cover
Contact Name
Erwin Hafid
Contact Email
jurnal.inspiratifpendidikan@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.inspiratifpendidikan@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Inspiratif Pendidikan
ISSN : 23376767     EISSN : 26554445     DOI : 10.24252
Inspiratif Pendidikan is a scholarly journal published by Department of Islamic Religion Education, Faculty of Tarbiyah and Teaching, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. The journal only accepts research findings, thoughts that related to education and teaching development in general, and more specifically in Islamic point of view.
Articles 351 Documents
IMPLEMENTASI METODE TILAWATI DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR'AN UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER DISIPLIN DI SMP AL-AZHAR SYIFA BUDI CIBINONG BOGOR Seftiyan Pujiana
Inspiratif Pendidikan Vol 9 No 1 (2020): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v9i1.15204

Abstract

Penelitian ini tujuannya adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan implementasi metode Tilawati pada pembelajaran Al-Qur’an diSMPAl-Azhar Syifa Budi Cibinong Bogor dan untuk mendeskripsikan adanya karakter disiplin dalam implementasi metode Tilawati pada pembelajaran Al-Qur’an diSMPAl-Azhar Syifa Budi Cibinong Bogor. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Temuan penelitian ini dapat disimpulkan, bahwaSMPAl-Azhar Syifa Budi Cibinong telah menginplementasikan metode Tilawati dalam pembelajaran Al-Qur’an dilakukan dengan menggunakan 2 teknik pendekatan, yaitu teknik klasikal peraga dan teknik baca simak individual. Pembelajaran metode Tilawati dilakukan melalui 4 teknik klasikal, yaitu teknik klasikal 1 (guru membaca murid mendengarkan), teknik klasikal 2 (guru membaca murid menirukan), teknik klasikal 3 (guru dan murid membaca bersama-sama), dan teknik baca simak (yang satu membaca yang lain menyimak). Sedangkan karakter disiplin dalam implementasi metode tilawati pada pembelajaran Al-Qur’an diSMPAl-Azhar Syifa Budi cibinong dianataranya: Disiplin mengikuti pembelajaran tilawati dengan tepat waktu, disiplin duduk mengikuti aturan tilawati melingkar seperti leter U, disiplin membaca Al-Qur’an dengan irama lagu rost tilawati, disiplin mengikuti bacaan guru ketika sedang menunjuk bacaan yang tertera pada peraga tilawati, dan disiplin mendengar dan menyimak bacaan teman yang lain secara bergiliran.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DALAM KETERAMPILAN VOKASIONAL PEMBUATAN MASKER BENGKUANG BAGI ANAK TUNARUNGU Winda Pitopang; Nurhastuti Nurhastuti
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 1 (2021): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i1.16786

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang keterampilan vokasional pembuatan masker bengkuang. Tujuannya adalah untuk membuktikan model pembelajaran problem solving efektif digunakan dalam pembuatan masker bengkuang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental dengan jenis one group pretest-posttes design. Populasi dalam penelitian ini lima orang siswa SMA tunarungu di SLB Luak Nan Bungsu. Teknik pengumpulan data adalah tes perbuatan berupa pretest untuk mengetahui kondisi awal siswa dalam pembuatan masker bengkuang selanjutnya diberikan pre-experimen dengan menggunkanan model pembelajaran problem solving dan dilanjutkan dengan memberikan posttes diolah dan dibandingkan dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pada saat pretest yaitu 9,20 sedangkan nilai posttest di dapatkan hasil menjadi 20,20. Data di olah menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Tes diperoleh nilai Thitung = 15. Pada tabel uji wilcoxon, nilai kritis pada taraf kesalahan ( α ) 0,05 dan N = 5 adalah 0, didapat Ttabel = 0 maka Thitung = 15 > Ttabel = 0, oleh karena itu hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Dengan demikian dapat disimpukkan bahwa model pembelajaran problem solving dapat meningkatkan keterampilan vokasional pembuatan masker bengkuang.
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN PERKEMBANGAN SOSIAL AUD BERBASIS KARAKTER MENGGUNAKAN SOFTWARE FLIPBOOK MAKER Wiwik Okta Susilawati
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i2.23519

Abstract

Sumber belajar yang berada dalam sebuah jaringan (daring) di kala pandemi covid-19 ini menjadi momentum bagi dosen untuk membantu mahasiswa PAUD Universitas Dharmas Indonesia beradaptasi dengan pembelajaran di era “kenormalan baru” atau “new normal”. Akan tetapi, hal tersebut belum secara maksimal dikembangkan. Sehingga, sampai saat ini mahasiswa belum mendapatkan sumber belajar daring dari dosen, khususnya untuk perkuliahan Perkembangan Sosial AUD. Secara khusus tujuan dari adanya penelitian serta pengembangan ini adalah guna menghasilkan e-modul pembelajaran Perkembangan Sosial AUD berbasis karakter untuk mahasiswa berbantu software flipbook maker. Penelitian ini adalah Research and Development (penelitian berbentuk pengembangan) e-modul Perkembangan Sosial AUD berbasis karakter untuk mahasiswa berbantu software flipbook maker. Penelitian ini menerapkan model ADDIE. Hasil e-modul yang telah dikembangkan dapat diakses pada laman http://online.anyflip.com/iuknb/ixtq/ mobile/index.html. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasannya e-modul yang dikembangkan telah memenuhi standar yang valid, praktis serta efektif. Produk e-modul yang telah memenuhi kriteria valid dapat dilihat dari persentase penilaian oleh ahli bahasa dengan capaian 97,8% (sangat valid), ahli materi yang mencapai 96,7% (sangat valid) dan ahli media yang mencapai 89,7% (sangat valid). Sedangkan produk yang telah memenuhi kriteria praktis berdasar dari penilaian oleh dosen pengampu mata kuliah yang mencapai 100% (sangat praktis) dan penilaian mahasiswa yang mencapai 98,3% sehingga termasuk dalam kategori sangat praktis. Kemudian produk e-modul yang telah memenuhi kriteria efektif berdasar dari hasil belajar mahasiswa dari segi kognitif. Persentase mahasiswa yang mencapai KKM adalah 100%.
PENGARUH KOMPETENSI LEADERSHIP GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 1 MAMUJU Qurrata A’yun Anwar; Saprin .; Idah Suaidah
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i2.25614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kompetensi Leadership Guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Mamuju, untuk mengetahui Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI di SMA Negeri 1 Mamuju, dan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi Leadership Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas Xi Di SMA Negeri 1 Mamuju.Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Mamuju yang berjumlah 370 orang peserta didik, sedangkan sampelnya adalah 15% dari populasi berjumlah 56 orang peserta didik dengan Teknik pengambilan sampel “Simple Random Sampling”. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kompetensi leadership dan skala motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, kompetensi leadership guru Pendidikan Agama Islam diperoleh nilai rata-rata 43,48 berada pada kategori sedang dari nilai 100 diperoleh nilai terendah 29 dan nilai tertinggi 55 dengan presentase 60,71%. Sedangkan analisis statistik deskriptif untuk motivasi belajar peserta didik kelas XI diperoleh nilai rata-rata 65,85 berada pada kategori sedang dari nilai 100 diperoleh nilai terendah 52 dan nilai tertinggi 80 dengan presentase 73,21%. Adapun hasil analisis statistik inferensial dengan uji regresi linear sederhana, diperoleh koefisien korelasi nilai thitungsebesar 3,262 sedangkan nilai ttabel (5%) (df=56) sehingga ttabel 1,673. Jadi, dapat disimpulkan bahwa thitung˃ ttabelyakni 3,262 ˃ 1,673, maka Hoditolak dan H1diterima yang berarti terdapat pengaruh yang positif antara kompetensi leadership guru Pendidikan Agama Islam terhadap motivasi belajar peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Mamuju dengan sumbangsi sebesar 16,5%.
PERANAN MEDIA SOSIAL DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN QUR’AN HADIS KELAS VIII MTS MADANI ALAUDDIN PAOPAO KABUPATEN GOWA Abdul Jalil; Erwin Hafid; Muhammad Amri; Risna Mosiba
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i2.25613

Abstract

Peranan media sosial bagi peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran Qur’an Hadis MTs Madani Alauddin Pao-pao Kabupaten Gowa yaitu dengan mendayagunakan media sosial whatsApp dan telegram sebagai instrumen komunikasi dan ruang belajar, serta pendayagunaan media sosial youtube sebagai instrumen belajar dan sumber belajar. Motivasi belajar peserta didik dengan menggunakan media sosial terangkum dalam: Motivasi belajar peserta didik dengan menggunakan whatsApp dan telegram, motivasi belajar peserta didik dengan menggunakan youtube dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik. Peranan media sosial whatsApp dan telegram  meliputi; peserta didik tekun dalam mengerjakan tugas dan menampakkan keuletan dalam belajar mandiri. Peranan media sosial youtube yaitu; meningkatkatkan kreatifitas peserta didik dan membuat peserta didik menyenangi pelajaran Qur’an Hadis. Keterbatasan pembelajaran dengan menggunakan media sosial yakni pembelajaran dengan media sosial betumpuh pada kekuatan signal.
THE COMBINATION OF INQUIRY, LEARNING COMMUNITY, AND TOTAL PHYSICAL RESPONSE: A STUDY ON DEVELOPING ENGLISH LANGUAGE SKILL FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Delfia Herwanis; Barep Sarinauli
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i2.17914

Abstract

The performance of the English language skill of the fifth graders of SD Negeri 1 Takengon was unsatisfactory (avarage score = 34). The limited achievement was due to ineffective teaching and learning process. Therefore, it was suggested that a specific treatment of learning process needs to be well performed. This study aims at finding out if the combination of the Inquiry, Learning Community, and Total Physical Response is able to develop the performance of the students’ English language skill. The study focuses on the students’ performance to verbally respond to any simple instruction with acceptable actions within the context of classroom and school environment; and verbally express any expression of the following speech acts as: giving examples to do something, gesticulation, and giving directions (Departemen Pendidikan Nasional, 2006). In terms of the speaking skill, this study just concentrates on pronunciation and comprehension aspects. To achieve the goal of the study, an experimental approach with the one-group pre-test and post test design was used. The sample for the treatment was 20 students out of 58 students population which was selected randomly. The result shows that the performance of the students’ English language skill in terms of comprehension and pronunciation was significantly improved (34 to 60). In conclusion, the research questions of this research are answerable—the combination of Inquiry, Learning Community, and Total Physical Response does lead to developing students’ English ability in responding to simple instructions, and in expressing such speech acts as giving examples to do something, gesticulation, and giving directions. The hypothesis (Ha) of this research is then accepted as it provides a positive impact for the development of the students’ English language ability, particulary in the area of focus of the study.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 MADRASAH IBTIDAIYAH SE-KKM 2 SAMBAS Arnadi Arnadi
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i2.18571

Abstract

Perubahan kurikulum bagi guru menjadi dilema besar. Akhirnya, untuk mengatasi hal tersebut, maka ada upaya bagi guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 tersebut, termasuk yang terjadi di madrasah Se-KKM Sambas. Tujuan penelitian antara lain; 1) mendeskripsikan Upaya Guru PAI membuat perencanaan dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 pada Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas, 2) mendeskripsikan upaya guru PAI dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas, 3) mendeskripsikan upaya guru PAI dalam melakukan evaluasi kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitataif dengan metode pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan penelitian bahwa; upaya Guru PAI membuat perencanaan dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 Madrasah Ibtidaiyah Se-KKM Kabupaten Sambas, terdiri dari: a) Perencanaan yang dibuat oleh guru PAI Se-KKM Sambas, baik Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Silabus sesuai dengan pedoman Sisdiknas; b) Silabus dan RPP yang dibuat sebagai dasar pengimplementasian kurikulum untuk mencapai tujuan dalam pembelajaran sehingga metode, strategi dalam pembelajaran digunakan secara bervariasi. Kedua, upaya Guru PAI dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas, terdiri dari: a) Guru PAI Se-KKM Sambas dalam melaksanakan kurikulum 2013, karena sudah terbiasa dengan Kurikulum KTSP, sehingga orientasi kurikulum 2013, masih terbawa arus oleh kurikulum KTSP; b) Guru PAI Se-KKM Sambas terbiasa sudah lama mengajar dan sudah hapal dengan materi kurikulum KTSP, sehingga pembawaan perubahan kurikulum KTSP menjadi 2013, hanya sedikit mengalami perubahan. Ketiga, upaya Guru PAI dalam melakukan evaluasi kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas, terdiri dari: a) Guru PAI Se-KKM Sambas untuk melihat keberhasilan siswa pada setiap mata pelajaran maka menggunakan penilaian formatif; b) Guru PAI Se-KKM Sambas untuk melihat keberhasilan siswa, ketika mata pelajaran sudah selesai semua dan mengikuti ulangan umum sesuai jadwal dari kalender sekolah, maka melakukan penilaian sumatif. 
PENGARUH KINERJA MENGAJAR GURU DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Deskriptif di MI Kelompok Kerja Madrasah Cipaku) Lilis Kholisoh; Maman Herman; Enas Enas
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i2.23443

Abstract

This study aims to determine: 1) The effect of teacher teaching performance on student achievement. 2) The influence of school climate on student achievement. 3) The effect of teacher teaching performance and school climate on student learning achievement. The research method used in the preparation of this scientific paper is descriptive. The unit of analysis is a school with a total of 171 respondents. The data were proceeded by using SPSS 17.0. The study results show that: 1) The teaching performance of teachers at MI KKM Cipaku is in high criteria, however, some indicators need to be improved, namely arranging seats according to the characteristics of students and subjects. Furthermore, the teacher's teaching performance has a positive effect on student achievement. This means that the higher the teacher's teaching performance, the higher the student's learning achievement. 2) The school climate at MI KKM Cipaku is in conducive criteria, however, some indicators need to be improved, namely monumental evidence of the results of the school's collaboration with the community. Furthermore, the school climate has a positive effect on student achievement. This means that the more conducive the school climate, the more students' learning achievement. 3) Student achievement at KKM Cipaku is in the achievement criteria, however, several indicators must be improved, namely youth scientific work, academic competitions, sports, arts, and scouts. Furthermore, teacher teaching performance and school climate have a positive effect on student learning achievement. This means that the higher the teacher's teaching performance and the more conducive the school climate, the higher the student's learning achievement.
PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM BERBASIS GENDER DI MADRASAH ALIYAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR B, Muhammad Rusmin; Mutakallim Sijal
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i2.25612

Abstract

Penelitian tentang pelaksanaan pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam berbasis gender di Madrasah Aliyah Kabupaten Kepulauan Selayar adalah proses pembelajaran menggunakan kurikulum 2013. Guru mengajar menggunakan metode yang bervariasi, seperti metode ceramah, tanya jawab, dan yang lainnya. Faktor yang mendukung dalam proses belajar SKI berbasis gender yaitu diantaranya guru menggunakan metode yang bervariasi ketika mengajar, sehingga suasana kelas menjadi hidup dan peserta didik sangat bersemangat. Faktor penghambat pembelajaran sejarah kebudayaan Islam berbasis gender yaitu peserta didik belum mengetahui makna gender yang sesungguhnya. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar belajar SKI berbasis gender yang dialami oleh peserta didik yaitu guru mengarahkan lebih awal untuk mencari materi di google yakni materi tentang gender sehingga peserta didik lebih mudah memahami apa yang diajarkan. Selain itu, buku paket yang sudah tersedia diwajibkan bagi peserta didik untuk membaca lebih awal.
PENGARUH PENGGUNAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMPN 3 MINASATE’NE PANGKEP selfa Afia; Syahruddin Usman; Abd Syukur Abu Bakar
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i2.25615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan perpustakaan sekolah di SMPN 3 Minasate’ne Pangkep, untuk mengetahui minat belajar peserta didik di SMPN 3 Minasate’ne Pangkep dan untuk enganalisis pengaruh penggunaan Perpustakaan Sekolah terhadap Minat Belajar Peserta Didik di SMPN 3 Minasate’ne Pangkep. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) penggunaan perpustakaan sekolah di SMPN 3 Minasate’ne Pangkep berada pada kategori sedang dengan persentase 75% sedangkan minat belajar peserta didik di SMPN 3 Minasate’ne Pangkep juga berada pada kategori sedang dengan presentase 67,5%. Dari hasil perhitungan diperoleh (thitung) = 2,91 sementara (ttabel) = 1,684 untuk taraf signifikansi 5%. Karena thitung lebih besar dari ttabel maka dapat disimpulkan H0 di tolak dan H 1 diterima.  Implikasi dalam penelitian ini yaitu bagi peserta didik di SMPN 3 Minasate’ne Pangkep untuk lebih  menggunakan perpustakaan sekolah dalam pembelajaran. Bagi guru untuk bisa menggunakan perpustakaan sekolah  sebagai alat pembelajaran agar minat belajar  peserta didik semakin bertambah. Bagi sekolah untuk bisa menjadi bahan masukan serta perbaikan terhadap penggunaan perpustakaan dengan lebih melengkapi buku-buku mata pelajaran atau menyediakan bahan bacaan lainnya untuk lebih menarik minat peserta didik. Bagi peneliti yang akan datang, bisa dijadikan sebagai  bahan referensi dalam  melakukan penelitian terhadap penggunaan perpustakaan sekolah dan minat belajar.