cover
Contact Name
buhari
Contact Email
pend.sejarah.fkip@uho.ac.id
Phone
+6285241919232
Journal Mail Official
pend.sejarah.fkip@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Sulawesi Tenggara – Indonesia Telp Kantor/HP : 04013127180 / 085241919232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25026666     EISSN : 25026674     DOI : https://doi.org/10.36709/jpps
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November. Terbitan awal Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO yaitu Volume 1 nomor 1 Maret 2016. Tujuan dari adanya publikasi pada jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual dan hasil penelitian. Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO merupakan wadah ilmiah untuk mempublikasikan berbagai hasil penelitian mahasiswa, dosen, maupun guru, dengan Ruang lingkup Jurnal memuat tentang kajian Pendidikan Sosial-Budaya khususnya aspek: Pendidikan Sejarah, Etnopedagogik, Kajian Sejarah Lokal, Kajian kearifan lokal sebagai modal pendidikan dan penguatan karakter.
Articles 208 Documents
PERAN TOKOH ADAT DALAM PROSES PERKAWINAN Raslina, Endang; Andrias, Andrias
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i1.19300

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui peran tokoh adat dalam proses pernikahan normal Di Desa Maabholu Kecamatan Lohia Kabupaten Muna, 2) peran tokoh adat dalam menyelesaikan kawinan lari di Desa Maabholu Kecamatan Lohia Kabupaten Muna, 3) Peran tokoh dalam perkawinan hamil diluar nikah Di Desa Maabholu Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara, observasi, wawancara dan studi dokumen. Sedangkan instrumennya melipiti pedoman wawancara, kamera, dan catatan observasi. Teknik analisis data menggunakan 4 tahapan yaitu: 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, 4) penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa: 1) Peran tokoh adat dalam proses pernikahan normal Di Desa Maabholu Kecamatan Lohia Kabupaten Muna adalah: (a) sebagai mediator yaitu sebagai perantara dan juru bicara dari pihak keluarga laki-laki dan pihak keluarga perempuan dalam pelaksanaan perkawinan angka mata. (b) sebagai fasilitator yaitu menyiapkan kelengkapan-kelengkapan adat yang dibutuhkan dalam perkawinan angka mata. (c) sebagai organisator yaitu mengelompokan diri bersama-sama keluarga laki-laki dan keluarga perempuan agar perkawinan pinang dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan adat setempat.; 2) peran tokoh adat dalam proses penyelesaian pofileigho sebagai fasilitator, mediator dan organisator, sesuai  ketentuan adat yang berlaku pada masyarakat Muna. Beberapa tahapan proses penyelesaian pofileigho pada masyarakat Muna yakni KafosolonoWamba (penyampaian kepada orang tua perempuan). Selanjutnya tahapan Tanggono Anahi Robine We Lambuno Imamu atau tanggungan anak perempuan yang berada di rumah penghulu dan Poghawangho Adhati atau pertemuan adat; 3) Peran tokoh adat dalam perkawinan hamil dilluar nikah yaitu sebagai mediator yaitu sebagai juru bicara dari pihak laki-laki untuk menyamapaikan peasan kepada keluarga perempuan dan sebagai fasilitator yaitu tokoh adat yang memepersiapak kelengkapan-kelengapan adat.
DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU MAHASISWA Safitri, Dian; Mursidin, Mursidin
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i1.19319

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan dan dampak media sosial bagi mahasiswa yang bertempat tinggal di Kelurahan Kambu kota Kendari; penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang hendak mendalami suatu kasus tertentu secara lebih mendalam dengan melibatkan pengumpulan beraneka sumber informasi, pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Kemudian data yang telah terkumpul berupa kata-kata dianalisis dengan teknik analisis reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa: 1) Mahasiswa yang tinggal di Kelurahan Kambu Kota Kendari menggunakan media sosial sebagai alat untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi, dalam penggunaan media sosial mereka mulai menggunakan media sosial sejak SMP dan SMA, mahasiswa tersebut menggunakan berbagai fitur aplikasi dalam media sosial berupa facebook, whatsapp, instagram, youtube, geoogle dan twitter; 2) Dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku mahasiswa yang bertempat tingggal di Kelurahan Kambu Kota kendari yaitu dapat kita ketahui bahwa sebahagian dari mahasiwa tersebut dalam menggunakan media sosial tentunya banyak perubahan perilaku yang terjadi dan juga terdapat dampak positif dan negatif yang mereka rasakan selama penggunaannya, adapun dampak positifnya yaitu dapat dengan mudah mendapatkan teman, mudah mengerjakan tugas, dapat menambah ilmu pengetahuan, mudah mendapatkan informasi pekerjaan, dan dapat menghasilkan uang lewat media sosial sedangkan dampak negatifnya yaitu penyebaran berita hoax, penipuan, munculnya konten-konten yang tidak seharusnya ditonton tanpa kita membukanya. Dalam penggunaan media sosial ada beberapa mahasiswa yang kurang disiplin dalam menggunakan media sosial dan terlebih lagi ada beberapa mahasiswa yang dapat mendisiplinkan diri dalam menggunakan media sosial.
BRINGIN TRAIN STATION HISTORICAL LEARNING VIDEO TO IMMERSE SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT HISTORICAL AWARENESS pahlawan, ananda ahmad; Sunardi, Sunardi; Wuryani, Emy
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i2.17432

Abstract

Historical awareness is an important component in shaping and preserving the nation's culture. Today, many students begin to ignore the importance of learning history. President Soekarno said that "Jasmerah" should never forget history. Therefore, to instill historical awareness for high school students, relevant learning media were made, by taking the colonial building of the Bringin Railway Station as a learning resource. The history of the Bringin Train Station is made into a creative and innovative learning video. This research method, using a 10-stage development model from Dick & Carey and statistical analysis techniques paired sample T-test which was carried out with the help of SPSS software. The results of the research conducted are proof that there is a significant increase in the value of the experimental class and a slight increase in the control class. So, it can be concluded that the instructional video media of the History of the Bringin Railway Station is proven to be effective in instilling historical awareness in students.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI SISWA KELAS IV A SD NEGERI 68 KENDARI Wampika, Hj.
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i2.20098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS pada materi Perkembangan Teknologi di kelas IV A SD Negeri  68 Kota Kendari dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitan tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2019/2020 dengan subyek penelitian siswa kelas IV A SD Negeri  68 Kota Kendari sebanyak 23 siswa. Pada siklus I ketuntasan hasil belajar siswa yaitu dari 23 siswa terdapat 16 siswa atau 69,6% dan 7 siswa tidak tuntas atau 30,4%. Pada siklus II dari 23 siswa ketuntasan hasil belajar siswa sebesar sebanyak 20 siswa atau 87% dan 3 siswa tidak tuntas atau 13%. Berdasarkan data yang diperoleh, penelitian ini mengalami peningkatan dibandingkan data sebelum penelitian dan data setelah pelaksanaan penelitian. Sebelum penelitian ketuntasan siswa sebesar 56,56%, setelah penelitian pada siklus II ketuntasan penelitian mencapai 69,6% dan pada siklus II meningkat mencapai 87%. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV A SD Negeri  68 Kota Kendari 
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS XIl IPS DI MADRASAH ALIYAH SWASTA AL-MUNAWARAH TOMIA sudi, la; Jamiludin, Jamiludin
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v3i1.13172

Abstract

ABSTRAK: Tujuan utama penelitian adalah meningkatkan efektivitas mengajar guru, meningkatkan aktivitas belajar siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII IPS di MAS Al-Munawarah Tomia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dengan prosedur pelaksanaannya pada beberapa tahap, yaitu: perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, observasi dan evaluasi, Serta Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memberikan tes tertulis dalam bentuk uraian pada tiap akhir siklus pembelajaran. Sesudah itu juga dengan dilakukan pengamatan terhadap efektifitas guru dan aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik sederhana yaitu analisis deskripsi untuk mencari rata-rata presentase. Teknik analisis ini digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa sesudah melakukan kegiatan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) presentase pelaksanaan aktivitas mengajar guru berdasarka skenario penelitian dilaksanakan atau terlaksana mengalami peningkatan disetiap siklusnya. Dimana presentase yang diperoleh pada pada siklus I sebesar 66,67% dan pada siklus II meningkat mencapai presentase sebesar 93,33%. 2) Aktivitas belajar siswa dengan menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation sudah menunjukan peningkatan yang signifikan. Presentase yang diperoleh yaitu pada pembelajar siklus I sebesar 40,38% dan pada siklus II presentase sebesar 94,23%. 3) selain itu juga hasil belajar siswa meningkat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan presesntase ketuntasan secara kalsikal telah tercapai85%. Dengan hasil tes pada siklus I presentasenya sebesar 60% dengan rata-rata 74,2. Dan pada siklus II tes mengalami peningkatan menjadi 93,33% dengan nilai rat-rata 80,66 dengan demikian penelitian tindakan kelas ini telah berhasil dilaksanakan karena pada tiap siklusnya mengalami peningkatan. Kata Kunci: Evektivitas, Aktivitas, Hasil BelajarABSTRACT: The main objective of research is to improve the effectiveness of teaching teachers, increase student learning activities and improve student learning outcomes in class XII IPS at MAS Al-Munawarah Tomia. This research is a class action research (CAR) carried out with the procedure of its implementation at several stages, namely: planning, implementing actions, observing and evaluating, and reflecting. The data collection technique used in this study is to provide a written test in the form of a description at the end of each learning cycle. After that also by observing the effectiveness of teachers and student learning activities. The data analysis technique used is a simple statistical analysis of the description analysis to find the average percentage. This analysis technique is used to determine the increase in student learning outcomes after conducting learning activities with the application of the Group Investigation cooperative learning model. The results of this study indicate that: 1) the percentage of implementation of teacher teaching activities based on research scenarios carried out or implemented has increased in each cycle. Where the percentage obtained in the first cycle was 66.67% and in the second cycle increased it reached a percentage of 93.33%. 2) Student learning activities using the application of the Group Investigation cooperative learning model have shown significant improvements. The percentage obtained is 40.38% for cycle I learners and 94.23% for cycle II. 3) in addition, student learning outcomes have also improved by using the Group Investigation type cooperative learning model with a calcical percentage of completeness reached 85%. With the test results in the first cycle the percentage of 60% with an average of 74.2. And in the second cycle the test has increased to 93.33% with an average value of 80.66 thus this class action research has been successfully carried out because in each cycle has increased. Keywords: Evectivity, Activities, Learning Outcomes
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TINASUKA DALAM ADAT PERKAWINAN DI DESA NOKO KECAMATAN WAWONII TIMUR LAUT Rahmi, sitti; Batia, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v6i2.20104

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah singkat, tata cara penentuan tinasuka serta persepsi masyarakat terhadap perubahan tinasuka dalam adat perkawinan di Desa Noko Kecamatan Wawonii Timur Laut Kabupaten Konawe Kepulauan. Metode penelitian ini terdiri atas: 1) teknik pengumpulan data terdiri dari pengamatan, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. 2) teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. 3) validitas data terdiri dari perpanjangan pengamatan dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sejarah penerapan Tinasuka dalam adat perkawinan masyarakat di Desa Noko Kecamatan Wawonii Timur Laut Kabupaten Konawe Kepulauan berawal dari kesepakatan masa lampau pada masa pemerintahan Raja Mbeoga (Raja ke-17 di Pulau Wawonii) untuk melindungi hak dan martabat perempuan dari calon mempelai pria. (2) Tata cara penentuan Tinasuka dalam adat perkawinan masyarakat di Desa Noko Kecamatan Wawonii Timur Laut Kabupaten Konawe Kepulauan melalui dua tahap yakni musyawarah dan pengambilan kesepakatan (mufakat). Penetapan jumlah besaran Tinasuka (mahar) berdasarkan stratifikasi sosial (Mokole, Mardika, dan Ata). (3) Persepsi masyarakat terhadap perubahan Tinasuka dalam adat perkawinan di Desa Noko Kecamatan Wawonii Timur Laut Kabupaten Konawe Kepulauan berdasarkan temuan penelitian, yakni Tinasuka merupakan salah satu syarat dan faktor penentu yang penting dalam pernikahan, tanggapan masyarakat bentuk Tinasuka kelapa lebih baik daripada doi (uang) walaupun lebih praktis daripada pohon kelapa, namun lebih menguntungkan pohon kelapa karena pohon kelapa produktif dapat membuahkan hasil sepanjang pohon kelapa tersebut masih hidup. Perubahan besaran nilai Tinasuka masyarakat menganggap bahwa perubahan tersebut merupakan hal positif serta merupakan salah satu bentuk dari kemajuan adat di Pulau Wawonii.
PENGARUH ROHIPOLIMBA TERHADAP SISTEM KEPERCAYAAN MASYARAKAT DESA SANDANG PANGAN KECAMATAN SAMPOLAWA KABUPATEN BUTON SELATAN (1938-2017) Salima, Fitri; Barlian, Barlian
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v3i2.13184

Abstract

ABSTRAK: Permasalahan pokok yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) Apa latar belakang munculnya Rohipolimba terhadap sistem kepercayaan masyarakat Desa Sandang Pangan Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan? 2) Bagaimana eksistensi Rohipolimba terhadap sistem kepercayaan masyarakat Desa Sandang Pangan Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan? 3) Apa pengaruh Rohipolimba terhadap sistem kepercayaan masyarakat Desa Sandang Pangan Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan? 4) Apa faktor penyebab terjadinya pergeseran Rohipolimba terhadap sistem kepercayaan masyarakat Desa Sandang Pangan Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah menurut Helius Sjamsuddin dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1) Heuristik (Pengumpulan Sumber), 2) Verifikasi (Kritik Sumber), 3) Historiografi (Penulisan Sejarah). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Latar belakang munculnya Rohipolimba merupakan sistem kepercayaan pra-Islam Dimana masyarakat Buton mengenal dan memiliki kepercayaan yaitu pemujaan terhadap roh nenek moyang (animisme dan dinamisme), adanya pengaruh Hindu dan dalam perkembangan mengalami sinkritisasi antara kepercayaan sebelum Islam dengan kepercayaan setelah Islam masih berlangsung utamanya kepercayaan Reinkarnasi atau Rohipolimba yang berlangsung sejak abad ke-15 M sampai abad ke 19 M. 2) Eksistensi Rohipolimba masyarakat Desa Sandang Pangan mengalami alkuturasi dengan kebudayaan Buton pra-Islam kepercayaan itu terbentuk di bawah pengaruh Hindu dan islam dalam Rohipolimba terkandung dalam sufisme yang dibawah ke Buton dan penyebarannya sampai ke Desa termaksud Desa Sandang Pangan. 3) Pengaruh Rohipolimba masyarakat Desa Sandang Pangan sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat, sehingga masyarakat meyakini dengan adanya kepercayaan ini menjadi sebuah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat sejak dahulu hingga kini. 4) Faktor penyebab terjadinya pergeseran Rohipolimba masyarakat Desa Sandang Pangan yaitu kurangnya pendidikan dan kurangnya pemahaman terhadap agama. Kata Kunci: Pengaruh, Rohipolimba, Sistem Kepercayaan ABSTRACT: The main problems examined in this study are: 1) What is the background of the emergence of Rohipolimba on the community trust system of Sandang Pangan Village, Sampolawa District, South Buton Regency? 2) What is the existence of Rohipolimba on the community trust system of Sandang Pangan Village, Sampolawa District, South Buton Regency? 3) What is the influence of Rohipolimba on the community trust system of Sandang Pangan Village, Sampolawa District, South Buton Regency? 4) What are the factors causing the Rohipolimba shift towards the community trust system in Sandang Pangan Village, Sampolawa District, South Buton Regency? The method used in this study is the historical method according to Helius Sjamsuddin with the following stages: 1) Heuristics (Collection of Sources), 2) Verification (Critical Sources), 3) Historiography (Writing History). The results showed that: 1) The background of the emergence of Rohipolimba is a pre-Islamic belief system where the Butonese know and have beliefs that is worship of ancestral spirits (animism and dynamism), the influence of Hinduism and in the development experiencing synchronization between pre-Islamic beliefs and beliefs after Islam continued its main belief was the Reincarnation or Rohipolimba which lasted from the 15th century AD to the 19th century AD 2) The existence of Rohipolimba Sandang Pangan villagers experienced alkuturation with pre-Islamic Buton culture that belief was formed under the influence of Hinduism and Islam in Rohipolimba contained in Sufism below to Buton and its spread to the village referred to as Sandang Pangan Village. 3) The influence of Rohipolimba in Sandang Pangan Village greatly influences the mindset of the community, so that the community believes that this belief has become a tradition carried out by the community since then until now. 4) Factors causing the shifting Rohipolimba Sandang Pangan Village community is lack of education and lack of understanding of religion. Keywords: Influence, Rohipolimba, Trust Systems
SUMBER DAYA MANUSIA KANTOR DESA LANDIWO KECAMATAN LANDAWE KABUPATEN KONAWE UTARA Saputri, Nining; Hadara, Ali
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v5i1.14091

Abstract

ABSTRACT: The research objective is to describe the Human Resources of the Landiwo Village Office, Landawe District, North Konawe Regency. The approach used in this research is a qualitative approach. Retrieval of data in research using literature studies, field studies, interviews and documentation. The results showed that (1) the ineffectiveness of the implementation of the village apparatus' duties could be identified through ineffective archiving or document storage activities, and even tended to fail to be implemented properly. The point is that the correspondence files that should be compiled and stored in the office but it is not done. However, the documents / archives of the Letters are not kept neat (scattered), so it is very difficult to find them again if needed. In addition, from the observations of researchers during the study, it was seen that village officials or officials were less effective in carrying out daily tasks, and even tended to be ineffective in terms of time discipline. This can be seen from the very limited presence of the apparatus on every working day, in fact it often happens that an officer does not come to the office for one week. In fact, sometimes on certain days the office was not open because no apparatus was present. As a result, services to the community are often carried out at the official's house, especially at the house of the Village Head or Village Secretary. This situation, makes it even clearer, that the implementation of village apparatus duties in village government administrative affairs is still ineffective. (2) Development of village apparatus resources is the preparation of individual village officials to take on different or higher responsibilities within the organization. The development referred to is related to the improvement of the intellectual or emotional abilities needed by village officials to do their jobs better and focus more on the long-term general needs of the organization. Human resource development for the Landiwo Village Office, Landawe District, Konawe Utara Regency, starts from the organization's HR plans because this plan analyzes, predicts, and mentions current and future organizational needs for human resources. In addition, HR planning anticipates the movement of people in the organization caused by retirement, promotions, and displacement. In addition, HR planning helps define the capabilities the organization will need in the future and the developments needed so that people can be available to meet the needs of the organization.
APPLICATION OF THE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) COOPERATIVE LEARNING MODEL TO IMPROVE IPS LEARNING OUTCOMES IN CLASS VIII STUDENTS AT MTs Guna, Aksan; Hayari, Hayari
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v5i2.15458

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Meningkatkan efektivitas mengajar guru IPS kelas VIII A MTs Negeri 02 Bombana melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. 2) Meningkatkan aktivitas belajar IPS pada siswa kelas VIII A MTs Negeri 02 Bombana melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. 3) Meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas VIII A MTs Negeri 02 Bombana melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Subjek penelitian ini adalah guru dan seluruh siswa kelas VIII A MTs Negeri 02 Bombana sebanyak 26 orang siswa. Data hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah efektifitas dan aktivitas yang diperoleh dari lembar observasi serta hasil belajar siswa yang diukur melalui tes siklus. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif. Dari hasil analisis data yang diperoleh dengan kesimpulan bahwa: 1) Efektivitas mengajar guru pada siklus I mencapai 60% dan belum mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan dan pada siklus II meningkat menjadi 100% dan telah mencapai indikator kinerja. 2) Aktivitas belajar siswa pada siklus I mencapai 55% yang belum mencapai indikator kinerja, pada siklus II meningkat menjadi 91% dan telah mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan. 3) Hasil belajar IPS siswa pada siklus I nilai rata-rata mencapai 67,19 sedangkan pada siklus II nilai rata-rata mencapai 84,53. Peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 31% atau 8 orang dari 26 siswa yang tuntas secara klasikal dan 69% atau 18 orang yang tidak tuntas secara klasikal dan pada siklus II hasil belajar IPS siswa mencapai 85% atau 22 orang dari 26 orang siswa yang tuntas hasil belajar secara klasikal dan 15% atau 4 orang yang tidak tuntas secara klasikal. Kata Kunci: Efektivitas, Aktivitas, Hasil Belajar, STAD ABSTRACT: This research is a classroom action research conducted in two cycles, each cycle consisting of planning, implementing, observing and reflecting. This study aims to: 1) Improve the teaching effectiveness of class VIII A social studies teachers at MTs Negeri 02 Bombana through the application of the STAD type cooperative learning model. 2) Increase social studies learning activities in class VIII A students of MTs Negeri 02 Bombana through the application of the STAD type cooperative learning model. 3) Improving social studies learning outcomes in class VIII A MTs Negeri 02 Bombana through the application of the STAD type cooperative learning model. The subjects of this study were the teachers and all students of class VIII A MTs Negeri 02 Bombana as many as 26 students. The result data obtained from this study are the effectiveness and activities obtained from the observation sheet and student learning outcomes that are measured through cycle tests. Data analysis was performed using descriptive statistics. From the results of data analysis obtained with the conclusion that: 1) The effectiveness of teaching teachers in the first cycle reached 60% and had not reached the predetermined performance indicators and in the second cycle increased to 100% and had reached the performance indicators. 2) Student learning activities in the first cycle reached 55% which had not reached the performance indicators, in the second cycle it increased to 91% and had reached the predetermined performance indicators. 3) Students' social studies learning outcomes in the first cycle the average score reached 67.19, while in the second cycle the average score reached 84.53. The increase in student learning outcomes in the first cycle reached 31% or 8 of the 26 students who completed classically and 69% or 18 students who did not complete classically and in the second cycle the social studies learning outcomes of students reached 85% or 22 of the 26 students who complete classical learning outcomes and 15% or 4 people who do not complete classically.  Keywords: Effectiveness, Activities, Learning Outcomes, STAD
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU IPS DI SMP NEGERI 7 KENDARI Febriyanti, Febriyanti; Mursidin T, Mursidin T
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpps.v5i2.15463

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik Guru IPS SMP Negeri 7 Kendari dalam proses perencanaan pembelajaran. 2) Untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik Guru IPS SMP Negeri 7 Kendari dalam proses pelaksaan pembelajaran 3) Untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik Guru IPS SMP Negeri 7 Kendari dalam penilaian dan evaluasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. merupakan penelitian terhadap fenomena atau pupulasi tertentu yang diperoleh peneliti dari subjek yang berupa indiviu, Organisasional atau perspektif lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru IPS diantaranya (1) Perencaan Pembelajaran guru IPS telah menyiapkan Perangkat pembelajaran seperti RPP dan silabus yang dikembangkan dari Kurikulum yang berlaku sehingga mampu melaksanakan kegiatan pemelajaran yang mendidik bagi peserta didik. (2). Pelaksanaan pembelajaran IPS  terdiri dari: a). Kegiatan pendahuluan terdiri dari 1) menyiapkan siswa secara psikis dan fisik siswa untuk mengikuti proses pembelajaran, 2) berdoa sebelum pembelajaran dimulai, 3) Guru mengabsen siswa, 4) guru mengajukan pertanyaan mengenai materi yang telah dipelajari sebelumnya. b). Kegiatan inti pembelajaran terdiri dari 1) Menguasai teori-teori pembelajaran yang mendidik, 2) Memfasilitasi potensi yang dimiliki oleh pesera didik, 3) Berkomunikasi secara efektif, empati dan santun dengan peserta didik. Hal ini bertujuan agar dalam pelaksaan pembelajaran dapat tercipta suasana belajar yang kondusif, menyenangkan dan aktif, hal ini dapat dilihat dari penggunaan metode diskusi dan scientific. c). Kegiatan penutup terdiri dari 1) Guru bersama siswa membuat rangkuman terkait materi yang telah dipelajari, 2) Guru melakukan refleksi terkait dengan materi yang telah dipelajari, 3) Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam. (3) Kompetensi pedagogik Guru IPS SMP Negeri 7 Kendari dalam proses penilaian dan evaluasi, memanfaatkan penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran, yaitu pemantauan nilai KKM dan pelaksanaan remedial jika terdapat nilai siswa yang berada di bawah standar KKM, serta pelaporan rekap nilai kepada kepala sekolah.  Kata Kunci: Kompetensi, Pedagogik, Guru IPS ABSTRACT: This study aims to: 1) To describe the pedagogical competence of Social Sciences Teachers at SMP Negeri 7 Kendari in the learning planning process. 2) To describe the pedagogical competence of Social Studies Teachers of SMP Negeri 7 Kendari in the process of implementing learning 3) To describe the pedagogical competencies of Social Sciences Teachers of SMP Negeri 7 Kendari in assessment and evaluation. This type of research used in this study is a qualitative research with a descriptive approach. is a study of certain phenomena or manipulations that researchers obtain from subjects in the form of individuals, organizations or other perspectives. The results showed that social studies teacher pedagogical competencies include (1) Social Studies Learning Planning has prepared learning tools such as lesson plans and syllabi developed from the applicable curriculum so that they are able to carry out learning activities that educate students. (2). The implementation of social studies learning consists of: a). Preliminary activities consist of 1) preparing students psychologically and physically students to follow the learning process, 2) praying before learning begins, 3) The teacher is absent students, 4) the teacher asks questions about the material that has been studied previously. b). The core activities of learning consist of 1) Mastering the theories of learning that educate, 2) Facilitating the potential possessed by students, 3) Communicating effectively, empathy and courtesy with students. It is intended that the implementation of learning can create a conducive learning atmosphere, fun and active, this can be seen from the use of discussion and scientific methods. c). The closing activity consisted of 1) The teacher and students made a summary of the material they had learned, 2) The teacher reflected on the material that had been learned, 3) The teacher closed the lesson by saying greetings. (3) Pedagogical competence of Social Studies Teachers of SMP Negeri 7 Kendari in the process of assessment and evaluation, utilizing assessment and evaluation for learning purposes, namely monitoring KKM scores and remedial implementation if there are student grades below the KKM standard, as well as reporting recap grades to school principals. Keywords: Competence, Pedagogic, Social Sciences Teacher

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 1, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO More Issue