cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
Probing questions and feedback for learners with down syndrome in an inclusive classroom Astuty; Farikah; Mursia Ekawati
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.22242

Abstract

This study aims to investigate the practice of Assessment for Learning (AfL) in the context of inclusive classes focused on how teachers provide effective probing questions and feedback to Down Syndrome (DS) learners. This study involved two teachers from two inclusive elementary schools. The data was collected during the learning process and interviews with teachers and DS students. This research conducted qualitative research used on this study is descriptive qualitative that utters the teachers by using three considerations in providing effective probing questions and feedback for DS students. Those considerations are (1) the level of intelligence by giving direct, short, concrete questions; (2) social-emotional by giving feedback and reinforcement; and (3) limitations of other mental functions by using visual media and non-verbal language. The implications of this study show that the presence of learners with special needs is as important as normal children in an inclusive class. Thus, the teacher must be able to design the learning practice with the diversity of students. The training can be given to them as well. Along with that, the finding of this study can contribute to it. By giving them training, the teacher's confidence, and positive attitude toward teaching in the inclusive class are built up.
Kesalahan berbahasa Indonesia tulis pada aspek ejaan, morfologi, dan sintaksis oleh peserta pelatihan menulis Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Ilmatus Sa'diyah
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.22282

Abstract

Bahasa Indonesia telah dipelajari selama bertahun-tahun di Indonesia. Namun demikian, masih ditemukan kesalahan dalam tulisan baik selama menulis maupun setelah menulis. Kesalahan itu pun banyak ditemukan dalam tulisan peserta pelatihan menulis yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kesalahan itu perlu dianalisis untuk membantu peserta pelatihan meningkatkan keterampilan menulisnya karena keterampilan menulis merupakan bentuk keterampilan yang paling sulit. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan yang ada pada tulisan bahasa Indonesia peserta pelatihan menulis pada aspek ejaan, morfologi, dan sintaksis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis. Data yang dianalisis adalah kesalahan pada aspek ejaan, morfologi, dan sintaksis yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi lalu dianalisis dengan tahapan analisis kesalahan berbahasa oleh Ellis dan Sidhar. Sumber data dari kesalahan itu adalah naskah esai motivasi yang ditulis oleh delapan belas peserta pelatihan menulis yang diselenggarakan oleh LPDP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesalahan yang paling dominan dilakukan oleh peserta pelatihan adalah kesalahan penggunaan konjungsi pada tataran sintaksis, yaitu sebesar 67%. Pada aspek morfologi, bentuk kesalahan yang dilakukan oleh peserta berupa penggunaan diksi dan penulisan afiks. Sementara itu, pada aspek kesalahan ejaan, peserta pelatihan menulis lebih banyak melakukan kesalahan pada aspek penulisan unsur serapan (36%). Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai landasan bagi penyelenggara program pelatihan menulis dalam penyusunan modul, strategi, metode, dan media pelatihan menulis. Oleh karena itu, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih bagi keberhasilan pelaksanaan pelatihan menulis pada aspek tata bahasa dan struktur kalimat.
Kinship in the novel limpapeh as a post-reformation Minangkabau local color literature Zulfitriyani; Nuruddin; Zainal Rafli
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.22416

Abstract

This study aims to gain knowledge and discoveries about kinship in Minangkabau local color novels represented by AR Rizal's Limpapeh novel. The author's social background indirectly influences this. Concerning kinship is worth researching because, since the time of modern literature in Indonesia, Minangkabau literature was formerly famous for its ironic tales related to marriage and customs. Meanwhile, through his novel, AR Rizal shows the condition of today's society with a kinship order that still maintains the past system, and it turns out that it is still often found in the reality of today's society even though this is only expressed in the form of works of fiction. This qualitative research uses the content analysis method, namely research that discusses information in depth and then marks it in the form of quotations in the novel as data marked in the text. The results of this study found that the form of kinship in the novel Limpapeh by AR Rizal is in the form of suku and sako, mamak and kemenakan, bako and anak pisang, andan and pasumandan. In terms of kinship, it shows that ethnic issues and the role of Mamak are still essential and are used today in Minangkabau society. This indirectly shows that mimetic elements in fictional literary works can still be found in society.
Pola penelitian membaca cepat dan implikasinya terhadap keterampilan membaca cepat bagi calon guru Bahasa Indonesia: Tinjauan pustaka sistematis Fauzan; Arif Setiawan; Musaffak; Farida Yufarlina Rosita
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.22719

Abstract

Berlimpahnya sumber informasi merupakan hasil dari kemajuan teknologi yang begitu pesat. Kemajuan teknologi yang begitu pesat harus diimbangi dengan keterampilan membaca, salah satunya adalah keterampilan membaca cepat yang digunakan untuk memahami sumber informasi yang lebih luas. Tinjauan pustaka sistematis ini bertujuan untuk membandingkan temuan artikel penelitian yang diterbitkan oleh Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Kata kunci yang digunakan untuk menemukan artikel di database PPJB-SIP adalah “membaca cepat”. Hasil pencarian menemukan 58 publikasi, selanjutnya terpilih 15 naskah yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Item pelaporan yang dipilih untuk tinjauan pustaka sistematis dan meta-analisis adalah model inklusi dan eksklusi. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah publikasi didominasi tahun 2018 dengan jumlah publikasi sebanyak 5 artikel. Jenis penelitian yang dugunakan oleh peneliti dalam mengulas keterampilan membaca cepat adalah kuantitatif, kualitatif, dan PTK. Subjek penelitian yang digunakan oleh para peneliti terdiri dari siswa kelas VII, Siswa Kelas VIII, siswa kelas XI, siswa IX, dan mahasiswa. Struktur publikasi dan kutipan mengungkapkan bahwa, dari 15 makalah yang telah diterbitkan, telah dikutip 128 kali, dengan publikasi dari tahun 2018 menerima kutipan terbanyak, sejumlah 35 kali. Penulis yang memiliki rekam jejak publikasi yang mengulas keterampilan membaca sebagai dasar untuk melakukan kajian terhadap keterampilan membaca cepat adalah (1) Endry Boeriswati, (2) Zulela MS, dan (3) Falina Noor Amalia, ketiganya memiliki jejak publikasi sebanyak 14 artikel. Institusi penulis terbagi dalam dua institusi yaitu sekolah (27%) dan perguruan tinggi (73%), serta kolaborasi penulis menunjukkan jumlah yang tidak jauh terpaut, di mana penulis yang melakukan kolaborasi sebanyak 7 dan penulis tunggal sebanyak 8. Terdapat 5 gagasan untuk direfleksikan oleh calon guru Bahasa Indonesia atau guru Bahasa Indonesia dalam mengajarkan keterampilan membaca cepat.
Penggunaan bahasa resmi pada struktur percakapan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN 2 Ngawi Rahmah, Syarifah; Mujianto, Gigit
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.22275

Abstract

Pada kegiatan pembelajaran guru dan siswa saling berinteraksi melalui komunikasi. Guru diharapkan memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik agar siswa lebih mudah menerima pengetahuan dari guru. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi penggunaan bahasa resmi; menganalisis struktur percakapan; mengetahui proses percakapan guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskripstif kualitatif. Data penelitian yaitu tuturan siswa dan guru. Sumber data yang digunakan adalah rekaman video kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII MAN 2 Ngawi yang dapat dilihat melalui YouTube. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data dokumentasi dan simak-catat. Menurut temuan penelitian ditemukan enam karakteristik bahasa resmi yaitu (1) penggunaan afiks secara eksplisit dan konsisten, (2) lafal yang digunakan bersifat baku, (3) penggunaan bentuk lengkap dan tidak disingkat pada tataran kalimat maupun kata, (4) penggunaan fungsi-fungsi gramatikal secara eksplisit dan konsisten, (5) menggunakan kata ganti resmi, dan (6) kata atau istilah yang digunakan bersifat baku atau sudah dibakukan. Terdapat lima struktur percakapan yaitu (1) gilir bicara, (2) tumpang tindih, (3) jeda, (4) backchannel, dan (5) pasangan ajesensi. Ditemukan pula aturan proses percakapan dalam kegiatan pembelajaran yaitu siswa mampu mengambil alih gilir bicara dari guru dan guru dapat menyelesaikan tuturannya tanpa adanya interupsi dari siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa siswa menyimak dan memahami apa yang disampaikan guru saat kegiatan pembelajaran.
Retorika estetik bahasa iklan online Ramadan 2022: Kajian Fungsional Aliran Praha Latifah, Umi; Busri, Hasan; Badrih, Moh
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.22546

Abstract

Retorika menampilkan kebenaran dengan menata tutur secara efektif dan etis dengan kemampuan menggunakan bahasa yang indah dan mempesona bagi orang lain. Dalam kegiatan berkomunikasi, estetika linguistik fungsional Aliran Praha muncul peranannya, seperti dalam bahasa iklan Ramadhan 2022. Analisis ini penting dilakukan karena bertujuan untuk menyibak keindahan bahasa iklan sebagai bahasa pemasaran produk telebih pada iklan Ramadan 2022. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan estetika fungsional pada tingkatan fonologi, sintaksis, dan semantik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena proses analisis mendapatkan data deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah iklan online Ramadan 2022 dengan menggunakan teknis analisis data transkrip dari bahasa lisan ke dalam bahasa tulis. Sumber data penelitian ini diambil dari tayangan iklan bulan Ramadan 2022, sedangkan data penelitian tentang estetika fungsional disajikan pada tingkatan fonologis, sintaksis, dan semantik. Berdasarkan hasil penelitian, estetika fungsional bahasa tingkatan fonologis yang menjadi fungsi keseluruhan dapat dilihat dari asonansi dan aliterasi. Pada tataran sintaksis fungsional-estetik terdapat paralelisme struktural yang dibentuk oleh fungsi sintaksis, kategori sintaksis, peran sintaksis dan didukung oleh gaya bahasa yang terdiri dari klimaks, antitesis dan repetisi. Pada tingkatan semantik, kesejajaran makna (makna paralel; elemen segmental penghasil makna merupakan pelengkap dari fungsi pemuasan makna yang semakin kuat) dengan fungsi preposisi. Berdasarkan hasil penelitian ini, fungsi estetik mulai dari kesedapan bunyi, bentuk, dan makna akan diulas secara lengkap. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk memperkuat aspek retorika estetika iklan dalam bidang fonologi, sintaksis, dan semantik.
Ecolinguistic study on environmental discourse in senior high school (MA/SMA) Indonesian textbook Putra, Dona Aji Karunia
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.22561

Abstract

Ecolinguistics is a study of the impact of the use of language on the survival that connects humans, other organisms, and the physical environment that is normatively oriented towards preserving relationships and sustainable life. Ecolinguistics can be used as an approach to teach Indonesian as a second language for Indonesians. With an ecolinguistic approach, students are expected to be able to learn Indonesian to represent nature or the environment they face on a daily basis. This study aims to describe the form, variation, and frequency of use of environmental discourse in Indonesian language textbooks for MA/SMA students. Furthermore, this research will specifically examine the form and function of linguistic features which include lexical and semantic aspects used in environmental discourse in Indonesian language textbooks for MA/SMA students. This study used descriptive qualitative method. The data in this study are in the form of sentences, phrases, words related to the field of ecology. The data were analyzed using ecolinguistic theoretical framework and supported by discourse theory, lexicon theory, and semantic theory. The results showed that the Indonesian Language textbooks Cerdas Berbahasa Indonesia for class X, XI, and XII written by Engkos Kosasih was still lacking in presenting discourses on environmental themes. The environmental lexicon inserted in the discourses of the textbooks Cerdas Berbahasa Indonesia for class X, XI, and XII written by Engkos Kosasih are more informative or tend to introduce general and specific terms related to the environment. The most dominant lexicon used to form the value or character of caring for the environment is the type of verb.
Pengembangan dan keefektifan model buku teks mata kuliah strategi pembalajaran berbasis pendekatan kontekstual Darmuki, Agus; Hidayati, Nur Alfin; Tanghal, Analiza B; Esteban Jr, Alfredo M
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.22635

Abstract

Kebutuhan pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran di kelas umumnya mengarah pada kebutuhan akan buku teks yang mengakomodasi materi yang dihubungkan dengan dunia nyata yang kontekstual. Kebutuhan tersebut mendorong peneliti untuk mengembangkan buku teks yang dapat digunakan oleh mahasiswa dan dosen dalam proses pembelajaran. Mata kuliah strategi pembelajaran merupakan mata kuliah penting yang harus dikuasai oleh mahasiswa keguruan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku teks strategi pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengmbangan atau R&D. Data dalam penelitian ini berupa proses pembelajaran di kelas mata kuliah strategi pembelajaran dan sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang memprogram mata kuliah strategi pembelajaran yang terdiri dari 6 kelas, 3 dosen pengampu mata kuliah strategi pembelajaran di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Bojonegoro. Pada tahap eksplorasi, pendekatan deskriptif-kualitatif diadopsi untuk penelitian ini. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumenter untuk mengetahui kondisi buku teks yang digunakan selama ini, pengamatan untuk mengetahui proses pembelajaran di kelas, kuesioner untuk mengetahui respon mahasiswa dan dosen dan dianalisis melalui model kontekstual. Model ini diuji secara eksperimental, pada tahap ini diperoleh beberapa temuan utama: (1) kegiatan pembelajaran selama ini berpusat pada dosen dan teoritis serta dosen dan mahasiswa membutuhkan buku teks strategi pembelajaran yang kontekstual; (2) buku teks dikembangkan dan di FGD untuk menyempurnakan serta di expert judgment oleh 2 ahli isi dan desain serta ahli media. Prototipe tersebut kemudian diujicobakan secara terbatas dan ekstensif. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa model buku teks berbasis pendekatan kontekstual sesuai untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran; (3) prototipe model buku teks berbasis pendekatan kontekstual yang telah diterapkan dijadikan sebagai model buku teks, kemudian diujicobakan melalui eksperimen. Berdasarkan analisis statistik dengan menggunakan simpangan baku diperoleh t-hitung hasil posttest yaitu sebesar 2.339, dan karena t-hitung sebesar 2.0086, artinya t-hitung lebih besar dari t-tabel dengan signifikansi 0.030 < 0.05, maka disimpulkan bahwa penggunaan buku teks strategi pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual dapat memberikan pengalaman belajar mahasiswa dengan kehidupan nyata atau kehidupan sehari-hari sehingga proses pembelajaran lebih aktif dan efektif.
Pengembangan instrument assessment as learning berbasis projek untuk pembelajaran menyimak dan berbicara monologis dialogis bermuatan karakter Bhineka Tunggal Ika Anisah, Giati; Amreta, Midya Yuli
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.22701

Abstract

Instrumen assessment as learning berbasis projek untuk pembelajaran menyimak dan berbicara dialogis monologis dengan muatan karakter yang mampu mengakomodasi pembelajaran sekaligus menghasilkan informasi mengenai capaian kompetensi siswa menjadi kebutuhan para guru. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk instrument assessment as learning berbasis projek pada pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya elemen menyimak berbicara jenis wacana monologis dialogis bermuatan karakter Bhineka Tunggal Ika yang memenuhi kriteria kelayakan instrumen asesmen. Penelitian ini adalah penelitian R&D yang menggunakan desain ADDIE dimana tahapan penelitiannya meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan validasi serta uji coba lapangan. Validiasi oleh ahli asesmen dan ahli pembelajaran menyimak berbicara memperoleh data mengenai validitas isi, validitas konstruk, validitas perwajahan, dan keterbacaan. Uji coba lapangan dilakukan untuk mendapatkan data dari guru dan siswa mengenai keterterapan, keterbacaan, kemenarikan, dan reliabilitas administrasi. Reliabilitas penyekor diperoleh dengan teknik inter-rater. Merujuk pada hasil analisis data disimpulkan bahwa produk instrumen asesmen yang dihasilkan layak dan siap untuk digunakan. Kelayakan itu dapat ditafsirkan bahwa instrumen asesmen ini mampu meningkatkan kemampuan menyimak berbicara dialogis monologis siswa dan mengembangkan karakter Bhineka Tunggal Ika dalam diri siswa.
Mbah Bongkok pahlawan mitologis masyarakat Tegalwaru: Analisis skema aktan dan fungsional cerita rakyat Karawang Karim, Ahmad Abdul; Mujtaba, Sahlan; Hartati, Dian
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.22746

Abstract

Penelitian ini mengungkap skema aktan dan fungsional dalam cerita rakyat Mbah Bongkok yang berkembang di Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Cerita berkisah ihwal perjuangan tokoh legendaris bernama Bongkok yang menjadi pejuang kemerdekaan dan penyebar agama Islam di wilayah selatan Karawang. Tujuan penelitian mendeskripsikan skema aktan dan fungsional cerita Mbah Bongkok. Metode penelitian memanfaatkan metode kualitatif. Sumber data penelitian yaitu cerita rakyat Mbah Bongkok yang diperoleh dari kegiatan wawancara bersama tiga informan. Teknik pengumpulan data penelitian, meliputi teknik membaca, teknik mencatat, dan studi literatur. Data penelitian yang terkumpul diolah melalui pemodelan kualitatif interaktif, meliputi pemilihan data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pola aktan dalam setiap Versi cerita Mbah Bongkok. Pada Varian 1 penutur menyebut secara langsung tokoh sesuai nama yang beredar di masyarakat. Sementara Varian 2 dan 3 tokoh Mbah Bongkok memiliki nama lain. Pelabelan nama Bongkok disebabkan karena adanya perilaku tokoh yang memperlihatkan kerendahan hati. Struktur fungsional cerita Mbah Bongkok juga memiliki Variasi penceritaan. Pada Varian 1 dan 3 cerita berakhir bahagia sementara dalam Varian 2 cerita berakhir dengan kesedihan. Keterikatan skema aktan dan fungsional mampu mendukung pembentukan alur cerita. Ada pun sosok Mbah Bongkok sebagai tokoh mitologis memberikan sokongan terhadap kebatinan masyarakat Tegalwaru. Oleh karena itu, ketiga Varian cerita Mbah Bongkok membahas sosok tokoh yang memiliki spiritualitas.