cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
Analisis Merril’s First Principles of Instruction Pada Game Edukasi Covid Fighter Dengan Pendekatan Formal Element Irfan Dwi Rahadianto; Tiara Radinska Deanda; Mario Mario
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i1.45691

Abstract

Teknologi pada media game telah menggeser fungsi yang sebelumnya dikenal sebagai media entertainment menjadi media multi guna, salah satunya adalah sebagai media edukasi. Game saat ini ramai dimanfaatkan oleh banyak pihak untuk menjadi media edukasi yang lebih dekat dan nyaman bagi masyarakat, salah satunya game Covid Fighter yang bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap anak sekolah agar pada saat melakukan kegiatan tatap muka di sekolah, siswa/I sudah siap menghadapinya di masa pandemi ini. Merrill’s First Principles of Instruction menyatakan bahwa dalam sebuah edukasi terdapat aspek-aspek instruksi yang harus dimiliki agar pelajar dapat menyerap informasi pelajaran dengan baik. Aspek tersebut diantaranya Problem, Activation, Demonstration, Application dan Integration. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan Merrill’s First Principles of Instruction dalam Mobile Game yang dirancang oleh Palang Merah Indonesia dengan judul Covid Fighter. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis konten. Penelitian ini akan memaparkan apakah Mobile game berjudul Covid Fighter telah menerapkan Merrill’s First Principles of Instruction dengan baik untuk mengedukasi protocol Kesehatan covid pada anak sekolah dasar (SD). Analisis data yang dilakukan menggunakan pendekatan analisis konten Formal Element oleh Fullerton (2019). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa game Covid Fighter telah menerapkan Merrill’s First Principles of Instruction dengan baik agar materi edukasi terserap dengan efektif oleh siswa/I.
Kajian Persepsi Mahasiswa Terkait Penerapan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom Favian Dewanta
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i2.47110

Abstract

Makalah ini mengkaji respon mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom terkait kegiatan merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) yang dilaksanakan selama tahun 2021. Kajian dilaksanakan berdasarkan hasil survei kuantitatif yang diselenggarakan oleh SPADA DIKTI sebagai rangkaian program MBKM nasional. Meskipun responden survei secara keseluruhan mencakup mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, makalah ini membatasi responden hanya mahasiswa. Dalam survei, secara khusus pertanyaan kuesioner memiliki tiga topik bahasan, yakni pra-pelaksanaan, pelaksanaan, serta evaluasi MBKM. Hasil survei menunjukkan bahwa secara umum, mahasiswa merespon secara positif (tertarik) dengan kegiatan MBKM. Sebanyak 87,75% mahasiswa menganggap bahwa kegiatan MBKM dapat memperluas wawasan dan kompetensi tambahan mahasiswa; serta sebanyak 76,3% mahasiswa merasa bahwa pengetahuan yang diperoleh dianggap relevan dengan kebutuhan di masa mendatang. Di sisi lain, terdapat beberapa hal untuk diperbaiki, antara lain, kelengkapan panduan kegiatan baik terkait akademik maupun operasional perlu disediakan secara lengkap dan mudah diperoleh. Selain itu, perguruan tinggi perlu berpartisipasi lebih aktif dalam melakukan sosialisasi, khususnya melalui kanal informasi resmi, media sosial, dan kanal komunitas.
The Influence of Industrial Work Practices on Employability Skills of Vocational High School Nadia Salsabila Sifa; Sudjani Sudjani; Sri Rahayu
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i3.51029

Abstract

Industrial work practice is one of the efforts made by vocational high schools to produce graduates who have the appropriate skills which field is occupied through practice industrial work students can improve Employability Skills that can improve the quality of self in work. This is to find out the description of the work practice Industrial students of class XII DPIB SMK PU Negeri Bandung, know a description of the work ability of class XII students of DPIB vocational high school, and find out how much influence industrial work practices have on students' Employability Skills class XII DPIB vocational high school The research method used in this research is associative research with a quantitative approach. The population in this study were students of class XII DPIB which collected 69 students, with a research sample of 49 students. The data collection technique uses a questionnaire for both industrial work practices and Employability Skills the results of this study show a general. In general, the general description of the Employability Skills of the XII DPIB class XII students has a tendency of "High Enough", and there is influence Industrial Work Practices on Employability Skills of class XII DPIB students significantly.
Technological Pedagogical And Content Knowledge Research In Indonesia: A Bibliometric Analysis Amir Machmud; Rajip Sidik; Irfan Alfaridzi Ramadhan
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i2.48144

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi TPACK terkait waktu, pengarang, jurnal, afiliasi, dan institusi; bidang penelitian yang menonjol dan berpengaruh terhadap TPACK; serta peluang dan keterbatasan bagi peneliti selanjutnya untuk eksplorasi penelitian TPACK. Desain penelitian yang digunakan adalah analisis bibliometrik. Sumber dokumen berasal dari Scopus sebanyak 109, selama periode 2015-2021. Kemudian dianalisis menggunakan biblioshiny melalui R-package. Hasil kajian menunjukkan publikasi tertinggi pada tahun 2020 dengan 34 dokumen; sumber yang paling relevan adalah Journal of Physics: Conference Series; penulis yang paling banyak dikutip adalah Drajati, dan afiliasi yang paling relevan adalah Universitas Pendidikan Indonesia. Hasil penelitian tersebut berimplikasi bahwa penelitian TPACK kedepannya akan fokus pada kajian pengetahuan konten pedagogik teknologi, pendidikan teknik, mahasiswa, dan sistem pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang membahas tentang TPACK di Indonesia menggunakan Bilioshiny melalui R-package. Kata Kunci:  TPACK, Bibliometrics analysis  AbstractThis study aims to analyze TPACK's publication trends regarding time, author, journal, affiliation, and institution; areas of research that are prominent and influential on TPACK; as well as opportunities and limitations for future researchers for TPACK research exploration. The research design used is Bibliometric analysis. Document sources come from Scopus as many as 109, during the 2015-2021 period. Then analyzed using biblioshiny through R-package. The results of the study show that the highest publications are in 2020 with 34 documents; the most relevant sources are the Journal of Physics: Conference Series; the most cited authors are Drajati, and the most relevant affiliation is Universitas Pendidikan Indonesia. The results of the study have implications that in the future TPACK research will focus on the study of technological pedagogical content knowledge, engineering education, students, and learning systems. This study is the first study that discusses TPACK in Indonesia using Bilioshiny through R-package. Keywords: TPACK, Bibliometrics analysis
Effectiveness of The Implementation Game-Based-Learning in Increasing Student Learning Outcomes Nabila Nur Maulida; Sukadi Sukadi; Sri Rahayu
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i3.50977

Abstract

The government has now started to lower the Implementation of Community Activity Restrictions level during the Covid-19 pandemic, but it cannot be predicted that it will return to normal. This makes the world of education to be able to choose a learning model whose implementation is flexible both offline and online. Learning outcomes are an indication of the success of a learning process. In line with the previous explanation, the purpose of this study is to determine the effectiveness of implementing Game-Based-Learning (GBL) learning-assisted Kahoot! with digital media in improving student learning outcomes in the subject of Construction Cost Estimation. This research is a pre-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest research design. The results of the study show that the application of GBL produces an average score that is more effective than before the treatment, where the value obtained has exceeded the category of determining the completeness of learning outcomes for productive subjects that have been determined. To see the picture that GBL can improve student learning outcomes, it can be seen from the results of the test that the increase in N-Gain has increased with a moderate category. Based on the research findings and discussion in terms of the process and improvement of student learning outcomes, the N-Gain Score of 65.00% is categorized as quite effective, so the application of GBL can be applied according to current conditions and can be more optimal.Keywords: Construction Cost Estimation, Game-Based-Learning (GBL), Kahoot!, Learning Outcomes
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Learning dan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Siswa Kelas IV SD Risa Wijayanti; Indri Anugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i2.48959

Abstract

AbstrakAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan keefektifan model pembelajaran Inquiry Learning dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning yang digunakan pada mata pelajaran matematika khususnya pada luas dan keliling bangun datar ditinjau dari kemampuan matematika siswa kelas IV. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian quasi-experimental atau sering dikenal sebagai penelitian semu. Dengan populasi seluruh peserta didik kelas IV di SD Negeri Wringinputih 02 dan SD Negeri Wringinputih 03. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Teknik pengumpulan data penelitian menggunaakan teknik nontes berupa observasi dan tes berupa soal uraian. Desain penelitian yang digunakan adalah The Static-Group Comparison. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas sedangkan perbedaannya ditentukan dengan uji-t (Independent Samples T-test). Penelitian ini menemukan bahwa guru memilih model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dalam materi luas dan keliling bangun datar khususnya bangun datar (persegi, persegi panjang dan segitiga) karena model Problem Based Learning (PBL) mampu menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa. Untuk merangsang proses berpikir, guru dapat mengguanakn strategi polya, dimana siswa diminta untuk memecahkan masalah secara runtut dimulai dari memahami masalah, menentukan rencana, melaksanakan rencana dan melihat kembali. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan uji t kemampuan pemecahan masalah pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara signifikan lebih unggul dibandingkan model pembelajaran Inquiry Learning dalam Kemampuan Pemecahan Masalah matematika siswa kelas IV SD khususnya pada luas dan keliling bangun datar persegi, persegi panjang dan segitiga.Kata Kunci: Inquiry Learning; Problem Based Learning; Kemampuan Pemecahan MasalahAbstractThe purpose of this study was to examine the differences in the effectiveness of the Inquiry Learning learning model compared to the Problem Based Learning learning model used in mathematics subjects, especially in the area and perimeter of flat shapes in terms of the fourth grade students' mathematical abilities. This type of research uses quasi-experimental research or often known as quasi-research. With a population of all fourth grade students at SD Negeri Wringinputih 02 and SD Negeri Wringinputih 03. Data collection techniques used tests and non-tests. Research data collection techniques use non-test techniques in the form of observation and tests in the form of description questions. The research design used is The Static-Group Comparison. The data analysis technique was carried out using the normality test and homogeneity test, while the difference was determined by the t-test (Independent Samples T-test). This study found that the teacher chose the Problem Based Learning (PBL) learning model to improve mathematical problem solving skills in the area and circumference of flat shapes, especially flat shapes (square, rectangle and triangle) because the Problem Based Learning (PBL) model was able to create a learning environment. student-centered. To stimulate the thinking process, the teacher can use the polya strategy, where students are asked to solve problems in a coherent way starting from understanding the problem, determining a plan, implementing the plan and looking back. The results obtained from this study based on the t-test of problem solving abilities in the control group and the experimental group showed that the application of the Problem Based Learning learning model was significantly superior to the Inquiry Learning learning model in the mathematical problem solving ability of fourth grade elementary school students, especially in the area and circumference of the shape. flat squares, rectangles and triangles.
Electronic module based on local wisdom of mangrove ecotourism using professional 3d pageflip for elementary schools Ayyesha Dara Fayola; Rizky Octa Dwi Saputro; Heri Dermawan; Muhammad Toto Nugroho; Syahrina Anisa Pulungan; Asep Nurjamin
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i3.50562

Abstract

AbstrakKurikulum 2013 yang menuntut untuk dapat mengintegrasikan kearifan atau potensi yang ada di daerah, sehingga diperlukan sebuah bahan ajar yang mendukung yaitu bahan ajar berbasis kearifan lokal. Salah satu kearifan lokal yang dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran adalah Ekowisata Mangrove Pangkal Babu. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul elektronik berbasis Ekowisata Mangrove Pangkal Babu yang valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), dengan menggunakan model pengembangan ADDIE akan tetapi hanya sampai tahapan pengembangan (Development). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kelayakan modul elektronik aspek bahasa didapatkan dari validator bahasa dengan rata-rata 4,28 termasuk dalam kategori sangat layak, tingkat kelayakan media dengan rata-rata 4,58 termasuk dalam kategori sangat layak, tingkat kelayakan materi dengan rata-rata 4,59 termasuk dalam kategori sangat layak. Sedangkan hasil dari validasi praktisi dengan rata-rata 4,49 termasuk dalam kategori sangat layak. Serta keterbacaan modul elektronik bagi siswa dengan rata-rata 3,92 termasuk kategori baik, dan keterpakaian modul elektronik dengan rata 3,81 termasuk kategori baiki. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul elektronik berbasis ekowisata mangrove pangkal babu menggunakan aplikasi 3D PageFlip Professional layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar. .Kata Kunci: Modul elektronik, 3d pageflip professional, Ekowisata mangrove, Sekolah dasar.AbstractThe 2013 curriculum demands to be able to integrate the existing wisdom or potential in the region, so we need a supporting teaching material, namely teaching materials based on local wisdom. One of the local wisdoms that can be integrated into the learning process is Pangkal Babu Mangrove Ecotourism. This study aims to produce valid teaching materials in the form of an electronic module based on Pangkal Babu Mangrove Ecotourism. This type of research is research and development (Research and Development), using the ADDIE development model but only up to the development stage. The results of this study indicate that the feasibility level of the electronic module in the language aspect is obtained from the language validator with an average of 4.28 which is in the very feasible category, the media feasibility level with an average of 4.58 is in the very feasible category, the material feasibility level is an average of 4.59 is in the very feasible category. Meanwhile, the results of the practitioner's validation with an average of 4.49 were in the very feasible category. As well as the readability of the electronic module for students with an average of 3.92 in the good category, and the usability of the electronic module with an average of 3.81 in the good category. The results of this study can be concluded that the development of an electronic module based on mangrove ecotourism pangkal babu using the 3D PageFlip Professional application is feasible for use in the learning process in grade IV of elementary school.Keywords: Electronic module, professional 3d pageflip, mangrove ecotourism, elementary school.
Xenoglosofilia: Ancaman Terhadap Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Globalisasi Karina Diah Rahmawati; Yulianeta Yulianeta; Tri Indri Hardini; Dadang Sunendar; Mahmud Fasya
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i2.48110

Abstract

Xenoglosofilia merupakan fenomena ketertarikan menggunakan bahasa asing secara berlebihan yang mengkhawatirkan keberadaan bahasa Indonesia di era globalisasi. Kecanggihan teknologi serta adanya budaya asing yang masuk ke negara Indonesia membawa dampak positif dan negatif bagi bahasa Indonesia. Hal tersebut menjadi latar belakang permasalahan penelitian ini, yaitu fenomena xenoglosofilia yang terjadi di kalangan remaja generasi Y dan Z di wilayah Bandung raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena xenoglosofilia secara menyeluruh dengan memperkenalkan fenomena ini kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan pengetahuan tersebut, mereka diharapkan dapat menyikapi kesantunan berbahasa dan berbudaya, baik sebagai warga negara maupun warga dunia, di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk fenomena xenoglosofilia yang terjadi pada kalangan remaja di wilayah Bandung raya. Hasil dari penelitian ini berupa wawancara secara tertulis melalui kuisioner dengan hasil data yang didapatkan sebanyak 104 reponden. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi penunjang ilmu, serta membuka wawasan lebih luas terkait bahasa di masyarakat khususnya kalangan generasi muda dalam menjaga bahasa dan negara.
“Merdeka Belajar” Sebagai Konsep Model Pembelajaran Seni Rupa Jenjang SMA R. Moch. Rizal Hafiyan; Deny Willy Junaidy
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i3.51071

Abstract

Pembelajaran pada konsep Merdeka Belajar seharusnya membuat pembelajaran dapat diterima siswa tanpa penuh paksaan dan juga mudah digunakan guru dalam beragam kondisi. Mata Pelajaran Seni Rupa di jenjang SMA sudah semestinya menerapkan konsep merdeka tersebut bahkan sebelum diterbitkannya kebijakan Merdeka Belajar oleh Kemendikbud. Seiring berjalannya kebijakan Merdeka Belajar, belum adanya model pembelajaran yang jelas baik tentang praktik hingga bentuk penilaiannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari model pembelajaran Merdeka Belajar yang akan diimplementasikan pada mata pelajaran seni rupa di jenjang SMA. Metode pengambilan data menggunakan studi literatur dan metode diskusi terarah (focus discussion group) yang dilakukan pada responden kelompok siswa dan guru. Merdeka Belajar dipandang sebagai suatu konsep pembelajaran yang tidak membebani dan membuat siswa dapat mengeksplor pengetahuannya dengan caranya sendiri. Merdeka belajar memiliki kesamaan dengan model pembelajaran berbasis proyek dan jenis model ini berpusat pada siswa. Model pembelajaran ini dapat membantu siswa lebih mandiri dalam mencari informasi dan menemukan informasi melalui caranya namun tetap dengan arahan dan bimbingan dari guru. Pada penerapannya, guru mengarahkan bentuk pembelajaran agar dapat lebih fleksibel dan membuat siswa bisa lebih leluasa dalam berkarya dan tidak terkekang aturan-aturan yang dapat membatasi siswa.
Pengembangan Kompetensi Pedagogical Content Knowledge pada Mahasiswa Calon Guru dalam Kegiatan Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di Global Islamic Boarding School Yayasan Hasnur Centre Dipa Suharto; Encep Syarief Nurdin; Bagja Waluya
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i2.50036

Abstract

Pedagogical Content Knowledge (PCK) merupakan salah satu dari empat kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang guru. Penguasaan kompetensi PCK menjadi penting karena dapat mewujudkan pembelajaran yang efektif bagi peserta didik. Dengan demikian, mahasiswa calon guru sebagai calon pendidik tentu harus mulai mengembangkan kompetensi ini sebelum berkarier sebagai seorang guru profesional. Magang Bersertifikat Kampus Merdeka merupakan program pengembangan kompetensi karier mahasiswa yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek RI. Berkolaborasi dengan Global Islamic Boarding School Yayasan Hasnur Centre, program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka mengadakan magang di bidang pengembangan kompetensi mahasiswa calon guru. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan pengembangan kompetensi mahasiswa calon guru dalam program magang bersertifikat di GIBS Yayasan Hasnur Centre. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari proses pengembangan kompetensi yang diselenggarakan, terdapat perkembangan kompetensi Pedagogical Content Knowledge pada mahasiswa calon guru setelah mengikuti program magang bersertifikat kampus merdeka di Global Islamic Boarding School, Yayasan Hasnur Centre.Kata Kunci: Pedagogical Content Knowledge, Mahasiswa Calon Guru, Magang

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25, No 2 (2025) Vol 25, No 1 (2025) Vol 23, No 1 (2023): Pendidikan Vol 22, No 3 (2022) Vol 22, No 2 (2022) Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 3 (2021) Vol 21, No 2 (2021) Vol 21, No 1 (2021) Vol 20, No 3 (2020) Vol 20, No 2 (2020) Vol 20, No 1 (2020): MEDIA PEMBELAJARAN Vol 19, No 3 (2019): PERMASALAHAN PENDIDIKAN Vol 19, No 2 (2019): PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 2 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN More Issue