cover
Contact Name
Johanis A. Jermias
Contact Email
jpmp.politanikoe@gmail.com
Phone
+6281246637792
Journal Mail Official
jpmp.politanikoe@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Peternakan, Poiteknik Pertanian Negeri Kupang Jl. Prof. DR. Herman Yohanis Kel. Lasiana Kupang - NTT, Indonesia 85011
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
ISSN : -     EISSN : 25025392     DOI : https://doi.org/10.35726/jpmp
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan merupakan jurnal online yang memuat hasil-hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat khususnya dalam bidang peternakan. Jurnal ini adalah open access journal sehingga dapat secara gratis diakses oleh publik. Dengan demikian, diharapkan jurnal ini dapat memfasilitasi pelaku kegiatan pengabdian pada masyarakat untuk saling bertukar informasi dan pengalaman. Bahkan bagi masyarakat terutama peternak dalam mengakses teknologi-teknologi tepat guna. Bidang fokus pengabdian: Produksi Ternak besar dan Kecil Produksi Ternak Unggas Teknologi Pakan Nutrisi dan Makanan Ternak Kesehatan Hewan Teknologi Hasil Peternakan Mekanisasi Pertanian-Peternakan
Articles 101 Documents
Ucapan Terima Kasih Untuk Reviewers editorjpmp jurnak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jpmp.v6i2.560

Abstract

Redaksi Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan (JPMP) menyampaikan perhargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Mitra Bestari berikut ini yang telah membantu melakukan penelaahan naskah yang dikirimkan ke Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan (JPMP). Imanuel Benu (Fakultas Peternakan UNDANA Kupang)Aholiab Aoetpah (Jurusan Peternakan POLITANI Kupang) Theresia Nur Indah Koni (Jurusan Peternakan POLITANI Kupang) 
PENERAPAN SISTEM USAHA TANI TERPADU PADA KEBUN KOMUNITAS PANTI ASUHAN BHAKTI LUHUR BAUMATA Antonius Jehemat; Stefanus Markus Kuang; Yason Edisson Benu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.267 KB) | DOI: 10.35726/jpmp.v6i2.551

Abstract

AbstrakSalah satu konsep pertanian yang sangat baik dikembangkan di lahan kering adalah sistem pertanian terpadu, yaitu dengan mengintegraikan beberapa komoditi yang dapat diusahakan secara bersama pada lahan yang sama pula bahkan dapat memadukan dua atau lebih teknologi secara bersamaan dengan input yang sama. Namun demikian, konsep ini ternyata belum memasyarakat. Salah satu contohnya, ditemukan pada komunitas Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata. Diketahui bahwa komunitas tersbut melakukan aktivitas pertanian dan peternakan, namun belum dilakukan secara baik sehingga poduktivitasnya masih rendah. Di lain sisi, komunitas ini memiliki beberapa sumber daya yang dapat dimanfaatkan dan diberdayakan, misalnya jumlah anggota komunitas yang cukup banyak yaitu 32 orang, memiliki lahan, sumber air sumur bor, traktor pengolah tanah, sejumlah kandang ternak babi, kolam ikan. Artinya, sumber daya tersebut, sesungguhnya dapat diberdayakan untuk lebih bernilai produktif. Salah satu kendala yang teridentifikasi adalah pengetahuan dan keterampilan yang minim. Karena itu sangat diperlukan pemberdayaan untuk meningkatkan kemandirian mereka dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada.Berdasarkan kodisi ini, maka akan dilakukan kegiatan introduksi teknologi dengan judul Penerapan Sistem Usaha Tani Terpadu pada Kebun Komunitas Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian warga komunitas Panti Bhakti Luhur, terutama untuk memenuhi kebutuhan panggan sayuran dalam komunita. Untuk mencapai tujuan ini, maka metode upaya solutiif yang dapat dilakukan adalah dilakukan dengan metode penyuluhan dan demo plot, dan dengan pendekatan partisipatif. Metode ini dapat memberikan kesempatan kepada mitra untuk melakukan sendiri dengan harapan mempermudah proses penerapannya di masa mendatang.Pelaksanaan kegiatan ini telah menghasilkan beberapa luaran, seperti perangkat vertikultur, ikan nila dan lele, dan ternak babi, serta sayur-sayuran seperti sawi manis, terung dan tomat, dan pepaya. Dari beberapa komoditi ini, ada diantaranya yang sudah dinikmati hasilnya seperti sayur manis, tomat, terung dan ikan lele. Sedangkan ikan nila, ternak babi, dan papaya kalifornia masih dalam proses pemeliharaan. Dengan hasil ini, mitra komunitas Panti Asuhan Bhakti Luhur, telah mendapatkan beberapa manfaat seperti: memiliki pengetahuan tentnag pola tanam yang baik, teknik bdidaya dengan teknologi vertikultur, teknik pemeliharaan ternak babi yang baik, teknik budidaya ikan lele dan nila, telah memiliki perangkat teknologi vertikultur, kolam ikan dan serta memiliki model pemanfaatan lahan secara optimal. Namun demikian untuk meningkatkan kemampaun mitra dalam menerapkan sistem pertanian terpadu secara mandiri, masih memerlukan pendampingan.
Pemberian Pakan Bagi Hewan Kesayangan Yang Terdampak Musibah Badai Seroja Di Nusa Tenggara Timur Tri Utami; Tarsisius Considus Tophianong; Larry Richard Wellem Toha; Maxs Urias Ebenhaizar Sanam; Meity Merviana Laut
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1267.2 KB) | DOI: 10.35726/jpmp.v7i1.680

Abstract

Flash floods and landslides caused by tropical cyclone Seroja in East Nusa Tenggara (NTT) have caused casualties and damage to residential buildings and other public facilities. The disaster also had an impact on the animals. Many animals were swept away by the flood, and some of the animals that survived were suffered from stress and difficulty in getting food due to being abandoned by the owner to the evacuation shelter. The purpose of this activity is to rehabilitate pets that have been affected by the tropical cyclone Seroja. This service is incidental activity which is carried out for 4 (four) months, from April to July 2021. The implementing team, which is part of the academic community of the Faculty of Veterinary Medicine, University of Nusa Cendana, collaborates with the NTT Branch of the Veterinary Association and several foundations such as the Jakarta Animal Aid Network. (JAAN), Stray Cat Defender, Stay Purr Club, Tais Indonesia, PT. Royal Canin Indonesia, animal health center (puskeswan) in Kupang City, Kupang Regency, Malacca Regency, East Flores Regency, Lembata Regency and Grace Vetcare Animal Clinic. The implementation team has distributed animal feed assistance as many as 105 bags of animal feed and has provided food (street feeding) directly to pets as many as 230 dogs and 257 cats. Street feeding is a form of post-disaster animal recovery. Keywords: recovery, street feeding, tropical cyclone Seroja
Ucapan Terima Kasih Kepada Reviewer editorjpmp jurnak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.649 KB) | DOI: 10.35726/jpmp.v7i1.752

Abstract

Redaksi Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan (JPMP) menyampaikan perhargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Mitra Bestari berikut ini yang telah membantu melakukan penelaahan naskah yang dikirimkan ke Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan (JPMP).
TINGKAT PENGETAHUAN PETERNAK BABI DI KELURAHAN SIKUMANA TERHADAP ASF DAN PENGOLAHAN DAGING SECARA HIGIENIS Meity Marviana Laut; Larry Richard Wellem Toha; Julianty Almet; Dewi Djungu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.844 KB) | DOI: 10.35726/jpmp.v7i1.729

Abstract

Penyakit ASF masih menjadi ancaman bagi usaha peternakan babi di provinsi NTT khususnya wilayah Kota Kupang. Angka kematian akibat ASF yang tinggi menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi sektor usaha peternakan babi dan pengelolaan produk asal babi. UMKM DeBali yang bergerak dibidang usaha pemeliharaan babi dan produksi dendeng babi merupakan salah satu usaha yang terdampak ASF dan pandemi Covid-19. Tingkat pengetahuan yang rendah terhadap penyakit ASF dan cara pengelolaan daging yang higienis menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap penularan penyakit ASF. Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat disekitar UMKM DeBali maka perlu dilakukan penyuluhan tentang penyakit ASF dan cara pengelolaan daging yang higienis. Metode penyuluhan dilakukan secara langsung (face to face communication) dengan peserta berjumlah 10 orang. Kuisioner untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan juga disiapkan. Tim pengabdian juga memberikan bantuan alat pengolahan dendeng babi bagi UMKM DeBali.  Hasil dari penyuluhan yang dilakukan terjadi peningkatan pengetahuan dari peserta tentang penyakit ASF dan cara pengolahan daging yang higienis. Peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan juga sangat antusias dalam bertanya dan berdiskusi tentang menajemen pemeliharaan babi yang baik dan cara pengolahan daging yang higienis. UMKM DeBali juga sangat antusias menerima batuan teknologi pengolahan dendeng yang higienis.
USAHA PENGGEMUKAN BABI POLA KEMITRAAN DI KELURAHAN TUATUKA, KABUPATEN KUPANG: PERSYARATAN MUTU PAKAN DAN STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN MIKOTOKSIN Catootjie Lusje Nalle; Helda Helda; Theresia N.I Koni; Cytske Sabuna; Stormy Vertigo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.657 KB) | DOI: 10.35726/jpmp.v7i1.666

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peternak dalam penggemukan ternak babi yang aman dan sehat untuk dikonsumsi. Tujuan jangka panjangnya adalah meningkatkan pendapatan peternak babi di desa Tuatuka, Kabupaten Kupang.  Kegiatan PKM ini telah dilaksanakan pada tahun  2022 di kelompok tani Sehati di kelurahan Tuatuka, Kabupaten Kupang.  Sebanyak 8 ekor ternak babi fase grower yang terdiri dari 5 ekor jantan dan 3 ekor betina digunakan dalam kegiatan PKM ini dan dipelihara selama 6 bulan. Pakan yang digunakan adalah pakan komplit ternak babi fase grower yang diproduksi di Pabrik Mini Pakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Metode pelaksanaan PKM ini adalah demonstrasi plot, penyuluhan dan diskusi. Pakan yang diproduksi dan diserahkan kepada kelompok Tani Sehati merupakan pakan yang aman dan sehat. Persyaratan mutu pakan dan upaya pencegahan dan pengendalian dampak racun jamur merupakan materi penyuluan yang disampaikan kepada kelompok tani Sehati. Hasil PKM menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani Sehati tentang persyaratan mutu pakan, racun jamur dan bahayanya serta upaya kontrol kualitas pakan babi saat produksi dan selama penyimpanan meningkat. Simpulannya, kegiatan PKM meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani Sehati untuk beternak babi yang aman dan sehat untuk dikonsumsi.Kata kunci : Aflatoksin, kontrol kualitas, kualitas pakan, okratoksin A, racun jamur
Aplikasi Teknologi Amoniasi Limbah Jerami Padi Sebagai Pakan Ternak Berkualitas Pasca Siklon Tropis Seroja Cynthia Dewi Gaina; Filphin Adolfin Amalo; Inggrid Trinidad Maha; Frans Umbu Datta; Yeremia Yobellano Sitompul; Dede Rival Novian; Elisabet Tangkonda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.822 KB) | DOI: 10.35726/jpmp.v7i1.730

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan di Dusun Nautasik, Desa Suelain, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis bagi petani tentang teknologi amoniasi limbah pertanian jerami padi. Oleh masyarakat setempat, limbah jerami yang dapat diubah menjadi pakan berkualitas, khususnya dimusim kemarau tidak dimanfaatkan secara optimal. Limbah yang ada hanya dibiarkan saja disekitar areal persawahan, dibakar atau diberikan pada ternak sapi tanpa melalui pengolahan teknologi pakan, terlebih dengan kejadian siklon tropis seroja menyebabkan limbah pertanian yang ada rusak dan tidak dapat diberikan pada ternak. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi pakan amoniasi yang berguna untuk meningkatkan kandungan nutrisi dan tingkat kecernaan dengan diubahnya lignin, selulosa, hemiselulosa dan silika yang terdapat pada jerami padi kering. Tahapan pelaksanaan kegiatan PKM meliputi pembekalan, demonstrasi dan pendampingan tentang aplikasi teknologi amoniasi. Hasil kegiatan ini ditunjukkan melalui peningkatan pengetahuan peternak tentang pentingnya memanfaatkan teknologi amoniase limbah pertanian bagi ternak. 
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DI KELOMPOK TANI SESAWI BERSAUDARA – SIKUMANA KOTA KUPANG Nova Deviyanti Lussy; Lena Walunguru
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.937 KB) | DOI: 10.35726/jpmp.v7i1.733

Abstract

Kelompok Tani Sesawi Bersaudara telah memanfaatkan limbah kandang ayam dan bahan organik dalam budidaya tanamannya akan tetapi karena kurangnya pengetahuan tentang mutu pupuk, pembuatan, dan cara aplikasi pupuk organik yang tepat maka pemberian limbah kandang ayam dan bahan organik kurang memberi dampak positif terhadap kesuburan tanah dan hasil tanaman. Untuk itu perlu diberi pelatihan tentang pembuatan pupuk organik dan aplikasinya. Pelatihan diberikan dengan cara ceramah dan diskusi, praktik, demplot (aplikasi pupuk), serta dilanjutkan dengan pendampingan dan evaluasi kegiatan. Pelatihan pupuk organik difokuskan pada pembuatan bokashi dari limbah kandang ayam sedangkan pupuk organik cair (POC) dari limbah cair tahu dan limbah rumah tangga, selanjutnya pupuk tersebut diaplikasikan pada tanaman sayuran yang ditanam di areal demplot. Respon positif diberikan oleh kelompok tani, hal ini terlihat dari kesediaan kelompok menyediakan lokasi, bahan yang dibutuhkan dan lahan demplot, kehadiran semua anggota dan aktif dalam mengikuti, dan kesediaannya untuk melanjutkan ilmu yang diberikan dalam usaha tani yang dilakukannya.
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DARI LIMBAH PERTANIAN BAGI PETERNAK DOMBA DI DESA DARUNGAN, KEMUNING LOR, JEMBER Anang Febri Prasetyo; Reikha Rahmasari; Dharwin Siswantoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jpmp.v7i2.780

Abstract

Masyarakat di Dusun Darungan, Desa Kemungning Lor, Kabupaten Jember sebagian besar memelihara ternak domba yang ditujukan sebagai usaha sampingan, bukan pekerjaan utama. Permasalahan yang dihadapi peternak diantaranya adalah keterbatasan informasi mengenai jenis-jenis bahan pakan yang berpotensi digunakan sebagai pakan domba dan upaya penyediaan pakan dimusim kemarau melalui teknologi fermentasi. Peternak yang mengikuti kegiatan ini sebanyak sepuluh orang, dengan skala kepemilikan domba berkisar 4 – 5 ekor. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan praktik simulasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan peternak mengenai jenis-jenis bahan pakan mengalami peningkatan, dengan persentase peternak yang memahami sebesar 90%. Pemahaman peternak mengenai potensi fermentasi limbah pertanian sebagai pakan domba sebesar 85%. Hasil silase menunjukkan keberhasilan, dengan ciri-ciri: warna hijau kecoklatan, bau khas fermentasi/harum, tekstur hijauan tidak kaku, lembab tetapi tidak berlendir, tidak ada jamur atau tanda-tanda kebusukan. Peternak disarankan untuk terus dapat membuat silase limbah pertanian untuk memenuhi kebutuhan pakan domba, terutama di musim kemarau.Kata Kunci: jerami jagung, ketersediaan pakan, musim kemarau, silase 
EDUKASI MASYARAKAT PETERNAK MENYIKAPI POTENSI ASF GELOMBANG KE-2 DI KAB. MANGGARAI BARAT, NTT Maria Tarsisia Luju; Yohana Maria Febrizky Bollyn; Wigbertus Gaut Utama; Korbinianus Feribertus Rinca; Elisabeth Yulia Nugraha; Hendrikus Demon Tukan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jpmp.v7i2.719

Abstract

Masyarakat di Manggarai Flores, NTT mayoritas memelihara ternak babi  disetiap keluarga. Salah satu alasan mengapa pemeliharaan ternak babi menjadi suatu kebiasaan bagi masyarakat di Manggarai yaitu karena ternak babi merupakan hewan adat yang biasa digunakan untuk konsumsi dan ritual pada acara-acara adat budaya di Manggarai. Beberapa ritual yang selalu menggunakan ternak babi antara lain acara kematian, pernikahan, persembahan leluhur dan acara adat lainnya.  Selain itu, memelihara ternak babi di Manggarai juga merupakan salah satu usaha yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga apabila dilakukan dengan manajemen yang baik. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada masyarakat peternak babi di Kecamatan Kuwus Manggarai Barat yang terdampak secara ekonomi akibat kematian babi oleh virus African Swine Fever. Kurangnya pengetahuan tentang cara pencegahan ASF menjadi permasalahan yang dialami para peternak babi di Kecamatan Kuwus. Berdasarkan masalah tersebut, kami melakukan edukasi tentang strategi pencegahan potensi ASF gelombang kedua kepada para peternak babi di Kuwus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat peternak setelah dilakukan edukasi mengenai pencegahan ASF pada babi.Kata Kunci : African Swine Fever, Babi, Peternak Babi

Page 8 of 11 | Total Record : 101