cover
Contact Name
Erie Siti Syarah
Contact Email
syarah.erie@gmail.com
Phone
+628128030360
Journal Mail Official
jpud.unj@gmail.com
Editorial Address
Gedung Bung Hatta Lantai 4 R 403 Pascasarjana, Universitas Negeri Jakarta Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Usia Dini
ISSN : 16931602     EISSN : 25030566     DOI : https://doi.org/10.21009/JPUD
Core Subject : Education,
JPUD - The Early Childhood Education Journal contains articles which are the results of research in the field of Early Childhood Education.
Articles 333 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PEMBENTUKAN KARAKTER UNTUK KEMANDIRIAN, DISIPLIN DAN KEJUJURAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN MEILANIE, R. SRI MARTINI
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 11 Nomor 2 November 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.58 KB) | DOI: 10.21009/JPUD.112.07

Abstract

ABSTRACT: This study aims to develop a model of learning for children aged 4-5 years in establishing the character of independence, discipline, and honesty in children. This research uses research and development method, the outline has stages: 1) preliminary study, to identify the implementation of character formation learning in kindergarten; 2) Development of character formation learning model to form self-reliance, discipline, and honesty. This stage is conducted through the draft I (TK Al Husna, Bekasi) and draft II (Marsudirini TK, Jakarta). Model development test (final draft) is conducted in TK Wijaya, Tangerang and TK Aisyiyah, Bogor. The results showed: 1) Children are not dependent on the parents and teachers in following the learning in school; 2) More courageous; 3) More open; 4) Already understand the rules/school rules.The condition of teachers: 1) better able to realize the learning objectives; 2) able to develop character formation learning materials; 3) able to develop activity of character formation learning activity and 4) able to conduct evaluation of learning result properly and correctly. Keywords: Learning model, Character Building, 4-5 Years Old Child ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran untuk anak usia 4-5 tahun dalam membentuk karakter kemandirian, disiplin dan kejujuran pada anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development), secara garis besar memiliki tahapan: 1) studi pendahuluan, untuk mengidentifikasi implementasi pembelajaran pembentukan karakter di TK; 2) Pengembangan model pembelajaran pembentukan karakter untuk membentuk kemandirian, disiplin dan kejujuran. Tahapan ini dilakukan melalui uji coba draf I (TK. Al Husna, Bekasi) dan uji coba draf II (TK Marsudirini, Jakarta). Uji pengembangan model (draf final) dilakukan di TK Wijaya, Tangerang dan TK. Aisyiyah, Bogor.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Anak sudah tidak tergantung padaorang tuadan guru dalam mengikutipembelajaran di sekolah; 2) Lebih berani; 3) Lebih terbuka; 4) Sudah paham terhadap aturan/tata tertib sekolah. Kondisi guru: 1) lebih mampu merealisasikan tujuan pembelajaran; 2) mampu mengembangkan materi pembelajaran pembentukan karakter; 3) mampu mengembangkan aktivitas kegiatan pembelajaran pembentukan karakter dan 4) mampu mengadakan evaluasi hasil pembelajaran secara baik dan benar. Kata kunci: Model pembelajaran, Pembentukan Karakter, Anak Usia 4-5 Tahun
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI PROGRAM BAHASA HOLISTIK (PENELITIAN PENGEMBANGAN DI KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK NASIMA SEMARANG) SOEKMONO, ROOSTRIANAWAHTI
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 11 Nomor 2 November 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.224 KB) | DOI: 10.21009/JPUD.112.09

Abstract

Abstract: A challenging diversity in Indonesian society turns out to be cultural asset and conflict. Tolerance is the main key to ease up the cultural conflict through multicultural education. Early childhood can be taught about diversity awareness by diversity experience, which is a basic step development of tolerance. This study is aimed to uncover learning strategy in enhancing diversity awareness, such as, understanding diversity, skill in communicating diversity and treating diversity positively. This study employs Research and Development approach modified into three phases of research: preliminary study, development model and validation test model. In the preliminary study, bibliographical study discusses multicultural theme “What a Beautiful Diversity in the Old Town” and social background study about children culture in Semarang city. Development model consist of five steps based on five concepts, namely, identification of multicultural theme, unit planning of multicultural theme with whole language programme, preparation for game apparatus and books about multicultural stories, implementation of multicultural learning, and assesment on diversity awareness. Validation test model is comprised of assesment validation about diversity awareness and models of validation by experts. It’s significant, effective and appropriate. Discoveries resulting from study, communication andparticipation are factors influencing level of diversity awareness. Keywords: Model Development, Multicultural Education, Whole Language Programme and Diversity awareness Abstrak: Masyarakat Indonesia yang beragam merupakan tantangan, menjadi modal budaya atau konflik budaya. Konflik budaya dapat dikurangi dengan mengembangkan sikap toleran melalui pendidikan multikultural. Pada anak usia dini kita dapat meningkatkan kesadaran tentang keberagaman, yang merupakan dasar dari sikap toleran. Penelitian ini diperlukan untuk menemukan strategi pembelajaran untuk meningkatkan kesadaran tentang keberagaman, seperti memahami, mengkomunikasikan dan menyikapi keberagaman dengan cara positif. Pendekatan penelitian menggunakan Penelitian dan Pengembangan yang dimodifikasi dalam tiga langkah penelitian yaitu: studi pendahuluan, model pengembangan dan model tes validasi. Studi pendahuluan berisi studi pustaka untuk tema multikultural “Indahnya keberagaman kota lama” dan studi latar belakang sosial budaya anak. Model pengembangan mempunyai lima langkah yang dikembangkan dari lima konsep yaitu identifikasi tema multikultural, perencanaan unit dari tema multikultural dengan program bahasa holistik, Persiapan alat permainan dan buku cerita multikultural, implementasi pembelajaran multikultural, dan asesmen kesadaran tentang keberagaman. Model tes validasi berupa validasi asesmen kesadaran tentang keberagaman dan validasi model oleh pakar. Asesmen kesadaran tentang keberagaman dalam uji coba kelompok kecil adalah signifikan, model terbukti efektif meningkatkan kesadaran tentang keberagaman. Pakar menyatakan model layak. Temuan penelitian komunikasi dan partisipasi adalah faktor yang berpengaruh untuk meningkatkan kesadaran tentang keberagaman. Komunikasi dan partisipasipada usia dini dipengaruhi oleh budaya suku dan suku mayoritas. Kata Kunci: Pengembangan Model, Pendidikan Multikultural, Program Whole Language danKeanekaragaman
PENGEMBANGAN MODEL KEGIATAN SENTRA BERMAIN DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI NURANI, YULIANI; MAYANGASRI, TRIAS
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 11 Nomor 2 November 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.488 KB) | DOI: 10.21009/JPUD.112.15

Abstract

Abstract: The objective of the research is to develop children activities in play center for encourage kindergarten children’s creativity in special region Jakarta. This study used Research and Development design consisting 3 (three) stages: pre-development, developmental stage, and applying the model to examine the effectivity. This research conducted in April-June 2016.The first trial is conducted in TK Al-Jannah East Jakarta which involved 18 children. The second trial is conducted in TK Mutiara Kasih Bogor Citywhich involved 16 children.When conducting thesurvey, purposive sampling is used to obtain the kindergarten which are approriate with the objective of the research. The research found that the implementation of model of center play activities can develop early childhood creativity. Children creativity develop properly through the development of play activity in sentra model. Several variants of play activities which developed in this research, it can implement to foster children creativity in learning practices. Keywords: Creativity, Play Center, Kindergarten. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model kegiatan di sentra bermain dalam rangka mengembangkan kreativitas anakTK di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap pra-pengembangan, tahapan pengembangan dan tahap penerapan untuk menguji efektivitasnya. Penelitian ini dilaksanakan bulan April-Juni2016. Uji coba model pertama dilakukan di TK Al-Jannah Jakarta Timur dengan jumlah 18 anak. Uji coba model kedua dilakukan diTK Mutiara Kasih Kota Bogor dengan jumlah 16 anak.Ketika melakukan survey, teknik purpossive sampling digunakan untuk menentukan TK yang sesuai dengan kriteria penelitian.Hasil penelitian mengungkapkanimplementasi model kegiatan bermain sentra dapat mengembangkan kreativitas anak usia dini. Beberapa varian kegiatan bermain yang telah dikembangkan dalam penelitian ini, dapat digunakan dalam praktik pengembangan kreativitas anak. Kata kunci: Kreativitas, Sentra Bermain, Taman Kanak-kanak.
MODEL PEMBELAJARAN RENANG (FH) BAGI SISWA PRASEKOLAH WIDIASTUTI, WIDIASTUTI; HAMAMAH, FATIN
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 11 Nomor 2 November 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.848 KB) | DOI: 10.21009/JPUD.112.13

Abstract

Abstract: The objective of this research is to generate a pool of learning model for students preschool. The method used in this research and development model from Borg and Gall. The Instruments used in the research of this model are questionnaires and pool Assesment instruments for students preschool used to collect data at the stage of : (1) analysis of needs; (2) the expert evaluation (initial product evaluation); (3) Tests small groups; (4) Friendlies large groups. Test the effectiveness of the model using the swimming assessment tests for students preschool to see improved results of swimming skills before applying the learning model created. Based on the results obtained between yield enhancement swimming skills before applying the learning model pool total 64.3%, and after being given treatment by using model new pool design researchers increased to 93.25%. Based on the research results can be concluded with the pool learning model for preschool students, students can learn effectively and efficiently. Key Word: Development, Model, Swimming Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaranrenang bagi siswa prasekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari Borg dan Gall. Instrumen yang digunakan dalam penelitian model ini adalah kuisioner dan instrumen penilaian renang bagi siswa prasekolah yang digunakan untuk mengumpulkan data pada tahap: (1) analisis kebutuhan; (2) evaluasi ahli (evaluasi produk awal); (3) Ujicoba kelompok kecil; (4) Ujicoba kelompok besar. Uji efektifitas model menggunakan tes penilaian renang bagi siswa prasekolah dengan melihat peningkatan hasil keterampilan renang sebelum diterapkannya model pembelajaran. Berdasarkan hasil yang didapat peningkatan antara hasil keterampilan renang sebelum diterapkannya model pembelajaran renang total 64,3% dan setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran renang yang baru desain peneliti meningkat menjadi 93,25%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan dengan model pembelajaran renang FH bagi siswa prasekolah, siswa dapat belajar secara efektif dan efisien. Kata kunci: Pengembangan, Model, Renang
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA ANAK UMUR 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA TELEVISI BERGAMBAR Alfin, Jauharoti; Rosyidi, Zudan; Abdillah, Husni
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 12 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 12 Nomor 2 November 2018
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.697 KB) | DOI: 10.21009/JPUD.122.08

Abstract

This study was aimed to obtain a description of ability to speak Indonesian through story telling with pictorial television media in children 5-6 years. The method of the study used Weak Experimental with One-Shot-Case-Study design. The subjects of the study were 27 kindergarten children 5-6 years in Gresik City. Data were collected using observation and documentation and analyzed using descriptive and quantitative method. The results showed that their ability to speak Indonesian language has developed in high category (85%) after the treatment through story telling with pictorial television media. Keywords: Speaking ability, Indonesian Language, children aged 5-6 years, pictorial television media Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak umur 5-6 tahun yang dikembangkan melalui metode bercerita dengan media televisi bergambar. Metode penelitian yang digunakan adalah Weak Experimental dengan desain One-Shot-Case-Study. Subyek penelitian sebanyak 27 anak umur 5-6 tahun dari salah satu TK di Kota Gresik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif dengan menentukan nilai persentase dari masing-masing indikator perkembangan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kesuluruhan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak umur 5-6 tahun telah berkembang dalam kategori tinggi (85%) setelah perlakuan penggunaan metode bercerita dengan media televisi bergambar. Kata kunci: Kemampuan berbicara, Bahasa Indonesia, anak umur 5-6 tahun, media televisi bergambar.
PENGEMBANGAN FILM PENDEK BERBASIS KARAKTER PADA ANAK USIA DINI Kristanto, Wisnu
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 12 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 12 Nomor 1 April 2018
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.592 KB) | DOI: 10.21009//JPUD.121.15

Abstract

This study aims to develop a character-based short film that is played by early childhood. The research method of developing the video media of this character study uses the R & D stage of Dick and Carey which is taken in 10 stages. Based on data analysis in field test, it shows that t-hitung is smaller than t-table (0.75> 2.110). Thus Ho is rejected and Ha accepted. The results show that there is a significant difference between the experimental class and the control class that using character-based film media can improve children's moral and religious abilities. Early childhood conclusions using Audio-Visual Media (FILM) are more interested and more motivated to follow lessons, especially in terms of moral and religious values (based on the basis of film, character) Key words: Medium short films, Characters, early childhood Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah film pendek berbasis karakter yang dimainkan oleh anak usia dini. Metode penelitian dan pengembangan media video pembelajaran karakter ini menggunakan siklus tahapan R & D dari Dick dan Carey yang di tempuh dalam 10 tahap. Berdasarkan analisa data dalam uji lapangan, menunjukkan bahwa Thitung lebih kecil dari pada ttabel (0.75>2.110). Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil menujukkan terdapat perbedaan secara signifikan antara kelas experimen dan kelas control bahwa dengan menggunakan media film berbasis karakter ini dapat meningkatkan kemampuan anak-anak dalam bidang moral dan agama. Kesimpulan anak usia dini yang menggunakan Media Audio Visual (FILM) lebih tertarik dan lebih termotivasi untuk mengikuti pelajaran, terutama dalam aspek nilai moral dan agama (sesuai dengan basis dari film karakter). Kata Kunci: Media film pendek, Karakter, Anak usia dini
KOMUNIKASI VERBAL ANAK PESISIR USIA 7-8 TAHUN PADA TRANSAKSI PENJUALAN PRODUK KEBUDAYAAN DENGAN TURIS MANCANEGARA Rustan, Edhy; Subhan, Subhan
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 12 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 12 Nomor 1 April 2018
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.469 KB) | DOI: 10.21009//JPUD.121.02

Abstract

This study aims to obtain a description of children’s second language verbal communication skills aged 7-8 years in the activity of buying and selling transactions with foreign tourists. This research was conducted in South Coastal Coast of Central Lombok Regency of West Nusa Tenggara. This research is a qualitative study of case study by Milles and Hubberman model data analysis technique with four stages of interalain analysis (1) data collection, (2) data reduction, (3) data display and (4) drawing conclusion. The results of this study indicate that the verbal communication skills of coastal children are obtained partially covering three linguistic components; vocabulary, shipping and grammatical arrangement. The process of acquiring verbal communication skills is influenced by two factors, namely family pressure and self-exposure of children to the coastal tourism environment that encourages children to sell cultural products to foreign tourists. For these purposes, coastal children use two common patterns of second language verbal communication, ie direct verbal communication patterns (spoken word) and indirect verbal communication patterns (writing word). Keyword: Verbal communication skill, Children aged 7-8 years. Penelitian ini bertujuan untuk memeroleh gambaran kemampuan komunikasi verbal bahasa kedua anak usia 7-8 tahun dalam kegiatan transaksi jual beli dengan turis mancanegara. Penelitian ini dilakukan di Pesisir Pantai Selatan Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik analisis data model Milles dan Hubberman dengan empat tahapan analisis yang meliputi (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) display data, dan (4) penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi verbal anak pesisir pantai cenderung diperoleh secara parsial; mencakup tiga komponen kebahasaan antaralain kosakata, pelafalan dan susunan gramatikal. Adapun proses pemerolehan kemampuan komunikasi verbal tersebut dipengaruhi oleh dua faktor yaitu tekanan keluarga dan ekspos diri anak pada lingkungan pariwisata pantai yang mendorong anak untuk berjualan produk-produk kebudayaan kepada para turis mancanegara. Untuk kepentingan tersebut, anak pesisir pantai menggunakan dua pola umum komunikasi verbal bahasa kedua, yaitu pola komunikasi verbal langsung (spoken word) dan pola komunikasi verbal tidak langsung (writing word). Kata Kunci: kemampuan komunikasi verbal, anak usia 7-8 tahun
PROFIL KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA DINI DALAM PEMBELAJARAN PROYEK DI TAMAN KANAK-KANAK Syaodih, Ernawulan; Setiasih, Ocih; Romadona, Nur Faizah; Handayani, Hany
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 12 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 12 Nomor 1 April 2018
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.525 KB) | DOI: 10.21009//JPUD.121.03

Abstract

This research aims to identify problem-solving profile ability in an early-aged child using the project-based learning in kindergarten. Methods used in this research is through collaborative classroom action research.This research was done in 3 (three) kindergarten in Cimahi. The technique used to collect data was done through semi-structured observation technique of 1 (one) class from each kindergarten to discover children's problem-solving ability.Furthermore, 6 (six) teachers were interviewed to identify children's problem-solving ability and to discover the learning process using the project-based learning.Whereas the data analysis used in this research is thematic data analysis technique. Moreover, the next step is to construct the problem-solving profile ability in an early-aged child. Based on the research outcome, it is clear that children's problem-solving profile ability with the project-based learning is relatively well. Most of the problem-solving ability indicator can be met, such as the observing ability using their own senses and the ability to communicate, even though stimulus and motivation to ask and answer questions from the teachers are still needed. Keywords: Problem Solving Skills, Learning Project, Early Childhood Education Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan pemecahan masalah anak usia dini dengan menggunakan model pembelajaran proyek di taman kanak-kanak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah collaborative classroom action research. Penelitian ini dilaksanakan di tiga TK di Kota Cimahi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi semi terstruktur terhadap 1 (satu) kelas masing-masing TK untuk mengetahui keterampilan pemecahan masalah yang dimilikinya. Selain itu dilakukan wawancara terhadap 6 (enam) orang guru selain untuk mengetahui keterampilan pemecahan masalah anak dan untuk mengetahui proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran proyek. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data tematik, dan langkah selanjutnya menyusun profil keterampilan pemecahan masalah anak usia dini. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa profil keterampilan pemecahan masalah anak dengan pembelajaran proyek rata-rata berada pada kategori baik. Sebagian besar indikator keterampilan pemecahan masalah dapat dipenuhi dengan baik, hal ini terlihat dari indikator keterampilan mengamati anak sudah mampu melakukann pengamatan dengan menggunakan inderanya dengan baik, begitu pula pada indikator keterampilan mengumpulkan informasi dan keterampilan mengkomunikasikan, akan tetapi masih perlu stimulus dan motivasi untuk lebih berani bertanya ataupun menjawab pertanyaan dari guru Kata kunci: Keterampilan Pemecahan Masalah, Pembelajaran Proyek, Pendidikan Anak Usia Dini.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI CERITA MELALUI ALAT PERAGA GAMBAR SERI DI TK NEGERI PEMBINA KABUPATEN SRAGEN Sri Mulatsih, Yustina Laurentius; Suharno, Suharno; Anitah, Sri
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 12 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 12 Nomor 1 April 2018
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.882 KB) | DOI: 10.21009//JPUD.121.16

Abstract

Retelling story is the simplest part of narrative skill in early-aged children. This study aims to understand the learning process to improve skill of retelling story of kindergarten school using series picture in TK Negeri Pembina Kabupaten Sragen. This study is a classroom action research consisted of two cycles and directly conducted in teaching process by teacher. In this study the teaching learning process adopted storytelling technique using media of series picture which students can listen and try to use picture at the same time. By those ways, students are supposed to be able to retell a story they have listened to as a response and an improvement of language development aspect. The data gathered in this study is analyzed using descriptive quantitative method by comparing the pre-condition to with results from cycle I and cycle II. The finding shows that in cycle I indicating an improvement of passing grade criteria from pre condition which is 15,38% to 30,77% at the end of the cycle I and after treatment which student actively try to retell the criteria move to 69,23% at the end of cycle II. It proven that series picture is effective to improve retelling skill of kindergarten student. Keyword : storytelling, series picture, retelling skill Menceritakan kembali merupakan bagian paling sederhana dari keterampilan bercerita anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dalam rangka meningkatkan keterampilan anak dalam menceritakan kembali isi cerita yang telah diceritakan dengan menggunakan gambar seri di TK Negeri Pembina Kabupaten Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dan dilakukan secara langsung dalam proses kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Dalam penelitian ini, proses pembelajaran dilakukan dengan menggunakan teknik bercerita dengan menggunakan alat peraga buku cerita gambar seri dimana anak-anak dapat mendengarkan dan mencoba menggunakan gambar di saat bersamaan. Dengan mendengarkan dan melihat guru bercerita, diharapkan mampu mencertakan kembali isi cerita sebagai bentuk respon dan pengembangan kemampuan berbahasa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan membandingkan kondisi awal siswa serta hasil dari siklus I dan siklus II. Hasil penelitian ini adalah pada siklus pertama terjadi peningkatan dari kondisi awal yang hanya memiliki ketuntasan 15,38% menjadi 30,77% pada akhir siklus I kemudian setelah diberikan perlakuan dimana siswa aktif mencoba bercerita bergantian ketuntasan meningkat lagi menjadi 69, 23% pada akhir siklus II. Hal ini membuktikan bahwa gambar seri dianggap efektif meningkatkan kemampuan anak didik dalam menceritakan kembali isi cerita yang telah diceritakan guru. Kata kunci: bercerita, gambar seri, kemampuan menceritakan kembali.
PENGASUHAN HOLISTIK BERLANDASKAN FILSAFAT TRI HITA KARANA DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER ANAK USIA DINI PADA KELUARGA HINDU DI KOTA MATARAM Rasmini, Ni Wayan; Wijana, I Nyoman; Sumertha, I Wayan
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 12 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 12 Nomor 1 April 2018
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.599 KB) | DOI: 10.21009//JPUD.121.10

Abstract

This aimed to create a toroughful inductive study on the holistic parenting phenomenon based on Tri Hita Karana in developing characters of younger children. Method used in this just case study qualitative by doing inductive study. Started from intensive data collection about the said phenomenon, thus maintain the credibility of data collected. Method used in data collection was observation of parenting phenomenon, grouping data based on paterns, arranging general concept, pincipal and proposition based on qualitative data analisis. This study found that holistic parenting based on Tri Hita Karana resulted in children with holistic self competences and parenting model based on 9 characteristis: love to God, independence and responsibility, honesty, politeness, willingness to sacrifice, persistent, fair, humble, dan tolerance. Outcome of this study could be used for increasing and developing parenting pattern based on Tri Hita Karana philosophy to help raised Hindu generation with good character. Keywords: Parenting, Holistic, Tri Hita Karana, Character Penelitian Ini bertujuan untuk menciptakan studi induktif yang kuat pada fenomena pengasuhan holistik berdasarkan Tri Hita Karana dalam mengembangkan karakter anak-anak yang lebih muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus kualitatif dengan melakukan studi induktif. Dimulai dari pengumpulan data intensif tentang fenomena tersebut, sehingga menjaga kredibilitas data yang terkumpul. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi fenomena parenting, pengelompokan data berdasarkan patern, penyusunan konsep umum, pincipal dan proposisi berdasarkan analisis data kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa pola asuh holistik berdasarkan Tri Hita Karana menghasilkan anak-anak dengan kompetensi diri secara holistik dan model pengasuhan berdasarkan 9 karakteristis: cinta kepada Tuhan, kemandirian dan tanggung jawab, kejujuran, kesopanan, kesediaan berkorban, gigih, adil, rendah hati, dan toleransi. . Hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan pola pengasuhan berdasarkan filosofi Tri Hita Karana untuk membantu membangkitkan generasi Hindu dengan karakter yang baik. Kata Kunci: Pola Asuh, Holistik, Tri Hita Karana, Karakter

Page 11 of 34 | Total Record : 333


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 19 Number 2 November 2025 Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 19 Number 1 April 2025 Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 18 Number 2 November 2024 Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 18 Number 1 April 2024 Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 17 Number 2 November 2023 Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 17 Number 1 April 2023 Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 16 Number 2 November 2022 Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 16 Number 1 April 2022 Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 15 Number 2 November 2021 Vol 15 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 15 Number 1 April 2021 Vol 14 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 14 Number 2 November 2020 Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 14 Number 1 April 2020 Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 13 Number 2 November 2019 Vol 13 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 13 Nomor 1 April 2019 Vol 12 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 12 Nomor 2 November 2018 Vol 12 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 12 Nomor 1 April 2018 Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 11 Nomor 2 November 2017 Vol 11 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 11 Nomor 1 April 2017 Vol 10 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 10 Nomor 2 November 2016 Vol 10 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 10 Nomor 1 April 2016 Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 9 Nomor 2 November 2015 Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 9 Nomor 1 April 2015 Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014 Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013 More Issue