Moch. Dhofir; n/a Soemarwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Penelitian ini menguraikan tentang pengujian kenaikan temperatur pada transformator distribusi 20 MVA dengan sistem pendingin ONAN (Oil Natural Air Natural) dan ONAF (Oil Natural Air Forced). Pada saat transformator diberi beban dan tanpa beban akan terjadi rugi-rugi yang akan menghasilkan panas pada kumparan dan inti besi. Pengujian yang dilakukan pada transformator yaitu tanpa beban (no load) dan kerugian berbeban (load losses). pengujiannya dilakukan dengan menggunakan karakteristik pembebanan 100%, 75%, dan 50%. Kenaikan temperatur maksimal pada transformator pada sistem pendingin ONAN adalah 80,1°C dan kenaikan temperatur (temp rise) adalah 50,8°C dalam waktu 6 jam. Kenaikan temperatur maksimal pada transformator distribusi 20 MVA pada sistem pendingin ONAN sebesar 50,8°C dan sistem pendingin ONAF adalah 42,2ºC keduanya memenuhi syarat karena besarnya dibawah 60°C dari standar IEC 60076.Kata Kunci: transformator, pendingin, ONAN dan ONAF, kenaikan temperatur.I. PENDAHULUA
IMPLEMENTASI KONTROLER PID PADA SWING-UP ROTARY INVERTED PENDULUM Rivaldy Indra S.; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Pendulum terbalik adalah bandul (pendulum) yang salah satu ujungnya dilekatkan pada sebuah pengangkut (cart) sebagai titik poros bandul dan bandul tersebut juga memiliki pusat massa (center of mass). Pada penelitian ini yang akan menjadi fokus bahasan adalah pendulum terbalik yang menggunakan lintasan lingkaran (Rotary Inverted Pendulum) dengan kontroler PID sebagai pengendalinya.Dari pengujian yang telah dilakukan, untuk proses Swing-Up belum bisa mencapai posisi tegak lurus (upright position) dikarenakan adanya kendala mekanis pada alat. Dan, untuk proses penstabilan lengan pendulum diperoleh nilai parameter PID dengan nilai Kp=1, Ki=0.03, dan Kd=7. Dengan parameter PID tersebut, Rotary Inverted Pendulum dapat mempertahankan kesetimbangannya selama 2 detik. Rotary Inverted Pendulum dapat menentukan sendiri arah pergerakan motor sesuai dengan arah kemiringannya.Kata Kunci: Rotary Inverted Pendulum, Kontroler PID, Arduino Mega 2560, Rotary Encoder
SISTEM PENGONTROLAN TEMPERATUR DENGAN KONTROLLER P PADA ANAEROB DIGESTER UNTUK MEMPERCEPAT PRODUKSI GAS n/a Aldilo; M. Aziz Muslim; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Makalah ini menyajikan hasil penelitian berupa terbentuknya gas metana dari proses pencampuran kotoran sapi dengan air yang difermentasikan pada tabung digester. Tabung digester yang digunakan adalah prototype untuk peneliatian yang dibuat dengan desain sendiri. Di Indonesia, lama waktu proses fermentasi berkisar antara 30-40 hari dengan suhu digester berkisar antara 30°C-42°C. Pada penelitian ini proses fermentasi dilakukan pada temperatur 50°C-52°C ,ini dilakukan untuk mempercepat terbentuknya gas metana pada saat fermentasi. Untuk mendapatkan suhu tersebut digunakan pemanas(heater). Keluaran dari heater tersebut akan dikontrol menggunakan kontroler proposional berbasis Arduino Mega dengan harapan diperoleh suatu desain pengendalian suhu yang tepat untuk mempercepat produksi gas metana pada anaerob digester.Perancangan dan pembuatan sistem pengendalian suhu pada alat digester ini berhasil dilakukan dengan menggunakan metode satu Ziegler-Nichols, didapatkan nilai parameter yang sesuai untuk sistem yaitu Kp=7. Sistem digester dapat mencapai set point 50,8°C dan setling time 2760 detik. Didasari dengan nilai tersebut perancangan perangkat lunak untuk sistem pengontrolan suhu menggunakan software pada Arduino Atmega2560 dapat bekerja dengan baik karena dapat menjaga suhu pada kisaran 52°C selama 1,5 jamKata Kunci—digester, kontroler P, biogas, fermentasi, motor servo.

Page 40 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue