cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : 24426024     EISSN : 24427063     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA SEKOLAH (STUDI DI SMK NEGERI 2 RANTAU UTARA) Romaulina Simanjuntak; Elfrianto Elfrianto; Astri Novia Siregar
EDUTECH Vol 10, No 1 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i1.19617

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) gaya kepemimpinan kepala sekolah di SMK Negeri 2 Rantau Utara, (2) bagaimana kepemimpinan instruksional kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja sekolah di SMK Negeri 2 Rantau Utara, (3) kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja sekolah di SMK Negeri 2 Rantau Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriftif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian: (1) Gaya kepemimpinan kepala sekolah di SMK Negeri 2 Rantau Utara adalah gaya kepemimpinan Intruksional dengan menerapkan managemen partisipatif. (2) Kepemimpinan Instruksional  yang di terapkan kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja sekolah adalah fokus pada kualitas proses dan hasil belajar siswa yang berasal dari pemberdayaan guru, melakukan pengawasan terhadap proses pembelajaran (monitoring) yang berdampak pada terjadinya peningkatan pembelajaran yang efektif dan bermakna, serta secara aktif melakukan perubahan/terobosan untuk menjalin  kerjasama dengan dunia industri maupun instansi terkait. (3) Kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja sekolah di SMKN 2 Rantau Utara adalah : kurangnya kesiapan Guru untuk menerima perubahan kurikulum, rendahnya kemampuan literasi siswa, keterbatasan sarana dan prasarana sekolah, kurangnya dukungan masyarakat dan orang tua, serta peraturan seputar pendidikan yang sering kali di nilai tidak sinkron dengan kebutuhan dan kondisi real di lapangan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN E-LKPD TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK di SMP NEGERI 05 PRABUMULIH Septi Septi Aryani; Misdalina Misdalina; Jumroh Jumroh
EDUTECH Vol 10, No 2 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i2.20496

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini ialah mengetahui bagaimana model Problem Based Learning dengan dukungan E-LKPD mempengaruhi kemampuan siswa didalam memecahkan masalah diSMP Negeri 05 Prabumulih. Penelitian ini memakai metodologi eksperimen dan desain penelitian kuantitatif. 69 siswa dipakai didalam penelitian ini; 36 orang didalam kelas eksperimen memakai model Problem Based Learning dengan dukungan E-LKPD, dan 33 orang pada model konvensional. Quasi Experimental Design merupakan jenis desain eksperimen yang dipakai didalam penelitian ini. Uji t yang disebut juga dengan Independent Sample T-Test merupakan metode analisis data yang dipakai didalam penelitian ini untuk menilai hipotesis. Nilai rerata kelas eksperimen yang ditentukan analisis data ialah senilai 73,48, sedangkan nilai rerata kelas kontrol senilai 61,82. Berdasarkan temuan uji hipotesis, H0 ditolak serta ha diterima, dengan nilai signifikansi senilai 0,020 memenuhi kriteria nilai sig0,05. Kesimpulan: Kemampuan memecahkan masalah siswa SMP Negeri 05 Prabumulih dipengaruhi pendekatan pembelajaran Problem Based Learning yang didukung dengan E-LKPDKata Kunci : Pembelajaran, Problem Based Learning, Memecahkan MasalahAbstract The purpose of this development research is to determine how the Problem Based Learning learning paradigm, with support from E-LKPD, affects students' capacity for problem-solving at SMP Negeri 05 Prabumulih. This study uses experimental methodology and quantitative research design. The 69 students involved in this study were split into two groups: 36 students in the experimental class utilized the Problem Based Learning learning model with assistance from E-LKPD, while 33 students in the control group used traditional learning techniques. Quasi Experimental Design is the type of experimental design employed in this study. The t test, also known as the Independent Sample T-Test, is the data analysis method used in this study to assess the hypothesis. The experimental class's average value was 73.48, while the control class's value was 61.82, according to the data analysis results. With a significance value of 0.020 and a criteria of a sig value 0.05, the hypothesis test findings indicate that Ha was accepted and H0 was rejected. Thus, it can be said that students at SMP Negeri 05 Prabumulih's problem-solving skills are impacted by the Problem Based Learning learning approach, which is supported by E-LKPD.Keywords: Learning, Problem Based Learning, Problem Solving 
URGENSI PENERAPAN SCHOOL WELL-BEING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PENGGUNA SISTEM FULL DAY SCHOOL Hardiansyah Hardiansyah; Restu Wibawa; Wiwien Kurniawati
EDUTECH Vol 10, No 1 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i1.19259

Abstract

Rendahnya pemahaman tentang konsep dan urgensi school well-being di sekolah menyebabkan berbagai penerapan kebijakan kurang memperhatikan kepada aspek well-being siswa. Padahal sekolah yang well-being merupakan konsep sekolah yang ideal diterapkan pada dunia Pendidikan khususnya sekolah yang menerapkan system fullday school. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan school well-being di sekolah menengah pertama pengguna system full day school berdasarkan 4 dimensi yaitu having (kondisi sekolah), loving (hubungan sosial), being (pemenuhan diri) dan health (status kesehatan) sehingga siswa dapat belajar dengan kondisi fisik dan jiwa yang sehat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data penelitian melalui wawancara dan observasi terhadap 2 subjek primer siswa sekolah menengah pertama yang memiliki prestasi secara akademik maupun non akademik, pemilihan subjek berdasarkan rekomendasi dari guru sekolah yang memahami siswanya dengan diperkuat data dari 5 subjek sekunder yaitu guru, orang tua dan teman sebaya dari kedua subjek primer. Analisis data yang digunakan adalah analysis interactive model dengan keabsahan data triangulasi sumber. Penelitian ini akan menggali data secara mendalam tentang 4 elemen atau komponen school well-bieng sehingga dapat dijadikan rujukan bagi orang tua maupun evaluasi bagi sekolah dalam mengembangkan dan menjaga kualitas sekolah khususnya pada aspek kesejahteraan dan kenyamanan siswa saat berada di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan fullday school tidak menghambat siswa berprestasi untuk merasa sejahtera selama berada di sekolah. Kedua subjek adalah sosok pribadi yang dapat beradaptasi dengan situasi yang ada, sehingga merasa nyaman untuk belajar dan terus berprestasi. Pada aspek having, kedua subjek merasa bahwa sekolah memiliki fasilitas yang dapat menunjang prestasinya di sekolah dan tidak mempermasalahkan kondisi-kondisi lain yang kurang sesuai di sekolah seperti kebersihan kamar mandi dan fasilitas Unit Kesehatan Siswa. Pada aspek loving, kedua subjek memiliki hubungan yang baik dengan guru dan teman sebaya walaupun bullying berupa ejekan terkadang masih terjadi pada salah satu subjek. Pihak sekolah dan orang tua juga menjalin hubungan yang baik melalui media group online sehingga orang tua dapat memantau perkembangan anak setiap hari di sekolah. Pada aspek being, kedua siswa merasa senang dan bangga dengan dirinya dengan tetap aktif mengikuti ekstrakurikuler atau kegiatan yang melatih keterampilan diri melalui tugas-tugas berbentuk prakarya, serta terdapatnya apresiasi berupa dukungan, pujian, ucapan selamat dari guru. Pada aspek health, kedua subjek pernah menderita sakit panas, batuk, dan pilek, atau sakit lainnya serta muncul rasa gugup saat tampil di depan umum, namun hal tersebut tidak membuat subjek terhambat dalam prestasinya
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KINERJA GURU DI SD NEGERI 2 GUNUNG LAGAN ACEH SINGKIL Sadri Pohan; Elfrianto Elfrianto; Amini Amini
EDUTECH Vol 10, No 1 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i1.19321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Manajemen Kinerja Guru Di SD Negeri 2 Gunung Lagan Aceh Singkil Penelitian di laksanakan di SD Negeri 2 Gunung Lagandengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Peran kepala sekolah dalam memanajemen kinerja guru di SD Negeri 2 Gunung Lagan dengan melakukan pengaturan keadaan sekolah yang berfokus pada lingkungan Selain itu kepala sekolah menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan para tenaga pendidik agar berjalan dengan baik. Perencanaan Kepemimpinan dalam Manajemen Kinerja Guru Di SD Negeri 2 Gunung Lagan Aceh Singkil meliputi sikap kreativitas kedua Memberikan Ide, adanya motivasi semangat terkakhir siswa yang baik adalah kegiatan dimana kepala sekolah menjad penengah disaat ada permasalahan antara guru dengan guru maun dengan warga sekolah lainnya.  Pelaksanaan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Manajemen Kinerja Guru Di SD Negeri 2 Gunung Lagan Aceh Singkil menerapkan sikap demokratis, komunikasi yang baik, bekerja sesuai dengan tupoksi, pertemuan aktif, mengamati kelas membimbing guru untuk memecahkan masalah dengan bijak dan menyelenggarakan pertemuan dengan aktif. Evaluasi kepemimpinan kepala sekolah dalam memanajemen kinerja guru dengan menyusun perencanaan peningkatan mutu guru mewujudkan visi, misi, dan tujuan sekolah yang telah direncanakan. Evaluasi melibatkan seluruh civitas akademika sekolah termasuk melibatkan guru-guru dalam menentukan program atau rencana ke depan. Evaluasi yang dilakukan kepala sekolah juga sudah berdasarkan analisis kebutuhan (need assessment), dan analisis jabatan pekerjaan (job analysis).
ANALISIS PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI BERBANTUAN GERAKAN LAGU ANAK PADA SISWA KELAS I SDN 38 PALEMBANG Dhea Dhea Claudia; Robert Robert Budi Laksana; Noviati Noviati
EDUTECH Vol 10, No 2 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i2.20210

Abstract

Abstrak Pembentukan karakter adalah suatu pendekatan yang mendukung perkembangan sosial, emosional, membentuk dan mengembangkan pembentukan karakter serta moralitas individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembentukan karakter mandiri berbantuan gerakan lagu anak pada siswa kelas IA dan untuk mengetahui hambatan apa saja yang dihadapi dalam pembentukan karakter mandiri berbantuan gerakan lagu anak pada siswa kelas I SDN 38 palembang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah menerapkan pembentukan karakter mandiri berbantuan gerakan lagu anak, karakter mandiri pada peserta didik meningkat menjadi 95%, peserta didik hampir sudah memahami pentingnya mempunyai karakter mandiri sejak ini dan peserta didik memiliki perubahan yaitu sudah menerapkan karakter mandiri tersebut pada saat di lingkungan sekolah. Dengan proses pembentukan karakter mandiri berbantuan gerakan lagu anak, peserta didik lebih memahami dan bersemangat mengikuti proses pembelajaran di kelas. Sehingga terciptalah proses pembelajaran yang aktif dan inovatif.Kata Kunci : Pembentukan Karakter Mandiri, Gerakan Lagu AnakAbstrak Pembentukan karakter merupakan suatu pendekatan yang mendukung perkembangan sosial, emosional, membentuk dan mengembangkan pembentukan karakter dan moralitas individu. Tujuan penelitian bantuan ini adalah untuk mengetahui pembentukan karakter mandiri dengan gerak lagu anak pada siswa kelas IA dan untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam membentuk karakter mandiri dengan bantuan gerak lagu anak pada siswa kelas I SDN 38 palembang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah terbentuknya karakter mandiri dengan bantuan gerakan lagu anak, karakter mandiri siswa meningkat hingga 95%, siswa sudah hampir memahami pentingnya memiliki karakter mandiri sejak saat ini dan siswa sudah berubah yaitu sudah menerapkan hal tersebut. karakter mandiri selama berada di lingkungan sekolah. Dengan adanya proses pembentukan karakter mandiri dengan bantuan gerakan lagu anak, siswa lebih memahami dan antusias mengikuti proses pembelajaran di kelas. Sehingga terciptalah proses pembelajaran yang aktif dan inovatif.Kata Kunci: Pembentukan Karakter Mandiri, Gerakan Lagu Anak 
Analisis Pemahaman Konsep Pada Mata Pelajaran IPS Materi Keragaman Suku Bangsa Milzam Zibrullah; Jayanti Jayanti; Masagus Firdaus
EDUTECH Vol 9, No 1 (2023): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v9i1.12905

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman konsep ips siswa terhadap materi keragaman suku bangsa di kelas IV SD Negeri 136 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang dikumpulkan peneliti yaitu observasi,wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian melalui observasi dan wawancara yang dilakukan pada guru dan siswa dan dokumentasi hasil lembar kerja siswa di SD Negeri 136 Palembang dilihat dari hasil lembar kerja siswa kelas IV  mengenai pemahaman konsep IPS materi keragaman suku bangsa terdapat 3 kategori yaitu sangat baik, baik dan cukup. Dari 26 siswa terdapat 5 siswa termasuk dalam kategori sangat baik 19,23%, 12 siswa termasuk kategori baik 46,15% dan 9 siswa termasuk dalam kategori cukup 34,61%. Dapat diketahui bahwa nilai rata-rata tingkat pemahaman konsep IPS sebesar 76,73%. Dengan demikian nilai rata-rata tersebut terdapat pada interval 76-85% yang termasuk dalam kategori baik. 
Pengembangan Modul Pelatihan Berpikir Kreatif Dan Komunikasi Efektif Leader Business Development Dengan Model ADDIE Sheryl Y N Umbas; Budi Wibawanta
EDUTECH Vol 10, No 1 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i1.19692

Abstract

Pengembangan modul pelatihan merupakan suatu upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk mendorong karyawannya untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dalam menghadapi era perkembangan teknologi yang semakin pesat dan munculnya persaingan yang ketat, untuk sebuah bisnis dapat bertahan dibutuhkan keterampilan berpikir kreatif untuk dapat melahirkan inovasi baru dan keterampilan komunikasi efektif untuk mendorong terjadinya efektivitas kinerja guna mencapai tujuan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan pengembangan modul pelatihan untuk mengembangkan keterampilan Leader Business Development Mamikos.com dalam berpikir kreatif dan komunikasi efektif. Pengembangan modul pelatihan menggunakan model ADDIE. Berdasarkan modul pelatihan yang diuji coba dan diimplementasikan, modul pelatihan yang dirancang dan dikembangkan mampu menutup kesenjangan kinerja para leader. Hal ini didukung oleh peningkatan pengetahuan berpikir kreatif dan komunikasi efektif dilihat dari hasil N-Gain yang memiliki efektivitas tinggi dalam membantu para leader memimpin timnya untuk mencapai target yang telah ditentukan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WORDWALL MATERI BANGUN DATAR SD Arhaman Arhaman Syahputera; Misdalina Misdalina; BZ Septeiyawan
EDUTECH Vol 10, No 2 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i2.20534

Abstract

AbstrakMedia pembelajaran berbasis wordwall. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berupa permainan edukasi berbasis wordwall untuk materi bangun data kelas III SDN 32 Palembang yang valid, praktis, dan efektif dimana dapat digunakan untuk berbagai keperluan. membantu pengajar dalam menyampaikan materi. Jenis penelitian dan pengembangan ini menggunakan RD (Research and Development dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas 5 tahap yaitu, 1) Analyze, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang validator yaitu ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi, kemudian siswa kelas III SD yang berjumlah 22 orang dimana pada tahap pengujian one to one sebanyak 3 siswa, dan tahap pengujian small group sebanyak 8 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi oleh validator dan lembar angket praktis untuk siswa. Berdasarkan hasil penelitian angket untuk validator diperoleh nilai keseluruhan sebesar 88,22% dengan kategori sangat valid. Hasil pengukuran respon siswa dari tahap pengujian satu lawan satu dan kelompok kecil memperoleh nilai keseluruhan dengan rata-rata – nilai rata-rata 96,17% dengan kategori sangat praktis. Serta pengujian yang dilakukan secara lapangan yaitu pengujian postest yang dimana dilakukan uji postest didapat nilai dengan persentase rata – rata dari nilai keseluruhan yaitu 95% dengan kategori tinggi (sangat efektif). Dengan demikian berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa media pembelajaran berupa media permainan edukasi interaktif berbasis wordwall materi bangun datar kelas III Sekolah Dasar yang dikembangkan sudah tergolong media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif. 
STRATEGI PENINGKATAN MUTU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMOTIVASI GURU DAN SISWA SELAMA MASA PANDEMI DI SMA SETIA BUDI BINJAI Amalia Annisa; Sri Nurabdiah Pratiwi; Emilda Sulasmi
EDUTECH Vol 10, No 1 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i1.19327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam memotivasi guru dan siswa selama masa pandemi di SMA Setia Budi Binjai. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode wawancara. Tekhnik pengumpulan data observasi dengan data yang diambil melalui wawancara terhadap kepala sekolah, guru dan siswa/i di SMA Setia Budi Binjai.  Hasil penelitian ini menunjukkan strategi peningkatan mutu kepemimpinan kepala sekolah di SMA Setia Budi Binjai sudah baik dalam memotivasi guru dan siswa selama masa pandemi terlihat dari strategi-strategi kepala sekolah dalam memotivasi siswa dalam masa pandemi. Dimana kepala sekolah melakukan pengelolaan dan pengembangan, Pengoptimalan SDM, Pemanfaatan tekhnologi dan melakukan monitoring dan melakukan pengevaluasian terhadap guru dan siswa dalam menggunakan tekhnologi agar tetap termotivasi meskipun dalam masa pandemi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI 1 RIMBA SAMAK Desiani Helmalia Desiani Helmalia Putri; Destiniar Destiniar; Nurlela Nurlela
EDUTECH Vol 10, No 2 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i2.20422

Abstract

Abstrak Rumusan masalah pada penelitian ini yakni adakah pengaruh penggunaan model pembelajaran contextual teaching and learning pada pembelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 1 Rimba Samak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning pada Pembelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 1 Rimba Samak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental dengan jenis data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai pada penelitian ini adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa : Hasil dari penelitian ini diperoleh dari siswa dan siswa kelas V SD Negeri 1 Rimba Samak dengan sampel penelitian sebanyak 20 siswa. Dengan nilai rata-rata pada pretest 83,75 dengan peningkatan nilai pada posttest 98,50 dengan kenaikan 14,75%. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrumen berupa Tes dengan bentuk soal pilihan Ganda untuk mengetahui nilai rata-rata anak pada posttest, nilai yang lebih tinggi pada pretest. Kata kunci: pembelajaran, pembelajaran kontekstual, hasil belajar IPSAbstrak Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan model pembelajaran contextual teaching and learning terhadap pembelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 1 Rimba Samak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap pembelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 1 Rimba Samak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan jenis data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Hasil penelitian ini diperoleh dari siswa kelas V SD Negeri 1 Rimba Samak dengan sampel penelitian sebanyak 20 siswa. Dengan nilai rata-rata pada pretest sebesar 83,75 dengan peningkatan nilai pada posttest sebesar 98,50 dengan peningkatan sebesar 14,75%. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrumen berupa tes berupa soal pilihan ganda untuk mengetahui rata-rata skor anak pada posttest, semakin tinggi skor pada pretest. Kata Kunci: pembelajaran, pembelajaran kontekstual, hasil belajar IPS

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2026): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 11, No 2 (2025): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 11, No 1 (2025): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 10, No 2 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 10, No 1 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2023): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 9, No 1 (2023): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 8, No 2 (2022): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2022): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 7, No 2 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 7, No 1 (2021): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2020): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2019): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 5, No 1 (2019): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2018): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2018): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2018): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2017): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2017): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 2, No 2 (2016): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 02 (2015): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 01 (2015): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial More Issue