cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
MENGEMBANGKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN DI KALANGAN REMAJA DESA NYITDAH KABUPATEN TABANAN I.N. Nurcaya; Eka Sulistyawati; I.M. Jember; N.K. Seminari; N.G.P. Wirawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.554 KB)

Abstract

Adolescence is a period of time when people are intended to reveal and show their true identity. They start to prepare for their future, choosing what they are going to do in the future. However they need some education, developments and directions to get better in order to reach their dreams. By considering the need of some education, developments and directions, encourage us to do a community service which entitled “Developing Entrepreneurship’s Interests on The Adolescence of Nyitdah Village Kediri Sub-district Tabanan Regency.”. This activity targeted the adolescence or also known as “sekeha teruna – teruni” in order to develop their entrepreneurship’s interest. The amount of participants who participate in this events are 83 teenager who were chosen from 9 banjar that spread in Nyitdah Village. The events formally starts within 3 steps, which are September 30th, October 7th and 8th 2016. The community service was held by using lecture and discussion method. The participants get the lecture’s material, the making of business proposal, and filling the questionnaire as the evaluation of the events. The result of the community service, the adolescence or also known as “sekaha teruna teruni” is expected to be able digging their self-potential, and develop it into a business. For the community service’s team, this event is beneficial to apply theory and devoted themselves to the people.
PENGEMBANGAN EKOWISATA AIR TERJUN SINGSING SADE DI DESA BELIMBING KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN N.L.R. Purnawan; I.D.P. Singarsa; I K. Sardiana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.46 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i02.p08

Abstract

Tujuan KKN PPM di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan adalah untuk pemberdayaan kelompok sadar wisata (POKDARWIS) dalam mengembangkan potensi ekowisata dengan Air Terjun Singsing Sade sebagai point of interest utama. Metode yang ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui pendidikan, pelatihan, simulasi Ipteks, dan pendampingan. Pendekatan yang digunakan meliputi: transfer tenologi tepat guna kepada masyarakat, pengembangan wawasan kewirausahaan, dan pemanfaatan IT (e-commerce untuk menjalin kemitraan pemasaran). Kegiatan yang telah dilaksanakan diantaranya: pengembangan Singsing Sade sebagai paket ekowisata, perbaikan kelembagaan dan SDM POKDARWIS, penyediaan sarana penunjang paket ekowisata, pengembangan kemitraan pemasaran dan promosi paket ekowisata.
PENGOLAHAN BERAS MERAH LOKAL PENEBEL (Oryza sativa Var. Barak Cendana) MENJADI PRODUK TEH BERAS MERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA BABAHAN N.N. Darmiati; N.M.S. Sukmawati; N.W. Siti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.801 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i01.p05

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk langkah pemberdayaan kelompok wanita tani melalui pengolahan beras merah lokal Penebel memjadi produk teh di Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.. Metode yang diterapkan dalam pemberdayaan masyarakat pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat adalah: (1) Koordinasi dan komunikasi secara partisipasif dengan Kelompok wanita tani Desa Babahan untuk merumuskan program mulai dari perencanaan, operasional dan evaluasi; (2) Penyuluhan untuk membangun persepsi dan pemahaman Kelompok wanita Tani mengenai inovasi program yang diterapkan; (3) Bimbingan dan Pelatihan mengenai terapan ipteks yang diaplikasikan bagi Kelompok wanita Tani; (4) Pendampingan yaitu pertemuan secara berkala dan berkelanjutan antara pendamping dengan Kelompok wanita Tani Desa Babahan sehingga ipteks yang diaplikasikan dapat dilaksanakan secara tepat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kelompok wanita tani Desa Babahan telah berhasil meningkatkan pengetahuannya dan meningkatkan keterampilannya sehinga bisa meningkatkan nilai tambah dan nilai gizi dari beras merah tersebut, sekaligus bisa meningkatkan pendapatannya. Kata kunci : pengolahan , beras merah, varietas Barak Cendana, teh beras merah, peningkatan pendapatan
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMPN 2 BLAHBATUH KABUPATEN GIANYAR TENTANG KONSERVASI BENDA CAGAR BUDAYA MELALUI UPAYA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN AGUNG BAWONO.R; UFI NAJIB; N. K.PUJI ASTITI LAKSMI; ZURAIDAH ZURAIDAH; KRISTIAWAN KRISTIAWAN; C. PALUPI TITASARI
Buletin Udayana Mengabdi Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.897 KB)

Abstract

ABSTRACT The improvement of comprehension about cultural heritage and conservation to the young generations can be done by education and training. The methods applied are presentation with discussion and training of conservation. The advantage of comprehension signification about cultural heritage is indicated by the improving percentage from 30 students (81.08%) became 37 students (100%), about rescuing of cultural heritage from 36 students (97.89%) became 37 students (100%), about conservation from 15 students (40.54%) became 34 students (91.89%). And for conservation technique become 34 students (91.89%) from 5 students (13.52%). The result shows that technics of education and training is efective for advance students in comprehending the cultural hetitage and conservation techniques.
PENINGKATAN KAPASITAS PELAYANAN AIR BERSIH DI BANJAR TANGKAS KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI I K. G. Wirawan; M. Sucipta; M. Suarda; I.D.M.K. Muku
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.052 KB)

Abstract

“Udayana Mengabdi” a community service program that was initiated by the Udayana University, where the program is implemented at Banjar Tangkas with a population of 157 households or approximately 588 peoples. Almost all the people there can enjoy clean water. The distribution using the hydraulic ram to lift water from the source of a very steep topography, so the water distribution system constraints can be overcome. Based on the orientation and discussion in the field, obtained a description that people still have difficulty in obtaining information on the hydraulic ram, particularly in terms of maintenance and repair. To overcome this problem, was conducted the technical guidance regarding maintenance and repairs to community groups. Physically, the results of this activity can be seen in the form of making a safety lid springs are made of concrete slab, the objective is for durability and protect it from the leaves of trees. In addition, other results are in the form of a storage warehouse of spare parts pumps, in order to easily maintenance and repair.
PEMBERDAYAAN SISWA SD II SESETAN DALAM MENGURANGI KASUS PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI KELURAHAN SESETAN DENPASAR 2012 D. S. Lubis; N. K Eka Wati; S. G. Purnama; K. Tresna Adhi; P. Suariani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.422 KB)

Abstract

This community service was conducted in SD N II Sesetan, Denpasar on 13 August 2012. The participants ofthis activity were 60 students from SD N II grade V Denpasar. Health education about the life span of denguefever mosquito and the common environment of the mosquito was delivered to the students. After being studiedin the class, the activity was continued by identification of jentik at the field. The aims of this activity are tostrengthen the role of students in reducing dengue fever cases in Sesetan village. Result of the pre-test and posttest showed an increase in knowledge of the students about dengue fever to overcome this disease. Statisticalanalysis showed a significant differences (P<0.05) between pre-test and post test. Students were asked to identifypotential container of mosquite which may be bred at home. There were 221 containers examined by students,and 26% of the containers have larva. It can be concluded that this activity can improve knowledge about denguefever and larva identification skill. This activity might become a good example to initiate elementary school basedprogram to eradicate dengue fever cases in Sesetan Village. It is recommended to scale up this activity to otherschool in order to strengthen the role of students in dengue fever prevention approach in Sesetan Village.
PENGEMBANGAN BATIK TULIS MOTIF JEPUN BALI DALAM SKALA HOME INDUSTRY DI DESA GETASAN I W. Suardana; I G.N. Sudisma; I N. Suarsana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.127 KB)

Abstract

Perkembangan seni kerajinan batik masih kalah saing jika dibandingkan dengan seni kerajianan lainnyaseperti seni patung ataupun seni kerajinan kain “endek”, padahal batik apabila digarap secara profesionaldengan ketrampilan yang tepat, terukur, sesuai dengan selera dan permintaan pasar, niscaya akan menjadisalah satu “soko guru” baru perekonomian masyarakat. Desa Getasan sebagai salah satu wilayah diKabupaten Badung memulai melakukan terobosan dengan dikembangkannya seni kerajinan batik denganmotif khusus “Jepun Bali”sebagai trand mark Kabupaten Badung. Di dalam perjalanannya, seni kerajinanbatik di Desa Getasan mengalami pasang surut terutama sekali terhadap masalah kurangnya tenaga kerjapembatik yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pasar, masih minimnya pengetahuan tentang teknikbatik yang baik dan benar termasuk didalamnya adalah teknik pewarnaan, serta belum tersosialisainya senikerajinan batik diluar kelompok. Didasarkan atas pertimbangan tersebut, maka upaya strategis melaluikegiatan KKN-PPM dapat dijadikan sebagai solusi pemecahannya. Kegiatan diawali dengan tahapankoordinasi program kepada kelompok sasaran sekaligus juga dilakukan sosialisasi di luar Desa Getasanmelalui pembentukan kelompok baru. Dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan yang dituntun oleh instrukturberpengalaman dan diakhiri dengan tahapan sosialisasi seni membatik pada anak usia dini (anak SD) baik diDesa Getasan maupun diluar Desa Getasan. Hasil Kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan batik tulis di DesaGetasan telah berhasil meningkatkan pemahaman dan manfaat mengenai teknik membatik dan mewarnaiyang lebih berkualitas sehingga nantinya akan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas batik Jepun Baliyang sudah diproduksi. Kegiatan pelatihan juga berhasil mengembangkan kelompok seni kerajinan batikyang baru yaitu kelompok batik “Sekar Jepun” yang ada di Desa Samuan Carangsari serta telah berhasilmenanamkan seni membatik sebagai warisan budaya Nasional pada anak-anak usia dini di Desa Getasan dansekitarnya.
PENINGKATAN PRODUKSI BIOGAS KELOMPOK TERNAK DESA TIMUHUN KLUNGKUNG I N.S. Winaya; R.S. Hartati; I. W.G. Ariastina; I B. Alit Swamardika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.464 KB)

Abstract

Dalam upaya memenuhi kebutuhan energi masyarakat khususnya di pedesaan, pembangunan suatu lumbung energi di setiap desa merupakan suatu keharusan. Lumbung energi tersebut hendaknya dibangun dengan memanfaatkan potensi sumber bahan energi setempat, diolah, dan dimanfaatkan sebagai ketersediaan energi, sehingga tercipta desa mandiri energi. Salah satu energi alternatif yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di desa-desa di Bali adalah energi biogas dari kotoran ternak. Desa yang dipilih sebagai tempat pengabdian adalah Desa Timuhun Kecamatan Banjarangkan Klungkung tepatnya pada dua kelompok tani ternak yaitu Kelompok Ternak Babi Winangun dan Kelompok Ternak Sapi Cempaka. Desa-desa di Klungkung umumnya dan khususnya Desa Timuhun dikenal sebagai kawasan pertanian yang sangat subur sehingga ketersediaan limbah baik dari limbah pertanian maupun limbah ternak sangat berlimpah. Diharapkan dengan pemahaman teknik pencampuran substrat limbah pertanian dan kotoran hewan sebagai bahan biogas, produksi biogas di daerah ini menjadi meningkat dan jumlah petani yang memanfaatkan energi biogas dari limbah pertanian maupun limbah ternak menjadi meningkat, sehingga dapat menjadi acuan pengembangan teknologi biogas di Bali. Pada akhirnya akan dapat dilihat sinergi pemanfaatan biogas dengan agribisnis di Pedesaan
PENGEMBANGAN USAHA BENIH JAGUNG TAHAN KERING S.M. Sarwadana; B.R.T. Putri; K.K. Dinata
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.069 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p12

Abstract

Activities of science and technology for innovation and creativity campus aims are: (1) thecommercialization of science and technology campus creativity as a source of financing for the developmentof institutions; (2) stimulate the entrepreneurial spirit among beings campus, and (3) help people get seeds ofdrought-tolerant maize varieties. Methods of execution include the business aspects of the planned businessactivities consist of: provision of raw materials, production processes, management, marketing, humanresources, facilities, and financial. The raw material is obtained from units of science and technology fornovation and creativity campus and through partnerships with farmers' seed corn. The production processstarted from seed, sorting, and packaging. Marketing is done directly, partnerships with local governmentsand konsiniasi with kiosk / farm shop. Results show that the activities of science and technology unit forinnovation and creativity campus drought-tolerant maize seed has gone well characterized by supportinfrastructure adequate maize seed production; IbIKK unit operates under the management of PSAgroecotechnology Faculty of Agriculture, University of Udayana; Of investment made in 2014 amountingto Rp. 39,550,000; Result of sales corn seeds turnover in 2014 amounted to 400 kg (Rp. 12 million); and netcash flow amounted to 17,672,400.
PEMBINAAN KEPARIWISATAAN MELALUI PELATIHAN TEKNIK PRESENTASI KULINER LOKAL DI DESA WISATA MENGWI KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG I Nyoman Tri Sutaguna; Ni Made Ariani; Ni Nyoman Sri Aryanti; Ida Ayu Eka Trisna Putri
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.737 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i03.p20

Abstract

Desa Wisata Mengwi mempunyai Makanan dan Minuman Tradisional yang khas, yang dapat dikembangkan sebagai wisata kuliner (culinary tourism). Selain bentuk dan rasa, cara pengolahan dari bahan mentah sampai menjadi makanan dan juga dalam proses penyajiannya merupakan atraksi yang sangat menarik. Penyelenggaraan usaha makan dan minum tersebut merupakan salah satu bagian dari kehidupan pedesaan yang perlu dijajagi kemungkinannya untuk bisa dikembangkan sebagai media interaksi antara masyarakat dan wisatawan. Bentuk dari usaha ini dapat berupa kegiatan : makan bersama (dinner, lunch dan sebagainya) di lokasi desa, usaha pembukaan restoran, coffe shop di tempat-tempat strategis desa, serta kegiatan kursus masak-memasak Makanan Khas Daerah Bali seperti megibung dan sebagainya. Program-program seperti ini memerlukan penyuluhan dan pelatihan baik terhadap penyajian (presenting) maupun kualitas makanan dan kesehatannya. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dalam rangka pengembangan Desa Wisata Mengwi sebagai desa wisata, maka perlu juga dikembangkan usaha Makanan Khas Daerah Bali sebagai media interaksi antara masyarakat dan wisatawan dan juga sebagai wisata kuliner (culinary tourism) di Desa Wisata Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Model kuliner yang dapat dikembangkan di Desa Wisata Mengwi seperti : Jukut Ares (appetizer/makanan pembuka). Nasi Sela, Tipat Cantok, Ayam/Bebek Betutu, Be Guling, Lawar Gedang, Jukut Urab (main course/makanan utama). Tape Ketan, Jaje Uli,Jjaja Dadar, JajaTtimus, Kolak Biu /sela (dessert/ makanan penutup). Semua kuliner tersebut dapat diadaptasi ke gastronomi internasional baik dari segi bentuk, tujuan, dan makna yang meliputi adaptasi bahan makanan, rasa, pengolahan, penataan/penyajian dan cara makan, sehingga dapat disajikan untuk wisatawan.

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue