cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
METAMORFOSA Journal of Biological Sciences
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23025697     EISSN : 26558122     DOI : -
METAMORFOSA is an electronic scientific journal published periodically by the Master of Biology Udayana University, which includes scientific works in the field of Biology.
Arjuna Subject : -
Articles 316 Documents
Antioxidant Activity Of Doum Fruit (Hyphaene thebaeca) AS An Alternative Natural Antioxidant Beverages Anak Agung Istri Mas Padmiswari; Nadya Treesna Wulansari
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p03

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi aktivitas antioksidan buah doum. Rancangan penelitian yang dilakukan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu kelompok kontrol positif dan enam kelompok perlakuan dengan masing-masing empat ulangan. Kelompok perlakuan memakai konsentrasi 0, 5, 10, 15, 20, 25 ppm. Pembuatan ekstrah buah doum dilakukan dengan menggunakan metode maserasi. Analisis aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan pembuatan seri konsentrasi asam galat. Analisis IC50 dilakukan untuk mengetahui konsentrasi sampel yang dibutuhkan untuk menghambat 50% radikal bebas DPPH. Data dianalisis dengan menggunakan uji parametrik ANOVA dengan menggunakan software SPSS. Data hasil analisis menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi maka semakin tinggi kandungan antioksidan. Nilai IC50 tertinggi sebesar 78,947 ppm termasuk kedalam aktivitas antioksidan yang kuat. Kata kunci: Senyawa bioaktif, buah doum, antioksidan alami
Feeding Preferences Of Bawean Deer (Axis Kuhlii Temminck, 1836) In The Ex-Situ Conservation Area Bali Zoo Park, Gianyar, Bali Ni Kadek Thisya Adyastari Dewi; I Ketut Ginantra; Luh Putu Eswaryanti Kusuma Yuni
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p08

Abstract

Rusa Bawean (Axis kuhlii) merupakan spesies endemik Pulau Bawean yang berstatus kritis (critically endangered). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui preferensi dan kandungan nutrient pakan rusa Bawean di kawasan konservasi ex-situ Bali Zoo Park. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 6 Januari sampai dengan tanggal 20 Maret 2020. Metode cafetaria feeding digunakan untuk mengetahui preferensi pakan dan uji kandungan nutrien, meliputi protein kasar (%), energi (kcal/g), kalsium (%) dan fosfor (%). Preferensi makan ditentukan berdasarkan indeks seleksi Ivlev. Preferensi pakan dari indeks seleksi (IS) menunjukkan rumput lokal dan ubi jalar (Ipomoea batatas) termasuk kategori disukai, dedak gandum (Pollard) termasuk proporsional, rumput gajah (Pennisetum purpureum) dan wortel (Daucus carota) kurang disukai. Kandungan nutrient rusa Bawean sudah memenuhi kebutuhannya, yaitu protein kasar 3,89% - 17,30%, energi 2,8585 kcal/g – 3,6253 kcal/g, kalsium 0,13% - 0,70% dan fosfor 0,10% - 0,84%.
Anatomy of Karst Plant: A Study On Microchirita caerulea (R.Br.) Yin Z. Wang (Gesneriaceae) From Madura Island Asih Perwita Dewi; Muhammad Rifqi Hariri; Arifin Surya Dwipa Irsyam; Rina Ratnasih Irwanto; Thobib Hasan Al Yamini
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p014

Abstract

Microchirita caerulea (R. Br) Yin Z.Wang merupakan salah satu anggota suku Gesneriaceae endemik Jawa dan Kepulauan Sunda Kecil. Marga Microchirita yang merupakan pemisahan seksi dari marga Henckelia masih memiliki keterbatasan informasi dalam kajian anatomi. Penelitian ini bertujuan untuk menambah informasi kajian anatomi marga Microchirita khususnya M. caerulea dari Madura. Pengamatan dilakukan melalui pembuatan preparat paradermal dan sayatan transversal dari helaian daun, tangkai daun dan batang. Hasil penelitian menunjukkan ciri tipe stomata diasitik dan koperisitik dengan komponen jaringan mesofil daun berupa palisade. Epidermis abaksial ibu tulang daun, kolenkim, dan parenkim tangkai daun berukuran sangat besar. Berkas pembuluh terdiri dari xilem dan floem pada ibu tulang daun dan tangkai daun serta adanya serat floem pada batang. Tidak ditemukannya sklerenkim dan saluran sekretori pada tangkai daun. Susunan berkas pembuluh pada ibu tulang daun diduga merupakan variasi susunan baru pada suku Gesneriaceae. Susunan berkas pembuluh pada tangkai daun dan batang menyerupai beberapa jenis dari marga Henckelia. Kata kunci: anatomi, Microchirita caerulea, Jawa, Madura, Gesneriaceae
Relative Water Content and Peroxidase Enzyme Activity Lampung Local Rice in the Germination Phase Induced by Polyethylene Glycol 6000 Ayu Sasqia Putri; Lili Chrisnawati; Rochmah Agustrina; Priyambodo Priyambodo; Eti Ernawiati
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p04

Abstract

Pemanfaatan potensi padi lokal menjadi suatu upaya yang menjanjikan dalam pengembangan padi unggul tahan kekeringan. Salah satu padi lokal yang berasal dari Lampung adalah varietas Lumbung Sewu Cantik. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi respon fisiologi ketahanan kecambah padi lokal Lampung varietas Lumbung Sewu Cantik terhadap cekaman kekeringan yang diinduksi PEG 6000 melalui kadar air relatif dan aktivitas enzim peroksidase. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor. Faktor 1 adalah varietas padi (INPAGO 8 (K+), IR 64 (K-), dan Lumbung Sewu Cantik). Faktor 2 adalah konsentrasi PEG 6000 (0% dan 20%). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data dianalisis ragam dan analisis lanjut menggunakan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cekaman kekeringan tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar air relatif kecambah padi, namun berpengaruh signifikan terhadap peningkatan aktivitas enzim peroksidase kecambah padi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kadar air relatif (2%) pada kecambah padi varietas Lumbung Sewu Cantik setelah tercekam kekeringan, sedangkan kedua kontrol mengalami penurunan kadar air relatif. Kecambah padi varietas Lumbung Sewu Cantik juga mengalami peningkatan aktivitas enzim peroksidase yang paling besar (0,215 (U/mg)/menit) jika dibandingkan dengan kedua kontrol. Lebih lanjut hasil uji DMRT taraf 5%, menunjukkan bahwa aktivitas enzim peroksidase kecambah padi varietas Lumbung Sewu Cantik tidak berbeda nyata dengan K- tetapi berbeda nyata terhadap K+. Berdasarkan hasil uji kadar air relatif dan aktivitas enzim peroksidase dapat disimpulkan bahwa padi lokal Lampung varietas Lumbung Sewu Cantik menunjukkan sifat toleran kekeringan pada fase perkecambahan dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi varietas padi unggul tahan kekeringan.
Lipid Profile Of Wistar Rat (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) With Ulva lactuca L. Treatment Annisa Nur Islahi; Mulyati Mulyati
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p09

Abstract

Profil lipid merupakan suatu gambaran lipid dalam darah yang dapat digunakan sebagai indikator gangguan kardiovaskular. Perubahan metabolisme pada lipid dapat disebabkan oleh modifikasi lipid dan lipoprotein yang berkorelasi dengan produksi radikal bebas. Radikal bebas dapat diinduksi oleh berbagai hal termasuk kontaminasi logam berat. Pada penelitian sebelumnya disebutkan bahwa kadar logam berat pada Ulva lactuca L. yang berasal dari pantai di Gunung Kidul tahun 2019 berada di atas ambang batas nilai yang harus dipenuhi Badan Pengawas Obat dan Pangan (BPOM) untuk pangan nabati. Terdapat upaya dekontaminasi logam berat pada Ulva lactuca L. yaitu dengan perendaman talus Ulva lactuca L. menggunakan cairan buah belimbing wuluh. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas Ulva lactuca L. sehingga menjadi aman dikonsumsi dan memiliki efek positif terhadap fisiologis terutama profil lipid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil lipid pada tikus putih (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) galur Wistar setelah diberi perlakuan Ulva lactuca L. selama 30 hari. Setelah memperoleh Ethical Clearance dengan No.00020/04/LPPT/VII/2022, sebanyak 12 ekor tikus betina galur Wistar berusia 10 minggu dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok I (kontrol), kelompok II (perlakuan Ulva lactuca L. alami) dan kelompok III (perlakuan Ulva lactuca dekontaminasi). Data kadar kolesterol total, trigliserida, LDL, dan HDL dianalisis menggunakan one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%. Perlakuan Ulva lactuca dengan dosis 1000 mg/kgBB/hari selama 30 hari dapat menurunkan kadar trigliserida, kadar kolesterol total, kadar LDL, serta kadar HDL pada tikus putih (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) galur Wistar dengan penurunan terbesar terjadi pada kadar trigliserida.
Studi Komparasi Variasi Konsentrasi Naphtalene Acetic Acid (NAA) Terhadap Pertumbuhan Anggrek Dendrobium sp Pada Media Moss Putih dan Hitam Mochamad Ircham Firmansah; Tintrim Rahayu; Gatra Ervi Jayati; Dita Agisimanto
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p13

Abstract

Anggrek merupakan tumbuhan yang memiliki biji satu atau yang sering disebut monokotil dan termasuk dalam famili Orchidaceae. Tumbuhan dari famili Orchidaceae sangat terkenal karena kecantikan dan keindahan bunganya.Anggrek berpeluang meraih pangsa pasar yang besar, baik nasional maupun internasional.ZPT merupakan senyawa organik bukan hara, yang dalam jumlah sedikit dapat mendukung, menghambat dan dapat mengubah proses fisiologi tumbuhan.Salah satu jenis auksin yang sering digunakan yaitu NAA, NAA di gunakan karena mempunyai sifat lebih stabil dan tidak mudah terdegradasi dibandingan dengan IAA dan lainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi NAA yang optimal bagi anggrek Dendrobium sp dengan pertumbuhanya pada media moss putih dan moss hitam. Plantlet Dendrodium sp yang dipanen atau diaklimatisasi diseleksi terlebih dahulu, ditanam di atas moss putih dan moss hitam, dan dirawat dua kali seminggu selama dua bulan menggunakan konsentrasi NAA 0,25ml/L, 0,50ml/L, 0,75ml/L, dan 1,0ml/L. Konsentrasi NAA yang optimal pada setiap media dengan indikator jumlah akar baru yaitu pada media moss putih NAA konsentrasi 0,75ml/L dan untuk media moss hitam konsentrasi NAA yang optimal terdapat pada konsentrasi 1,00ml/L. Pada penelitian ini pengaruh NAA terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium sp pada media moss putih NAA berpengaruh jumlah akar baru, panjang daun dan panjang tanaman sedangkan pada media moss hitam NAA perpengaruh pada panjang akar, jumlah akar baru dan panjang tanaman.
The Effect of Citric Acid on Antioxidant and Antibacterial Activities of Butterfly Flower Extract (Clitoria ternatea L.) Dwi Aditiyarini; Aniek Prasetyaningsih; Marsauli Manalu
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p05

Abstract

Telang (Clitoria ternatea L.) merupakan suatu tanaman perdu dengan bunga berwarna biru yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pewarna alami pada minuman karena dipercaya memiliki aktivitas antioksidan. Saat dikonsumsi, minuman ini ditambahkan perasan air jeruk untuk memberikan rasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asam sitrat terhadap aktivitas antioksidan dan antibakteri bunga telang. Penelitian ini diawali dengan ekstraksi bunga telang pada tiga perlakuan asam yaitu tanpa penambahan asam, pH 2 dan pH 4 dengan penambahan asam sitrat. Skrining fitokimia, uji daya hambat dan aktivitas antioksidan dilakukan terhadap tiga ekstrak. Skrining fitokimia menunjukkan adanya kandungan tanin, saponin, terpenoid, flavonoid, alkaloid dan antosianin. Hasil uji daya hambat menunjukkan aktivitas antibakteri tertinggi pada ekstrak pH 2 dengan diameter zona hambat sebesar 39 ± 0,153 mm pada Staphylococcus aureus dan 28 ± 0,10 mm pada Escherichia coli, yang tergolong sangat kuat. Selain itu, ekstrak pH 2 juga memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dibandingkan dua perlakuan lainnya dengan nilai IC50 136 ppm yang dikategorikan aktivitas antioksidan sedang. Data tersebut menunjukkan bahwa ekstraksi bunga telang dengan asam sitrat pada kondisi pH 2 mampu meningkatkan aktivitas antibakteri dan antioksidan ekstrak bunga telang yang dapat digunakan dalam pengembangan makanan fungsional. Kata kunci: antibakteri, antioksidan, ekstrak bunga telang, pH.
Susceptibility Test Of Aedes aegypti Against Malathion 0.8% In Jombang District, East Java Anka Mohamad Dinindra
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p10

Abstract

Kabupaten Jombang menjadi salah satu daerah endemis penyakit DBD di Jawa Timur. Upaya pengendalian vektor Aedes aegypti salah satunya menggunakan insektisida. Insektisida yang sering digunakan yaitu malathion sebagai bahan pada proses fogging. Penggunanaan fogging memungkinkan insektisida lebih lama berada di udara sehingga cukup waktu untuk mengadakan kontak dengan serangga yang menjadi sasaran, terutama adalah nyamuk Aedes aegypti. Malathion telah sangat lama digunakan dalam upaya pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti khususnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status resistensi Aedes aegypti terhadap malathion 0,8% di Kecamatan Kesamben, Kecamatan Peterongan dan Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Uji resistensi ini menggunakan standar dari WHO dengan menggunakan impregnated paper. Hasil pengujian Aedes aegypti di 3 kecamatan tersebut masih rentan terhadap malathion 0,8%. Kesimpulan dari pengujian resistensi nyamuk Aedes aegypti di Kecamatan Kesamben, Kecamatan Peterongan dan Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menunjukkan masih rentan terhadap malathion 0,8% dengan rata-rata persentase kematian nyamuk 99%.
Antibiogram Profiles of Pathogenic Bacteria Isolated from Clinical Specimens at Clinical Bacteriology Unit of UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Bali Kadek Feby Widyantari; Ida Bagus Gede Darmayasa; Ida Bagus Made Suaskara
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p01

Abstract

Fenomena Bakteri Resisten Antibiotik (BRA) dipicu oleh terapi antibiotik yang tidak tepat. Bakteri resisten dapat diawasi melalui surveilans pola mikroba dan kepekaannya terhadap antibiotik. Studi ini menyajikan profil sensitivitas bakteri patogen yang diisolasi dari spesimen klinis terhadap antibiotik. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan data sekunder uji sensitivitas selama periode Januari 2019–Desember 2021. Pengolahan data dengan WHONET 2021 dan perhitungan dengan Microsoft Excel 2007. Dari total 419 sampel dengan rata-rata±SD usia 40,7±17,9 tahun, 332 menunjukkan kultur positif yang mayoritas perempuan 185 (55,7%). Dominansi kultur positif oleh spesimen urin 125 (37,7%), feses 79 (23,8%), mata 49 (14,5%), swab tenggorokan 29 (8,7%), dan sputum 21 (6,3%). Isolat Staphylococcus sp. 73 (54,5%) dan Streptococcus sp. 40 (29,9%) mendominasi dari kelompok Gram positif, sedangkan kelompok Gram negatif didominasi oleh E. coli 71 (35,9%) dan EPEC 33 (16,7%). Sensitivitas bakteri Gram negatif tertinggi terhadap amikacin (83,8%), terendah terhadap erythromycin (1,5%). Pseudomonas aeruginosa menunjukkan karakteristik MDR. Sensitivitas bakteri Gram positif tertinggi terhadap doxycycline (68,6%) dan terendah terhadap cefixime (9%). Terdapat enam spesies patogen penyebab tersering infeksi nosokomial dan ditemukan peningkatan resistensi yaitu E. coli terhadap chloramphenicol, ofloxacin, levofloxacin; EPEC terhadap cefazoline, ceftriaxone, cefixime, levofloxacin; Klebsiella sp. terhadap amikacin; P. aeruginosa terhadap ceftazidime, amikacin, ciprofloxacin, gentamicin, ceftriaxone, piperacillin; S. aureus terhadap tetracycline, amoxicillin, azithromycin; Streptococci terhadap ceftazidime, erythromycin, doxycycline, dan levofloxacin.
Karakter Anatomi KesambiI (Schleichera oleosa (Lour) Oken.,) Pada Ketinggian Yang Berbeda Di Kota Malang Dan Kabupaten Nganjuk Ruri Siti Resmisari; Azizatur Rahmah; Kholifah Holil; Tias Pramesti Griana
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2023.v10.i02.p06

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi, namun data yang ada masih sangat terbatas. Satu diantara kenekaragaman hayati yang dimiliki oleh Indonesia adalah Kesambi (Schleichera oleosa). Tanaman ini memiliki potensi yang cukup besar, karena itu dibutuhkan data yang mendukung untuk pengembangan lebih lanjut baik untuk kepentingan sebagai tanaman obat maupun untuk yang lain. Penelitian identifikasi karakter anatomi bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat penting dari spesies tanaman yang berasal dari berbagai habitat tumbuh. Karakter anatomi daun yang diamati meliputi ketebalan xylem dan floem, ketebalan kutikula, ketebalan epidermis, tipe trikoma, rata-rata panjang trikoma, tipe stomata, panjang dan lebar stomata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pohon Kesambi yang tumbuh baik didataran rendah maupun tinggi di Kota Malang dan di Kabupaten Nganjuk memiliki karakter anatomi yang sama yaitu pada tipe trikoma dan stomata. Sedangkan pada karakter lain menunjukkan perbedaan pada ukuran. Semakin tinggi tempat tumbuh pohon kesambi menunjukkan semakin tipis floem maupun xylem pada batang yang diamati. Sedangkan pada parameter lain tidak menunjukkan pola yang terbentuk pada ukuran karakter yang diamati baik pada daun maupun batang. Kata kunci: Anatomi, Kesambi (Schleichera oleosa), faktor lingkungan