cover
Contact Name
Irfan Arifin
Contact Email
-
Phone
+62411888524
Journal Mail Official
jurnaldeskomvisunm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daeng Tata, Parang Tambung, Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tanra : Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar
ISSN : 24076066     EISSN : 27154629     DOI : https://ojs.unm.ac.id/tanra/about/contact
Core Subject : Art,
Jurnal TANRA ini diterbitkan 3 kali diterbitkan untuk mengembangkan keilmuan dan keprofesian desain komunikasi visual dengan segala aspek keilmuannya. Desain komunikasi visual, desain komunikasi visual dan komunikasi, desain komunikasi visual dan teknologi informasi. Artikel yang dikelola dengan proses Ulasan Double Blind Peer dengan akses terbuka atau dapat didowload secara penuh. Jurnal TANRA diterbitkan dalam bidang Seni, dan Desain, diterbitkan tiga kali dalam publikasi.
Articles 197 Documents
KAJIAN INTERACTION DESIGN WEBSITE MUSEUM RANGGAWARSITA SEMARANG Erisa Adyati Rahmasari; Toto Haryadi
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 2 (2022): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i2.34124

Abstract

Websites have important function in the IoT era, especially in tourism field. One of them is the Ranggawarsita museum, which launched a website to anticipate less of visitors during the pandemic. On the other hand, form online media user community appears stereotypes regarding websites managed by the government are of worst quality, both in terms of content presentation and website aesthetics in terms of appearance, color, and layout. This is a main problem which must be followed up to avoid negative image, especially for educational tourism. This research was conducted to examine and analyze the characteristic of Ranggawarsita’s museum website and to prove its quality referring to both Interaction Design and 9 criterias for a good website theory. The author uses qualitative method which is supported by observation, literature study, and semi-open questionnaire. The content analysis method was chosen to find the characteristics of Ranggawarsita’s museum website in order to produce an in-depth analysis according to used theory. The results of this study are the quality of ergonomics, appearance, content, access and feedback on the Ranggawarsita’s museum website, which can be used as advice to museum and other institutions in order to develop websites that suit user needs.
PEMBELAJARAN SENI RUPA LOKAL DALAM MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Tangsi Tangsi
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 2 (2022): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i2.33303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran seni rupa lokal ,materi  yang diajarkan, metode pembelajaran, teknik evaluasi yang digunakan, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru yang mengajarkan   rupa lokal dalam mata pelajaran Seni Budaya di Sekolah Menengah Pertama. Subjek penelitian adalah guru Seni Budaya yang mengajar di SMP yang ditetapkan dengan teknik purpossive sampling. Sedang objek penelitiannya adalah pembelajaran seni rupa lokal di SMP. Teknik pengumpulan data dilakukuan melalui wawancara, angket, dan dokumen. Data yang terkumpul dianalisis dengan model analisis interaktif yang terdiri atas empat langkah, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) materi seni rupa lokal yang diajarkan di SMP belum sepenuhnya menggambarkan seni rupa lokal di Sulawesi Selatan, (2) metode pembelajaran seni rupa lokal yang diterapkan di SMP adalah ceramah, diskusi, dan pemberian tugas, (3) teknik penilaian yang digunakan dalam pembelajaran seni rupa lokal di SMP adalah unjuk kerja, meskipun teknik itu tidak tepat untuk penilaian apresiasi seni rupa lokal, (4) kendala yang dihadapi dalam pembelajaran seni rupa lokal di SMP adalah terbatasnya kemampuan sebagian guru Seni Budaya dalam mengajarkan seni rupa lokal, terbatasnya materi yang siap pakai dan sarana penunjang pembelajaran serta minat siswa yang rendah terhadap materi seni rupa lokal juga menjadi kendala.
Media Pembelajaran Interaktif: Streaming OBS dan Youtube dalam Pembelajaran Streaming Online Juni Amanullah; Muh. Kurniawan Adi Kusuma W
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 2 (2022): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i2.34268

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, media pembelajaran menjadi suatu kajian yang menarik dan banyak diminati pada seluruh disiplin ilmu walaupun dengan penamaan yang sedikit berbeda. Media pembelajaran dalam proses belajar mengajar memiliki kontribusi besar terhadap proses dan hasil pembelajaran dan membangkitkan motivasi dan gairah belajar dalam proses pembelajaran. Pada penelitian kali ini penulis mengkolaborasikan antara aplikasi gratis yaitu OBS Studio (Open Broadcaster Software) dengan platform media sosial Youtube sebagai media interaksi dalam proses pembelajaran. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu; 1) bagaimana pengaplikasian OBS dan youtube sebagai media pembelajaran interaktif, 2) bagaimana efektivitas dan optimalisasi OBS dan Youtube sebagai media pembelajaran intekatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa observasi, wawancara dan studi dokumen. Analisis data penelitian dilakukan dengan model analisis Miles dan Huberman dengan proses analisis data kualitatif yaitu; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data dari penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 42 responden yang terdiri dari 2 kelas menunjukkan bahwa: 1) Sebanyak 2 jawaban mahasiswa kesulitan memahami pembelajaran online karena kurangnya pemahaman dan minimnya speksifikasi teknologi yang digunakan (smartphone/ PC yang kurang mumpuni untuk aplikasi online/ kendala jaringan), 2) Sebanyak 12 mahasiswa cukup memahami proses pembelajaran dengan media Youtube saat pembelajaran berlangsung, 3) dan 28 mahasiswa memahami pembelajaran dengan media Youtube. Kesimpulan penelitian median interaktif OBS dan Youtube mendapatkan tanggapan yang baik dari peserta didik, menjadikan peserta didik lebih mandiri, menjadikan pembelajaran lebih menarik. Pemahaman dan penerimaan yang disampaikan oleh pendidik dapat diterima dengan baik, akan tetapi terdapat kelemahan yaitu interaksi pembelajaran hanya satu arah oleh pendidik tidak bisa interaksi langsung berupa audio maupun visual.
Semiotika Dekonstruksi dan Post-Strukturalis Pemikiran Jacques Derrida Dan Roland Barthes Irfan Irfan
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 2 (2022): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i2.33302

Abstract

Semiotika dalam seni rupa dan desain dapat digunakan sebagai salah satu alat bedah  karya, khususnya  yang sarat makna dan pesan untuk  diungkap agar dapat dipahami bersama. Masalah yang dihadapi adalah masih kurangnya pemahaman terhadap semiotika dan berbagai istilahnya sehingga masih belum optimal digunakan sebagai alat bedah karya, oleh sebab itu diperlukan kajian untuk menjelaskan tentang semiotika dan berbagai istilahnya. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif yang menjelaskan data secara apa adanya, data akan diperoleh secara purposive sampling dari berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, maupun prosiding melalui kajian pustaka yang membahas tentang semiotika, dekonstruksi, dan post-strukturalis pemikiran J. Derrida dan Roland Barthes, data yang diperoleh kemudian  dianalisis dengan sistem interaktif yang meliputi, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, defenisi semiotika pada awalnya muncul dari para tokoh strukturalis yang menafsirkan teks dan tanda berdasarkan struktur tertentu yang disepakati bersama dan tidak boleh disalah artikan, namun para tokoh pos-strukturalis justru mengembangkan defenisi tersebut dengan lebih memperluas penafsiran tersebut. Derrida maupun Roland Barthes dengan teori dekonstruksinya membongkar struktur tanda  tersebut dan memberi ruang yang lebih luas terhadap alternatif-alternatif penafsiran terhadap tanda.
PERANCANGAN KARAKTER DAN DESAIN LATAR UNTUK ASET “GAME: PETUALANGAN IKAN BADUT” Ngakan Putu Darma Yasa; I Gede Adi Sudi Anggara
TANRA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 2 (2022): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i2.34709

Abstract

Saat ini banyak jenis game yang diciptakan dan dilengkapi dengan tampilan menarik terutama pada desain karakter dan desain latar. Tampilan desain karakter dan desain latar dapat menjadi daya tarik utama dalam memainkan game sekaligus menjadi elemen yang memperkuat daya jual game. Para pengembang game saat ini didukung oleh teknologi dalam menciptakan desain yang menarik mulai dari yang berbentuk 2 dimensi hingga 3 dimensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan desain karakter ikan Badut dan desain latar belakang sebagai aset game yang berbentuk 2 dimensi. Metode yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan implementasi. Hasil dari penelitian ini adalah desain karakter ikan Badut dan desain latar belakang. Sketsa dasar desain hingga pewarnaan ikan Badut dan desain latar langsung dikerjakan pada software pengolah vektor yaitu Adobe Flash CS6.
Makna Pesan Pada Iklan Nike Kolaborasi Colin Kaepernick (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Pada Iklan Nike Kolaborasi Colin Kaepernick) Kailas Jonathan Leopord; Twin Agus Pramonodjati
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.36400

Abstract

Iklan adalah sebuah produk yang dihasilkan oleh perusahaan dalam memberikan informasi terkait produk atau jasa, dimana target iklan ini biasanya ditunjukan kepada target yang telah ditetapkan. Iklan yang diproduksi tersebut tentunya berbuah dalam sebuah pesan yang dituangkan dalam tulisan maupun ilustrasi yang merepresentasikan pesan tersebut. Khalayak yang menjadi sasaran maupun hanya sekedar melihat, ikut memaknai iklan tersebut, sehingga pemaknaan inilah yang bersifat berbeda-beda bagi sebagian orang. Tidak terkecuali iklan Nike versi Colin Kaepernick yang menjadi objek penelitian penulis, iklan ini  mendapatkan respon negatif dan juga positif bersamaan, bahkan di cekal oleh presiden Donald Trump saat itu. Dimana ini menjadi daya tarik tersendiri, bahkan dari penulis. Karena iklan ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah kenaikan penjualan hingga 30%. Penelitian dilakukan untuk mengetahui makna pesan apa yang terselubung di dalam iklan ini. Metode penelitian yang dilakukan penuis adalah kualitatif deskriptif pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough dengan paradigma kritis. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pesan iklan yang dibalut emosional dan sesuai pada kejadian sosial bermasyarakat, membuat pesan iklan ini dapat diminati dan sampai pada hati masyarakat sasaran. Namun, dibalik pesan ini terdapat maksud terselubung yang tersirat demi keuntungan sebuah brand dalam mecapai sebuah peningkatan penjualan, nama baik, serta brand awereness.
PENGARUH WARNA DAN JARAK SOSIAL PADA PEMBATAS ANTRIAN TERHADAP PERSEPSI WASPADA PENGUNJUNG DI AREA KASIR DIMASA PANDEMI Andrianto Andrianto; Chris Chalik
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.38169

Abstract

Dimasa New Normal pembatas dan jarak sosial di area kasir sangat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan kewaspadaan pengunjung saat mengantri agar tetap berada dalam jarak aman. Pada penelitian sebelumnya, variabel yang dianggap relevan dalam meningkatkan kewaspadaan dilakukan secara terpisah, untuk itu penelitian ini dilakukan dengan cara  mengkombinasikan variabel yang dapat meningkatkan kewaspadaan pengunjung saat mengantri di area kasir. Metode eksperimen melibatkan 20 responden untuk menilai sekaligus menguji kombinasi variabel warna pada pembatas antrian dan jarak sosial antara pembatas yang satu dan yang lainnya yang dianggap paling signifikan dalam meningkatkan kewaspadaan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kombinasi variabel warna merah pada pembatas antrian dan jarak sosial 3 meter antar pembatas antrian yang dianggap paling dapat mempengaruhi persepsi waspada pengunjung saat mengantri di area kasir. Hal ini dibuktikan kombinasi variabel ini menunjukkan respon yang paling positif diantara kombinasi variabel lainnya.
PERANCANGAN BUSANA PRIA DENGAN INSPIRASI MOTIF JAWA HOKOKAI MENGGUNAKAN POLA ZERO WASTE Nadya Putri Rahma Tsani; Sari Yuningsih
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.36695

Abstract

Batik merupakan salah satu teknik rekalatar yang sudah ada sejak kerajaan Majapahit yang kini telah tumbuh menjadi fashion dan gaya hidup berbagai kalangan. Sehingga, batik tidak lagi hanya sebatas komoditas ekonomi dan tradisi. Namun, Supriono (2016) menyatakan bahwa tekstil impor bermotif batik hingga pembajakannya mulai membanjiri pasaran dalam negeri. Begitupun dengan maraknya perkembangan industri fast fashion saat ini yang memberikan dampak pada daya saing produksi pengrajin motif batik. Salah satunya ialah motif Jawa Hokokai. Solusi yang dapat dilakukan adalah membuat rancangan motif Jawa Hokokai yang efektif agar dapat bersaing dalam industri fast fashion. Disamping itu, terdapat potensi untuk menerapkan motif Jawa Hokokai pada busana pria dengan menggunakan pola zero waste agar dapat meminimalisir limbah serta memberi keuntungan bagi produsen dalam mengefektifkan penggunaan kain. Pola zero waste merupakan teknik yang dalam proses pembuatan polanya telah dirancang sedemikian rupa agar tidak menghasilkan limbah atau sisa kain. Adapun tujuan penelitian yaitu merancang busana pria dengan inspirasi motif Jawa Hokokai menggunakan pola zero waste. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, wawancara, observasi dan eksplorasi. Hasil Akhir dari penelitian ini yaitu produk busana pria dengan motif Jawa Hokokai sebagai inspirasi elemen dekoratif yang menggunakan pola zero waste pada produksinya.
PERANCANGAN TAS KERTAS RAMAH LINGKUNGAN RUMAH MAKAN PECEL LELE METRO KOTA BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN KERTAS BENIH DAUR ULANG Terbit Setya Pambudi; Chris Chalik
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.38380

Abstract

Di mana pun kita tinggal, hanya ada satu rumah yang kita miliki bersama, yaitu Bumi. Dalam beberapa tahun terakhir, efek perubahan iklim menjadi hal yang lebih mendesak untuk segera diatasi bersama lewat pilihan gaya hidup dan keseharian kita dalam berinteraksi dengan alam tempat kita tinggal. Istilah ramah lingkungan telah menjadi kata kunci yang populer yang digunakan di seluruh dunia Ramah lingkungan secara sederhana berarti tidak berbahaya bagi lingkungan, baik dari proses sebelum produk itu dihasilkan maupun dari hasil setelah sebuah produk digunakan. Salah satu dampak kerusakan lingkungan yang umumnya terjadi adalah penggundulan hutan, dimana pohon-pohon dieksplotasi untuk diolah menjadi berbagai produk olahan kayu, dan salah satunya adalah kertas. Perancangan tas kertas ramah lingkungan ini akan menggunakan kertas benih daur ulang sebagai bahan baku utamanya. Kertas benih adalah kertas daur ulang yang mengandung benih tanaman buah maupun sayuran, dimana selain mudah diurai oleh tanah, bersumber dari kertas limbah yang didaur ulang dan tidak berbahaya bagi lingkungan, manfaat dari penggunaan kertas ini akan membantu mengurangi emisi karbon dan polusi udara lainnya yang bersumber dari alat transportasi pengangkutnya, karena sebagian besar sayur dan buah yang kita konsumsi menempuh jarak yang sangat jauh dari petani hingga tersedia di pasar. Metode yang digunakan dalam perancangan tas kertas  ini adalah User Centered Design. dimana  perancangan berpusat dari kebutuhan pengguna dan mengesampingkan pertimbangkan sekunder perancang, seperti halnya estetika yang bersifat subjektif.
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK CAP MENGGUNAKAN KONSEP MODULAR STAMP PADA PRODUK FASHION Durotul Masfufah; Ahda Yunia Sekar Fardhani
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 9, No 3 (2022): September - Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v9i3.36791

Abstract

Batik berkembang pada akhir abad ke -18. Jenis batik yang banyak diminati konsumen adalah batik cap karena harganya yang lebih murah. Kehadiran teknik batik cap mempermudah pengrajin batik, karena penggunaan canting cap yang membuat pengerjaan lebih cepat. Dari sisi motif, motif batik cap terlihat homogen ketimbang batik tulis yang lebih memiliki keberagaman. Selain itu motif yang dihasilkan dari teknik batik cap biasanya berupa pengulangan motif yang bersifat sedikit monoton. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengembangan motif pada teknik batik cap. Pengembangan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan konsep modular stamp yang memiliki potensi untuk menghasilkan kebaruan visual maupun variasi visual pada motif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dari studi literatur, wawancara, dan eksplorasi. Hasil dari penelitian ini adalah canting cap modular, dan inovasi visual pada hasil pencetakan motif di kain. Selanjutnya lembaran kain bermotif ini dijadikan sebagai perancangan produk fashion. Keywords: Batik, Canting Cap, Modular Stamp, Fashion

Page 11 of 20 | Total Record : 197