cover
Contact Name
Sulha
Contact Email
ojs_mk@uho.ac.id
Phone
+628114097029
Journal Mail Official
ojs_mk@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma, Jl. H.E.A. Mokodompit, Anduonohu, KENDARI 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25032712     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jmk.v7i2
Adapun bidang-bidang yang tercakup di dalam ruang lingkup Jurnal Media Konstruksi, namun tidak terbatas pada, antara lain: - Teknologi Informasi dan Komunikasi - Pemukiman dan Bencana - Bangunan Berorientasi Lingkungan - Transportasi - Teknologi Proses - Kelautan - Geoteknik - Struktur - Manajemen Konstruksi - Keairan
Articles 173 Documents
FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA PRODUKTIVITAS PEKERJAAN TANAH DENGAN METODE SPSS Billing Billing; Baso Mursidi; Fitriah Mas'ud
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2017): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.875 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v2i1.27188

Abstract

Abstract Human resources is one of the factors thatinflueence in a job, what if it is not backed up with human resources both in terms of quality and productivity will not provide maximum results, and it can be concluded that worker productlvlry is the ability of a worker in production compared with inputs used, a worker can be said to be productive if it is able to produce goods or services as expected in a short time or right. The purpose of this study is to determine the level of productivity of workers and to determine the influence of the worker’s age,work experience, field conditions ( weather) health workers and heavy equipment used on the level of prodiktivitas labor on the project increased roads lansilowo- tumburano with observing the 24 labor and is accompanied by filling the questionnaire.  
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH (ABU TERBANG) PADA CAMPURAN BETON CURING DENGAN SUHU 80°C (SELAMA 12 JAM) DI TINJAU DARI KUAT TEKAN BETON I Komang Arya Yogi Paramita; Romy S. E. Tamburaka; Muammar Makmur
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2019): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.523 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v4i2.27220

Abstract

Abstract Curing is a procedure after casting that is carried out to maintain the concrete during the hydration process so that the desired concrete strength can be achieved. There are several methods for treating curing based on the temperature used, among others, normal maintenance and maintenance at 80 ° C.This research was conducted to see the effect of fly ash mixture variations on the compressive strength of concrete with normal maintenance methods and curing temperature treatments and also to see the behavior of concrete compressive strength according to the age of the concrete.From the results of the study, the value of concrete compressive strength on cylindrical test specimens of 10/20 cm was treated with 80 ° C curing treatment with a mixture of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30% in obtaining strong results. the highest press occurs at 28 days. then it is known that while the life span of the concrete is higher, the compressive strength is generated  Abstrak Perawatan  beton  (curing)  adalah  prosedur  setelah  pengecoran  yang  dilakukan  untuk menjaga beton selama proses hidrasi berlangsung agar kekuatan beton yang diinginkan dapat tercapai. Ada beberapa metode dalam  perawatan beton (curing) berdasarkan  suhu  yang  digunakan  antara lain, perawatan  normal dan perawatan pada suhu 80°C.Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh variasi campuran fly ash terhadap kuat tekan beton dengan metode perawatan normal dan perawatan suhu curing dan juga untuk melihat prilaku kuat tekan beton menurut umur beton. Dari hasil penelitian nilai kuat tekan beton terhadap benda uji silinder 10/20 cm yang dirawat dengan perawatan curing  80°C dengan variasi campuran 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30% di dapatkan hasil kuat tekan tertinggi terjadi pada umur 28 hari. maka diketahui bahwa semkain lama umur beton maka semakin tinggi kuat tekan yang di hasilkan.  
PERHITUNGAN PRODUKTIFITAS PEMAKAIAN ALAT BERAT PADA KEGIATAN PENATAAN HALAMAN PARKIR TERMINAL TIPE B KAB. BUTON UTARA Azman Azman; Sulha Sulha; Aloysius A. Prima Mangiri
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2019): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.418 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v4i1.27211

Abstract

Abstract In an effort to achieve the results of good construction work there are several supporting elements, one of which is using heavy equipment assistance. This study aims to determine the volume and productivity costs of the machine in the Buton Terminal B Parking Lot Yard Arrangement work on landfill work items, As for the heavy equipment examined in this study were excavators, whell loaders, dump trucks, motor graders, and vibrator rollers. This research methodology uses data collection methods that through observation and surveys are then matched with date that has been obtained in advance such as the capacity of the tool, the price of the unit of equipment, and other data relating to the tool used at the job site. The results of this study indicate that the volume of landfill work is 2608,18 m3, with heavy equipment rental prices of Rp.172.274.375,00. This work uses 1 excavators unit to work for 24,22 hours with a tool rental fee of Rp.13.623.750,00. 1 unit of whell loader works for 65,72 hours with a tool rental fee of Rp.36.936.380,12. 6 dump truck units work for 69,30 hours with equipment rental costs of Rp.64.994.721,12. 1 motor grader unit works for 97,65 hours with a tool rental fee of Rp.54.928.125,00. 1 vibrator roller unit works for 29,56 hours with heavy equipment rental costs of Rp.14.780.000,00.  Abstrak Dalam usaha pencapaian hasil pekerjaan kontruksi yang baik terdapat beberapa elemen yang mendukung, Salah satunya adalah menggunakan bantuan alat berat, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume dan biaya produktifitas alat berat pada pekerjaan Penataan Halaman Parkir Terminal Tipe B Kabupaten Buton Utara pada item pekerjaan timbunan tanah, adapun alat berat yang diteliti pada penelitian ini yaitu excavator, whell loader, dump truck, motor grader, dan vibrator roller. Metodologi penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang melalui pengamatan dan survey kemudian dicocokan dengan data-data yang sudah diperoleh terlebih dahulu seperti kapasitas alat, harga satuan peralatan, dan data-data lain yang berhubungan dengan alat yang digunakan di lokasi pekerjaan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa volume pekerjaan timbunan tanah yaitu 2608,18 m3, dengan harga sewa alat berat sebesar Rp.172.274.375,00 Pekerjaan ini menggunakan 1 unit excavator bekerja selama 24,22 jam dengan biaya sewa alat sebesar Rp.13.623.750,00. 1 unit whell loader bekerja selama 65,72 jam dengan biaya sewa alat sebesar Rp.36.936.380,12. 6 unit   dump truck bekerja selama 69,30 jam dengan biaya sewa alat sebesar Rp.64.994.721,12. 1 unit motor grader bekerja selama 97,65 jam dengan biaya sewa alat sebesar Rp.54.928.125,00. 1 unit vibrator roller bekerja selama 29,56 jam dengan biaya sewa alat berat sebesar Rp.14.780.000,00. 
OPTIMALISASI TINGKAT KINERJA PELAYANAN RUAS JALAN LASANDARA PASAR BASAH KOTA KENDARI La Ode Rizki Darmawan; Try Sugiyarto Soeparyanto; Muhammad Syarif Prasetia
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2018): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.964 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v3i1.27202

Abstract

Abstract This research was conducted with the aim of knowing the level of service performance of the Lasandara road section and knowing the solutions to optimize the level of service performance of the Lasandara road section. Calculation of optimization of the service performance level of the Lasandara road refers to the method of the Indonesian Road Capacity Manual 1997 (MKJI 1997). The results obtained were the level of service in the Lasandara road entering service level C with a total traffic flow of 1057.6 pcu / hour and road capacity without a median of 2011.7 pcu / hour so that the degree of saturation of DS = 0.52 was obtained. Optimization will be carried out by changing the type of road to 1 direction only from the front of the Lasandara road and closing the inlet from the back of the Lasandara road, so that the road capacity becomes 1,396 pcu / hour with the degree of saturation 0.42 so that the service level of Lasandara becomes B which is the current stable, the driver has the freedom to choose speed.  Abstrak Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kinerja pelayanan ruas jalan Lasandara dan mengetahui solusi dalam mengoptimalisasi tingkat kinerja pelayanan ruas jalan Lasandara. Perhitungan Optimalisasi tingkat kinerja pelayanan ruas jalan lasandara mengacu pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu tingkat pelayanan jalan Lasandara masuk tingkat pelayanan C dengan total arus lalu lintas sebesar 1057,6 smp/jam dan kapasitas ruas jalan tanpa median 2011,7 smp/jam sehingga diperoleh derajat kejenuhan DS = 0,52. Akan dilakukan optimalisasi dengan mengubah tipe jalan menjadi 1 arah hanya dari depan jalan lasandara dan menutup jalur masuk dari arah belakang jalan lasandara, sehingga kapasitas ruas jalan menjadi 1.396 smp/jam dengan derajat kejenuhan 0,42 sehingga tingkat pelayanan jalan Lasandara menjadi B yang mana arus stabil, pengemudi memiliki kebebasan untuk memilih kecepatan. 
ANALISIS DEBIT ALIRAN JARINGAN IRIGASI D. I. KAMBARA PADA BANGUNAN BK0 – BK7 (Studi Kasus: Jaringan Irigasi Kambara, Kecamatan Sawerigading, Kabupaten Muna Barat) Ikmal Ikmal; Tryantini Sundi Putri; Muriadin Muriadin
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.796 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v7i2.27726

Abstract

Sumber Daya Air dikatakan bahwa dalam menghadapi ketidakseimbangan antara ketersediaan air yang cenderung menurun dan kebutuhan air yang semakin meningkat, sumber daya air perlu dikelola dengan memperhatikan fungsi sosial, lingkungan hidup, dan ekonomi secara selaras untuk mewujudkan sinergi dan keterpaduan antarwilayah, antarsektor, dan antargenerasi guna memenuhi kebutuhan rakyat atas air. Sebab air sebagai bagian dari sumber daya air merupakan cabang produksi penting dan menguasai hajat hidup orang banyak yang dikuasai oleh negara untuk dipergunakan. Tujuan dalam penelitian analisis debit aliran pada BK0 - BK7 saluran irigasi Kecamatan Sawerigading, Kabupaten Muna Barat adalah untuk mengetahui debit rata-rata tiap bangunan pada BK0 - BK7. Dan untuk mengetahui debit rata-rata tiap bukaan pintu pada bangunan Intake dan BK7 pada jaringan irigasi di Kecamatan Sawerigading, Kabupaten Muna Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah mengukur kecepatan aliran air dengan menggunakan current meter dan mengukur luas penampang saluran untuk memperoleh debit aliran air.
STUDI PENGARUH PARKIR PADA BADAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN Muh. Ibrahim Nassa; La Welendo; Mappa Nasrun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2017): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.538 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v2i1.27183

Abstract

Abstract Poorly managed land use system and transportation management system are becoming increasingly visible in many areas of southeast sulawesi and oten lead to comple problems. One segment of roads in southeast sulawesi generally kendari city that often stuck is in lasandara street this happens because the number of vehicles parked on the side of the road further aggravate the confdition of the road especially at busy times.From the result of side barrier analysis shows that road segmen has high side barrier value equal to 677.8 for the dayy of week of august 6, 2017 and for Monday 07 august 2017 equal to 597 incident which caused by activity of market on side of road, croassing and a large pedestrian level thereby reducing the effective width of the road which directl impacts the perfomance of the road segment itseal. This cause a decrease in vehice speed of 4.25 Mph (LV), 0 Mph (HV),and 5.67M  Mph (MC) on the week of august 6, 2017, and for Monday 07 august 2017 the value can e 5.23 Mph (LV), 2.49 Mph (HV), and 7.59 Mph (MC). Meanwhile, at the time of the flow of vehicles bias velocity reaches 23.68 Mph (LV), 23.65 Mph (HV), and 23.65 Mph (MC). The resulta of the analysis show that the level of road service is in class E for (LV, HV, and MC) ≤ 10 Mph, on Sunday 06 august 2017 and on Monday 07 august 2017 are in claas E for (LV, HV, and MC) ≤ 10 Mph while at the time of free flow flow of vechicle speeed into the kalas B (LV, HV, and MC) ≥ 20 Mph. The biggest factor that is verry influential in determining the level of road service  at the location o the review is the market activity side of the the road so as to incras the side barriers that occur.  Abstrak Sistem penggunaan lahan yang tidak dikelola dengan baik dan sistem manajemen transportasi menjadi semakin terlihat di banyak daerah di Sulawesi Tenggara dan sering menyebabkan masalah. Salah satu ruas jalan di sulawesi tenggara umumnya kota kendari yang sering macet adalah di jalan lasandara ini terjadi karena jumlah kendaraan yang diparkir di sisi jalan semakin memperparah kondisi jalan terutama pada waktu-waktu sibuk.Dari hasil analisis side barrier menunjukkan bahwa ruas jalan memiliki nilai side barrier tinggi sebesar 677,8 untuk hari ke 6 Agustus 2017, dan untuk Senin 07 Agustus 2017 sebesar 597 kejadian yang disebabkan oleh aktivitas pasar di sisi jalan, persimpangan dan tingkat pejalan kaki yang besar sehingga mengurangi lebar jalan yang efektif yang mengarahkan dampak kinerja segmen jalan tersebut. Hal ini menyebabkan penurunan kecepatan kendaraan 4,25 Mph (LV), 0 Mph (HV), dan 5,67M Mph (MC) pada minggu 6 Agustus 2017, dan untuk Senin 07 Agustus 2017 nilainya dapat 5,23 Mph (LV) ), 2,49 Mph (HV), dan 7,59 Mph (MC). Sementara itu, pada saat arus bias kecepatan kendaraan mencapai 23,68 Mph (LV), 23,65 Mph (HV), dan 23,65 Mph (MC). Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pelayanan jalan berada di kelas E untuk (LV, HV, dan MC) ≤ 10 Mph, pada hari Minggu 06 Agustus 2017 dan pada hari Senin 07 Agustus 2017 berada dalam claas E untuk (LV, HV, dan MC) ≤ 10 Mph sedangkan pada saat aliran bebas kecepatan vechicle ke kalas B (LV, HV, dan MC) ≥ 20 Mph. Faktor terbesar yang sangat berpengaruh dalam menentukan tingkat pelayanan jalan di lokasi peninjauan adalah sisi aktivitas pasar jalan sehingga menambah hambatan samping yang terjadi. 
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS PADA PASIR HALUS DAN PASIR KASAR DENGAN DERAJAT KEJENUHAN 50%, 70%, 100% Renaldy Pundissing; Minson Simatupang; Anafi Minmahddun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.845 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v7i1.27238

Abstract

Tanah merupakan dasar dari suatu konstruksi bangunan sipil yang menerima dan menahan beban dari suatu struktur diatasnya. Agregat halus merupakan pengisi yang berupa pasir. Ukurannya bervariasi antara ukuran no. 4 dan no. 100 saringan standar Amerika. Abu Terbang (fly ash) merupakan limbah berbahan bakar batu bara yang dikategorikan sebagai limbah berbahaya (Maryoto, 2008). Kuat tekan bebas (qu) adalah harga tegangan aksial maksimum yang dapat ditahan oleh suatu benda uji berbentuk silindris (dalam hal ini sampel tanah) sebelum mengalami keruntuhan geser (ASTM D2166-06). Pengujian ini bertujuan  untuk mengetahui nilai kuat tekan bebas pasir halus dan pasir kasar dengan campuran fly ash pada saat kadar air jenuh dengan uji kuat tekan bebas dengan persentase fly ash 20% dengan  variasi  derajat kejenuhan  50%,  70%,  100%  dan  lama  pemeraman  7,  28,  56  dan  84 hari.
ANALISIS KINERJA BUNDARAN (Studi Kasus: Bundaran Tank Anduonohu) Abdullah Rachmad; Adris Ade Putra; Ridwan Syah Nuhun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2019): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.413 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v4i1.27213

Abstract

Abstract The tank roundabout is the main route connecting the old city, Wua-wua, Lapulu and Martandu, and is a two-way four-lane road divided by a median. The minor road at the roundabout is the main route that connects an area where the area is a type of road environment around the Anduonohu roundabout which is a commercial area, this can be seen by the presence of offices, workshops, restaurants, hospitals, health centers, Pertamina, campuses, markets, shops and office areas, so the traffic volume on these roads is quite large. The research objective was to determine the operational conditions of the Andounohu tank roundabout, Kendari city, which was indicated by the values of capacity, degree of saturation, delay, queuing opportunity, free flow velocity and travel speed, using MKJI 1997. The research method used to determine the traffic volume and road width of the Andounohu tank roundabout were direct field surveys, calculating LHR and measuring road width. And the method used is based on the MKJI 1997.The results of the analysis show that the capacity (C) for arm A = 8,799 (pcu / hour), arm B = 9,418 (pcu / hour), arm C = 9.118 (pcu / hour), arm D = 10,298 (pcu / hour). Degree of saturation (DS) for arm A = 0.17, arm B = 0.13, arm C = 0.14, and arm D = 0.50, Delay (DT) for arm A = 0.33 (sec / pcu ), arm B = 0.17 (sec / pcu), arm C = 0.21 (sec / pcu), and arm D = 2.04 (sec / pcu), Chance of queuing (QP%) for arm A = 3 , 46, arm B = 2.76, arm C = 2.94, and arm D = 13.09. Free current velocity (Vo) for arm A = 32 (km / hr), arm B = 33 (km / hr), arm C = 33 (km / hr), arm D = 33 (km / hr). Travel speed (V) for arm A = 32 (km / hr), arm B = 33 (km / hr), arm C = 33 (km / hr), arm D = 31 (km / hr). Travel time of single braided section (TT) for arm A = 2.31, arm B = 2.18, arm C = 2.18, arm D = 2.31.  Abstrak Bundaran tank merupakan jalur utama yang menghubungkan kota lama, Wua-wua, Lapulu dan Martandu, d a n merupakan jalan dengan dua arah empat lajur yang terbagi oleh median. Jalan minor pada bundaran tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan suatu daerah dimana daerah tersebut merupakan Tipe lingkungan jalan sekitar bundaran Anduonohu merupakan daerah komersial, hal ini bisa dilihat dengan adanya perkantoran, bengkel, rumah makan, Rumah Sakit, Puskesmas, Pertamina, Kampus, Pasar, pertokoan dan daerah perkantoran, sehingga volume lalu lintas pada jalan tersebut cukup besar. Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi operasional dari bundaran tank Andounohu, kota kendari, yang ditunjukkan dengan nilai-nilai kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, peluang antrian, kecepatan arus bebas dan kecepatan tempuh, dengan menggunakan MKJI 1997. Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui volume lalu lintas dan lebar jalan bundaran tank andounohu adalah survey langsung dilapangan, menghitung LHR dan melakukan pengukuran lebar jalan. Dan metode yang digunakan berdasarkan MKJI 1997.Hasil analisis, diperoleh Kapasitas (C) untuk lengan A = 8.799 (smp/jam), lengan B = 9.418 (smp/jam), lengan C = 9.118 (smp/jam), lengan D = 10.298 (smp/jam). Derajat Kejenuhan (DS) untuk lengan A = 0,17, lengan B = 0,13, lengan C = 0,14, dan lengan D = 0,50, Tundaan (DT) untuk lengan A = 0,33 (det/smp), lengan B = 0,17(det/smp), lengan C = 0,21 (det/smp), dan lengan D = 2,04 (det/smp), Peluang antrian (QP%) untuk lengan A = 3,46, lengan B = 2,76, lengan C = 2,94, dan lengan D = 13,09. Kecepatan arus bebas (Vo) untuk lengan A = 32 (km/jam), lengan B = 33 (km/jam), lengan C = 33 (km/jam), lengan D = 33 (km/jam). Kecepatan tempuh (V) untuk lengan A = 32 (km/jam), lengan B = 33 (km/jam), lengan C = 33 (km/jam), lengan D = 31 (km/jam). Waktu tempuh bagian jalinan tunggal (TT) untuk lengan A = 2,31, lengan B = 2,18, lengan C = 2,18, lengan D = 2,31. 
TINJAUAN MANAJEMEN WAKTU MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY ON NODE (AON) (Studi Kasus: Gedung Ruang Tunggu Terminal Type A Baruga) Milasari Milasari; Fitriah Mas'ud; Aloysius A. Prima Mangiri
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.245 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27180

Abstract

Abstract The purpose of this research is determining critis activity for the project of terminal building and knowing the diference o time and cost between project planning by contractor and researcher using AON method. Activity On Node (AON) method is the activity of the project planning which performend by text box. The correlation and linking of each tex box, showed through the lines of its AON links.Data collection is doing by comparing the activites and cost of the project from contractor. Data contais project schedule and duration of each activity. The activites followed by abalize the data and counting the cost of the project using its method. As the result of this research there are differences between the project contractor and researcher.  It was 8 days faster by counting the project using this method and expenditure cost by Rp.1.903.295.294,98 from real cost  Rp.2.090.328.612,28. It means that the project can save the cost around Rp.187.033.371,30  Abstrak Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menentukan kegiatan kritis pada proyek pembangunan terminal dan mengetahui perbedaan dalam penentuan waktu kritis serta biaya yang digunakan antara pihak kontraktor dan peneliti dengan menggunakan metode Activity On Node (AON).Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metode Activity On Node (AON). AON adalah sebuah aktifitas yang ditampilkan oleh sebuah kotak. Keterkaitan atau hubungan antara aktivitas-aktivitas yang ditunjukan oleh garis-garis antara kotak pada jaringan AON.Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan mendapat durasi masing-masing kegiatan proyek dari kontrak. Setelah mendapatkan durasi masing-masing kegiatan proyek tersebut, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengolahan data. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode AON (Activity On Node) dilanjutkan dengan perhitungan seberapa besar biaya yang keluar setelah menggunakan metode AON. Dari hasil penelitian yang di peroleh, terdapat perbedaan lamanya proyek selesai antara perencanaan proyek dari 
MANAJEMEN RESIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEKERJAAN STRUKTUR ATAS (Studi Kasus Pada Proyek Pembangunan Masjid Al-Alam Kota Kendari) Veny Anjarwati; Fitriah Mas'ud; Umran Sarita
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2018): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.35 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v3i1.27207

Abstract

Abstract Development developments in the construction world are currently progressing and in a sustainable manner are leading to a better era. Amid the development of this development, it is inevitable from the risk of workplace accidents. For this reason, every company must carry out occupational safety and health efforts (K3) so that the risk of danger and the potential risks that exist in the work environment can be controlled and prevented so that accidents do not occur which can cause losses. The purpose of this study was to find out what factors influence the risk of the construction project of the Al-Alam Mosque in Kendari city. This research uses the SPSS program, using the validation method and reliability test. The results of this study are based on the results of simultaneous testing of all occupational safety and health variables (K3) jointly affected on the construction project risk variable because the value of 0.000 Significance is below 0.05 while based on partial testing the influential occupational safety and health variables are competency variables workers because the significance value is 0.000 <0.05, while the regression model obtained is Y = -2.945 + 0.154X1 - 0.003X2 + 0.205 X3 + 0.635 X4 + 0.114 X5 + 0.287 X6 against the risk of construction projects.  Abstrak Perkembangan pembangunan di dunia konstuksi saat ini sedang mengalami kemajuan dan secara berkelanjutan tengah mengarah ke era yang lebih baik. Ditengah perkembangan pembangugnan inilah tidak terhindari dari resiko kecelakaan kerja. Untuk itu setiap perusahan wajib menjalankan upaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) agar  resiko bahaya dan potensi terhadap resiko yang ada dilingkungan kerja dapat dikendalikan dan dicegah agar tidak terjadi kecelakaan yag dapat menimbulakan kerugian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terkait resiko proyek konstruksi banguanan Masjid Al-Alam kota Kendari. Penelitian ini mengguanakan program SPSS, mengguanakan metode validasi dan uji reliabilitas. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil dari pengujian simultan semua variabelkeselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara bersama-sama berpengaru terhadap variabel resiko proyek konstruksi karena nilai Signifikansi 0.000 berada di bawah 0.05 sedangkan berdasarkan pengujian parsial variabel keselamatan dan kesehatan kerja yang berpengaruh adalah variabel kompetensi pekerja karena nilai signifikansi 0.000 < 0.05, sementara model regresi yang diperoleh adalah Y = -2.945 + 0.154X1 – 0.003X2 + 0.205 X3 + 0.635 X4 + 0.114 X5 + 0.287 X6 terhadap resiko proyek konstruksi. 

Page 11 of 18 | Total Record : 173