cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ternak Tropika
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25031007     EISSN : 25031007     DOI : -
Core Subject :
TERNAK TROPIKA, Journal of Tropical Animal Production (JTAP) provides for rapid publication of full-length papers, short communication and review articles describing of new finding or theory in Animal Production area. TERNAK TROPIKA has 1 volume with 2 issues per year. TERNAK TROPIKA is published by Department of Animal Priduction, Faculty of Animal Husbandry, Brawijaya University Indonesia in collaboration with Indonesian Society of Animal Science (ISPI
Arjuna Subject : -
Articles 305 Documents
Kombinasi Tepung Kunyit dengan Berbagai Level Tepung Kacang Tanah Terhadap Performa Produksi Ayam Kub Purnamasari, Cahya; Telupere, Franky M S; Nalley, ‪Wilmientje Marlene
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 1 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2022.023.01.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pemberian campuran tepung kunyit dengan berbagai level tepung kacang tanah terhadap performa produksi ayam KUB. Penelitian ini menggunakan 60 ekor ayam dengan 4 kelompok perlakuan yaitu: P0 (kontrol), P1 0,15% tepung kunyit (TK) dan 5% tepung kacang tanah (TKT) , P2 0,15% TK dan 10% TKT, P3 0,15% TK dan 15% TK. Setiap perlakuan mendapat lima ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3 ekor ayam., pakan perlakuan diberikan selama delapan minggu. Variabel yang diuji adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan (PBB) dan konversi pakan. Data dianalisis menggunakan one way anova dan jika terdapat perbedaan antar perlakuan, maka dilakukan uji lanjut menggunakan Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunakan kombinasi TK dan TKT berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap PBB dan konversi pakan, dan tidak berpengaruh nyata pada konsumsi pakan (P>0.05) dapat disimpulkan bahwa perlakuan dengan pemberian 15% TKT memberikkan respon terbaik.
PENAMPILAN PRODUKSI DAN STATUS NUTRISI KAMBING PERANAKAN ETAWAH (PE) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BIJI KURMA Kuswati, Kuswati; Susilorini, Tri Eko; Mashudi, Mashudi
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 2 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2022.023.02.1

Abstract

Kambing merupakan sumber daging dan susu di banyak negara berkembang, karena kemampuannya untuk bertahan hidup dan tumbuh di bawah lingkungan iklim yang keras dibandingkan ruminansia lainnya. Fenomena ini memudahkan beternak kambing tanpa fasilitas yang canggih dan kebutuhan nutrisinya dapat dipenuhi dari berbagai jenis pakan atau padang penggembalaan yang tersedia. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan biji kurma dalam pakan konsentrat terhadap rata-rata pertambahan bobot badan harian dan status gizi kambing Peranakan Etawah. Dua puluh ekor kambing dipilih secara acak dan didistribusikan ke dalam empat perlakuan masing-masing 5 ekor kambing. Kambing diberi pakan hijauan 60% Pennisetum purpureum dan 40% pakan konsentrat yang mengandung 0; 7.5; 15 dan 22,5% tepung biji  kurma. Terdapat pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap rata-rata pertambahan bobot badan harian, pakan konsentrat yang mengandung 22,5% lebih tinggi dibandingkan dengan pakan yang mengandung 7,5 dan 15% tepung biji kurma. Disimpulkan bahwa penambahan tepung biji kurma pada pakan konsentrat pada ransum kambing peranakan Etawah tidak menunjukkan efek yang merugikan status gizi, tetapi dapat meningkatkan kinerja pertumbuhan.
POTENTIAL TRIGONA BEEKEEPING (Heterotrigona itama and Geniotrigona thoracica) AT SOUTH LABUHANBATU CITY, NORTH SUMATERA PROVINCE, INDONESIA Pinandita, Eggi Pur; Minarti, Sri; Junus, Mochammad; Radiati, Lilik Eka; Besari, Ratna Iffany F; Soen, Jopie Meiske; Simanjuntak, Aurora Ivana Br
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 2 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2022.023.02.3

Abstract

Study area this research was conducted on November 12th – 21st, 2021, located in Kota Pinang, South Labuhanbatu, North Sumatra, Indonesia. The results of this study can provide a report on the results of the analytical test carried out in the laboratory of the University of Brawijaya. South Labuhanbatu Regency is geographically located at 1°26'00'' - 2015'55'' North Latitude. 99°40'00'' - 100°26'00'' East Longitude. Generally, South Labuhanbatu Regency is located at an altitude below 100 meters above sea level. The type of research is exploratory research. The result and discussion gave the best replacement of water content in honey at Apis dorsata as an average of 27%. It showed that the higher the water content and acidity of the honey will explain the lower the quality of the honey. The best replacement levels of sucrose in honey at Heterotrigona itama as an average of 68.5%. The percentage level of sucrose showed that honey with a moisture content of more than 17%, with a total sugar content of <83% is susceptible to cosmetological yeast fermentation. The best pH of Honey placed at Apis dorsata is an average of 2.350 (Acid). The data showed that the low pH value and high acidity can increase the shelf life of honey because it does not support the growth of microbes.
HUBUNGAN ANTARA LINGKAR DADA, TINGGI PUNDAK, DAN PANJANG BADAN DENGAN PRODUKSI SUSU SAPI PERAH FH LAKTASI DI BPPIBTSP BUNIKASIH CIANJUR Bahri, Toto Multiana; Salman, Lia Budimulyati; Christi, Raden Febrianto
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 2 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2022.023.02.2

Abstract

Sapi perah adalah hewan ternak yang dipelihara secara khusus karena kemampuannya untuk menghasilkan susu. Produksi susu sapi yang rendah dan kualitas susu yang tidak memenuhi standar merupakan permasalahan yang sering terjadi, oleh karena itu perlu perbaikan sifat kualitatif dan kuantitatif pada sapi perah agar dapat menghasilkan produksi susu yang maksimal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ukuran lingkar dada, tinggi pundak, dan panjang badan sapi perah FH laktasi dan mengetahui hubungan antara lingkar dada, tinggi pundak, dan panjang badan dengan produksi susu sapi perah FH laktasi di BPPIBTSP Bunikasih Cianjur. Penelitian menggunakan metode survey dengan analisis data regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rataan Lingkar Dada (LD) pada laktasi ke-1, 2, dan 3 masing-masing sebesar 176,6 ± 14,5 cm, 186,6 ± 8,38 cm, dan 187,2 ± 8,5 cm. Nilai rataan Tinggi Pundak (TP) pada laktasi ke-1, 2, dan 3, masing-masing sebesar140 ± 13,03 cm, 138,6 ± 3,88 cm, dan 137,4 ± 3,22 cm. Nilai rataan Panjang Badan (PB) pada laktasi ke-1, 2, dan 3 masing-masing sebesar 151 ± 6,87 cm, 152,5 ± 6,68 cm, dan 158 ± 4,22 cm. Hubungan antara lingkar dada, tinggi pundak, dan panjang badan dengan produksi susu sapi FH memiliki korelasi sebesar 0,271, yang termasuk dalam kategori rendah dengan nilai signifikansi sebesar 0,567. Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara lingkar dada, tinggi pundak, dan panjang badan terhadap produksi susu sapi perah FH laktasi.
PENGARUH LETAK CAGE DALAM KANDANG TERTUTUP TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM PETELUR HY-LINE BROWN Yulianti, Dyah Lestari; Hamiyanti, Adelina Ari; Prayogi, Heni Setyo; Andri, Faizal; Setiawan, Ary Kurnia
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 2 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2022.023.02.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak cage dalam kandang tertutup terhadap kualitas telur ayam petelur Hy-Line Brown. Materi yang digunakan adalah 96 ekor ayam petelur Hy-Line Brown umur 57 minggu. Pakan yang digunakan adalah pakan lengkap untuk ayam petelur fase layer produksi PT. Charoen Pokphand Indonesia dengan kode 324 KJ. Metode penelitian adalah percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan penelitian adalah tiga letak cage yang berbeda, yaitu dekat inlet (P1), tengah (P2), dan dekat outlet (P3).  Variabel penelitian meliputi luas permukaan area telur, kedalaman kantong udara, dan berat jenis. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan jika terdapat perbedaan antar perlakuan dilakukan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata (P>0,05) pada luas permukaan area telur, kedalaman kantong udara, dan berat jenis telur pada letak cage yang berbeda dalam kandang tertutup. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa letak cage dalam kandang tertutup tidak memberikan pengaruh negatif terhadap kualitas telur ayam Hy-Line Brown. Disarankan dilakukan penelitian uji pH darah untuk mengukur tingkat cekaman ayam petelur pada letak cage yang berbeda.
Efek Penambahan Eko-Enzim Dalam Air Minum Terhadap Produksi Telur, Fertilitas, Daya Tetas dan Kualitas Telur Ayam IPB D-1 Nepa, Juliana Monika; Telupere, Franky M. S.; Mulyantini, N. G. A.
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 24 No. 1 (2023): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2023.024.01.10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efek eko-enzim terhadap produksi telur, fertilitas, daya tetas ayam IPB-D1. Ayam yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebayak 96 ekor (72 betina dan 24 jantan). Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan, tiap ulangan ada 4 ekor ayam (1 jantan, 3 betina). Perlakuan yang diberikan yaitu: P1 = air minum tanpa eko-enzim (kontrol), P2 = 1 cc eko-enzim/L air minum / 3 hari, P3 = 2 cc eko-enzim/L air minum /3 hari, P4 = 3 cc eko-enzim/L air minum/ 3 hari. Jumlah telur yang digunakan untuk mengamati kualitas telur yaitu sebanyak 72 butir, 6 butir tiap perlakuan, dan 3 ulangan. Hasil analisis statistik berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi telur, fertilitas, dan daya tetas. Perlakuan P3 memberikan produksi telur, fertilitas dan daya tetas lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kesimpulan pemberian eko-enzim dengan dosis 2 cc/L air minum /3 hari dapat meningkatkan produksi telur, fertilitas, daya tetas ayam IPB-D1.
Pengaruh Infeksi Alami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Terhadap Nilai Hematologi Sapi Madura Kristanto, Dwi; Septian, Wike Andre; Septiyani, Septiyani
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 24 No. 1 (2023): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2023.024.01.1

Abstract

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) disebabkan oleh virus dari famili Picornaviridae yang menyerang hewan berkuku belah dengan tingkat morbiditas yang tinggi dan bersifat akut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh infeksi alami PMK terhadap nilai hematologi sapi Madura pada fase infeksi dan fase recovery. Sebanyak 15 ekor sapi Madura yang sudah didiagnosis menderita PMK dengan gejala klinis berupa sialorrhea, lameness, recumbency, vesikel dan erosi pada bagian gingiva, dental pad dan lidah, serta lesi pada area interdigital kaki digunakan dalam penelitian ini. Proses pengambilan sampel darah sebanyak 3 ml melalui vena coccygea dengan menggunakan vacutainer (BD, Franklin, USA) yang mengandung antikoagulan EDTA (Ethylene Diamine Tetra Acetic Acid). Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada fase infeksi (antara hari ke-3 sampai hari ke-7) dan pada fase recovery (hari ke-30 post infeksi). Sampel yang sudah dikoleksi selanjutnya dilakukan analisis parameter hematologi menggunakan Veterinary Hematology Analyzer Rayto 7600, sedangkan analisis data hasil pemeriksaan menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai leukosit, limfosit, hemoglobin, hematokrit, MCHC, MCV, RDW-CV, trombosit, MPV, PDW, PCT antara stadium infeksi dan recovery berbeda signifikan (p<0,05). Pada fase infeksi dilaporkan terjadi leukositosis, granulositosis, limfositosis, serta penurunan hemoglobin, MCHC, MCV, RDW-SD, PDW, dan P-LCR. Sedangkan pada fase recovery dilaporkan nilai leukosit dan granulosit masih diatas normal, sementara itu parameter lain sudah pada level normal. Disimpulkan bahwa infeksi alami PMK pada sapi Madura menyebabkan perbedaan nilai hematologi yang signifikan antara fase infeksi dan recovery.
Pengaruh Penambahan Zeolit Pada Litter Terhadap Kadar Amonia Litter, Suhu Litter, Foot Pad Dermatitis Dan Penampilan Produksi Broiler Nugraha, Langgeng Riandita; Yulianti, Dyah Lestari
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 24 No. 1 (2023): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2023.024.01.6

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penggunaan zeolit yang ditambahan pada litter terhadap konsentrasi amonia, suhu litter, bobot panen, bobot karkas dan skor footpad dermatitis. Materi penelitian ini adalah 272 broiler dipelihara dengan 4 perlakuan, P0 diberikan 0 gram zeolit / m2 litter, (P1) diberikan 500 gram zeolit / m2 litter, (P2) diberikan 1.000 gram zeolit / m2 litter dan (P3) diberikan 1.500 gram zeolit / m2 litter. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan analisis data menggunakan Analisis Varian (Anova). Jika terdapat perbedaan secara nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil dari penelitian ini, konsentrasi amonia dan suhu litter lebih rendah di (P2) 1.000 gram zeolit / m2 litter dan P3 1.500 gram zeolit / m2 litter dibanding dengan (P0). Bobot panen dan bobot karkas lebih tinggi pada P2 1.000 gram zeolit / m2 litter, sedangkan foot pad dermatitis lebih rendah ditunjukkan pada P3 1.400 gram zeolit / m2 litter. Kesimpulannya adalah penambahan zeolit pada litter memberikan efek yang positif terhadap litter dan performa pertumbuhan, terutama pada P2 1.000 gram zeolit / m2 litter.
Pengaruh Penambahan Chitosan Oligosaccharide (COS) dan L-Arginine Pada Pakan Ayam Broiler Terhadap Rasio Konversi Energi dan Protein Pramujo, Muhammad; Puspita, Poppy Satya; Mutia, Rita; Wijayanti, Indah
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 24 No. 1 (2023): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2023.024.01.2

Abstract

Penggunaan Antibiotic growth promotor (AGP) untuk peternakan unggas telah dilarang mulai Januari 2018. Ketiadaan AGP dalam pakan broiler sangat berpengaruh terhadap produktivitas ternak terutama di Indonesia yang beriklim tropis. Oleh karena Itu, diperlukan alternatif lain selain AGP untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas ternak. Penelitian mengenai penambahan Chitosan Oligosaccharide (COS) dan L-arginine pada pakan ayam broiler dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap rasio konversi energi dan protein. Sebanyak 300 broiler strain Lohmann umur sehari dengan rataan bobot badan 46 ± 0,7 g, ditempatkan ke dalam lima perlakuan dan enam ulangan (10 ekor per ulangan) secara acak dan dipelihara selama 35 hari. Perlakuan pada penelitian ini meliputi pakan basal (PB) (T0), PB + Zinc Bacitracine 200 mg kg-1 (T1), PB + COS 100 mg kg-1 (P2), PB + L-arginine sampai 1,9% (T3), PB + COS mg kg-1 + L-arginine sampai 1,9% (T4).  Berdasarkan hasil penelitian penambahan COS dan L-arginine serta kombinasi antar keduanya mampu menurunkan (P<0,05) rasio konversi energi dibandingkan dengan perlakuan kontrol (P0). Pada peubah rasio konversi protein penambahan COS tidak berbeda (P>0,05) dengan perlakuan P0, sedangkan pada perlakuan L-arginine dan kombinasi memberikan hasil yang berbeda signifikan (P<0,05) dibandingkan dengan perlakuan P0. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan suplementasi COS dan L-arginine serta kombinasinya memberikan efek positif terhadap rasio konversi energi dan protein pada ayam broiler.
The Influence of Open, Semi-Closed, and Closed House Microclimates on Broiler Productivity in the Dry Season Hamiyanti, Adelina Ari; Nurgiartiningsih, Veronica Margareta Ani; Muharlien, Muharlien; Suyadi, Suyadi
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 24 No. 1 (2023): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2023.024.01.7

Abstract

In Indonesia, there are three housing systems: sometimes open, semi-closed and closed. This study aimed to analyze the effect of microclimatic conditions, NH3, and E. coli levels on broiler productivity in open, semi-closed, and closed houses during the dry season. The research took place in June - August 2019, when the air temperature was 28°-34°C during the day, while at night, the air temperature was around 21°-25°C with rainfall < 60 mm/month. The material used was the Lohmann strain broiler. Observations were made in six house units consisting of two open house units with a total of 5,000 chickens/house unit, two semi-closed units with a total of 18,000 chickens/house unit, and two closed house units with a total of 33,000 chickens/house unit. This research is survey research, with the experimental parameters being temperature (oC), humidity (%), wind speed (m/s), NH3 (ppm) and E. coli (CFU/mL), body weight (g/bird), FI (g/bird/day), FCR, IP, mortality, and IOFC. Based on the study's results in open, semi-closed, and closed houses, there were differences (P<0.05) in temperature, humidity, wind speed, and NH3, whereas in E. coli they were not significantly different. In broiler productivity, the type of house affected body weight (P<0.05), while on FI, FCR, IP, mortality, and IOFC were not significantly different (P<0.05). The conclusion is that the range of temperature, humidity, and wind speed in all houses is still in the standard range of broiler maintenance. NH3 and E. coli levels were below the threshold that chickens could tolerate, although the highest levels were in closed houses. This affects the BW of broilers in open and semi-closed at weeks 1, 2, and 3, which is higher than in closed houses

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 26 No. 1 (2025): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 25 No. 2 (2024): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 25 No. 1 (2024): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 24 No. 2 (2023): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 24 No. 1 (2023): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 2 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 1 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 22, No 2 (2021): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 22, No 1 (2021): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 21, No 2 (2020): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 21, No 1 (2020): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 20, No 2 (2019): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 20, No 1 (2019): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 19, No 2 (2018): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 19, No 1 (2018): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 18, No 2 (2017): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 18, No 1 (2017): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production (JTAPRO) Vol 17, No 2 (2016): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production (JTAPRO) Vol 17, No 1 (2016): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production (JTAPRO) Vol 16, No 2 (2015): TERNAK TROPIKA Vol 16, No 1 (2015): TERNAK TROPIKA Vol 15, No 2 (2014): TERNAK TROPIKA Vol 15, No 1 (2014): TERNAK TROPIKA Vol 14, No 2 (2013): Ternak Tropika Vol 14, No 1 (2013): Ternak Tropika Vol 13, No 1 (2012): Ternak Tropika Vol 12, No 2 (2011): Ternak Tropika Vol 12, No 1 (2011): Ternak Tropika Vol 12, No 1 (2011): Ternak Tropika Vol 11, No 2 (2010): Ternak Tropika Vol 11, No 1 (2010): Ternak Tropika Vol 9, No 2 (2008): Ternak Tropika Vol 7, No 2 (2007): Ternak Tropika Vol 6, No 2 (2007): Ternak Tropika More Issue