cover
Contact Name
Ashif Az Zafi
Contact Email
qualityjournal@iainkudus.ac.id
Phone
+6285789104304
Journal Mail Official
qualityjournal@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Gedung Pascasarjana IAIN Kudus, Jl.Conge Ngembalrejo PO.BOX 51 Kudus 59322, Jawa Tengah. Fax. 0291-432677
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
QUALITY
ISSN : 23550333     EISSN : 25028324     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/quality
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2024): QUALITY" : 10 Documents clear
Strategi Peningkatan Keterampilan Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam; Studi kasus di MI Darul Ulum Madiun Sein, Lau Han; Hamida, Nurul Atik; Litehua, Andy
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategies to Improve the Teaching Skills of Islamic Education Teachers; Case study at MI Darul Ulum Madiun. This study aimed to identify the factors that affect PAI teacher competence and to find ways of improving it. It used a mix of methods, including observation, interviews and document review. The results show that a number of factors influence the professionalism of PAI teachers at MI Darul Ulum Madiun, including: First, the teacher recruitment system is not professional. Second, many PAI teachers do not teach according to their qualifications. Third, teachers are not motivated to develop their personal qualities. The lack of professionalism of PAI teachers at MI Darul Ulum Madiun can be solved by improving the management of the school. This should include recruiting new educators properly, starting with making staff appointments. The school should also use new applications, filing, and a professional selection stage to ensure that the teachers who are recruited are competent and ready to carry out their duties properly. The school prefers to choose PAI teachers because they have more responsibility.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi guru PAI dan menemukan cara untuk meningkatkannya. Penelitian ini menggunakan metode campuran, termasuk observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah faktor yang mempengaruhi profesionalisme guru PAI di MI Darul Ulum Madiun, antara lain: Pertama, sistem rekrutmen guru yang tidak profesional. Kedua, banyak guru PAI yang mengajar tidak sesuai dengan kualifikasinya. Ketiga, guru kurang termotivasi untuk mengembangkan kualitas diri. Kurangnya profesionalisme guru PAI di MI Darul Ulum Madiun dapat diatasi dengan memperbaiki manajemen sekolah. Hal ini harus mencakup perekrutan tenaga pendidik baru dengan benar, dimulai dengan membuat pengangkatan staf. Sekolah juga harus menggunakan lamaran baru, pemberkasan, dan tahap seleksi yang profesional untuk memastikan bahwa guru yang direkrut adalah guru yang kompeten dan siap menjalankan tugasnya dengan baik. Sekolah lebih memilih guru PAI karena memiliki tanggung jawab yang lebih besar.
Systematic Literature Review Implementasi Kurikulum Pesantren dalam Peningkatan Mutu Santri Mursyidi, Wathroh
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v12i1.23188

Abstract

A Systematic Literature Review Implementation of Pesantren Curriculumin Santri Quality Improvement. In both formal and non-formal educational contexts, the curriculum is a fundamental element in the pursuit of academic objectives. The curriculum is implemented in the learning process at Pesantren, as it is in schools. The objective of this study was to conduct a review of the existing research on the impact of curricular implementation on student quality. The objective of this study was to conduct a comprehensive review of the existing literature on the impact of curriculum implementation on student quality. This study employed a literature review in accordance with the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses) guidelines. The data was obtained by collating a range of articles that addressed similar research questions to those explored in this study. The articles employed in this study were 22 national journal articles accredited between 2018 and 2022, numbered from Sinta 1 to Sinta 3. The findings of this study suggest that the quality of students can be enhanced through the implementation of the curriculum in Pesantren. The primary objective of Pesantren education, as evidenced by the literature review, is to produce graduates who are able to harmoniously integrate IPTEK (Science and Technology) and IMTAQ (Faith and Taqwa) in their lives.Kurikulum menjadi hal yang fundamental dalam mencapai tujuan pendidikan, baik dalam ruang lingkup pendidikan formal maupun non-formal. Sama halnya dengan sekolah, pesantren juga menerapkan kurikulum dalam proses pembelajarannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian literatur sistematis terkait dengan implementasi kurikulum dalam peningkatan mutu santri. Metode penilitian yang digunakan adalah metode systematic literature review dengan model PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses) mengumpulkan berbagai artikel yang memiliki penelitian serupa pada penelitian ini. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 22 artikel jurnal nasional yang terakreditasi sinta 1 sampai sinta 3 dan diambil dari tahun 2018 sampai tahun 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum dalam pendidikan pesantren mampu meningkatkan mutu santri. Hal ini selaras dengan kajian literatur yang dilakukan bahwa tujuan akhir dari pendidikan pesantren adalah menghasilkan generasi lulusan yang mampu menyeimbangkan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dan IMTAQ (Iman dan Taqwa) dalam kehidupan.
Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Madrasah Aliyah An Najah Pati Tahun 2024 Muhlisin, Muhlisin
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Managerial Competence of Madrasah Principal in Improving Learning Quality at Madrasah Aliyah An Najah Pati in 2024. Learning quality is a measure of the quality of the teaching and learning process to achieve educational goals. This study uses a descriptive qualitative approach to examine the role of the madrasah head in improving the quality of learning at Madrasah Aliyah An Najah Pati in the 2023/2024 academic year. The research subjects included the madrasah head, deputy head, teachers, and students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and tested for validity using source triangulation techniques. The results showed that madrasah principals have an important role through conceptual skills, humanitarian skills, and technical skills. Good technical skills from madrasah principals have a positive effect on the quality of learning. Supporting factors include adequate facilities and infrastructure, support from educators and education personnel, and teachers' willingness in lesson planning. However, there are inhibiting factors such as low student input, limited internet network, and lack of teacher skills in information technology. Improving the quality of learning includes planning the learning process, implementing learning by teachers, and assessing learning outcomes to measure students' competency achievement and improve the learning process.Mutu pembelajaran adalah ukuran kualitas proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Aliyah An Najah Pati Tahun Pelajaran 2023/2024. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, wakil kepala, guru, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah memiliki peran penting melalui keterampilan konsep, keterampilan kemanusiaan, dan keterampilan teknis. Keterampilan teknis yang baik dari kepala madrasah berpengaruh positif terhadap mutu pembelajaran. Faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana yang memadai, dukungan dari pendidik dan tenaga kependidikan, serta kemauan guru dalam perencanaan pembelajaran. Namun, ada faktor penghambat seperti input siswa yang rendah, keterbatasan jaringan internet, dan kurangnya kemampuan guru dalam teknologi informasi. Peningkatan mutu pembelajaran meliputi perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran oleh guru, dan penilaian hasil pembelajaran untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik serta memperbaiki proses pembelajaran.
Penanaman Nilai-Nilai Religius Melalui Kegiatan Ekstra Kurikuler Tahfidz di MA ATQIA Bondowoso Khofi, Mohammad Bilutfikal
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v12i1.23353

Abstract

Cultivation of Religious Values Through Extra-Curricular Activities of Tahfidz at MA ATQIA Bondowoso. This research aims to determine the instillation of religious values at MA ATQIA Bondowoso through tahfidz extracurricular activities. This research uses a qualitative research approach with descriptive research type. Data collection in this research used interview, observation and documentation methods. The results of this research conclude that the instillation of religious values in the tahfidz extracurricular at MA ATQIA Bondowoso, instills four religious values, namely: First, the value of worship which is instilled by getting students used to regularly reading the Koran and maintaining cleanliness by performing ablution. Second, the value of jihad which trains students to be disciplined and patient. Third, moral values that teach students to be polite to teachers, respect other people and help each other. Fourth, exemplary values that teach students to always straighten out their intentions only because of Allah, protect themselves from immoral acts and continue to pray so that students who take tahfidz are given the ease to memorize and can maintain their memorization.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penanaman nilai – nilai religius di MA ATQIA Bondowoso melalui kegiatan ektrakurikuler tahfidz. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penanaman nilai – nilai religius pada ektrakulikuler tahfidz di MA ATQIA Bondowoso, menanamkan empat nilai – nilai religius yakni : Pertama, nilai ibadah yang ditanamkan dengan membiasakan siswa rutin membaca Al-Qur’an dan menjaga kebersihan dengan berwudlu’. Kedua, nilai jihad yang melatih siswa untuk disiplin dan sabar. Ketiga, nilai akhlak yang mengajarkan siswa untuk sopan kepada guru, menghargai orang lain dan saling tolong menolong. Keempat, nilai keteladanan yang mengajarkan siswa untuk senantiasa meluruskan niat hanya karena allah, menjaga diri dari perbuatan maksiat dan terus berdoa’a agar para siswa yang mengikuti tahfidz diberikan kemudahan untuk menghafal dan bisa menjaga hafalannya.
Quality Assurance at Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara Based on Ahlussunnah wal Jama'ah Values Rozaq, Abdul; Giyoto, Giyoto; Isnaniah, Siti
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quality assurance in higher education is an important program that must be implemented by all higher education institutions. The quality assurance of Universitas Nahdlatul Ulama (Nahdlatul Ulama Islamic University/UNISNU) Jepara has characteristics that differ from other higher education institutions. This research aims to analyze the quality assurance of UNISNU Jepara. The method used in this research is qualitative analysis. The subjects and informants of this research are the rector, head of quality assurance institution, head of Aswaja study center, lecturers, and other technical staff. The research findings indicate that the characteristics of quality assurance at UNISNU Jepara include 7 additional standards, such as vision and mission standards, academic atmosphere standards, cooperation standards, information technology standards, graduate student standards, online learning standards, and governance standards based on the values of Ahlussunnah wal Jama'ah, producing 10 personality values that are implemented and internalized into academic community activities including university work programs, teaching and learning processes, and student activities, namely: moderate (tawassut), balanced (tawazun), tolerant (tasamuh), and just (i'tidal) values used as guidelines in all aspects of life to improve quality assurance and the quality of education provision.Penjaminan Mutu Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara Berbasis Nilai-Nilai Ahlussunnah wal Jama'ah. Penjaminan mutu di perguruan tinggi merupakan program penting yang harus dilaksanakan oleh semua institusi pendidikan tinggi. Penjaminan mutu Universitas Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara memiliki karakteristik yang berbeda dengan perguruan tinggi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjaminan mutu UNISNU Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Subjek dan informan penelitian ini adalah rektor, kepala lembaga penjaminan mutu, kepala pusat studi Aswaja, dosen, dan staf teknis lainnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penjaminan mutu di UNISNU Jepara meliputi 7 standar tambahan, yaitu standar visi dan misi, standar suasana akademik, standar kerja sama, standar teknologi informasi, standar mahasiswa pascasarjana, standar pembelajaran daring, dan standar tata kelola yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah, menghasilkan 10 nilai kepribadian yang diimplementasikan dan diinternalisasikan ke dalam kegiatan sivitas akademika meliputi program kerja perguruan tinggi, proses belajar mengajar, dan kegiatan kemahasiswaan, yaitu Nilai-nilai moderat (tawassut), seimbang (tawazun), toleran (tasamuh), dan adil (i'tidal) yang digunakan sebagai pedoman dalam semua aspek kehidupan untuk meningkatkan penjaminan mutu dan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Pengembangan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran PAI dengan Penerapan Evaluasi Diagnostik Hidayah, Ihda Faizatul
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v12i1.20646

Abstract

Development of Learner Learning Outcomes in Islamic Education Learning by Implementing Diagnostic Evaluation. The purpose of this study was to determine the development of student learning outcomes in Islamic religious education learning with diagnostic evaluation at Walisongo Vocational High School Rembang.The lack of motivation for students' learning enthusiasm is a problem that deserves to be found a solution so that in learning students obtain learning outcomes as expected and can apply the knowledge gained to be applied in everyday life as it should.This type of research uses a descriptive qualitative approach with in-depth interview data collection techniques, participant observation, and documentation.The results showed that the development of the application of diagnostic evaluation was carried out by going through the first process of identifying students with learning difficulties, secondly localizing their learning difficulties, thirdly determining the factors causing their learning difficulties, fourthly estimating alternative assistance, fifthly determining possible ways to overcome them, and sixthly carrying out follow-up.Student learning outcomes have increased, seen from daily scores, midterm assessments, and final semester exams.Some of the obstacles encountered in PAI learning with the implementation of diagnostic evaluation include: facilities and infrastructure that are still not optimally adequate, the lack of interest, motivation, and learning readiness of students, awareness and attention of parents in supervising learning, innovative educators in delivering lessons and stillminimally interactive.The solution is to complete facilities and infrastructure, provide training to educators, complete literacy facilities, manage activities and time, and implement learning management.Implementation of diagnostic evaluation can provide changes to student learning outcomes. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengembangan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran pendidikan agama islam dengan evaluasi diagnostik di SMK Walisongo Rembang. Minimnya motivasi semangat belajar peserta didik menjadi persoalan yang patut untuk ditemukan solusinya supaya dalam belajar peserta didik memperoleh hasil belajar sesuai harapan dan bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana mestinya. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tehnik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan penerapan evaluasi diagnostik dilakukan dengan melalui proses pertama melaksankan pengidentifikasian kepada peserta didik terhadap kesulitan belajranya, kedua melokalisasikan kesulitan belajarnya, ketiga menentukan faktor penyebab kesulitan belajarnya, keempat memperkirakan alternatif bantuan, kelima menetapkan kemungkinan cara mengatasinya, dan keenam melakukan tindak lanjut. Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan, dilihat dari nilai harian, penilaian tengah semester, dan ujian akhir semester. Beberapa kendala yang dihadapi dalam pembelajaran PAI dengan penerapan evaluasi diagnostic di antaranya: sarana dan prasarana yang masih belum memadai secara maksimal, minimnya minat, motivasi, dan kesiapan belajar peserta didik, kesadaran dan perhatian orang tua dalam mengawasi belajar, inovatif pendidik dalam menyampaikan pelajaran dan masih minim interaktif. Solusi yang dilakukan adalah melengkapi sarana dan prasarana, memberikan pelatihan kepada pendidik, melengkapi fasilitas literasi, pengelolaan kegiatan dan waktu, serta melaksanakan manajemen pembelajaran. Implementasi evaluasi diagnostik dapat memberikan perubahan terhadap hasil belajar peserta didik. 
Menyelaraskan Keyakinan dan Pembelajaran; Menggali Dinamika Internalisasi Islam dalam Dikotomi Pendidikan Purnawanto, Ahmad Teguh; Anif, Sofyan; Prayitno, Harun Joko; Muhibbin, Ahmad
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aligning Beliefs and Learning; Exploring the Dynamics of Islamic Internalisation in Educational Dichotomy. Islamic education offers mercy for all nature that is able to guide the lives of all nature. Islamic education faces challenges in the global era that confronts the competence of modern life. Changes in the pattern and form of Islamic education must be able to answer the needs of the times. Islamic education must strive to never stop the process of building and educating the nation's children across generations. This research aims to investigate the relationship between belief and learning in the context of the dynamics of Islamic internalisation in the dichotomy of education. Education is often regarded as a platform for transmitting religious values, including Islam, to the younger generation. The research method involves a qualitative study with a literature review phenomenological approach to understand the relationship between the dichotomy of science and Islamic education in Indonesian human character education. Thematic analysis was conducted to identify major themes and patterns in the literature. The results provide an in-depth understanding of how beliefs are influenced by learning experiences, as well as the extent to which formal and informal experiences play a role in the internalisation of Islamic values. Islamic education should be implemented through an interdisciplinary educational approach that integrates Islamic concepts and values with other disciplines. The practical implications of this research can be used to develop more effective learning methods in responding to learners' spiritual and moral needs, while considering the dynamics of Islamic internalisation in the two dimensions of education.Pendidikan Islam menawarkan rahmat bagi seluruh alam yang mampu menjadi penuntun kehidupan seluruh alam. Pendidikan Islam menghadapi tantangan dalam era global yang menghadapkan pada kompetensi kehidupan modern. Perubahan pola dan bentuk pendidikan Islam harus mampu menjawab kebutuhan jaman. Pendidikan Islam harus diusahakan untuk tidak pernah berhenti berproses dalam membangun dan mencerdaskan anak bangsa lintas generasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara keyakinan dan pembelajaran dalam konteks dinamika internalisasi Islam dalam dikotomi pendidikan. Pendidikan seringkali dianggap sebagai wadah untuk mentransmisikan nilai-nilai agama, termasuk Islam, kepada generasi muda. Metode penelitian ini melibatkan studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi literature review untuk memahami hubungan antara dikotomi ilmu dan pendidikan Islam dalam pendidikan karakter manusia Indonesia. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi tema utama dan pola dalam literatur. Hasil penelitian memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana keyakinan dipengaruhi oleh pengalaman pembelajaran, serta sejauh mana pengalaman formal dan informal berperan dalam internalisasi nilai-nilai Islam. Pendidikan Islam sebaiknya dilaksanakan melalui pendekatan pendidikan interdisipliner yakni pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan konsep dan nilai-nilai agama Islam dengan disiplin ilmu lainnya. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam merespons kebutuhan spiritual dan moral peserta didik, sambil mempertimbangkan dinamika internalisasi Islam dalam dua dimensi pendidikan.
Urgensi Pendidikan Keluarga dalam Membangun Moral Bangsa di Era Disrupsi Rahayu, Rofita; Mukhtar, Tatang
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v12i1.20719

Abstract

The Urgency of Family Education in Building National Morals in the Era of Disruption. This study aims to explore the scope of family education which is the main thing in the moral formation of the nation's children in the era of disruption. In this technological age, the nature of family education has faded, so that family education that should be used as education first and foremost has shifted to an education that is not too important. Moral education for children can change the child's behaviour, so that when the child grows up, he can be more responsible and respect fellow humans and able to face the world. Therefore, researchers made a study that will discuss the urgency of family education in building the nation's morals in an era of disruption. This research uses a research method, namely qualitative research with literature studies (library research).  The results of the study found that education in the family became the basis of an education and for further education. The role of parents is a factor that cannot be separated from family education. Parents have a role in their family education, namely nurturing children, guiding, forming good morals, and setting a good example for their children.Studi ini bertujuan untuk mendalami ruang lingkup pendidikan keluarga yang merupakan hal utama dalam pembentukan moral anak bangsa di era disrupsi. Pada zaman teknologi ini hakikat pendidikan keluarga telah memudar, sehingga pendidikan keluarga yang semestinya dijadikan pendidikan pertama dan utama telah bergeser menjadi sebuah pendidikan yang tidak terlalu penting. Pendidikan moral bagi anak dapat mengubah perilaku anak tersebut, sehingga ketika anak sudah dewasa bisa lebih bertanggung jawab dan menghargai sesama manusia dan mampu menghadapi dunia. Sebab itu, peneliti membuat sebuah penelitian yang akan membahas urgensi pendidikan keluarga dalam membangun moral bangsa di era disrupsi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yaitu penelitian kualitatif dengan studi literatur (library research). Hasil penelitian menemukan simpulan bahwa pendidikan dalam keluarga menjadi dasar dari sebuah pendidikan dan untuk pendidikan selanjutnya. Peran orang tua menjadi faktor yang tidak terlepas dari pendidikan keluarga. Orang tua memiliki peran dalam pendidikan keluarganya yaitu mengasuh anak, membimbing, membentuk moral yang baik, serta memberi teladan baik bagi anaknya.  
Analisis Kebutuhan Modul Menulis Artikel Ilmiah sebagai Penunjang Akselerasi Publikasi Imiah Mahasiswa Lida, Ulfah Mey; Karsono, Lorena Dara Putri
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Needs Analysis of the Scientific Article Writing Module as a Support for Accelerating Student Scientific Publications. This research aims to describe the results of the analysis of the need for a scientific article writing module to support the acceleration of student scientific publications. The research approach used in this research is research and development. The data collection techniques used were questionnaires, field notes and interviews. The data analysis technique in this research uses qualitative descriptive analysis through data presentation and data verification or conclusions. This technique is used to determine the requirements for the module for writing scientific articles. The teaching materials needed by lecturers are in the form of books or modules which contain a writing framework, introduction, theoretical basis, methods, analysis, results and a bibliography. Meanwhile, students need a module for writing scientific articles which includes several components, namely (1) introduction, (2) literature review, (3) methods or ways of writing scientific papers, (4) results and findings, (5) discussion, (6) ) conclusion, and (7) references. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi hasil analisis kebutuhan modul menulis artikel ilmiah sebagai penunjang akselerasi publikasi ilmiah mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran angket, catatan lapangan, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui pemaparan data dan verifikasi atau simpulan data.Teknik ini digunakan untuk mengetahui kebutuhan modul menulis artikel ilmiah. Bahan ajar yang dibutuhkan dosen yaitu berupa buku atau modul yang di dalamnya berisikan kerangka menulis, pendahuluan, landasan teori, metode, analisis, hasil sampai dengan daftar pustaka. Sementara mahasiswa membutuhkan modul menulis artikel ilmiah yang di dalamnya terdapat beberapa komponen, yaitu (1) pendahuluan, (2) tinjauan pustaka, (3) metode atau cara penulisan karya ilmiah, (4) hasil dan temuan, (5) pembahasan, (6) kesimpulan, dan (7) referensi.
Pengembangan Model Pembelajaran Tajribi; Mengintegrasikan Fenomena Perilaku Keagamaan ke dalam Pendidikan Soleh, Ridwan M; Syahidin, Syahidin
QUALITY Vol 12, No 1 (2024): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v12i1.22331

Abstract

Development of Tajribi Learning Model; Integrating the Phenomenon of Religious Behaviour into Education. A Education has not been able to meet the expectations of society and has not achieved the goals of education. Among the reasons is the learning process that has not been maximized in terms of integrating behavioural phenomena in society into education. This leads to the role of the learning model, which is to be able to help students in various ways in achieving learning and education goals. This research was conducted with a literature study. The formation of good religious behaviour is not only given at school, but there needs to be integration from the family and or community. This step is carried out based on the guidance given by the teacher, where students experiment on the phenomena that occur. This is the habituation to be built, how students not only practice worship, or do good, but are built to experiment and discuss the phenomenon of practice and practice. This research is a development of the concept of learning models and still needs further research along with its implementation in learning.Pendidikan belum mampu memenuhi harapan masyarakat serta belum mencapau tujuan dari Pendidikan. Di antara sebabnya adalah proses pembelajaran yang belum maksimal dalam hal mengintegrasikan fenomena perilaku di masyarakat ke dalam Pendidikan. Hal ini menjurus pada peran dari model pembelajaran, yaitu untuk dapat membantu siswa dengan berbagai cara dalam mencapai tujuan pembelajaran dan Pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan studi Pustaka. Pembentukan perilaku keagamaan yang baik tidak hanya diberikan di sekolah, melainkan perlu adanya integrasi dari keluarga dan atau masyarakat. Langkah ini dilakukan dengan berdasarkan panduan yang diberikan guru, di mana siswa bereksperimen atas fenomena yang terjadi. Hal ini merupakan pembiasaan yang hendak dibangun, bagaimana siswa bukan hanya praktik ibadah, atau berbuat baik, tetapi dibangun untuk eksperimen dan mendiskusikan fenomena praktik dan pengamalannya. Penelitian ini merupakan pengembangan konsep model pembelajaran dan masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut disertai implementasinya dalam pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 10