cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 126 Documents
Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Adat Tolaki Cici Imayanti; Makkulau Makkulau; Nana Sumarna
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v8i1.42780

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji nilai-nilai matematika yang terkandung pada rumah adat Tolaki dan mengetahui penggunaan konsep-konsep dan nilai-nilai matematika yang terkandung dalam rumah adat Tolaki pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini termasuk penelitian eksploratif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi pada nasarumber yang berbeda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil akhir dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa konsep dan nilai-nilai matematika pada bangunan rumah adat tolaki. Konsep-konsep matematika yang terdapat pada rumah adat tolaki meliputi: (1) konsep geometri yang terdiri dari konsep bangun datar dan bangun ruang yang terdapat pada pemasangan jendela, induk rumah, atap rumah, dan tangga rumah; (2) konsep transformasi yang terdiri dari konsep refleksi yang terdapat pada pemasangan ornament kepala rusa dan jendela, konsep translasi yang terdapat pada pemasangan jendela dan ornament tangga, dan konsep dilatasi yang terdapat pada pemasangan ornament kepala anoa; (3) konsep aritmetika dan geometri yang terdapat pada proses pemasangan anak tangga. Sedangkan nilai-nilai matematika yang terkandung dalam rumah adat tolaki meliputi: (1) Nilai praktis yamg terlihat dari penggunaan anggota tubuh manusia yang dijadikan sebagai ukuran dimensi panjang; (2) Nilai disiplin matematika terletak pada disiplin melakukan pengukuran, peletakandan penempatan bagian-bagian rumah; (3) Nilai budaya matematika yang terletak pada proses pembuatan, peletakan dan pengukurannya yang sesuai dengan konsep pembelajaran matematika di sekolah; (4) Nilai estetika dapat dilihat dari ornament atau ragam hias yang terdapat pada rumah adat Tolaki.
Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Self Confidence Terhadap Hasil Belajar Matematika Melalui Motivasi Belajar Siswa Rahman, Abdul; Samparadja, Hafiludin; Ruslan, Ruslan
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perhatian orang tua dan self confidence siswa SMA Negeri 4 Kendari terhadap hasil belajar matematika melalui motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran perhatian orang tua berada pada kategori baik, gambaran self confidence siswa berada pada kategori baik, gambaran motivasi belajar siswa berada pada kategori baik, gambaran hasil belajar matematika siswa berada pada kategori baik; (2) perhatian orang tua berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa; (3) self confidence berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa; (4) perhatian orang tua berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa; (5) self confidence berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa; (6) motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa; (7) perhatian orang tua berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika melalui motivasi belajar siswa; (8) self confidence berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika melalui motivasi belajar siswa.
Pengaruh Model Quantum Teaching dengan Teknik Scaffolding terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Motivasi Belajar Fadaruddin, Fadaruddin; Busnawir, Busnawir; Awaludin, Awaludin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v8i2.46733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang kemampuan pemecahan masalah matematis dari peserta didik yang dibelajarkan dengan model Quantum Teaching Dengan Teknik Scaffoldin (QTTS) dan model pembelajaran konvensional ditinjau dari Motivasi belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian treatment by level 2 x 2 dilaksanakan di kelas XI SMA Negeri 1 Tongkuno semester genap tahun ajaran 2022-2023. Data penelitian diperoleh dari instrumen berbentuk tes, yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan motivasi belajar siswa. Analisis data untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan Analisis Varians Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dibelajarkan dengan model Quantum Teaching Dengan Teknik Scaffoldin (QTTS) lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, (3) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang dibelajarkan dengan model Quantum Teaching Dengan Teknik Scaffolding (QTTS) lebih tinggi daripada model pembelajaran Konvensional, (4) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki motivasi belajar rendah yang dibelajarkan dengan model Quantum Teaching Dengan Teknik Scaffoldin (QTTS) lebih rendah daripada model pembelajaran Konvensional .
Pengaruh Kemandirian Belajar dan Kepercayaan Diri Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP Eka Puteri, Wa Ode Rahmaini; Kodirun, Kodirun; Kadir, Kadir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahuipengaruh kemandirian belajardan self confidence siswa SMP terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari, SMP Negeri 9 Kendari dan MTs Negeri 1 Kendari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan tes.Teknik analisis data dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran kemampuan pemahaman matematis siswa berada pada kategori kurang; (2) gambaran kemandirian belajar siswa berada pada kategori sedang; (3) gambaran kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang; (4) kemandirian belajar siswa berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa SMP; (5) kepercayaan diri siswa berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa SMP kelas VIII; (6) Kemandirian belajar dan kepercayaan diri siswa secara bersama – sama bepengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa SMP kelas VIII.
Keefektifan Penerapan Model Discovery Learning Dengan Metode Penemuan Terbimbing Terhadap Pencapaian Nilai KKM Matematika Busnawir, Busnawir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48908

Abstract

Model dan metode pembelajaran merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi perolehan nilai Kriteria Ketuntasan  Minimal (KKM) matematika, Keefektifan penerapan model dan metode pembelajaran yang diterapkan guru matematika di sekolah sering tidak dievaluasi. Tujuan penelitian ini ialah untuk melakukan evaluasi dan menganalisis keefektifan penerapan model discovery learning dan metode penemuan terbimbing yang diterapkan guru dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif yang dilakukan di SMPN 9 Kendari. Sampe penelitian ialah siswa kelas IX yang diajar menggunakan model model discovery learning dan metode penemuan terbimbing, Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi sekolah berupa nilai ujian tengah semester dan nilai ujian akhir semester pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ujian tengah semester dan ujian akhir semester siswa telah mencapai nilai KKM. Disimpukan bahwa penerapan model discovery learning dengan metode penemuan terbimbing efektif dalam pencapaian nilai KKM matematika
Analisis Kemampuan Metakognisi Siswa SMP ditinjau dari Kondisi Ekonomi dan Kemandirian Belajar Taiso, Harson; Misu, La; Anggo, Mustamin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v8i2.46734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan metakognisi ditinjau dari kondisi ekonomi dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui tes, pemberian angket dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Satap SMP Negeri 3 Bonegunu yang terdiri dari 4 orang siswa yang meliputi subjek kondisi ekonomi sedang kemandirian belajar tinggi (SESKT), subjek kondisi ekonomi sedang kemandirian belajar rendah (SESKR), subjek kondisi ekonomi rendah kemandirian belajar tinggi (SERKT), dan subjek kondisi ekonomi rendah kemandirian belajar rendah (SERKR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) SESKT mampu melaksanakan semua indikator kemampuan metakognisi mulai dari perencanaan, pemantauan dan evaluasi; (2) SESKR belum mampu melaksanakan semua indikator kemampuan metakognisi mulai dari perencanaan, pemantauan dan evaluasi.; (3) SERKT mampu melaksanakan semua indikator kemampuan metakognisi mulai dari perencanaan, pemantauan dan evaluasi; (4) SERKR belum mampu melaksanakan semua indikator kemampuan metakognisi. SERKR hanya mampu melaksanakan beberapa indikator pada proses perencanaan.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Ditinjau dari Self Efficacy Masaly, Istiyandari; Misu, La; Salam, Mohamad
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari self efficacy yang tinggi, sedang dan rendah pada materi aritmetika sosial. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 3 Buton Tengah pada kelas yang menunjukkan self efficacy matematika dengan subjek sebanyak 33 (tiga puluh tiga) siswa.Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri. Instrumen bantu penelitian ini ada tiga, yaitu angket self efficacy matematika, tes kemampuan penalaran matematis, dan pedoman wawancara yang telah memenuhi aspek validitas dan reliabilitas berdasarkan pertimbangan panelis ahli. Self efficacy penelitian ini terdiri 3 (tiga) dimensi dengan nilai rata-rata, yaitu dimensi magnitude (74,06), dimensi strength (72,83), dan dimensi generality (71,80). Setelah siswa diberi angket self efficacy matematika, peneliti mengambil 3 (tiga) siswa dengan self efficacy tinggi, self efficacy sedang dan self efficacy rendah untuk dilakukan tes kemampuan penalaran matematis dan wawancara semi terstruktur. Indikator tes kemampuan penalaran matematis dalam penelitian ini, yaitu mengajukan dugaan (PM1), menarik kesimpulan, menyusun bukti, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi (PM2), dan menentukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi (PM3). Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa; (1) siswa yang memiliki kategori self efficacy matematis tinggi telah mencapai indikator kemampuan penalaran matematis (PM1), (PM2), dan (PM3); (2) siswa yang memiliki kategori self efficacy matematis sedang telah mencapai indikator kemampuan penalaran matematis (PM1), tidak mencapai indikator kemampuan penalaran matematis (PM2) dan (PM3); dan (3) siswa yang memiliki kategori self efficacy matematis rendah tidak mencapai semua indikator kemampuan penalaran matematis yaitu (PM1), (PM2), dan (PM3).
Analisis Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Kelas VIII SMP Satap Negeri Terapung Poleang Tenggara Wahidin, Wahidin; Kadir, Kadir; Mukhsar, Mukhsar
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk member gambaran dan menganalisis kemampuan numerasi matematis siswa, untuk menemukan dan menjelaskan kasus yang diperoleh dari analisis yang dilakukan, dan selanjutnya dapat menemukan alternatif solusi yang memungkinkan untuk digunakan.  Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan atau metode studi kasus (case study). Studi kasus termasuk penelitian analisis deskriptif, yaitu penelitian yang terfokus pada suatu kasus untuk diamati dan dianalisis secara cermat sampai tuntas. Dilakukanpula analisis secara tajam terhadap berbagai faktor yang terkait dengan kasus tersebut, agar diperoleh kesimpulan yang akurat. Subjek penelitian ini melibatkan 56 siswa kelas VIII SMP Satap Negeri Terapung Poleang Tenggara. Analisis data menggunakan teknik analisis Eksplanasi, bertujuan untuk menemukan dan menjelaskan kasus yang diperoleh dari analisis yang dilakukan. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan: (1) Kemampuan numerasi matematis siswa rendah; (2)  Sebanyak 77,36% siswa penguasaannya terhadap 5 indikator kemampuan numerasi matematis berada pada kategori rendah, kategori sedang 16,98%, dan kategori tinggi 5,66%; (3) Beberapa alternatif solusi untuk mengatasi masalah diatas yaitu: memantapkan pemahaman konsep dasar matematika melalui apersepsi; memantapkan operasi dasar matematika; pembiasaan menggunakan 4 langkah penyelesaian masalah menurut Polya dalam setiap pembelajaran matematika; membiasakan penyelesaian masalah-masalah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari disekitar anak; penegakkan disiplin sekolah dengan baik dan konsisten; dibangun kerja sama yang baik antara sekolah dan orangtua.
Pengaruh Sikap Belajar, Kebiasaan Belajar, dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Jamaludin, Jamaludin; Kodirun, Kodirun; Makkulau, Makkulau
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v8i2.46735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara signifikan sikap belajar, kebiasaan belajar, motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa SMP kelas VIII di Kecamatan Rarowatu Utara dan Kecamatan Lantari Jaya. Penelitian menggunakan model penelitian Ex Post Facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VIII di Kecamatan Rarowatu Utara dan Kecamatan Lantari Jaya tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 200 siswa dan dengan menggunakan teknik simple random sampling diperoleh 134 sampel. Data dikumpulkan menggunakan angket dan tes hasil belajar. Kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakn uji t, uji f dan Uji Koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Ada pengaruh positif yang signifikan secara parsial sikap belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa SMP kelas VIII di Kecamatan Rarowatu Utara dan Kecamatan Lantari Jaya; (2) Ada pengaruh positif yang signifikan secara parsial kebiasaan belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa SMP kelas VIII di Kecamatan Rarowatu Utara dan Kecamatan Lantari Jaya; (3) Ada pengaruh positif yang signifikan secara parsial motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa SMP kelas VIII di Kecamatan Rarowatu Utara dan Kecamatan Lantari Jaya; serta (4) Ada pengaruh positif yang signifikan secara simultan sikap belajar, kebiasaan belajar, dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa SMP kelas VIII di Kecamatan Rarowatu Utara dan Kecamatan Lantari Jaya
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa Saputra Jamal, Ilham Eka; Samparadja, Hafiludin; Baharuddin, Baharuddin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kemandirian belajar siswa yang terbagi dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini merupakan Quasi eksperimental design dengan menggunakan posttest-only control design. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lalolae tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri dalam 2 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik pengambilan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 1 Lalolae yang diajar dengan modelpembelajaran problem based learning lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Kemudian untuk hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning dan pembelajaran konvensional ditinjau dari kategori kemandirian belajar siswa, diperoleh bahwa pada kategori tinggi tidak terdapat perbedaan rata-rata, pada kategori sedang terdapat perbedaan rata-rata dan pada kategorirendah tidak terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara signifikan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran problem based learninglebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional.

Page 12 of 13 | Total Record : 126