cover
Contact Name
Guruh Sukma Hanggara
Contact Email
kangguruh@unpkediri.ac.id
Phone
+6285233036100
Journal Mail Official
jurnal.nor2014@gmail.com
Editorial Address
Department of Guidance and Counseling, Universitas Nusantara PGRI Kediri KH. Achmad Dahlan Street, No. 76, Kediri City, East Java Province, Post Code 64112
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal)
ISSN : 25793063     EISSN : 23557249     DOI : https://doi.org/10.29407
Nusantara of Research: Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri is an open-access peer-reviewed research journal that is published by Universitas Nusantara PGRI Kediri. Nusantara of Research: Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri is a media for researchers, teachers, school counselors and lecturers who will publish their high quality empirical original research papers. This Journal aims to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics, practitioners, and researchers. This journal is published twice a year in April and October with a range of research fields that can be published in this journal are Approaches in Guidance and Counseling; Techniques in Guidance and Counseling; Character Building; Social-Personal Guidance and Counseling; Academic Guidance and Counseling; Career Guidance and Counseling; Adventure-Based Counseling and Outdoor Activities; Assessment in Guidance and Counseling; Multicultural Counseling and Local Wisdom; Competence of School Counselors and Other Educational Personnel; Media and Information Technology in Guidance and Counseling.
Articles 244 Documents
Korelasi  Antara Self-Esteem Sebagai Faktor Psikologis Terhadap Perilaku Narsis Siswa Pada Media Sosial Instagram Restiani, Etik; Harapanv, Edi; Fauzi, Taty; Etik, Etik Restiani; Harapan, Edi
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v12i3.25769

Abstract

Perilaku narsistik pada remaja semakin menonjol seiring meningkatnya penggunaan Instagram sebagai media sosial berbasis visual yang sarat dengan evaluasi sosial. Dalam konteks perkembangan remaja, kondisi ini berpotensi memengaruhi dinamika self-esteem dan ekspresi diri di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-esteem dan perilaku narsistik siswa pengguna Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang dilaksanakan di SMA Negeri 4 Prabumulih. Sampel penelitian berjumlah 43 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket self-esteem dan perilaku narsistik, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Pearson menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-esteem dan perilaku narsistik siswa berada pada kategori sedang. Analisis inferensial menemukan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-esteem dan perilaku narsistik (r = 0,484; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa self-esteem pada remaja dapat berjalan seiring dengan kecenderungan narsistik sebagai strategi pencitraan diri dan pencarian validasi sosial di Instagram. Hasil penelitian memiliki implikasi penting bagi layanan bimbingan dan konseling sekolah dalam mengembangkan intervensi penguatan self-esteem yang adaptif di era digital.
Studi Efektivitas Bimbingan Sebaya Dalam Mencegah Kekerasan Seksual di Kalangan Siswa Sekolah Dasar Dharmayanti, Putu Ari; Lestari, Luh Putu Sri; Suranata, Kadek; Putri, Suci Nora Julina
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v13i1.26879

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas layanan tutor sebaya dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan asertif siswa sekolah dasar terkait pencegahan kekerasan seksual. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent pretest–posttest control group. Subjek terdiri dari 60 siswa kelas V yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (30 siswa) dan kelompok kontrol (30 siswa). Kelompok eksperimen mendapatkan intervensi tutor sebaya, sementara kelompok kontrol mengikuti pembelajaran seperti biasa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor rata-rata kelompok eksperimen dari 55,9 menjadi 83,6, dengan selisih 27,7 poin. Kelompok kontrol hanya meningkat 5,6 poin. Uji Wilcoxon dan Mann–Whitney mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan dalam dan antar kelompok (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa tutor sebaya efektif dalam memperkuat kesadaran, keberanian, dan perilaku preventif siswa. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam kebijakan sekolah dan kurikulum pencegahan kekerasan seksual.
Solution Focused Brief Counseling (SFBC) Dalam Mengatasi Permasalahan Peserta Didik Di Sekolah Wahyuningsih, Dwi Ratnawati; Setiawati, Denok; Nuryono, Wiryo; Habsy, Bakhrudin All
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v12i3.25386

Abstract

Solution Focused Brief Counseling (SFBC) merupakan pendekatan konseling yang menekankan penguatan potensi individu, orientasi solusi, dan pencapaian perubahan positif dalam waktu yang relatif singkat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan SFBC dalam mengatasi berbagai permasalahan peserta didik di sekolah melalui kajian terhadap 20 penelitian empiris yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan analisis deskriptif terhadap karakteristik desain penelitian, subjek, prosedur intervensi, dan hasil temuan utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa SFBC secara konsisten efektif dalam meningkatkan aspek psikologis positif peserta didik, seperti self-regulation learning, self-efficacy, self-acceptance, psychological well-being, resiliensi, harga diri, dan kemampuan adaptasi, serta menurunkan berbagai permasalahan akademik dan perilaku, termasuk prokrastinasi akademik, burnout, bullying, agresivitas verbal, dan perilaku membolos. Intervensi umumnya dilaksanakan dalam 2–6 sesi dengan teknik inti berupa miracle question, scaling question, dan exception question. Temuan ini menegaskan bahwa SFBC merupakan pendekatan konseling yang aplikatif, efisien, dan relevan untuk memperkuat layanan bimbingan dan konseling responsif di sekolah.
Panduan Berbasis Person-Centered Guru Untuk Mendukung Kesejahteraan Psikososial Siswa: Pengembangan Dan Kelayakan Platform Bimbingan Digital Nursalim, Nursalim; Nurhayati, Ate; Habsy, Bakhrudin All; Nursalim, Mochamad
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v12i2.25180

Abstract

Limited access to formal school mental health services has increased the importance of subject teachers as providers of initial psychosocial support. However, practical guidance that helps non-counselor teachers apply person-centered principles in everyday classroom interactions remains scarce. This study aimed to develop and establish the preliminary feasibility and content validity of a digital person-centered support guide for junior high school subject teachers. The study employed the ADDIE model within an early-stage feasibility framework. A needs analysis was conducted in four junior high schools in South Halmahera, Indonesia. The product was developed as a Google Sites platform, validated by two experts, and pilot-tested with four subject teachers. The findings showed that all validation items were rated as relevant (I-CVI = 1.00; S-CVI/Ave = 1.00), although several linguistic and technical aspects still required refinement. Teachers also reported high initial acceptability and perceived usefulness. These findings suggest that the guide has potential as a school-based psychosocial support resource, although broader field testing is still needed.